Menggali taktik si iblis, untuk menggagalkan Salib.

Setiap orang Kristen mengetahui mengapa Yesus disalibkan.

Yaitu untuk membatalkan manusia jatuh menjadi tuaian si iblis.

Iblis meraung-raung seperti singa lapar mencari kesempatan yang baik, untuk menggagalkan Salib Yesus.

Kalau seumpama anda adalah panglima iblis,
Pertanyaan :
Coba dipikirkan, taktik apa yang anda lakukan, agar Salib Yesus itu tidak ada gunanya ?

Semua taktik yang anda ajukan, akan kita rangkum, sehingga kita bisa menghindar menjadi tuaian si iblis.

Syalom.

Bagaimana bisa dibatalkan wong sudah terjadi kok ?

Maksudnya bukannya tidak terjadi,
Tetap terjadi, Yesus tetap disalib, akan tetapi tidak menghasilkan buah .

Dengan kata lain:
Kita tetap menjadi tuaian si iblis, bukan tuaian Yesus.
Kita adalah lalang, bukan gandum.

Syalom.

Iblis tidak bisa meniadakan kuasa salib Kristus (karena sudah terjadi), tetapi hanya bisa mencuri.

Taktik iblis adalah dengan menyangkali.
Antikris tidak mengakui Yesus datang menjadi manusia (1Jn 2:22, 2 Jn 1:7), sehingga dengan demikian salib Kristus disangkal. Maka jika seseorang menyangkali salib Kristus, kuasanya tidak bekerja pada yang bersangkutan.

GBU

kalau tidak berbuah berarti imannya palsu dong ?

IMHO: Jika dirinci, taktik yg digunakan iblis banyak banget… sgeala yg terjadi pada kita tiap waktu, dimanapun dapat dijadikan sarana untuk menguasai jiwa kita kembali jatuh dalam kuasa gelap.

Mungkin ayat ini dapat dijadikan petunjuk tentang ‘membatalkan salib’:
Dikutip dari Kitab Wahyu… Kitab Wahyu lhoo… bukan PL.

12:17 Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus.

  • naga/ular/iblis HANYA memerangi mereka yang:
  • MENURUTI HUKUM-HUKUM ALLAH.
  • MEMILIKI KESAKSIAN YESUS.

Jadi hendaknya kita selalu bersandar pada Kuasa Tuhan, jika tiba2 suatu thought, pemikiran yg datang seperti angin muncul dalam benak dan berbisik untuk menggagalkan salah satu ataupun keduanya: “jangan turuti hukum Allah” atau “jangan memiliki kesaksian Yesus”.

Sebab thought tersebut munculnya tiba2, kita tidak dapat menciptakan sendiri…
contoh: kita nda sengaja ingat kejadian lampau… tiba2 emosi marah dendam muncul… emosi marah dendam tersebut bukan kita yg menciptakan… tiba2 saja muncul… nah yg muncul tiba2 itu… kadang merayu kita juga agar ‘membatalkan salib’…

Betul imannya palsu, artinya yang di imani itu salah, tidak sesuai dengan Firman.

Nah, sekarang yang menjadi pertanyaan;
Iman yang palsu yang diberikan oleh iblis itu, iman yang bagaimana ?

Syalom.

p/s : Mohon maaf jika reply sy diposting sebelunya miskom dgn pengertian bro TS tentang “menggagalkan Salib”

Sebab ada beberapa interpretasi mengartikannya:

  • Taktik iblis yg dahulu digunakan sewaktu Tuhan sebelum disalib.
  • Taktik iblis untuk membuat orang percaya bahwa Tuhan tidak pernah disalib.
  • etc.

Sedangkan diposting sy sebelumnya, sy mencerna pengertian “menggagalkan salib” dlm wacana ayat2 berikut:

16:24 Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.
10:38 Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.
14:27 Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.
11:29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
6:6 Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa.
6:7 Sebab siapa yang telah mati, ia telah bebas dari dosa.

Maklumin ya… hehe :ashamed0002:

Sudah pastilah iman yang tidak timbul dari pendengaran akan Firman Kristus !

Terima kasih atas penjelasannya.

Benar, iblis berusaha membelokkan iman orang yang sudah menuruti hukum-hukum Allah dan Memiliki kesaksian Yesus.

Setiap orang kristen merasa memiliki iman yang sudah menuruti hk. Allah dan Kesaksian Yesus.
Dapatkah anda memberi contoh, iman yang tidak menurut hk. Allah dan Kesaksian Yesus ?

Syalom.

Kalau sudah ada Roh Kudus yang lebih berkuasa dari si Iblis didalam diri manusia mana bisa Iblis mengagalkan pemeliharaan Allah atas orang percaya ?

Ingat Alkitab mengatakan:

Daging itu lemah, sedangkan roh itu penurut.

Banyak orang kristen yang sudah mempunyai Roh Kudus, akan tetapi keinginan kedagingannya, ke AKU-annya masih menonjol.
Roh Kudus tidak diberi kesempatan sama sekali, sehingga buah-buah Roh tidak kelihatan.

Syalom.

Tapikan Alkitab mengatakan :

Yudas 1:24 Bagi Dia, yang berkuasa menjaga supaya jangan kamu tersandung dan yang membawa kamu dengan tak bernoda dan penuh kegembiraan di hadapan kemuliaan-Nya.

Jadi kalau jatuh dalam dosa sih masih mungkin tetapi dia tetaplah selamat karena mana mungkin Roh Kudus tidak sanggup memeliharanya.

Roh Kudus yang melahirbarukan tidak mungkin bisa gagal dong karena Dia kan Tuhan ?

Kalau dalam hidup anda masih seperti manusia lama, nafsu kedagingan lebih diutamakan, jangan mengira, anda akan selamat.

Jangan terlalu meremehkan dan menggampangkan.
Nanti anda akan berkata;
Yesus aku sudah percaya kepada Mu, aku sudah mengusir setan dalam nama Mu.
Dan Yesus menjawab enyah engkau, Aku tidak mengenal kamu.

Keselamatan akan anda dapat melalui: IMAN, HARAPAN, dan KASIH.

Maka untuk apa Yesus memberi perumpamaan, 5 gadis bodoh dan 5 gadis bijak.

Banyak orang kristen dengan mudah, berbicara mengenai Roh Kudus.
Bagaimana anda mengetahui bahwa Roh Kudus sudah ada tinggal didalam diri anda ?

Mengenai Roh Kudus tinggal didalam tubuh kita, banyak orang kristen mempunyai pendapat yang berbeda-beda.
Pertama : Modal percaya.
Kedua : Baptisan air.
Ketiga : Minum darah Yesus,

Masalah ini harus dipastikan, jangan sampai anda kira Roh Kudus sudah ada tinggal didalam tubuh anda, nyatanya tidak.
Lalu dasar ayatnya di Alkitab yang mana ?

Syalom.

sebenernya topiknya menarik, tapi kog ujung-ujungnya jadi kaya debat doktrin ya.

kok kanya iyaya :smiley:

Sekali selamat tentunya selamanya selamat karena Roh Kudus sudah tinggal didalam diri manusia.

Masak Roh Kudus bisa terusir lagi atau Dia tidak tahu bahwa manusia itu nantinya bisa murtad ?

Kita tahu Roh Kudus ada didalam diri kita karena Dia bersaksi bahwa kita adalah anak anak Allah.

Enak aja si bro ini…paham OSAS tidak alkitabiah, udah dibahas di thread lain dan saya sudah jelaskan mengenai hal ini, kalau kita sekali selamat tetap selamat maka buat apa Paulus bicara kerjakankah keselamatanmu dengan takut dan gentar. Udah selamat kok, tinggal “tidur” aja di rumah… :slight_smile:

Hiqss… ngeri ya klo kita jadi ‘tukang tidur’ yg ndak tau caranya hidup ‘bersyukur’ atas ‘KADO’ ANUGERAH KESELAMATAN… jadi ‘jumawa’ en salah kaprah living our life… mentang2 udeh DIJAMI’IN SLAMET :onion-head7:
Oh jama’ah oh jami’iih …

Waduuuh, anak gembala turun bukit deh… :slight_smile: