Menjadi anak terang dan anak gelap secara bersamaan..

Saudara2 forumkristen yang terkasih dalam Tuhan…

Saya ingin menanyakan pendapatnya, sederhana saja, apakah bisa seorang Kristen (anak Tuhan) untuk tetap menjadi anak2 terang dan garam di dalam dunia, tetapi disaat yang bersamaan dia/mereka juga menjadi anak2 yang ikut terjerumus dalam kegelapan dunia.

Contoh: Apakah mungkin bisa (dalam keseharian) seseorang yang aktif dan setiap minggunya selalu pergi ke gereja, namun itu setelah di malam minggu sebelumnya dia sudah terlebih dahulu pergi ke tempat dugem? Apakah iman dan kehoranian dia bisa tetap bertumbuh?

Contoh 2: Apakah mungkin seseorang yang selalu senantiasa memuji dan mengagungkan nama Tuhan, dan menyebut dirinya adalah anak Allah, namun dilain waktu dia juga berkata2 kasar dan menghujat orang lain?

Seiring yang saya amati pada jaman2 ini, semakin banyak anak2 Tuhan yang memiliki keyakinan bahwa tidaklah masalah jika mereka terjerumus dalam hawa nafsu duniawi pada hari2 sebelumnya, namun setelah itu mereka bisa kembali kepada terang Kristus di hari minggunya (datang ke gereja). Dan terus berulang seperti itu. Mereka sangat2 menyepelekan arti dosa dan pertobatan. Prinsip mereka adalah tidak masalah berbuat dosa, toh nanti juga pasti Tuhan ampuni jika kita meminta ampun.

Bagaimana respon teman2 sekalian mengenai hal ini? Dan mohon dikoreksi jika ada kesalahan dalam apa yang saya utarakan. Terima kasih. Tuhan memberkati…

Salam saudara searching4love, :slight_smile:

Kasihilah mereka yang tidak mengerti, berdoalah bagi mereka, bantulah mereka dgn nasehat yang baik

Tuhan tidak akan membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itulah yg akan dituainya(Gal 6:7)
Mereka yg masih cemar dgn kedagingan dan tidak mau dipimpin oleh hikmat Roh Kudus, maka mereka tidak akan menjadi bagian dari Kerajaan Allah (Gal 5:18-21)
Mereka yg demikian masih berada dalam Kristus akan kemurahan-Nya, namun akan tiba saatnya bila ranting itu tak berbuah, maka ia akan dipotong dan dicampakkan untuk dibakar (Yoh 15:1-8)

Sikap seorang manusia baru ada di Kolose 3:5-17, murka Tuhan bagi mereka yang tidak taat

the [holy] anger of God is ever coming upon the sons of disobedience :’(

GBU

Sangat mungkin.

Sangat mungkin.

Pertama-tama, ente mesti siap menerima realita kehidupan bahwa jika ada yg baik maka ada yg belum baik, kurang baik dan tidak baik. Kapan pun dan di mana pun akan ada hal seperti itu.

Kedua-dua, jika memang hati ente terbeban buat mereka, yg bisa ente lakukan adalah :

  1. Berdoa syafaat buat mereka
  2. Menegur (bisa secara pribadi jika kenal atau di forum ketika sharing FT, khotbah dsb)
  3. Jadi teladan (jadi pribadi yg mengasihi mereka)

Ketiga-tiga, ingatlah bahwa ente ga bisa jalan sendirian, mesti butuh bantuan orang lain. So, ajak teman-teman yg mungkin memiliki beban serupa dan lakukan bersama.

Memang sekarang ini orang sekulerisme sangat kuat sekali, mayoritas anak2 muda jaman sekarang dari agama manapun termasuk agama Kristen merasa muak diatur oleh Tuhan.

Jaman sekarang mayoritas beranggapan bahwa Tuhan hanyalah pencipta, tidak perlu ikut campur…

Ya kalau masih ada kesempatan bertobat, Tuhan tak bisa dicobai seperti itu

Orang yang seperti itu sama saja dengan orang yang tak mengenal Tuhan

Yakobus 3
11. Adakah sumber memancarkan air tawar dan air pahit dari mata air yang sama?

Bisa

Tidak bisa

Bisa.

Salam

Salam saudara @searching4love…Saya hanya ingin menguatkan jawaban-jawaban saudara-saudara seiman di FK ini atas pertanyaan-pertanyaan saudara…Dari contoh-contoh saudara yang ajukan, jawaban saya sama dengan saudara-saudara seiman di FK yaitu BISA…Mengapa bisa?
Karena mereka tidak menjadikan Yesus sebagai Raja dan tunduk pada kehendak ALLAH sehingga mereka tidak dilahirkan kembali dan menjadi manusia baru…Sehingga mereka tidak mengalami pertumbuhan rohani bahkan tidak memiliki kehidupan rohani

Namun, pada dasarnya pengikut Kristus yang telah dilahirkan kembali dan menjadi anak-anak ALLAH tetap akan sebagai terang dan garam dunia, KECUALI didalam perjalanan anak-anak ALLAH tersebut tidak berwaspada dan berjaga-jaga akan godaan dunia, bujukan si iblis serta pengaruh dari orang-orang yang mengaku Kristen namun belum dilahirkan kembali dan menjadi manusia baru (lalang/darnel)…Lebih jauh lagi dan lebih parah lagi, apabila anak-anak ALLAH tersebut yang telah mengecap kebaikan dari ALLAH telah menutup hatinya akan teguran dari ALLAH melalui ROH KUDUS (RohNYA ALLAH) sehingga mendukakan ROH KUDUS dan sangat sulit untuk diselamatkan…Saya akan menuliskan salah satu paragaraf dari salah satu buletin renungan yang merupakan khotbah hamba Tuhan yang berjudul Perumpamaan Tentang Lalang Di Antara Gandum, sebagai berikut :

Siapa diri Anda, dan bukannya apa yang anda lakukan, yang berarti bagi ALLAH…Saya mengatakan ini sebagai peringatan kepada kaum muda yang berpikir bahwa menyibukkan diri melakukan kegiatan gereja, akan membuktikan bahwa mereka orang Kristen yang baik…Beberapa orang mulai mengahadiri gereja berkata, “Aku ingin melakukan sesuatu untuk gereja”…Dan jika mereka tidak diberikan sesuatu untuk dilakukan, mereka akan meninggalkan gereja tersebut dan mencari gereja yang lain

Jika, seseorang berpikir dengan cara ini, ia belum mengerti bahwa pertama-tamanya ALLAH ingin melihat siapa diri dia sebenarnya…Sangat mudah untuk menemukan pekerjaan untuk dikerjakan orang, tetapi itu mungkin mengakibatkan lebih banyak kerugian ketimbang keuntungan…
Mereka barangkali berpikir dengan melibatkan diri dalam banyaknya kegiatan, mereka menjadi orang Kristen yang baik…" Aku adalah presiden persekutuan ini; aku yang mengelola persekutuan ini; aku yang mengorganisir kegiatan itu; aku memimpin PA dan aku melakukan itu dan ini"…Barangkali anda sangat sibuk, tetapi seperti apa Anda itu??Apakah tergolong sebagai gandum atau lalang (darnel)??Semua aktivitas itu membuat anda tampak seperti orang Kristen sejati yang diluar, tetapi siapakah anda di dalam???

Kiranya saudara @searching4love dapat menangkap intisari dari salah satu paragaraf, dari salah satu buletin renungan yang merupakan khotbah seorang hamba Tuhan yang saya tuliskan ulang dalam postingan ini…Kiranya kasih karunia dan damai sejahtera dari ALLAH, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai saudara…

Saya mungkin lebih membahas yang di bold saja ya.

Mengapa bisa seperti itu ?

karena banyak gereja membuat pemisah dan perbedaan antara rohani dan sekuler.

Sungguh keliru pemikiran agamawi dan religius ini.

ini yang membuat banyak orang mempunyai 2 kehidupan.

1.Diluar gereja dan persekutuan (Kehidupan pribadi,“Sekuler”)
2.Dalam gereja dan persekutuan (Rohani)

Faktanya kita ADALAH makhluk ROHANI ketika kita mempunyai Yesus di dalam diri kita.

Apa yang kita lakukan dalam hidup kita itu rohani,karena hidup kita ada dalam Yesus.

Anda berkhotbah dan mendoakan orang itu TIDAK LEBIH ROHANI ketika anda melakukan hobby anda.

Saya tidak pernah menyalahkan orang pergi dugem dan clubbing,tetapi anda HARUS memastikan bahwa anda yang lebih banyak berbicara tentang Yesus ketimbang anda joget-joget dan minum disana.

Sama seperti ketika anda memilih untuk fokus di bidang industri seperti musik dan hal sibuk lainnya.

tetapi sekali lagi PASTIKAN bahwa anda LEBIH BANYAK bercerita tentang Yesus disana,nyatakan kemuliaan Allah dimanapun.(sekolah,kampus,tempat kerja,komunitas teman-teman anda).

Dan buat pertanyaan anda,

Mau ditempatkan dimana pun anak2 Tuhan tetaplah garam dan terang dunia.

sama seperti emas,mau didalam lumpur atau air got,dia tetap EMAS.

yang menjadi masalah adalah.

Apakah mereka menyadari bahwa mereka adalah emas dan anak yang berharga di mata Tuhan ?

Wow… 8bln yg lalu sy msh seperti itu,Friday n Saturday nite dugem,clubbing, trs hr mgu ny buka facebook rohani,denger lagu rohani,kl ke gereja krg aktif,dulu sy mikir nya dugem kan gak dosa,enjoy nikmati hidup aplg tmn kuliah pd ngajakin,cm minum alcohol doank,kumpul bareng2 tmn,yg penting bisa jaga diri,gak buat zina,gak keluar batas ketimuran… so gakpapa, itu pemikiran sy 8bln yg lalu,skrg sy ngerti antara terang dan gelap tdk dpt di satukan,mgkn dan tdk ny iman seseorang bertumbuh itu tergantung org ny mgkn.kan setiap org berbeda,pengalaman iman sy saat itu sih tidak bertumbuh tetapi tidak layu… jd iman sy hanya berdiri tetap d tempat,yg sy tau saat itu sy percaya Jesus, sy tdk berbuat jahat,tdk membunuh bahkan berzina, tetap kebiasan dugem msh di jalani… jd d mana bertumbuh nya? Skrg setelah sy menjauhi dugem byk yg sy sadari,apalg setelah aktif ke gereja.iman semakin bertumbuh.

Jika sis Lily tidak keberatan untuk berbagi/sharing lebih jauh disini, saya ada 2 pertanyaan:

  1. cm minum alcohol doank,kumpul bareng2 tmn,yg penting bisa jaga diri,gak buat zina,gak keluar batas ketimuran… so gakpapa >> anda tidak berbuat dosa di dunia gemerlap tersebut, kenapa pertumbuhan iman anda bisa tetap ditempat/tidak bertumbuh? Apa yg menyebabkan tidak bertumbuh?

2.jd iman sy hanya berdiri tetap d tempat, >> jika dibandingkan saat dulu dugem dan sekarang tidak lagi, apa yg berbeda dari segi iman antara yg dulu dan sekarang, sebutkan dan berikan contohnya
(Kyk ujian ya ;D)

Terima kasih sebelumnya
GBU

1.ya karna iman sy hanya begitu aja,tdk ada yg sy pelajari,jd gmn bisa bertumbuh.
2.skrg sdh rajin beribadah,jd tau byk tentang isi alkitab,kl dulu kan gak begitu suka baca Bible, sdh tdk minum alcohol dan dugem lg.
Oot neh.

Saya kenal dengan seorang teman wanita dari adik kelas saya pada saat di SMA dulu. Dia dan adik perempuannya adalah anak dari seorang hamba Tuhan di sebuah gereja di Jakarta Barat. Sudah selayaknya tentu mereka berusaha semaksimal mungkin untuk hidup benar sewajarnya sebagai anak dari seorang pendeta dan tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain.

Sudah cukup lama sejak saya bekerja, saya sudah agak lost contact dengan mereka. Namun apa yang membuat saya cukup shock adalah, ketika belakangan ini saya mulai kembali ada contact dengan mereka, dan saya berteman di salah satu socialmedia mereka, saya menemukan sejumlah foto2 yang diupload sangat tidak pantas sekali bagi perilaku sebagai anak2 hamba Tuhan. Mereka mengupload sejumlah foto2 di tempat dugem (saya tau dari nama tempatnya) dengan pakaian yang agak diluar batas kewajaran.

Saya awalnya sempat tidak percaya, dan bertanya ke mereka, apa betul itu mereka. Ternyata mereka mengiyakannya. Dan ketika ditanyakan alasannya mereka hanya menjawab bahwa tidak masalah kalau mereka seperti itu, karena itu hanyalah bagian dari lifestyle anak muda jaman sekarang dan demi menjaga hubungan pertemanan dan supaya bisa tetap eksis dalam pergaulan.

Logikanya, tidak mungkin hanya saya yang mengetahui foto2 mereka itu, bisa jadi ada teman atau kerabat mereka yang kemungkinan adalah salah satu anggota jemaat dari gereja tempat ayah mereka melayani sebagai pendeta. Bagaimanakah kira2 reaksi mereka nantinya sebagai jemaat jika melihat perilaku anak2 dari hamba Tuhan di gereja mereka yang seperti itu? Sungguh sangat ironis sekali menurut saya…

Ironis kedengarannya,tetapi anda juga perlu mengasihani mereka dengan belas kasihan.

Terutama jika mereka adalah teman seiman anda,justru anda harus melihat Yesus yang ada didalam mereka yang bisa membuat mereka berubah.

Orang berubah bukan karena ketaatan,aturan,moral hidup.tetapi mempunyai Yesus itu lebih dari cukup untuk merubah hidup seseorang.

dan jika menurut anda perilaku teman anda itu tidak sehat,justru anda menegur mereka,itu tanda anda peduli dan mengasihi mereka.