Menyumpahi seseorang

Dear teman2, ada kasus begini. Seorang remaja pelajar, mengalami namanya kesepian kurang perhatian dr sekitarnya baik keluarga/teman. Memang dia bisa bertahan trus karna memang dia punya prinsip dan iman yg cukup.
Namun pada akhirnya, pasti ada yg namanya kekesalan memuncak pada seorang teman, ketika dia berusaha menjadi teman dan membantu teman yg kurang ajar itu apapun dilakukan. Namun akhirnya sang anak mendapat hanya cemooh, makian, kata2 hinaan ketika teman itu minta tolong pada anak itu.
Memang anak kesepian itu paling hebat dalam menutupi kesedihan. Namun akhirnya dia marah juga, dan berdoa…

“YAH TUHANku, aku sudah lama kesepian dan munafik pada keadaan ku, aku berusaha tabah namun aku sudah tdk tahan. Kiranya kau mau memberi balasan yg kejam, ganjaran atas sakit hatiku pada xxxx. Aku menyumpahinya dalam nama YHWH dan aku minta pada Tuhan Yesus memberi dia balasan. Cukup lah aku memaafkan dia. Amin!”

menurut kalian,apakah hal berdoa ini alkitabiah dan boleh? Karna Tuhan sendiri pernah menyumpahi Pohon ara. Dan dalam kasus bahwa memang tidak bisa menggunakan kekerasan namun memang hanya bisa minta pada Tuhan untuk membalas…
Mohon jawaban teman-teman FKers…
GBU

Mt 5:44 Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.

Lukas 6:27-28 "Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu…

Intinya disitu adl. mengampuni bukan membalas baik dlm tindakan ataupun perkataan (read: doa yang dinaikkan)… ttp Tuhan justru mengajar untuk memintakan berkat (lukas 6)

Karna Tuhan sendiri pernah menyumpahi Pohon ara. Dan dalam kasus bahwa memang tidak bisa menggunakan kekerasan namun memang hanya bisa minta pada Tuhan untuk membalas... Mohon jawaban teman-teman FKers... GBU

Nasihat Firman Tuhan ini baik sekali:

Roma 12:

17 Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang!
18 Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang!
19 Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan.
20 Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya.
21 Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!

Menurut saya, sangat tidak baik berdoa seperti itu.
Lebih baik fokus pada pembenahan diri.
Salah satu langkah awal, seharusnya kesedihan bukan untuk ditutupi tapi diungkapkan, dengan cara yang benar tentunya.
Rasa kesal yg dipendam terus sudah pasti suatu saat akan meledak, jadi lebih baik dilampiaskan dengan cara yang baik.

Lukas 6:31 Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka.

Kalau anda ingin disumpahi orang…sumpahilah orang.
Kalau tidak ingin disumpahi…jangan menyumpahi.

Bro J Start, saya turut prihatin dengan masalah “seseorang” yg anda sebutkan ini… secara manusia saya dapat mengerti tentang pergumulan dia…

Karena saudara meminta nasehat pada forum ini, mungkin saya dapat sedikit memberikan masukan buat saudara yang dapat saudara sampaikan pada “seseorang” tersebut.
Begini bro, saya ingin memberikan pandangan pada saudara bahwa jikalau kita melakukan suatu kebaikan pada seseorang… menurut saya alangkah baiknya bila kebaikan yang kita berikan itu tulus… tanpa pamrih… (pamrih tidak selalu pembalasan dalam rupa materi… pamrih dapat juga diartikan pembalasan dalam segala hal… termasuk ucapan terima kasih dari orang yg kita tolong… – kalau diucapi terima kasih,… syukur… kalo nggak diucapi terima kasih… jangan kita harapkan terima kasih itu dari orang yg kita tolong…)

Jadi dalam hal ini, kalo kita melakukan semua itu dengan tulus… maka tidak akan pernah ada yang namanya “sakit hati”…

Bro ada menyinggung tentang ayat berikut ini

Matius
21:19 Dekat jalan Ia melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi Ia tidak mendapat apa-apa pada pohon itu selain daun-daun saja. Kata-Nya kepada pohon itu: “Engkau tidak akan berbuah lagi selama-lamanya!” Dan seketika itu juga keringlah pohon ara itu.

Ayat ini menurut bro, adalah satu ajaran dimana… kutuk, masih dapat dibenarkan…
Pandangan saya dalam hal ini ternyata bertentangan dg pandangan bro… menurut saya,… ini bukan ajaran Tuhan untuk mengutuk… mengapa demikian…?

Coba bro baca ayat selanjutnya…

21:21 Yesus menjawab mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu percaya dan tidak bimbang, kamu bukan saja akan dapat berbuat apa yang Kuperbuat dengan pohon ara itu, tetapi juga jikalau kamu berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! hal itu akan terjadi.
21:22 Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya.”

Konteks yang terkandung disini adalah… Yesus, ingin menanamkan pengertian tentang iman pada murid2Nya… tidak ada satu halpun yang mustahil untuk dilakukan dengan iman yang benar… bahkan lebih dahsyat dari pada sekedar mengeringkan sebatang pohon ara yang sudah membuat mereka kebingungan…

Selain tentang pengertian diatas… kejadian ini juga merupakan gambaran pada kita orang2 Kristen…
Dalam Alkitab, manusia sering digambarkan sebagai pohon…

Mazmur
1:3 Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Matius
3:8 Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.
3:9 Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini!
3:10 Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.

Jadi, pohon juga memiliki pengertian gambaran manusia… Tuhan Yesus sudah memperingatkan kita orang2 Kristen… jika kita tidak memiliki “buah”… sama artinya kita adalah pohon ara yang tidak berguna itu… pohon begini tidak layak bagi Tuhan…
Sekarang saya belum membahas hal ini secara mendetail… mungkin diwaktu yang akan datang mudah2an dapat saya ulas lebih detail lagi…

Salam
GBU.

NB : sedikit tentang sumpah ini, pernah saya bahas di sini “Doa Kutukan” Manusia - Diskusi Umum Kristen - ForumKristen.com

IMO…
jelas ngga alkitabiah
pembalasan adalah haknya Tuhan

mengenai hubungan dengan Yesus mengutuk pohon ara:

oh alva…kamu memang :slight_smile:

doa begini Alkitabiah!!!??? IMHO, doa Alkitabiah itu doa yg kutip2 ayat, bukan doa yg dalam Nama Yesus.

contoh doa Alkitabiah:
“tuhan, menurut ayat xxxx 00:00, satu diselamatkan seisi rumah juga diselamatkan, oleh karena itu, Tuhan, saya berdoa agar papa dan mama juga terima Tuhan Yesus sebagai juru selamat”

segala kuuk/sumpah serapah telah ditanggung Yesus Dikayu salib

GBU