Mereka Mengatakan Sorga Itu Nyata

Sorga dan neraka itu ada dan nyata, hampir semua orang mempercayai hal ini. Dalam Alkitab sendiri, kata sorga berasal dari bahasa Ibrani yang berarti “langit” dan orang Ibrani kuno sering mengidentifikasi bahwa “langit adalah tahta Tuhan” dan Yesus sendiri berdoa dengan berkata, “Bapa kami yang di sorga.”

Banyak orang yang menyatakan pernah berkunjung ke sorga, baik dalam mimpi, saat koma maupun dalam “penglihatan”. Berbagai buku pun telah dituliskan tentang pengalaman ke sorga ini dan menjadi best seller. Salah satu yang cukup fenomenal adalah kisah anak berumur 3 tahun yang di bawa ke sorga saat koma ketika menjalani operasi usus buntu, namanya adalah Calton Todd Burpo. Cerita pengalamannya ke sorga ditulis oleh sang ayah, Todd Burpo dalam buku yang berjudul “Heaven is For Real” dan buku ini menjadi best seller.

Kisah Calton yang di angkat dalam acara Solusi Life pada tanggal 26 April 2011 lalu pun mencengangkan banyak orang. Dan ternyata Calton tidak sendiri, ada banyak orang yang pernah bertemu Yesus dan diajak berkunjung ke sorga. Salah satunya adalah Yohana, gadis yang kini berusia 19 tahun ini pernah diajak oleh Yesus ke sorga dalam mimpinya saat usianya masih tujuh setengah tahun.

“Waktu itu aku lagi tidur di kamar, waktu aku buka mata lagi Tuhan Yesus sudah menggandeng aku. Aku merasa damai sejahtera meskipun aku liat kanan kiri aku ngga ada tanahnya, aku ngga merasa takut,” demikian tutur Yohana kepada tim Solusi Life. “Waktu sudah di ujung aku melihat ada pintu sorga, di situ ada malaikat-malaikat yang sedang menjaga pintu. Ada juga malaikat yang menyambut aku sama Tuhan Yesus. Pintu gerbang sorga itu terbuat dari emas dan besar banget.”

Lalu, ada apa saja di sorga itu?

“Ada malaikat-malaikat, mereka ada yang nyanyi, ada yang mainkan alat musik, mereka semua memuji Allah Bapa yang sedang duduk di atas tahta-Nya,” demikian jelas Yohana.

Pernyataan Yohana ini juga dibenarkan oleh Gordon Obbie Mesakh yang mengalami koma selama satu setengah bulan di ICU.

“Saya melihat suasana disana penuh dengan damai, disana penuh dengan pujian dan penyembahan,” demikian tutur Obbie.

Nani Susanty,S.H. dia adalah seorang notaries di kota Cirebon. Suatu hari saat ia sedang berdoa, tiba-tiba suasana kamarnya berubah dan tiba-tiba dirinya sudah berada di sorga.

“Saya dalam sebuah ruangan yang luar biasa, dan saya lihat ada sebuah tahta. Tahtanya dari kristal, putih ke kuning-kuningan. Ada sorot sinar yang keluar dari tahta itu, tapi tidak menyilaukan,” demikian tutur ibu Nani.

“Yang namanya sorga itu luas banget,” kenang ibu Nani, “semua tamannya bagus-bagus, dan seakan disana tidak ada kesedihan, semuanya seperti tersenyum. Hingga saatnya saya bertemu Tuhan Yesus, cakepnya minta ampun. Ditangannya ada bekas…”

Dari pengalaman mereka yang pernah ke sorga itu, ada sebuah kesimpulan yang dibuat oleh ibu Nani, “Yesus Kristus itu real adanya, dan Dia yang punya sorga. Saya sudah lihat dan saya tahu persis bahwa sorga itu ada.”

Sebuah pertanyaan perlu diajukan kepada setiap pribadi hari ini, “Percayakah Anda akan sorga? Jika waktunya tiba nanti, akankah Anda pergi ke sana atau tempat lainnya yang bernama neraka itu?” Pilihannya ada ditangan Anda.

Yup saya percaya Sorga itu ada, dan saya berharap TUHAN menyediakan tempat bagi saya di Sorga.
Puji TUHAN segala kemuliaan hanya bagi namaNYA untuk selamanya. :slight_smile:

Yup saya percaya surga itu nyata :slight_smile:

:afro: :slight_smile: