Merokok.... sesuai ajaran Kristus atau Al-Kitabiah kah?

Penasaran melihat banyaknya orang miskin merana dan mencari hiburan dari rokok… dan di sisi lain pengusaha dan orang-orang yang mencari makan dari industri rokok banyak yang jadi kaya…

Kristen2 yang ahli teologia tolong dibahas dong… penasaran nih terutama sama pendapatnya dari kelompok reform (yang dipimpin Pdt. Stephen Tong)… tetapi sebelum menjelaskan kasih tau dulu anda merokok atau tidak yah…

FYI: gue kaga merokok

THANK and GBU :slight_smile:

@TS
tentu saja Tidak.kalo kita merokok
sama saja seperti kita memakan dan Mengeluarkan/Membuang Berkat tuhan yg telah diberikan dengan sengaja. Jadi Jawabannya ROKOK tidak sesuai dengan ajaran kristus. Salam :slight_smile:
Kalo ada yg salah mohon diperbaiki para master Alkitab

karena merokok itu hiburan yang murah meriah. cuma untuk jangka panjang ga bagus untuk tubuh.

emang orang reform bilang nya gimana?

btw, orang bukan perokok mudah saja bilang merokok itu tidak boleh alias berdosa, karena mereka tidak merasakan ketergantungannya. kalo yang udah terlanjur merokok, pasti berat untuk melepaskannya. tapi ya di sini dituntut penyangkalan dirinya, dan ini berat.

btw, saya tidak merokok.

Justru itu yang gue pingin tanya… kebetulan pernah punya pengalaman pribadi berdiskusi langsung dengan orang reform… koq kayanya tau tentang segala hal yang Al-Kitabiah gitu… sampe tau ajaran Katolik salah, Karismatik salah… cuma pas diskusi, gue perhatiin yang dipegang dia tuh rokok terus, bukannya Al-Kitab…

Pas gue tanya misalnya Katolik dan Karismatik “bertobat”, mereka semua harus gereja kemana? Apa gereja yang di Kemayoran sudah cukup besar untuk memuat semua jemaat Katolik dan Karismatik yang “bertobat”?

:slight_smile:

Saya dulu merokok tapi sudah berhenti. Puji Tuhan ya, karena saya tidak bisa berhenti karena kemampuan saya.

Jika kamu kecanduan rokok, maka jika 5 jam saja kamu tidak merokok maka kamu akan pusing, jika 1 hari kamu tidak merokok tubuhmu akan gemetar dan kamu akan menjadi pusing tidak bisa berpikir jernih.

Maka pada waktu itu kamu akan mengagungkan rokokmu daripada Tuhan.
kamu menjadikan rokokmu adalah Tuhan, tidak bisa hidup tanpa merokok.
Bukan tida bisa hidup tanpa Tuhan.

Jika ada yang menginjil atau menasehati orang sambil pegang rokok, artinya maling teriak maling…hahaha…

saya punya cerita nih hanya untuk joke aja jangan dianggap serius yaa…

ada 2 orang bapak yang sedang naik angkot. Si A dan si B

Si A mengeluarkan rokok dan menyalakannya.

A: Mau rokok, pak?

B: Tidak, terima kasih.

Mulailah si B tergerak untuk menasihati si A

B: Sudah merokok berapa lama pak?

A: Sudah 25 tahun pak.

B: biasanya 1 hari menghabiskan berapa bungkus?

A: cuma 1 bungkus kok pak.

B: 1 bungkus biasa beli harganya brp?

A: 12.000 rupiah pak

B: Waahhh… coba bapak hitung. 1 hari 12.000 x 30 hr dlm 1 bln = 360.000.
360.000 x 12 bulan dalam 1 thn = 4.320.000
4.320.000 x 25 tahun = 108.000.000
Coba kalau bapak tabung uangnyaa
Harusnya bapak uda bisa beli mobil tuhhh…

Si A diam saja… dan berkata…

A: Bapak merokok tidak?

B: Tentu saja tidak, itu tidak baik untuk tubuh.

A: Laahhh!!! kenapa lo naek angkot!!! mobil lo mana???

Hahaha bisa aja si bapak itu nge-les yah soal hubungan punya mobil dengan merokok… Selamat yah atas keberhasilan berhenti merokok :slight_smile:

Nah itu dia poin-nya, hal-hal kecil ternyata bisa menjadi penting dalam penginjilan… bukan cuma pesan yang ingin disampaikan tapi cara lu menyampaikan dan kepada siapa lu menyampaikan…

Waktu gue berdiskusi dengan penginjil itu, gue perhatiin dia koq stress sendiri sampe garuk2 kepala kalo kaga merokok… lah dia yang lagi menginjili, koq harus gue yang mengalah ikutan menghirup asap rokok dia.

Kocak deh… masa kaga bisa tahan 2 jam diskusi tanpa rokok.

Nah gue takutnya banyak ahli2 teolog kita di sini, kalo kaga merokok, otaknya kaga jernih mengingat firman TUHAN untuk didiskusikan bahkan diperdebatkan ke kita2 sampe berjam2, berhari2, bahkan berbulan2.

Nah mohon teolog2 yang pro dengan rokok mengungkapkan sudut pandang mereka, biar kita yang memilih untuk tidak merokok bisa memahami hal ini.

Dari sudut pandang ke-Kristen-an dan Al-Kitabiah yah. Kalo perlu dikasih ayat2 yang mendukung yah.

:slight_smile:

haha, tiap orang punya salibnya masing2. gak cuma ukurannya yang beda, tapi 'bentuk’nya juga beda. ;D

gw ngga ngerokok, tapi gw juga ga mw nge-judge mereka yang ngerokok. karena gw pribadi addict sama game, dan sampe sekarang gw masih belom bisa ninggalinnya. :tongue:

btw, ati2 aja dengerin pendapat orang2 di sini. mendingan dengerin orang beneran aja, bukan orang maya. ;D
di sini tuh, dari masturbasi sampe sex sebelom nikah aja jadi rancu, dosa ato ngga nya. aya2 wae. :tongue:

Justru itu sayang amat nih forum udah tampilan oke, mudah dimengerti tapi isinya jadi acak kadut gara2 kelakuan oknum2 yang kaga jelas maksud dan tujuannya…

Could we use this forum as something that will be fruitful in the future?

Kalo di gereja, kan terbatas tuh ruang gerak dan waktu untuk komunikasi… belum lagi mesti minta ijin bpk. dan ibu pendeta kalo mau kontak2an/kerja sama dengan jemaat Kristen dari gereja2 lain… Secara organisasi, memang hampir semua gereja (apalagi yang skala nasional) terbelenggu sama struktur. Belum lagi kalo menyangkut gereja dengan sosok kepemimpinan yang individualistik…

Karena semuanya menyangkut power, influence, and money…

Kaum muda Kristen udah mesti memakai pola pikir yang berbeda dalam membangun jaringan… ini forum bagus banget kalo memang webmaster dan moderator2 lebih memperjelas ke arah mana kita sebagai sesama Kristen bergerak…

Mulai dari ide2 simpel aja… bangun komunikasi yang baik, sharing visi dan misi, baru kita kembangin jadi program… jadi diskusi2 pun juga terarah, kalo bisa diarahkan ke perubahan dalam hidup sehari2… dari 1 orang, nambah2, kan kita2 juga yang akan bertumbuh…

Kalo nggak kita habis dimakan dari luar dan digerogotin juga dari dalam.

Merokok itu tidak alkitabiah walaupun tidak ada larangan merokok di alkitab

GBU

[email protected]

Pria sejati…pastilah pikirannnya cerdas ya…?? Jadi gak masalah apa itu denominasinya bukan…?? Dan saya setuju untuk itu.

Kalau Pria sejati lebih mengutamakan ngisap asap knalpot ( konteksnya tidak sengaja dan tidak dapat dihindari ) dari pada ngisap asap rokok…?? maka seyogiyanya si pria sejati tsb belumlah cerdas juga.

Hendaknya kedua masalah itu harus dapat dihindari 100%, tanpa harus ada alasan yang membenarkan diri pribadi seseorang. Karena asap knalpot mengandung timbel yang merugikan tubuh manusia jika berlangsung sepanjang hidupnya. Demikian juga asap rokok mengandung ter dan nikotin dan merugikan tubuh manusia itu .

Jika yang dikatagorikan merusak tubuh, namun tidak ada upaya untuk menghindarinya…?? ya bagaimana kita sebagai orang kristen sercara bertanggung jawab bisa menagatakan bahwa kita harus beribadah dengan seluruh tubuh kita ini…?? Tubuh yang kotor apa tubuh yang bersih kita persembahkan kepada Allah…?? dalam ibadah kita…??

Analogi Bait Allah adalah Tubuh manusia kita…Tuhan Yesus marah besar pada Bait Allah yng di pakai tempat untk berdagang atau tempat untuk keperluan yang bukan untuk memulyakan Nama Tuhan ALLAH bukan…??
Artinya jagalah kesucian Tubuhmu untuk dapat lebih muliya beribadah kepada Allah BAPA DISORGA…ITULAH PRIA SEJATI KRISTEN YANG CERDAS…hehee.

Salam GBU…

Pertanyaan saya sederhana saja bro, kalo ngerokoknya 1 bungkus dalam 1 bulan, masih haram tidak? Itu berarti sekitar 2 hari sekali ia merokok SATU batang saja.

Dan kasus lain, kalo seseorang HANYA merokok SAAT DITAWARI saja, (karena saya pernah melakukannya juga) apakah masih terhitung haram atau tidak?

Silaken…

Rokok secara umum kan dari daun tembakau. Tembakau itu tidak dilarang oleh Pemerintah (Dinas Perkebunan) untuk dibudidayakan oleh petani, malah dianjurkan untuk dikembangkan, diolah. Masalahnya dari dinas Kesehatan, produk olahan tembakau itu diteliti berbahaya: impotensi, gangguan janin dll. Kalau dinas perkebunan melarang petani menanam, trus dia dapat penghasilan dari mana?pabrik rokok tu juga berjubel karyawannya, mau dikemanain?Lagipula Pemerintah selama ini juga dapet fee dari cukai tembakau/rokok, malahan impor terus-terusan. Pokoknya selama mata rantai itu gak bisa diputus, maka tetap saja orang bebas kebal-kebul tu rokok

Kalau misalnya ada penelitian tentang tembakau untuk kesehatan, (jadi diambil sisi positifnya), mungkin rokok bisa diberantas pelan2. Udah ada lho sepertinya penelitian tembakau untuk mengobati kanker, diekstrak gitu deh tembakaunya diambil asam aminonya (lupa saya sumbernya). Asal jgn dibilang asam amino dari tembakau itu haram :smiley:

Kalo melulu masalah kesehatan, alkohol yang ada dalam anggur tentunya juga bermasalah. Bagaimana dengan anggur perjamuan yang menggunakan wine? Tidakkah bermasalah?
Apakah ini salah satu bentuk tebang pilih?
:slight_smile:

Untuk yang saya tebalkan, tidak aneh keadaan seperti itu karena rokok mengandung zat adiktif[Zat adiktif adalah istilah untuk zat-zat yang pemakaiannya dapat menimbulkan ketergantungan fisik yang kuat dan ketergantungan psikologis yang panjang (drug dependence)]…Maka bagi orang yang kecanduan rokok banyak yang gagal berhenti seketika, musti pake proses. Menurut saya sih ndak apa karna sayapun demikian butuh waktu lama untuk bisa berhenti total asalkan pengurangannya drastis, misal dari 2 bungkus sehari, menjadi 1 bungkus sehari terus menjadi 2 batang sehari abis itu stop total…dan menurut pengalaman saya walaupun kita sudah benar-benar berhenti merokok (sembuh dari kecanduan) dalam waktu yang cukup lama misal 6 bulan atau setahun ndak isap rokok, jangan sekali-kali (sangat diharamkan) untuk coba-coba lagi merokok wah itu bisa kambuh lagi kecanduannya dan malahan bisa tambah parah…

Jadi kalau saya ditanya, salahkah jika gereja mengkhawatirkan kesehatan jemaatnya? Ya tidak salah, akan tetapi dalam hal rokok yang terbaik dilakukan oleh gereja bukan dengan melarang/mengharamkan melainkan memberi himbauan dan pengertian aktif tentang bahaya merokok bagi kesehatan, bahaya kecanduan yang berakibat buruk dsb supaya jemaat berhenti merokok bukan karena dilarang oleh gereja(terpaksa menjalankan perintah agama) melainkan berhenti karena kesadaran sendiri bahwa rokok itu tidak baik, merusak tubuh dll…Kalau sudah sadar tentu mawas diri mampu mengendalikan diri…

Salam

Masalahnya lebih mendasar, yaitu masih mendasarkan kekristenan pada masalah haram/halal, boleh/tidak boleh.

Di kol 2:21, jelas dikatakan itu adalah ibadah buatan sendiri yang tidak ada gunanya.

Kalo tergantung masalah konsumsi, boleh dong dengan kasus saya bahwa saya HANYA merokok SAAT DITAWARI. Itu pun terakhir kali 10 atau 11 tahun yang lalu.
Bagaimana?

kalau mengenai anggur perjamuankalau itu diimani sebagai benar benar darah kristus (setelah konsekrasi) dan iman kita memang demikian maka anggur tidak membahayakan k
kecuali kalu menganggap anggur perjamuan hanya lambang saja lalu kemudian minum anggur perjamuannya tiap menit sekali (tidak hormat)

GBU

setuju banget deh,klo pake metode mengharamkan/melarang itu percuma saja krn pd akhirnya orang tetap bisa melanggar pantangan(entah disengaja atau tidak) saat mereka pikir tidak ada orang yg melihatnya/mengenalnya.

he he menurut anda worthed ga klo sudah berhasil berhenti merokok trus malah kecanduan lagi krn nyoba2??krn anda bilang terakhir 10 atau 11 tahun lalu maka saya asumsikan sudah berhasil berhenti merokok.

Saya aslinya memang bukan perokok bro, hehehe…
Dan saya merokok bukan karena coba-coba tapi karena ditawari saja.
:slight_smile: