Minta masukan untuk (rencana) sekolah teologi

Dear FKers,

Saat ini saya sedang mempertimbangkan untuk mengambil sekolah Teologi dua tahun mendatang (2015). Karena saya tidak berencana menjadi seorang full timer di Gereja dan saya berasal dari kalangan profesional, saya berencana mengambil master teologi yang bertujuan pelayanan (Mungkin M.Min) secara khusus di bidang Kepemimpinan Kristiani.

Mungkin sedikit cerita beberapa alasan saya tentang rencana ini.

  1. Saya suka menjelaskan tentang Firman Tuhan, saya seorang Guru Sekolah Minggu sejak 2007 dan saya senang menjelaskan Firman Tuhan kepada remaja/pemuda. Intinya saya suka ngajar. Menurut test spiritual gifts, karunia saya adalah Teaching, Exhortation dan Speak with Knowledge. Saya merasa membutuhkan dasar teologia untuk lebih membuat saya mengerti akan Firman Tuhan, lebih mengerti tentang Bible Studi dan secara khusus tentang kepemimpinan Kristiani.

  2. Saya pernah dua kali “dicekal” oleh petinggi Gereja di tempat saya melayani untuk memimpin persekutuan/retreat karena saya dianggap “kurang memiliki dasar teologi”. Intinya, menurut mereka saya kurang kredibel, padahal panitia menginginkan saya untuk memimpin acara tersebut. So, saya merasa memang saya harus tampil lebih “kredibel” dengan sebuah gelar teologi supaya saya bisa mendapat tanggung jawab tersebut di lain kesempatan.

So, sejak tahun lalu (tepatnya setelah peristiwa nomor 2)… saya mempertimbangkan untuk mengambil kuliah teologi setelah saya menyelesaikan studi saya yang sekarang.

Saya melihat ada beberapa pilihan untuk master teologi, yaitu

  1. M.Div
  2. M.Th
  3. M.Min
  4. M.Arts

Saya dengar, M.Div itu untuk yang S1 nya berasal dari Teologi, M.Th untuk gembala jemaat sedangkan M.Min & M.Arts untuk pelayanan selain pendeta.

Pertanyaan saya untuk FK-ers:

  1. Komentar untuk alasan saya
  2. Masukan untuk rencana
  3. Referensi untuk pilihan master teologi.

Terima Kasih. Tuhan Memberkati.

2. Saya pernah dua kali "dicekal" oleh petinggi Gereja di tempat saya melayani untuk memimpin persekutuan/retreat karena saya dianggap "kurang memiliki dasar teologi". Intinya, menurut mereka saya kurang kredibel, padahal panitia menginginkan saya untuk memimpin acara tersebut. So, saya merasa memang saya harus tampil lebih "kredibel" dengan sebuah gelar teologi supaya saya bisa mendapat tanggung jawab tersebut di lain kesempatan.

Saya sangat menghargai ‘petinggi Gereja Anda’ yang TEGAS dan bertanggung jawab sekali dalam lingkungan kepemimpinan Gerejawi. Ini perlu dicontoh oleh semua gereja bila mengingini pertumbuhan Gereja Sehat bukan seperti jamur ‘perusak’ generasi penerus Gereja.
Mengenai Gelar Teologi ini sangat penting dan perlu pertimbangan yang saksama, silakan simak ulang posting saya tentang ‘Menilai Sekolah Teologia dari beberapa aspek pembuktian’ di sini.
Bila ada kesempatan untuk Anda dipersiapkan di sekolah Teologia, persiapan ini sangat baik, masuklah ke Sekolah Teologia dan berasrama bersama-sama semua mahasiswa/i untuk pelatihan dan persiapan mentalitas, juga untuk belajar karakter calon pemimpin gereja masa depan.

Masalah bagi Anda adalah ikatan dinas 2n+1 itu, Anda HARUS jalani sampai selesai. Bila ‘2n+1 itu’
berasal dari lembaga gerejawi - mungkin mereka dapat mempertimbangkannya kembali atau sekaligus mengupayakan ‘penggantian’ semua biaya beasiswa itu selama 3-5 tahun untuk bebas ikatan dinas 2n+1.
Bila Anda HARUS menjalani 2n+1 (2x3+1=7 tahun/2x5+1=11 tahun), domisili+tempat pengabdiannya di Jakarta, ambillah peluang Sekolah Teologia malam hari/hanya kuliah Sabtu saja. Biasanya hari Sabtu kuliah di Kampus lebih leluasa/mohon pengaturan jadwal dosen/kuliah ditoleransi sedikit?. Saya rasa ada peluang.
Demikian juga biasanya, kantor Pemerintahan/Bank/kantor level internasional LIBUR pada hari itu?.

  • Pilihan pertama daftar ke Seminari Alkitab Asia Tenggara Malang yang dapat diikuti di Central Park (samping Mal Anggrek/Apartemen Mediterania Tanjung Duren) - Jalan Slipi - Jakarta Barat. Berarti ‘off campus’.

  • Pilihan kedua, daftar ke Institut Reformed yang berlokasi di Kompleks Ruko Prima Sunter Blok B-C,
    Jalan Danau Sunter Utara, Jakarta Utara.

  • Bila Pak Stephen Tong tetap sehat walafiat, Anda dapat konsultasi lebih banyak lagi. Rekomendasi saya kedua Sekolah Teologia itu mengapa: alasan pertama, masalah Iman, Kepercayaan, Keyakinan, dan Pelayanan bermuara pada Otoritas yang TETAP pada ALKITAB = Firman Allah. Alasan kedua, teologianya dapat dipertanggungjawabkan. Bila dapat ya… ke Singapore Bible College atau Webmester/Fuller Theological Seminary di Paman Sam…

  • Pilih ke program M.Div kemudian lanjutkan ke M.Th. Kesulitan pertama adalah masalah bahasa Yunani dan Ibrani yang membutuhkan waktu cukup lama untuk memantapkannya. Usahakan tidak memilih ke program MA terlalu dangkal tidak seimbang dengan latar belakang pendidikan umum Anda - sayang dan rugi waktu/kredibilitas. Program M.Div lebih berfokus pada dasar-dasar utama pembelajaran dan pemberdayaan Iman-Pelayanan untuk jadi keseimbangan. Program M.Th lebih berfokus pada ‘teologianya’=pengajarannya yang bertitik tolak pada Alkitab atau Teologia ‘di luar Alkitab’. Istilah lainnya teologia Injili/Reformed atau LIBERAL.

  • Untuk sementara, browsing saja artikel yang ditulis oleh kelompok denominasi Reformed: banyak tulisan yang membukakan wawasan sekaligus menantang arus zaman. Pegang konsep teologianya masalah Alkitab itu sendiri, ROH KUDUS/dipenuhi ROH KUDUS/bahasa roh/peniupan roh…???/gejala orang yang berjatuhan saat peniupan/penumpangan tangan - ini = penyelewengan luar biasa.

  • Cari tahu dan baca selengkap mungkin sekitar Evangelism Explosion = gaya hidup pelayanan di dalam Tuhan Yesus Kristus itu bagaimana siiihhh… Amanat Agung jadi komitmen pertama dan utama di dalam pelayanan itu juga bagaimana ya… EE solusi dan jawaban utamanya. Gaya Hidup Pelayan Tuhan Yesus Kristus Juruselamat Umat Manusia Berdosa.

Terima kasih untuk masukan nya yang komprehensif… Berikut tambahan situasi saya…

  1. Untuk denominasi Reformed, menurut cerita lama… Gereja saya agak “alergi” dengan Reformed (no offense at all). Jadi sudah pasti saya tidak akan masuk sekolah ber-denominasi Reformed.

  2. Untuk sekolah tujuan, saya memiliki 2 sekolah referensi yang bisa saya jalani kelak bahkan ketika saya menjalani pengabdian 2n+1. Sekolah prioritas saya memiliki kelas ketika libur semesteran (Juli-September) dan saya mengenal dengan baik salah satu dosen di sana. Beliau memiliki integritas dan kemampuan teologi yang baik. Jadi rasanya (kalau jadi) saya akan memilih ke sekolah tersebut.

  3. Anyway, untuk bahasa Ibrani dan Yunani kalau untuk latar pendidikan seperti saya memang perlu banget kah? hehehe… Saya sebenernya ga perlu sekolah yang “teologia” banget, yang pembahasanannya masuk sampai ke akar-akar.

Terima kasih… :slight_smile:

maunya ambil di daerah mana dulu? Jakarta, atau luar pulau?

Karena nanti akan bekerja di Bandung… ya ambilnya di Bandung… :slight_smile:

Thank you…

untuk bahasa Ibrani dan Yunani kalau untuk latar pendidikan seperti saya memang perlu banget kah? hehehe... Saya sebenernya ga perlu sekolah yang "teologia" banget, yang pembahasanannya masuk sampai ke akar-akar
- dapat mengambil SKS bidang konseling, pendidikan dan sejenisnya yang tidak ada sangkut pautnya dg pendekatan teologia secara langsung. - metodologinya (cara khotbah/cara mengajar/konseling/pendekatan pribadi). - dasar pemahaman Alkitab seperti pengantar Alkitab: sejarahnya, kitab-kitab di PL/PB. - etika Kristen, dls...

Kembali ke target semula Anda mau jadinya nanti seperti apa dan bagaimana.
Oh ya: siapa tahu nantinya Anda jadi pembicara idola banyak orang, mau/tidak mau harus ceramah/khotbah memimpin retreat dls… kemungkinan & peluang itu di depan sedang menanti…

Yg jelas mempersiapkan diri itu pasti banyak manfaatnya.

Ah, i see… tepat tuh, bidang pendidikan dan/atau leadership. Kalau konseling sih ga terlalu suka.

Nah kalau di jalur ini, tepatnya ambil apa ya, M.Min kah ?

Mau periksa katalog sekolah teologianya:

  • yg pernah saya baca di Fuller/Webmister/dll… seingat saya: program M.Div ada yang menitikberatkan pada bidang pendidikan. Kalau di Indo ini, seingat saya kalau konseling itu = MK (Magister Konseling).
  • Bidang Pendidikan: untuk S1 ditulis SPak (Sarjana Pendidikan Agama Kristen). Untuk S2 mau cari dulu secara online.
  • Yang paling umum MA.
  • kalau M.Min setahu saya harus ada pengalaman pelayanan dalam kurun waktu (sepertinya harus sekitar 5 tahunan/ perlu baca katolog sekolahnya karena di sana tertulis secara detail). Coba saya browsing di sebs Jatim/sttb Jabar/Institut Filsafat & Kepemimpinan Jaffray Jatinegara Timur - Jakarta Timur.

Saya lihat di http://www.seabs.ac.id

U/ M.Div, M.Th, M.Min tinggal lihat SKS masing-masing.
Pas malam ini web http://www.seabs.ac.id sulit dibuka karena terlalu berat kemungkinan kebanyakan image yang tidak dikompres.


Menurut Sekolah Tinggi Teologia Jaffray Makasar:

  • Program S2 Bidang Pendidikan Agama Kristen itu = M.PdK.

http://sttjaffray.ac.id/index.php/akademik/program-magister-s2/pendidikan-agama-Kristen.html
Pendidikan Agama Kristen
Tujuan Prodi ini adalah menghasilkan guru-guru agama dan pembina PWJ gereja yang ahli dan terampil pada bidang pendidikan di sekolah dan pembinaan warga jemaat. Gelar yang diberikan adalah M.PdK.
http://wscal.edu/academics/degrees-and-programs
Westminster Seminary California offers an excellent Master of Divinity (M.Div.) program. 70% of enrolled students are pursuing an M.Div. degree. In addition to this degree, WSC offers three Master of Arts (M.A.) programs for men and women who do not plan to serve in ordained ministry. Built off of the M.Div., the M.A. programs allow students to focus on a particular area: Biblical Studies, Theological Studies, or Historical Theology. Individuals interested in taking classes for credit or audit should consider some of the Non-Degree Program study options WSC offers.

http://wscal.edu/academics/degrees-and-programs/master-of-divinity
20 units Greek and Hebrew Languages

http://www.fuller.edu/admissions/academic-programs.aspx
http://www.fuller.edu/academics/school-of-theology/masters-degree-program/mdiv.aspx

Kelihatannya dari Westminter: M.Div perlu belajar 20 units Greek and Hebrew Languages, selain itu program MA.

Waaa, thanks banget untuk info nya nih. Hehehe… Jadi menambah banyak referensi untuk dijadikan bahan pertimbangan.

Saya pelajari dulu referensi nya ya…

Thank you…

ada beberapa referensi lain:

http://www.sbc.edu.sg/en/academic-information-mainmenu-37/school-of-theology-english-mainmenu-38
http://www.ttc.edu.sg/index.php?option=com_content&task=view&id=236&Itemid=246
The basic degree programme at Trinity is the Bachelor of Divinity (BD) or Master of Divinity (MDiv). It seeks to provide foundational knowledge and skills for effective Christian ministry.
http://www.ttc.edu.sg/index.php?option=com_content&task=view&id=13&Itemid=265
Hebrew I / Greek I 3 Hebrew II / Greek II 3

http://sttaletheia.ac.id/?page_id=124
http://www.sttaa.ac.id/kurikulum.html
http://www.sttaa.ac.id/mdiv.html

http://www.angelfire.com/stars4/iftkj
http://www.angelfire.com/stars4/iftkj
Program Pascasarjana (Gelar Magister: M.A., M.C.M., M.Div., M.Th.).
Konsentrasi: Teologi Sistematik, Teologi Agama, etika, Historika, Pastoral, Penginjilan Kota/Desa, Penginjilan Lintas Budaya, Pendidikan Agama Kristen, Konseling, Kepemimpinan Kristen, Manajemen Gereja, Pembangunan Masyarakat.

1. Untuk denominasi Reformed, menurut cerita lama... Gereja saya agak "alergi" dengan Reformed (no offense at all). Jadi sudah pasti saya tidak akan masuk sekolah ber-denominasi Reformed.
Apa dan bagaimana pendapat Anda tentang tulisan sederhana ini.
  • Berikanlah komentar sesuai dengan keyakinan Anda pribadi.
  • Apakah tulisan sederhana itu sesuai dengan pengajaran Alkitab PL & PB?
  • Diharapkan hal-hal yang “alergi” itu baik denominasinya maupun ‘pengajarannya’ dapat diuji menurut standar Alkitab.

emang TS ga di gerejanya ga ada sekolah teologia?

Ada yang dijadikan referensi oleh Gereja, tapi adanya di Jakarta, sementara Gereja saya adanya di daerah Bandung… Hehehe…