Minyak Kudus (Minyak Urapan), yg terkena dengannya menjadi Kudus

[b]Shalom

Pernah dengar minyak Kudus…? or Minyak Urapan…??
[/b]

Keluaran 30:25-29 & Keluaran 40:9-15
yang terkena dengannya (Minyak Kudus/Minyak Urapan) menjadi Kudus (Ini Perkataan Tuhan di Perjanjian lama)

Pada masa PERJANJIAN LAMA, TUHAN kita masih kita sebut sebagai ALLAH BAPA (BAPA)

di PERJANJIAN BARU, (setelah Tuhan kita turun ke Bumi, TUHAN kita bernama YESUS KRISTUS) mengatakan dengan sangat tegas di Yohanes 5;19)

Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak.

DENGAN DEMIKIAN, MINYAK KUDUS/MINYAK URAPAN WAJIB KITA GUNAKAN DALAM TATA IBADAH KITA

Lalu kemudian dan ini teramat penting (Back to Original)…, siapa yang boleh mendoakan Minyak itu (dipastikan bahan dasarnya adalah Minyak Zaitun), agar menjadi Minyak Kudus…???,

Ternyata bukan sembarang orang atau Pendeta, Pastor, Penginjil, Gembala sidang Profesional, yang bisa mendoakan Minyak (berbahan dasar Minyak Zaitun), menjadi minyak Kudus/Minyak Urapan
(Referensi ayat-ayat Firmannya sangat jelas akan di kedepankan)

Itu akan disampaikan dalam sesi berikutnya yah,
TUHAN Yesus Kristus memberkati harapan-harapan kita, Amin


ADA 230 AYAT DI ALKITAB KITA, MENYEBUTKAN BAHWA DALAM KEHIDUPAN KRISTEN, MINYAK KUDUS WAJIB MELEKAT DALAM DIRINYA BAHKAN DALAM SETIAP TATA IBADAH
(anda dapat memesan bukunya tentang itu ke alamat Penulisnya, akan saya infokan setelah mendapat izin dari Penulisnya), Terima Kasih


pengajaran apa lagi ini??

jangan2 nanti ujung2nya berakhir pada jual beli minyak yg diklaim “wajib digunakan dalam tata ibadah”

kalo ibadah tidak pakai minyak urapan, tidak sah ya fren… :’(

emang PB itu ttg rohani, atau ttg jasmani fren… :coolsmiley:

ha ha ha… kok maen tembak langsung fren… :char11:
sabar… sabar… TS belum nyuruh kok… :ashamed0004:

Apa hubungannya ayat yang menjelaskan Yesus yang satu hakikat dengan Bapa , dengan minyak urapan?

Tidak ada hubungannya ayat itu dengan ajaran ibadah harus pake minyak urapan.

Tanpa mengurangi rasa hormat kepada orang yang sangat percaya pada ‘khasiat’ minyak urapan, kiranya perlu jelas duduk persoalannya, apakah minyak urapan itu? Kiranya perlulah TS memberi informasi kepada kami, karena bukan dalam setiap ibadah, setiap keseharian, dan setiap kesempatan kita dilumuri minyak, nanti jadi seperti lagi di urut.

;D

Syalom

Minyak ya minyak cuman sarana doank

lanjut mang!!

Kekudusan adalah hasil proses. Proses brsama Roh Kudus yang membentuk hidup seseorang menjadi kudus. Bahwa minyak urapan menguduska iya. Tapi tidak serta merta karena minyak urapan mk kita jadi kudus. Karena minyak urapan itu membuat kita kudus saat menerimanya tetapi hanya jika kita memiliki motivasi yang benar dalam Tuhan. Tapi kalau kita gunakan minyak urapan sebagai “karet penghapus” maka Tuhan tidak akan berkenan memberika kekudusan itu pada kita. Oleh karena hidup kita dibentuk Roh Kudus maka minyak urapan itu akan menjadi sarana yang tepat untuk lebih menguduskan kita.
Jangan kita jadikan diri kita mi instan. Menerima minyak urapan kita jadi kudus. Kalau sudah kudus brarti hbs perkara. Entar ibadah lagi dikuduskan lagi. Lha berproses dgn Roh Kudusnya kapan? Ini bukan cara kerja Tuhan. Karena Tuhan tidak memberikan proses instan agar kita memahami banyak hal yang kita tidak tahu.

Shalom saudara/i ku

Ketika Tuhan kita Yesus Kristus, di bumi saja, perkataan-NYA tidak semua bisa menerima itu (kitab Injil Matius, Markus, Lukas, Yohanes, mencatat itu)

Hal Subject ini, bukanlah Pengajaran, tetapi memang tertulis di ALKITAB kita, Back to Original (karena memang sejak manusia diciptakan…, menolak Firman dan menerima Firman telah terlihat nyata dalam sejarah Kekristenan)

buat saya sepanjang itu Firman Tuhan…, yah kita lakukan (Iman juga adalah karena melakukan Firman, berbuat karena Firman)

Yakobus 2:18 Tetapi mungkin ada orang berkata: “Padamu ada iman dan padaku ada perbuatan”, aku akan menjawab dia: “Tunjukkanlah kepadaku imanmu itu tanpa perbuatan, dan aku akan menunjukkan kepadamu imanku dari perbuatan-perbuatanku.”

Haleluyah, Amin


trus apa semuanya yg ada di ALKITAB mau ditiru??

Tuhan Yesus kemana2 jalan kaki, pernah naik keledai jg…trus apa anda juga mau menirunya kemana2 jalan atau naik keledai??

Shalom kawan-ku

saya sependapat dengan pemahaman diatas

titik awal Kekudusan berproses, ketika kita Menerima FIRMAN, dan bersamaan dengan menerima itu, kita mulai bertekun dengan FIRMAN itu (ini bagi yang memiliki kesempatan dan menggunakannya).

sebaliknya titik Ketidak-kudusan berproses, ketika FIRMAN itu direject/ditolak (karena itu, dengan segala kelemahan kita, yang persis diketahui Tuhan Yesus Kristus, maka dikirim-NYA Penolong yaitu ROH KUDUS, untuk memahami semua itu

Tentang Minyak Kudus (berbahan minyak zaitun tentunya) ada 230 lebih ayat di ALKITAB, yang menyebutkan kata minyak, dan sebagian besar (95%) dari ayat-ayat itu, menganjurkan manusia wajib melekatkan diri dengan Minyak Kudus (coba disearching di alkitab electronic, kata minyak, maka disanan penggunaan minyak melekat dgn Prosesi-prosesi Penyembahan kepada Tuhan)

Baik salah satu contoh sbb;

Kalimat Perintah di ALKITAB : Markus 12:30 Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
(dan kita bersedia melakukannya)

Kalimat Perintah di ALKITAB : Pengkhotbah 9:8 Biarlah selalu putih pakaianmu dan jangan tidak ada minyak di atas kepalamu
(dan banyak orang tidak bersedia melakukannya, di zaman ini) ,
padahal jika saudara/i pergi ke Israel dan berjumpa dengan para Rabbi, saudara akan menemukan disebelah kiri tangannya selalu memegang Minyak Kudus (berbahan dari Minyak Zaitun yang didoakan oleh orang Kudus)

Haleluyah…, Amin


Pengkhotbah 9:8 Biarlah selalu putih pakaianmu dan jangan tidak ada minyak di atas kepalamu
(dan banyak orang tidak bersedia melakukannya, di zaman ini) ,<— anda kemana2 selalu pakai pakaian putih??

@worship
Saya kira tentang Roh Kudus gak ada yang perlu dibahas lebih lanjut. Tetapi tentang minyak, begini sis or bro, pertama, minyak urapan pada jaman sebelum Yesus dimulai dari musa (sebagai perintah pengurapan langsung dari Tuhan dengan bahan2 yang tidak diperkenankan dibuat lagi), nah kalau kita melihat even pengurapan itu maka kita melihat disana bahwa minyak urapan itu ditujukan untuk menguduskan rakyat israel. Saat jaman musa Tuhan tidak menyediakan apapun untuk melakukan pengudusan jemaat. Tetapi ketika Yesus telah disalib maka dengan jelas penebusan itu menyatakan bahwa dengan “DARAH YESUS”, manusia kembali dikuduskan. Sekali untuk selamanya dan itu sudah mencukupi.
Kedua, minyak urapan tidak diberikan sembarangan. Jelas didalam PL dinyatakan bahwa minyak urapan dipergunakan untuk even2 tertentu saja, seperti pengangkatan raja. Artinya, minyak urapan bukan sesuatu yang boleh dianggap ringan dan dijadikan suatu “tradisi” dengan mewajibkan penerimaan pengurapan minyak setiap kali ibadah, apalagi dengan pola pikir bahwa setiap kali menerima minyak urapan maka setiap kali itu pula kita dikuduskan, karena mengajarkan pola pikir ini akan membuat jemaat “mengandalkan minyak urapan untuk kekudusannya, bukan berproses dengan Roh Kudus”. Entah ini disadari atau tidak, hal inilah yang dipahami oleh jemaat. Kalau gak ppercaya silahkan survey, setiap orang dengan pemahaman seperti anda, yang adalah jemaat biasa, kemudian kalau ibadah yang dicari bukan Tuhan, tapi minyak urapan. Mereka katakan, “biar dapat urapan, kalau gak dapat gak enak”. Saya bisa mengatakan ini karena saya dulu berpola pikir ini bersama sama dengan banyak orang lain yang memahami hal ini secara permukaan. Ini sangat berbahaya, sama berbahayanya dengan “pengandalan satu figur pendeta”!!

Hanya mengandalkan banyaknya jumlah kata untuk melakukan suatu tatacara ibadah, menurut saya adalah sebuah “keterburu buruan”… Kenapa? Karena banyaknya kata, tidak menjelaskan fungsi secara tepat. Anda tahu berapa banyak kata sujud didalam alkitab? Kenapa umat kristen gak sujud?? Even muslim melakukan itu seperti yahudi, jadi menurut anda tidakkah umat kristen sudah melanggar alkitab kalau pola pikir melihat alkitabmya seperti yang anda lakukan? Maaf ya… Saya sama sekali tidak mengabaikan minyak urapan dengan mengatakan ini, justru sebaliknya saya melihat “kesangat pentingan minyak urapan”, sebagai penggambaran awal “pengurapan Roh Kudus” jaman sebelum Yesus, maka saya sama sekali tidak mau memakai atau memahami minyak urapan secara terburu buru. Dan hasilnya sejauh ini adalah, bahwa minyak urapan harus benar benar digunakan pada saat saat yang tepat, dan pemahaman tentang itu juga harus tepat, bahwa minyak urapan adalah bagian dari proses penyerahan diri terhadap Roh Kudus, tetapi bukan suatu “urapan kekudusan instan”. Ini harus dipahami secara benar menurut saya, jangan jadikan minyak urapan sebagai “simbol tradisi apalagi dewa pengganti Roh Kudus”… Sangat disayangkan kalau ini terjadi karena fungsi minyak urapan yang seharusnya begitu luar biasa akan luntur dan yang parah adalah, menurut saya, akan mendukakan Roh Kudus karena apa yang seharusnya “hanya diisi Roh Kudus”, anda gantikan dengan minyak zaitun yang dianggap diberkatii Tuhan. Kembali saya berpendapat, bahwa Tuhan “gak akan” memberkati apapun, apapun juga yang dipahami atau difungsikan atau dimengerti atau diimani sebagai pengganti Dia atau pengganti Karya KudusNya dikayu salib. Tidak akan pernah.
Maaf, saya kharismatik, dan tidak berencana pindah denom kalaupun saya harus berbeda pendapat dengan seluruh isi gereja, karena saya percaya kalau memang gereja salah mengajarkan sesuatu, maka satu orang yang bukan siapa siapa pun dapat digunakan untuk kembali meluruskan gerejaNya. Tetapi saya melihat bahwa pemahaman seperti ini sangat tidak tepat dan terburu buru…
Shalom.

enak amet cuma kena minyak urapan langsung jd kudus.ini sih sama aja mendorong orang berbuat dosa(misalkan berzinah,dsb) secara ga langsung toh nanti klo kena minyak urapan juga kudus lagi.

Keluaran30:25 Haruslah kaubuat semuanya itu menjadi minyak urapan yang kudus, suatu campuran rempah-rempah yang dicampur dengan cermat seperti buatan seorang tukang campur rempah-rempah; itulah yang harus menjadi minyak urapan yang kudus.
30:26 Haruslah engkau mengurapi dengan itu Kemah Pertemuan dan tabut hukum,
30:27 meja dengan segala perkakasnya, kandil dengan perkakasnya, dan mezbah pembakaran ukupan;
30:28 mezbah korban bakaran dengan segala perkakasnya, bejana pembasuhan dengan alasnya.
30:29 Haruslah kaukuduskan semuanya, sehingga menjadi maha kudus; setiap orang yang kena kepadanya akan menjadi kudus.
30:30 Engkau harus juga mengurapi dan menguduskan Harun dan anak-anaknya supaya mereka memegang jabatan imam bagi-Ku.

ini konteksnya untuk imam, perkakas, kemah bait Allah, mezbah persembahan. Juga ke anak-anak harun sebagai tanda penerus jabatan keimaman

Keluaran 40:9 Kemudian kauambillah minyak urapan dan kauurapilah Kemah Suci dengan segala yang ada di dalamnya; demikianlah harus engkau menguduskannya, dengan segala perabotannya, sehingga menjadi kudus.
40:10 Juga kauurapilah mezbah korban bakaran itu dengan segala perkakasnya; demikianlah engkau harus menguduskan mezbah itu, sehingga mezbah itu maha kudus.
40:11 Juga kauurapilah bejana pembasuhan itu dengan alasnya, dan demikianlah engkau harus menguduskannya.
40:12 Kemudian kausuruhlah Harun dan anak-anaknya datang ke pintu Kemah Pertemuan dan kaubasuhlah mereka dengan air.
40:13 Kaukenakanlah pakaian yang kudus kepada Harun, kauurapi dan kaukuduskanlah dia supaya ia memegang jabatan imam bagi-Ku.
40:14 Juga anak-anaknya kausuruhlah mendekat dan kaukenakanlah kemeja kepada mereka.
40:15 Urapilah mereka, seperti engkau mengurapi ayah mereka, supaya mereka memegang jabatan imam bagi-Ku; dan ini terjadi, supaya berdasarkan pengurapan itu mereka memegang jabatan imam untuk selama-lamanya turun-temurun."

ini juga sama, konteksnya dengan keluaran 30. Minyak urapan sbg pertanda penerus jabatan keimanan, mengurapi tempat mezbah persembahan, kemah bait Allah. Tak ada kata-kata umat Tuhan harus lekat dengan minyak urapan…

kalo mslh minyak urapan,itukan hanyalah perlambang dalam PL.
sperti darah domba dll. dan ketauilah, perlambang itu sudah di genapi Tuhan Yesus d kayu salib.
jdai apabila dalam suatu ibadah tidak memakai minyak urapan, tidak lah masalah.
karena yang memiliki kuasa dalam minyak urapan dalah Tuhan Yesus, bukan “minyak urapan” nya…

Betul… betul…betul…

Minyak urapan tidak diajarkan oleh Yesus Kristus, meski murid-murid pernah menyinggung tentang penggunaan minyak kepada meraka yang sakit

Mungkin bagi mereka yang mengagungkan bahkan berkesan men-tuhan-kan minyak urapan itu ibadah tidak sah atau Iblis tidak lari kalau tidak diperciki minyak urapan… wah…wah… parahsetamol… ee… parah sekali