Mohon bantu doanya saudara :(

hari hari ini beban/masalah yang saya hadapin makin berat.
sejak seminggu yang lalu, permasalahan dengan seseorang yang pernah jadi sahabat, pacar, teman, seperti adek sendiri, mantan pacar.

masalahnya sudah sangat kompleks, masalah yang sudah lebih dari setahun lalu sebenarnya namun ngak ada langkah yang benar2 kongkret untuk menyelesaikannya, baru seminggu ini memutuskan untuk harus menyelesaikan ini. jadi sekarang benar2 memakan banyak waktu, tenaga, pikiran, pokoknya semuanya terkuras untuk benar2 menyelesaikannya.

berawal dari ketika saya dan beliau memutuskan untuk mengakhiri hubungan pacaran kami. (saya jujur, pacaran kami adalah pacaran yang sangat sangat tidak sehat bahkan masih berlanjut ketika sudah tidak ada hubungan pacaran. sangat2 memalukan!) selama setahun lebih belakangan ini hubungan kami 80% tidak pernah harmonis, itu disebabkan karna keegoisan saya, keras kepala saya, mau menang sendiri, kemunafikan saya, ga pernah memikirkan perasaanya sedikt pun,terus menyakiti beliau
kami hanya senang ketika melakukan ‘perbuatan itu’ [ maaf :frowning: ] beliau benar2 terluka dengan sikap yang saya tunjukkan/perbuat ke dia dengan besarnya sayang/perhatian yang udah dia berikan selama ini meskipun saya bersikap seperti itu dengannya. puncaknya sekitar seminggu lalu mungkin kesabarannya gak bisa ditahan2 lagi, beliau mencurahkan sedikit kekecewaanya melalui twitter dengan tujuan supaya saya malu, beliau melarang saya untuk dekat dengan orang lain, beliau menuntut bertanggung jawab atas apa yang udah saya perbuat, saya harus kembali menetralkan perasaannya yang begitu dalam kepada saya.
saya pun bertekad untuk menyelesaikan ini semua. saya mau berbaikan kembali dengannya menjalin persahaatan seperti dulu lagi, menyembuhkan perasaannya yang sudah terlalu disakiti. beliau menuntut agar saya harus benar2 perhatian, peduli, mengerti, berkorban untuknya. saya harus meninggalkan orang yang pada saat itu mau saya dekati. tak hanya itu saja, masalah2 lain juga muncul ketika menjalini proses ini. terkadan beberapa tuntutan beliau tidak bisa saya lakukan, lalu beliu marah2 lagi dan mencurahkan semuanya ke twitter lagi untuk tujuan membuat saya malu. beliau juga seperti menekan saya dengan kemauan2nya. tapi saya coba untuk bersabar dan bersabar terus dan dengan memohon kekuatan dari tuhan tentunya.

saya sadar ini adalah dampak dari perbuatan yang sudah saya lakukan, Tuhan begitu marah, kecewa dengan apa yang udah kami, terlebih saya lakukan :frowning: :’(

saya ga tau harus mau menceritakan masalah ini untuk mengeluarkan sedikit beban saya kepada siapa selain kepada Tuhan, bersyukur menemukan forum ini. berharap bisa mendapatkan dukungan doa, dan masukan untuk saya bisa meninggalkan gaya hidup lamai ini, dan menyelesaikan masalah ini. saya benar benar ingin lepas dari ini (bukan berarti lari, tapi benar2 menyelesaikannya)

Semoga Tuhan memerkati… dan tolong saudara, jangan pernah mengecewakan hati Tuhan. tolong ambil hikmat dari kejadian saya ini. God bless

maap mas bro…tolong di perjelas lagi masalahnya…jujur ane pusing baca threadnya hehehe

Saya jadi ingat perempuan samaria yang dipinggir sumur itu.
Dia seperti bro memuaskan diri dengan sex, namun tidak ada kepuasan, seperti yang bro katakan habis melakukan pemuasan dengan sex malah kecewa dan tidak bahagia.

Saran saya, ikuti saja teladan perempuan samaria itu bro, minum dari air yang diberikan Tuhan Yesus yaitu menerima dan melakukan firmanNya pasti bro akan puas dan tidak akan haus lagi.

makasih matth buat waktunya mau merespon…

jadi intinya, (dalam seminggu terakhir) untuk menerima maaf darinya, memperbaiki segala sesuatu dengannya saya harus benar2 perhatian, peduli, mengerti, berkorban untuknya (sebagai bukti penyesalan saya),saya harus terima apapun yang dia perbuat dengan saya, semuanya…sesuai dengan kemauannya sampai caci maki juga saya terima. (untuk menerima maaf itu memang ngak mudah)

saya terima semua perlakuannya itu karna saya benar2 berniat memperbaiki semuannya dengan dia, dan saya mau meninggalkan hidup lama saya selama ini.
saya selalu berusaha menahan semua emosi saya dan ga mau membalasnya, meresponnya dengan sabar.
tapi tidak bisa dibohongi perlakuan dia betul2 menjadi tekanan buat saya, tiap hari saya selalu menebak nebak, “hari ini bakal apa lagi yang dibuatnya, caci maki lagi kah?” selalu seperti itu.

makasih jack buat responnya…

iya, perempuan samaria. makasih ya bro udah diingatkan, saya sedang melakukan proses itu. smoga Tuhan memberikan kekuatan untuk saya bisa menjalaninnya.

saya juga merasa ini adalah sedikit hukuman dari Tuhan. karna saya sudah membuatnya kecewa.
tapi saya tetap percaya Tuhan pasti buka jalan untuk orang yang mau benar2 datang kepadanya, dan tidak pernah membiarkan saya melalui ini sendirian