Mohon Bantuannya

Syalom, FKers. Saya memiliki pergumulan yang hari2 ini semakin terasa berat.

  1. Sebelumnya saya ceritakan dulu. Saya adalah mahasiswa di salah satu kampus di jakarta. Saya memang kristen sejak lahir, namun saya benar2 terima Tuhan Yesus saat kelas 3 SMA, ceritanya saya dijangkau oleh alumni SMA saya, dan akhirnya terima Tuhan.

Latar belakang saya tidak lain dengan anak muda jaman sekarang. Hanya ingin “senang2” saja. Namun setelah terima Tuhan saya mnjd bisa melihat segala hal dengan cara yang berbeda.

Namun akhir2 ini saya merasa lelah. Teman saya semakin banyak yang hancur, ugal2an hidupnya dan hanya ingin senang-senang saja (rokok,mabuk,ganja.pacaran tdk sehat, dsb) Bahkan teman saya yang tadinya satu gereja, sekarang kembali seperti itu lagi. Saya pun dulu seperti itu juga, namun setelah terima Yesus, saya berhasil diubahkan. Namun, akhir2 ini saya merasa semakin lelah. Rasanya susah untuk menjadi ‘berbeda dengan dunia’.
Saya tahu dan sudah mengerti Roma 12 : 2 dan juga 1 Korintus 6 : 19-20, namun akhir2 ini kedagingan saya selalu memaksa saya untuk kembali seperti itu lagi. Ketika teman2 saya minum2 atau merokok saya hanya menolak dengan halus. Kemudian mereka meneruskan hal2 yang kata mereka “bersenang2” sedangkan saya merasa sendirian, terabaikan. “People Change”. Semua orang yang dulu saya kenal baik benar2 berubah drastis. Bahkan saya sering berpikir, “buat apa aman & selamat kalau hanya sendirian?”

Maaf kalau curhatan saya terlalu panjang :")

  1. Tapi saya tetap berusaha keras untuk tidak pernah meninggalkan Tuhan hanya karena bersenang2. Namun saya ingin tanya, apa yang anda katakan ketika anda ditanya, “bro, rokok nih” “bro, minum2 yuk nanti dirumah gua” “kok lu ga ngerokok/minum/dll bro? kenapa?” apa yg anda jwb? kalau bisa jwbn spesifik ya. Thanks GBU :slight_smile:

gak aku gak mau merusak tubuhku,
kan sdh jelas semua itu cuma akan merusak tubuh
dan kesenangan yg didapat hanya sementara

sdh pernah coba menjawab seperti itu blm? :smiley:

mungkin ada jawaban yg lebih baik dr yg lain? tapi terimakasih Doa_ku :slight_smile:

jawab aje, gue lagi ikut pitnes nih, mo nggedein badan :slight_smile:

Bermain air basah, bermain api hangus. Selama anda masih pakai identitas sbg manusia lama (rokok, mabuk, judi, narkoba, dst) anda akan selalu di tawari dan selalu diajak. Sehingga tidak ada alasan atau jawaban penolakan yg bs digunakan untuk mencegahnya.
.
Akan tetapi di saat anda berganti identitas menjadi manusia baru, tawaran dan ajakan biasanya msh tetap ada, akan tetapi semakin melemah dan terus melemah, karena teman2 anda sudah tahu bahwa anda bukanlah seperti diri anda yg dulu lagi. Tentu prosesnya tdk seketika, sebagai contoh seperti lazimnya di dunia pemabuk, biasanya minum 1 atau 2 gelas sbg tanda penghormatan saja selebihnya tdk ikut lanjut/nimbrung. Dan berikut2nya anda tdk perlu minum gelas penghormatan lagi krn temen2 sdh tahu bhw anda bukan peminum dan tdk akan pernah mau minum lagi sekalipun dipaksa2.
.
Dan pada fase berikutnya anda akan di tinggalkan karena bagi teman2 anda sudah tdk ada lagi alasan kenapa anda harus diajak untuk bergabung dlm pergaulan mereka.
.
Anda akan mengalami fase kesendirian dan terasing - ya dan itu terasing dari lingkungan yg lama. Akan tetapi cepat atau lambat anda akan mendapatkan kembali teman2 baru yg tentunya sesuai dgn identitas anda sbg manusia baru.
.
Jadi ya gak usah kuatir kehilangan teman. Krn yg meninggal anda biasanya mereka2 yg dlm level2 extreme dan sering hilang kontrol. Sedangkan yg beraliran netral atau setengah2 tetap berteman dgn anda.
.
Jadi sebenarnya yg anda butuhkan adalah identitas. Dan bukannya jawaban seperti yg anda tanyakan.

Salam

Bahkan saya sering berpikir, "buat apa aman & selamat kalau hanya sendirian?"
Bro kl blh saran bro gk sendirian,banyak sekali org2 percaya yg terjerumus sampai dlm,cb liat tayangan dr cbn ttg kesaksiannya di tv. kita tidak akan aman selama masih hidup di dunia ini,krn iblis tidak akan tinggal diam. Seperti bro Dream blg bahwa kita akan di asingkan oleh mereka itu benar,krn kita sudah berbeda dgn mereka. Minta ke Tuhan bro,sahabat dan teman yg baru spy Tuhan memberikan pengganti mereka.
2. Tapi saya tetap berusaha keras untuk tidak pernah meninggalkan Tuhan hanya karena bersenang2. Namun saya ingin tanya, apa yang anda katakan ketika anda ditanya, "bro, rokok nih" "bro, minum2 yuk nanti dirumah gua" "kok lu ga ngerokok/minum/dll bro? kenapa?" apa yg anda jwb? kalau bisa jwbn spesifik ya. Thanks GBU :)
Bro ini banyak teman dan asyk(respect) di ajak bicara bagi mereka maka bro msh tergabung dgn mereka. Ketika sy di tanya ttg hal itu dan tidak cm sekali , sy suka menjawab "sorry bro gue lagi deket ama Tuhan n sekarang lg fokus buat .......(apa yg bro sedang kerjakan saat2 ini)" Ketika sy di ajak ttg hal itu dan tidak cm sekali, sy suka menjawab"sorry bro gue sayang ey dah lama berenti,ntar kl terjun lg, kesiksa bt berentinya,ini jg pertolongan Tuhan gue bs berenti". Itu pendapat sy ttg pergaulan yg sy alami sehari2 di lingkungan yg duniawi. :)

Memang terasa sedih dan sepi dan kehilangan ketika kita sudah dkt atau sangat dekat karena teman dari kecil,tp sebagai sahabat kita yg mengerti akan kita,di jamin mereka akan lebih mengasihi kita karena dkt dgn Tuhan kita adalah terang bagi mereka. :slight_smile:

Halo masbro… pesen saya sih, masbro cari sahabat yang baek-baek aja deh, temen-temen yang sekarang masbro ga usah bergaul terlalu banyak…

Karena mau sebagaimanapun kita berkomitmen untuk berubah atau event apapun yang membuat kita ingin berubah (KKR, Altar Call dsb). Kebiasaan lama akan balik lagi kalau kita ga mengubah lingkungan kita, pertemanan dan persahabatan kita.

Inilah yang kadang bikin aktivis/pelayan frustasi pada jemaatnya yang ga pernah berubah permanen setelah sebuah event selesai (KKR, Altar Call dsb), karena si jemaat tidak memilih teman yang baik…

seperti kata Alkitab, “…Pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik” - 1 Korintus 15:3. Katanya kebiasaan yang baik aja bisa berubah jadi buruk, apalagi kita yang dulu nya punya kebiasaan buruk, bisa balik lagi.

Contoh, kalau kita waktu SMA gaul nya sama mereka yang suka bolos, ga bikin pr dsb, lama-lama kita juga akan kayak mereka. Memang kita disuruh untuk jadi Terang dan Garam, tapi peer pressure (tekanan teman dan lingkungan) bisa bikin kita ga berfungsi sebgaimana mestinya.

Saya ga bilang harus dijauhi temen2 masbro yang sekarang, bergaul dan berteman itu beda. Jadi bergaulan dengan mereka yang bisa membangun masbro. :smiley:

Lukas 7:
(31) Lalu Yesus berbicara lagi, kata-Nya, "Dengan apa harus Aku bandingkan orang-orang zaman ini? Seperti apakah mereka?

32 Mereka itu seumpama anak-anak yang duduk di pasar dan yang saling menyerukan: Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak menangis.

:char14: :char17: :char16: :rolleye0019: :angry: :undecided: :sad: :mad0218: :ashamed0006: :love0078: :smiley6600: :happy0144: :scared0015: :rolleye0016: :party0048: :laugh: :happy0158: :love0080: :knuppel2: :jumping0048: :idiot2: :tongue0022: :uglystupid2: :love0030: :smitten: :love0072: :love0056: :love0034: :happy0065: :happy0064: :happy0071: :fighting0028: :character0110: :character0111: :character0111: :character0093: :character0093: :character0093: :character0093: :onion-head7: :onion-head16: :tuzki26: :tuzki48: :tuzki06: :onion-head23: :onion-head53: :tuzki12: :tuzki15: :onion-head33: :onion-head48: :tuzki23: :onion-head25: :onion-head30: :onion-head86: :onion-head27: :onion-head29: :onion-head43: :onion-head55: :onion-head80: :tuzki10: :onion-head41: :onion-head13: :onion-head54: :onion-head83: :monkeys19: :monkeys40: :monkeys54: :monkeys29: :monkeys33: :monkeys10: :monkeys55: :slight_smile: :wink: :tongue: :azn: :smiley: :afro: ;D :cheesy: :huh: :* :angel: :’( :coolsmiley: :happy0062: :rolleye0014: :mad0261: :happy0025: :ashamed0004: :ashamed0002: :char12: :char11:

Mungkin kegelisahan/pertanyaan saya udah dijawab oleh bro Dream. Emang bener sih harus ada identitas baru, tapi hal seperti itu memang sangat sangat sangat sulit (bukan berarti gabisa) dilakukan. Saya udah pernah melalui fase tsb, dan akhir2 ini saya ‘mencoba meninggalkan’ identitas baru saya. Capek rasanya. Tapi setiap saya memandang dan melihat pengorbanan Yesus dikayu salib, saya merasa dikuatkan kembali. Tapi memang sih, perlu komunitas yang bener untuk saling menguatkan iman dan membantu satu sama lain, dan itu yang saya ga punya saat ini. Saya orangnya termasuk introvert (bukan pendiam). Susah membaur dilingkungan baru, tapi ketika udah tune-in, saya pasti menjadi jadi. Tapi, kalo buat nyari/tune-in di komunitas yang benar, saya blm bisa sampai saat ini.