Mohon di bantu

Mohon di bantu ya Bro & Sis

1.Sebenarnya mutlak atau tidak bahasa yang tertulis di alkitab

untuk ditafsirkan ?

contoh: Hari Kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus

2.Terus buat orang biasa yang tidak sekolah theologia bgmn?

3.Apa dengan membaca Alkitab secara langsung akan mengurangi Kebenarannya?

Kalau topik ini sudah pernah ada, tolong kasih link ya…makasih :slight_smile:

Salam

Tidak mutlak, namun adalah baik jika seseorang dapat memberikan pertanggungjawaban imannya.

2.Terus buat orang biasa yang tidak sekolah theologia bgmn?

Asal sudah mengerti ajaran fundamental Kristen sudah cukup:

  1. Trinitas adalah Allah sejati.
  2. Keselamatan hanya melalui Tuhan Yesus Kristus.
  3. Dalam Persekutuan Roh Kudus maka seseorang dapat berbuahkan Roh.
3.Apa dengan membaca Alkitab secara langsung akan mengurangi Kebenarannya?

Kalau topik ini sudah pernah ada, tolong kasih link ya…makasih :slight_smile:

Salam

Kadangkala…

Best Regard,
Daniel FS

Makasih buat jawaban Bro Daniel FS

Asal sudah mengerti ajaran fundamental Kristen sudah cukup:

  1. Trinitas adalah Allah sejati.
  2. Keselamatan hanya melalui Tuhan YESUS KRISTUS.
  3. Dalam Persekutuan ROH KUDUS maka seseorang dapat berbuahkan Roh.
    ======================

poin 2 dan 3 mengerti

kalau poin 1 cuma tahu terbatas tapi kalau suruh jelasin mungkin macet

======================

Apa dengan membaca Alkitab secara langsung akan mengurangi Kebenarannya?

Kadangkala…

Apabila …? maaf tanya lagi

Kadang kala pernyataan dalam Alkitab memang membutuhkan penafsiran, tetapi ada kalanya tidak perlu karena pengertiannya sudah jelas.

Tidak perlu untuk sekolah teologia, namun jika orang tersebut ingin dewasa dalam rohani dan pengetahuan, harus mengusahakan dirinya untuk mendapat pengajaran yang sehat.

Yang jadi masalah adalah jika pernyataan yang dibaca adalah pernyataan yang seharusnya butuh penafsiran.

Contoh :

Mat 7:6 “Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak-injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu.”

Apakah ayat ini dapat dimengerti secara langsung dengan membacanya?

Salam.

Pokoknya jangan kita nafsir kayak org dari seberang…juga kelompok2 yg menyimpang seperti pengagung hukum Taurat, Unitarian, SSY dan Oneness. Menurut saya mereka asal nafsir. Mereka mengabaikan konteks, lebih banyak melakukan ensegesis (membawa masuk pikiran/dogma yg sudah dirumus oleh kelompok mereka ke dalam ayat2 alkitab) ketimbang eksigesis (mengeluarkan pikiran/makna yg mau disampaikan oleh penulis alkitab)!!!

Tidak apa-apa, memang Tuhan tidak mungkin dijelaskan 100%, sayapun tidak dapat 100% menjelaskan Trinitas, seharusnya demikian juga agama lain tidak mungkin menjelaskan Tuhan yang sejati, karena Tuhan itu tidak terjangkau akal. Yang banyak dijelaskan oleh ahli Theology sampai saat ini hanyalah serpihan berkas dari definisi dan karakteristik Tuhan yang tidak terbatas.

Apa dengan membaca Alkitab secara langsung akan mengurangi Kebenarannya?

Kadangkala…

Apabila …? maaf tanya lagi

Sudah diberikan contoh oleh bro Santo. :slight_smile:
Terutama Perjanjian Lama memerlukan tafsiran yang lebih mendetail karena merupakan bayangan bagi Perjanjian Baru.

Best Regard,
Daniel FS

Buat orang biasa yang tidak sekolah teologia baca saja intisarinya mudahkok cuma dua yaitu :

Matius 22
22:37 Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

Matius 22
22:39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

GBU