Mohon dukungan doa untuk istri saya

Sejak awal menikah 8th lalu istri saya sudah mulai selingkuh dengan teman satu kantor ‘N’. Memang istri saya berasal dr kluarga broken. Dan 2th terakhir ini istri klo malam sering pergi dan ga pulang, bahkan bisa tdk pulang sampai 2-3hr dan selalu seperti itu.
Saya sudah coba berbicara baik2 tp tdk pernah bisa masuk karena pola fikirnya sudah terbalik, saya ga tau seperti ada yang aneh. Saya pernah ultimatum tapi akhirnya malah kami berpisah untuk beberapa saat.
Saya juga sudah coba mengubah sikap untuk lebih memperhatikan tapi hasilnya tetap sama.

Yang bikin saya lebih terpukul, baru saja malam ini jam 10.15 saya pulang dari indomaret dengan anak saya dan saya memergoki istri saya dijemput oleh seorang dokter ‘T’ (istri saya kerja di RS). Saya sempat berbicara dengan istri dan hebatnya dia tetap memutuskan pergi. Saya tidak bisa melabrak karna ada anak saya, jd saya kasih pengertian dia kalau mamanya ada urusan RS.

Saya sadar bahwa semua ada waktunya tp jujur saya mulai capek, dan ingin sekali menggunakan cara manusia. Disisi lain sering muncul perasaan takut saat berdoa karna sayapun merasa hidup saya tegar tengkuk seperti bangsa israel…

Maaf saya juga mau bertanya apakah saya harus tetap menanti “Cara Tuhan” dengan pasif (hanya berdoa dan berserah) atau saya harus mulai bergerak. Karena saya sudah sering kali saya berdoa minta hikmat Allah tapi saya hanya dijawab dengan “damai sejahtera”. Karna selama saya menanti saya merasa jadi seperti orang bodoh dan tidak tegas.
Maaf pertanyaan lain, apa bedanya ‘dikuasai iblis’ dan ‘dikuasai daging’?

Saran pertama saya kepada seluruh pasangan suami-istri yang memiliki problem seperti Anda adalah menggunakan pihak ketiga. Dengan syarat, orang ini haruslah disegani (dihormati) oleh istri Anda dan yang paling penting berpihak kepada Anda, pastinya.

Terimakasih shadow buat sarannya, saya sangat senang karena sudah lama saya tidak pernah sharing dgn siapapun.
Sebelumnya sudah 2 kali saya coba pihak ke-3 dari keluarga istri saya yg tahu betul permasalahannya, juga dari orang tua rohani kita berdua (pembimbing saat kita masih pelayanan bersama). Tp sayangnya dia sangat keras hatinya, dan berani melawan semuanya.
Mungkin saya blm menemukan orang yg tepat untuk mediator.

Dia pada dasarnya orangnya baik, makanya saya masih berharap keluarga kita kembali mendekat Tuhan.

Apa perlu saya mediasi lagi, soalnya mediasi terakhir sekitar 4-5thn lalu saat dia hanya berhubungan dengan teman kantornya, blm berkembang seperti sekarang.

Suatu saat pernah doa puasa di bukit doa, dan saya disadarkan “seperti itu jugalah kamu, berkali kali kamu berpaling tp Aku tetap mengasihi kamu”. Saya menangis dan sampai saat ini berusaha tetap memegang janji Allah. Tp prakteknya susah. Dan sekarang saya mulai berfikir apa itu hanya suara hati saya atau jangan2 suara iblis untuk merusak kehidupan saya. Saya sudah tidak bisa bedakan lagi

ak blm pernah nikah dan ga bgt ngerti hal bijak ap yg sebaiknya dibuat kak…tapi berdasarkan kasusnya saya pernah lihat hal yang serupa…

bahkan si suami sampai ngasih julukan istrinya watu buntel karet(batu yang terbungkus karet)kenapa???
soalnya dihalusin ga mempan di kerasin sama aja mantul(dan posisinya sama2 kerja di rmh skt pula)
dan ini yang dilakukan si suami

  1. pastikan dulu akar masalahnya bukan diri sendiri, bereskan dulu kl masih ada dosa dihati minta ampun sm TUHAN
  2. tetep doakan istrinya, minta TUHAN buka hati istrinys dll
  3. mencari tauakar masalahnya ke teman, sahabat, kenalan bahkan laki2 yg dicurigai ada hubungan ma istrinya, tapi tentu ga mengedepankan emo…
  4. mencoba jadi sosok laki2 yg di harapkan istrinya,walaupun si istri g gaplai ato bhkn g pdl, atau minta g masuk akal
  5. Sabar dan tetep kasih, kan ktk kita nikah kita g hy menerima sisi baikny tp sisi jeleknya juga
    yaaa mkgn memang g semudah itu. . top ketika TUHAN dilibatkan gda yg mustahil…
    maaf kl sotoy dan g berkenan… ;D ;D
    ganbatte

Thanks brigetta,…
Untuk point no.3 memang blm pernah aku coba untuk cari akar masalahnya. Sepertinya memang seharusnya aku bicara 4 mata sama teman yg berhubungan dengan istriku.
Atau mungkin saya jg harus bicara dengan istri dokter yg juga berhubungan dengan istriku? kebetulan aku kenal.

Untuk poin 4 dan 5, sampai sekarang saya msh setia melakukannya sampai nyiapin baju apa yg mo dia pakai, walaupun memang ga dianggap. Prinsip saya sekeras2nya batu klo ditetesin trs jg akan pecah, hanya saja waktu terus berjalan.
Krn ini sudah berlarut hampir 9th, imanku, harapanku, sdh ga bs seperti dulu lg…sudah cape. Susah lho hrs jaga hati, liat istri pulang pagi2 cuma mandi, ganti baju trus bablas kerja.

Tp thanks, sepertinya aku memang harus me-reset ulang hub sama Tuhan. Jgn sampai berkembang jd kepahitan

sipp dicoba dulu aja…tetep andalkan TUHAN pokoknya…perjuangan pjg mungkin, tapi ak ykn sm TUJHAN gda yg mustahil…
temenku ini da tahun ke 12 dan perubahannya masih sangat sedikit…
tapi dia terus berusaha
semangat kk ;D

Anak yang berasal dari broken home ,lebih banyak akan mencetak menjadi seperti salah satu orang tuanya yang ia benci maupun yang membuat ia kepahitan. Ia tidak akan menjadi sama seperti salah satu orang tuanya kecuali ia sudah membereskan akar kepahitan kepada orang tuanya.

Yang paling mengenal istri anda adalah anda ,apalagi sudah hidup bersama 8th pasti anda sangat mengenal istri anda ,tetapi anda tidak terlalu mengenal diri anda sendiri karena yang sangat mengenal diri anda adalah istri anda sendiri. Karena itu tanyakan kepada istri anda ,anda sosok suami yang seperti apa di matanya.

Biasa yang menjadi masalah bagi seorang wanita karena kurangnya komunikasi dan perhatian.
Dalam sebuah pernikahan pasti ada titik jenuh/bosan dikarenakan mulai timbulnya percecokan, kurangnya komunikasi, rutinitas yang sama.

Perceraian bukanlah jalan keluar. Apakah anda menikah lagi atau tidak akan tetap memberikan dampak bagi anda sendiri dan anak anda. Jika anda menikah lagi anda akan mengalami kasus yang sama karena tidak ada pasangan yang benar-benar cocok karena pasangan yang cocok adalah pasangan yang bisa menerima kekurangan pasangannya (apapun itu). Jika anda tidak menikah pun juga akan memberikan dampak bagi anak anda yang mengalami perceraian kedua orang tuanya .

Walaupun pernikahan anda sekarang juga bisa memberikan dampak ke anak anda jika anda membawa masalah istri anda di dalam rumah.
Saran saya ,

  1. Jangan biarkan anak anda tau bahwa ibunya selingkuh.
    Jika ternyata anak anda sudah tau ,anda bisa memberikan pemahaman untuk anak anda supaya tidak menimbulkan anak anda kecewa dengan ibunya
  2. Jangan membuat pertengkaran di dalam rumah.

Berdoalah supaya Tuhan memberikan kekuatan kepada anda untuk dapat mempertahankan pernikahan anda
Mintalah Tuhan untuk memberikan pengertian kepada istri anda apa yang benar dan salah

Cobalah anda memulai dari awal lagi seperti waktu pertama anda dan istri anda mengenal dan mulai jatuh cinta. Dekati istri anda pelan-pelan, banyak ajak ngobrol, berikan dia waktu untuk berbicara semua isi hatinya kepada anda ,baik apa yang ia keluhkan ,dan apa saja yang istri tidak sukai dari anda. Berilah perhatian tidak peduli bagaimanapun sikapnya kepada anda ,tetap tunjukkan sikap anda yang baik sampai istri anda bisa melihat betapa anda benar-benar mencintainya.

Hai bro Ab22,

Salam kenal, terimakasih sudah curhat di forum ini. Saya berdoa untuk anda dan istri semoga tidak ada keras kepala, tidak ada kebohongan. Biarlah iblis jangan mengambil celah dan menghancurkan RT selama 8 tahun ini.

Biarlah Tuhan Yesus yang jadi Kepala Keluarga mengaruniakan hati yang lembut,kerendahan hati, mau dengar-dengaran dan hati yang mengampuni.

Tuhan Yesus menolong keluargamu bro.

Bro Ab,
Apakah Anda saat ini bekerja?

Thanks all, dukungan teman2 penting buat aku.
Ya, ini saya masih aktif bekerja…

Jadwal kerjanya memang bentrok dg jadwal istri ya?

@ant, untuk hubungan dengan dokter anak saya memang tidak tahu. Hanya untuk hubungan dengan teman kantornya justru anak saya yg lebuh tahu.
Karna dia sering sekali makan, jalan2 dan nonton film bareng.
Saya pernah coba bicara dengan istri hanya saja tanggapannya justru terbalik. Dia bilang kalau saya aneh dan berlebihan, katanya ‘apa salahnya makan bareng’.
Akhirnya saya mau tidak mau harus menjelaskan anak saya (diluar sepengetahuan istri) kalau itu sebenarnya tidak boleh.
Saya takut dari kecil dia sudah terbiasa melihat orang tuanya seperti itu dan dia akan mencontoh karna dia tidak tahu kalau sebenarnya hal itu salah

Ya, jadwal istri saya berdasarkan sift jaga sedangkan saya 5hr kerja. Dari awal saya sudah sharing dng istri resikonya, waktu itu dia sudah ada planing mau pindah bagian yg masuknya jam07.00-14.00 tp sampai sekarang blm jadi. Sekitar 2-3th awal pernikahan saya selalu diberi jadwal kerja oleh istri, tp setelah itu tidak lg. Saya memang tahu jadwal istri bsk masuk apa, tp pulang jam brp saya ga pernah tau, krn sering lembur sampai jam 10malam.
Dari slip gaji saya jg ga bisa tau krn ga pernah ditunjukkan…

Yang anda lakukan sudah benar terhadap anak anda.

Anda tidak dapat mengubah seseorang dengan perkataan tetapi dengan sikap anda.

Petrus 3:1 “Demikian juga kamu, hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, supaya jika ada di antara mereka yang tidak taat kepada Firman, mereka juga tanpa perkataan dimenangkan oleh kelakuan isterinya”

Dalam kasus perselingkuhan perjuangannya sangat menyakitkan.

Untuk melepaskan selingkuhannya sangat sulit karena sama seperti mereka membuang apa yang menjadi rasa nyaman mereka. Apalagi wanita mereka lebih memakai perasaan sehingga (rata2) sulit untuk bisa meninggalkan orang yang ia sukai. Ketika mereka dapat melepaskannya bukan berarti mereka tidak mungkin akan mengulanginya lagi. Jadi anda harus siap untuk segala kemungkinan yang terjadi.

Jadi apa yang anda perjuangkan tidak semudah anda mencabut sebuah paku dengan tangan kosong. Tetapi apa yang anda perjuangkan pasti pada akhirnya akan membuahkan hasil (jika anda tidak menyerah)

Kl soal phasilan, income Bro lebih dari istri kan?

Maaf Bro, saya banyak nanya yg lahiriah.

Saya juga ingin tau apakah istri dokter atau perawat dan apakah profesi Bro sendiri.

Saya pun ingin tau, dahulu pernah pisah sementara lalu apa yg mbuat kalian bisa serumah lagi.

Jika tidak nyaman djawab, tidak usah ya Bro.

@Ant,
Pada awalnya memang perselingkuhan, tp sekarang sdh lbh berkembang lagi berhubungan dengan dokter. Saya berfikir sama, selingkuh itu seperti bibit klo dipotong akan tumbuh lagi. Saya sudah pernah ajak istri untuk pindah ke surabaya, walaupun saya tdk jamin akan ngulangin lg. Tp dia tidak berani untuk mulai semua dr awal.

Memang dng perkataan memang sudah tdk mungkin, dgn perhatian saya hanya bisa sms krn klo telpon diangkat klo waktu dia kerja saja. Sedangkan bbm saya didelcon. Frekwensi kita ketemu sedikit skali. Krn istri saya biasanya pulangnya jam 6pagi, mandi trus bablas kerja.
Jd perhatian yg bs saya beri hanya menyiapkan baju kerja yg dia pakai besok, dan ngurus rumah.

Tp justru itu jd kekhawatiran saya skrg & benar2 membebani pikiran. Krn skrg itu seperti jd kewajiban saya. Saya ga mempermasalahkan ini tugas siapa, hny kluarga kami sdh ga berfungsi. Maaf klo saya jd berlebihan

Ok bro saya akan cerita tp maaf, jujur saya rasanya jd semakin membuka borok kluarga kami.
Tp saya rasa memang perlu, semoga bs membantu…

Istri saya kerja di bagian pendaftaran pasien di rs kristen dan saya yg masukkan dia disitu, krn koneksi. Dan saya kerja di perush asing (berkeley, california) team leader r&d.
Untuk penghslan bersih hmpr 2x pengh kotor istri.

Memang istri saya ada mslh ga jujur klo soal uang, saya mulai tahu saat dekat hari pernikahan, detailnya maaf saya blm bs cerita.
Untuk gaji perbulan istri dipotong lbh dari 50% krn dia pinjam di BPD mungkin skitar 40-50juta dan skitar 2thn lalu ditopup lg, dan saya ga tahu buat apa dan saya jg ga cari tahu.
Terakhir kami sedang renov rumah msh ada dana skitar 27jt.
Malam2 tau2 istri sms klo sedang perjalanan surabaya, mendadak (sudah sering terulang). Dia bilang klo atm saya ditinggal, karna memang saya ga bisa atur uang jd saya pasrahkan istri semua. Saya cek saldo tinggal 20jt, saya tanya 7jt buat apa ga jawab.
Akhirnya renov berenti gara2 20jtnya jg hilang ga ada bekasnya.
Kelemahan saya memang saya ga tegas soal uang, pertama saya risih, kedua saya jg ga bs atur uang.
Dulu pernah saya komplain lalu atm dikembalikan, dan hasilnya berantakan jg.
Maaf saya jd bnyk cerita,…

Kita pernah pisah tp ga sampai 2bln, dia kembali ke ibunya. Kita bareng lg karna anak kita ultah.

Anda harus mengembalikan tugas yang benar seorang suami dan istri .Istri boleh bekerja kantoran tetapi tidak boleh mengabaikan pekerjaan rumah apalagi melayani suami dan anda sebagai suami boleh membantu pekerjaan istri ketika anda libur kerja ataupun ketika istri anda sedang sakit.

Bukannya anda tidak boleh mengerjakan pekerjaan rumah tetapi itu sama saja anda membuat istri anda berkuasa atas anda. Mungkin itu seperti hal yang kecil tapi sebenarnya dampaknya bisa mempengaruhi rasa hormat istri anda kepada anda.

Saran saya kerjakan apa yang menjadi bagian anda dan biarkan istri anda mengerjakan bagiannya.

Orang yang jatuh cinta sama seperti anak remaja semakin dilarang - semakin marah dan menjadi-jadi. Istri anda sedang mengalami itu.

Jika istri anda berhenti bekerja mungkin bisa membatasi dia selingkuh tapi tidak membuat istri anda tidak selingkuh karena semua godaan bisa datang dari mana saja. Mau pergi sejauh apapun, jika istri anda sulit berkata “tidak” pasti akan jatuh lagi.

Semakin umur bertambah tua ,akan sulit berubah sama seperti pohon besar tua yang sudah berakar ,akan sulit ditebang apalagi untuk mencabut akarnya.

Seberapa berat pernikahan anda saat ini, apapun yang terjadi ke depan, jangan pernah membalas perlakuan istri anda karena godaan pasti juga berusaha mendatangi anda. Selalu ingat anak anda bahwa anda harus menjadi contoh untuk anak anda dan suatu hari anak anda akan bangga mempunyai Ayah yang luar biasa seperti anda.

Sudah saya coba, tp yg jadi korban anak saya. Jd sblm istri bs berfikir sehat sebaiknya mengalah dl.
Mungkin benar jg istri saya sdg ngalamin ‘masa remaja’ karena selama remaja momen itu hilang krn selesai SMU dia hrs kerja buat menghidupi ibu dan adiknya.

Saya jg mau tanya, apa salah klo saya berfikir bahwa semua tingkah laku istri saya sekarang hanya merupakan manifestasi karena dia jauh dari Tuhan?