Mohon pencerahannya mengenai Keselamatan

Salam damai teman2 semua… dalam forum ini ada beberapa pertanyaan yang ingin saya tanyakan kepada teman2 umat Kristiani dalam rangka menambah pemahaman saya mengenai ke Kristenan… mungkin pertanyaan saya agak bodoh dan terlalu mendasar, harap dimaklumi ya… :wink:

  1. Apakah Tuhan itu adil?
  2. Apakah semua umat manusia akan masuk Surga nantinya, jika tidak apa syaratnya?
  3. Yang saya pahami tentang Kesalamatan bahwa kita hanya mendapatkan Keselamatan hanya karena kita percaya kepada Yesus Kristus, kalau itu benar bagaimana dengan yang tidak mengenal Yesus Kristus?
  4. Berbicara tentang Keselamatan, apakah umat manusia sebelum kelahiran Yesus Kristus tidak mendapatkan Keselamatan itu kalau kita berpedoman bahwa orang yg diberi Keselamatan hanyalah orang yang percaya akan Yesus Kristus

Mohon pencerahannya dari teman2 semua… salam…

@ericer

  1. ya, dalam keadilan Tuhan, banyak manusia yang melihat dari sisi keadilan manusia.
  2. tidak, jelas sekali alkitab berbicara ahwa Yesus adalah satu-satunya jalan untuk menuju ke Bapa.
  3. percaya dan mengenal Kristus adalah 2 hal yang berbeda.
    Orang yang dalam hidupnya tidak pernah mendengar tentang Yesus Kristus akan memperoleh keadilan tersendiri.
  4. Umat manusia sebelum Kristus = tidak pernah mendengar berita keselamatan akan memperoleh keadilan tersendiri.

GBU

Terima kasih ats penjelasannya… kalau begitu apa yang dimaksud dengan ‘keadilan tersendiri’ sedangkan Yesus hanya satu2nya jalan menuju Bapa?

Jawab singkat juga…

  1. Ya Allah itu Adil. Adil itu bukan sama rasa dan sama rata. Adil itu adalah sikap tidak sememang-memang, menimbang sama berat. Karena itu disebut Adil saat Allah menghukum manusia dalam kekekalan, karena Ia menimbang sama beratnya dengan kita yang menerima kehidupan kekal dan keputusanNya bukan semenan-mena melainkan berdasarkan apa yang telah terjadi dan diputuskan oleh manusia itu sendiri. Ia bukan manusia yang melihat luarnya saja yang dapat ditipu dengan air mata buaya dan ketaatan yang pura-pura.

  2. Tidak semua manusia masuk dalam kehidupan, sebagian besar akan binasa dalam kekekalan. Apa syarat masuk dalam kehidupan? Carilah Tuhan dengan segenap hatimu, jiwamu dan ragamu. Ia akan berkenan ditemui oleh kamu dan pada saat itu anda akan tahu bahwa Tuhan tidak bicara syarat apapun karena yang dituntutNya adalah hati bukan perbuatan.

  3. Percaya adalah langkah awal, bukan keseluruhan. Jika anda tidak bergerak oleh karena percaya anda, maka anda juga sama dengan orang-orang yang akan binasa yang melampiskan nafsunya dengan serakah. Mereka yang binasa dalam kekekalan bukan urusan kita lagi, bagaimana kita menghakimi perbuatan Allah? Sementara tentang alam semesta ini saja kita masih belum mengetahui secuilnya sekalipun.

  4. Percaya itu bukan kepemihakan, tetapi percaya itu adalah tindakan aktif, sebuah sikap untuk siap sedia melakukan apa yang dipercaya. Pada saat kita harus, kita percaya didalam gelas didepan kita ada air yang dapat menghilangkan haus kita, tetapi kita tidak pernah mengambil gelas itu dan meminum airnya. Itu bukan percaya dihadapan Tuhan.

Mereka yang hidup sebelum Yesus mati dikayu salib dan bangkit pada hari ketiga, mereka diselamatkan karena iman mereka akan Kebenaran, sehingga Alkitab mencatat Yesus turun kedunia orang mati untuk membebaskan para tawanan, yaitu mereka yang hidup pada jaman lampau.

Yesus adalah Firman yang menjadi manusia, Ia adalah Allah. Saat anda mengatakan aku percaya kepada Yesus, anda dapat menunjukan iman anda dengan mentaati apa yang Firman perintahkan.

maksudnya adalah mereka tetap menerima keadilan Tuhan dengan mempertimbangkan keselamatan lewat Yesus saat itu belum ada.

kisah ayatnya ada di 1 Petrus 3:19
3:19 Dalam keadaan roh Ia (Yesus) pergi mengabarkan berita dari Allah kepada roh-roh yang dipenjarakan:
3:20 yaitu roh orang-orang yang tidak taat kepada Allah pada zaman Nuh. Pada waktu itu Allah menanti dengan sabar selama Nuh membuat kapalnya. Hanya orang-orang yang ada di kapal saja–semuanya delapan orang–yang diselamatkan melalui banjir besar itu.

jadi orang2 ketika zaman Nuh binasa oleh air bah karena ketidak percayaan akan datangnya air bah, tapi Yesus tetap memberitakan keselamatan kepada roh2 orang2 yang mati sebelum Yesus.

GBU

Lalu bagaimana dengan orang2 dijaman sekarang yang memang pada semasa hidup nya dia benar2 tidak pernah tahu tentang Injil dan Penginjilan, apakah mereka akan mendapatkan Keselamatan juga?

Jangan bicara terlalu tinggi-tinggi atau jauh-jauh. Lihat tetangga anda disekitar rumah anda, apakah mereka telah mendengar injil? Atau sudah tetapi mereka menolakNya? Jangan-jangan mereka belum pernah mendengar Injil sama sekali hanya mengetahui tentang Yesus versi yang sesat? Apakah mereka diselamatkan?

Tugas anda untuk mengabarkan Kabar Baik tersebut, sementara di tempat terpencil nun juah diujung sana dan situ, Tuhan telah mengirim para missionarisnya, telah mengirim orang-orang yang datang kesana, yang jalas mereka tidak memberi laporannya ke pada kita kalau mereka datang dan kapan mereka pergi.

Informasi pelayanan mereka akan ada dibeberapa lembaga atau gereja tertentu saja, tidak mencakup menyeluruh tetapi hanya mereka yang terlihat dalam jalinan kerjasama. Dari jaman lampau sampai jaman sekarang, tidak semua daerah menerima Yesus dan bahkan beberapa mematikan para penginjil yang hendak mendamaikan mereka dengan Allah. Itu tugas mereka, tugas anda dan saya berbeda, tetapi kita tidak pernah akan dapat menjadi kepala yang mengetahui semua pekerjaan penginijilan diseluruh dunia, karena kita hanya punya satu kepala yaitu Yesus.

Betul, saya sangat setuju bahwa kita tidak akan pernah bisa menjadi kepala yang mengetahui semua hal… maksud saya dengan pertanyaan saya sebelumnya adalah apakah ada tertulis didalam Alkitab atau penjelasannya terhadap apa yang akan dialami orang2 jaman sekarang ini dimana mereka tidak mengenal Injil (bukan karena tidak mau, tapi memang tidak tahu) apakah mereka akan mendapatkan Keselamatan juga? atau memang di Alkitab tidak ada penjelasan untuk masalah yang satu ini…

Untuk orang2 masa lampau sebelum kelahiran Yesus saya sudah mendapat pencerahan bahwa Yesus akan mendatangi Roh orang mati pada masa lampau itu, nah untuk yang masa sekarang dan orang tersebut memang benar2 tidak tahu tentang Injil apakah mereka akan mendapat perlakuan yang sama dengan orang2 masa lampau itu?

Betul sekali, Dia maha adil,contohnya
Dia hanya memberikan kesempatan hidup kepada semua orang,
Ibrani 9:27 Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi,

Da memberikan panas dan hujan kepada semua orang:
Matius 5:45 Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.

Tidak semua selamat, sesuai dgn apa yg disampaikan oleh Tuhan Yesus:
Yohanes 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Roma 2
Karena Allah itu adil /tdk memandang bulu, maka Dia akan menghakimi sesuai dengan hukum yg Allah telah tanamkan dlm hati manusia, itu yg menyebabkan perasaan bersalah:
Roma 2:11 Sebab Allah tidak memandang bulu.
2:12 Sebab semua orang yang berdosa tanpa hukum Taurat akan binasa tanpa hukum Taurat; dan semua orang yang berdosa di bawah hukum Taurat akan dihakimi oleh hukum Taurat.
2:13 Karena bukanlah orang yang mendengar hukum Taurat yang benar di hadapan Allah, tetapi orang yang melakukan hukum Tauratlah yang akan dibenarkan.
2:14 Apabila bangsa-bangsa lain yang tidak memiliki hukum Taurat oleh dorongan diri sendiri melakukan apa yang dituntut hukum Taurat, maka, walaupun mereka tidak memiliki hukum Taurat, mereka menjadi hukum Taurat bagi diri mereka sendiri.
2:15 Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela

Sebelum Kristus maka manusia akan dihakimi sesuai dgn hukum Taurat,
dimana penebusan dosa dilakukan dgn darah binatang sembelihan,
yang dilakukan oleh imam bagi umatnya.
GBU

  1. Ya .
    2.Tidak, hanya milikNya yg sampai surga.
    siapa itu milikNya :Dari mereka yg direncanakan unt diproses dalam kasih karuniaNya dan menang menurut Allah.
    Apakah ada syarat yg hrs dikerjakan manusia unt menjadi milikNya: tidak krn hanya Anugerah/kasih karunia yg membawa kpd selamat/menang, hanya karena tdk ada satu manusiapun yg tahu bhw dia termasuk yg direncanakanNya (Yakub), atau tdk (Esau), mk alangkah baiknya kalau setiap kita dg penuh harap memposisikan dirinya sbg Yakub, unt Yakub ini Allah berfirman “barang siapa bertelinga hendaklah mendengar”, jd Yakub yg menang akhirnya mendengar, ttp tdk dg Esau mau berupaya pun tidak bakal mendengar .
    Yes6:10 Buatlah hati bangsa ini keras dan buatlah telinganya berat mendengar dan buatlah matanya melekat tertutup, supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik dan menjadi sembuh."
    3.Tidak selamat.
    Yang perlu kita pahami: apakah mengenal lalu percaya itu perbuatan kita?, ternyata tidak , mengenal sampai percaya adalah kasih karunia itu sendiri.
    Mungkin orang mengatakan saya melakukan ritual ttt sbg tanda saya mengenal dan sekaligus percaya, ttp apakah demikian menurut Allah?, ternyata Allah melihat hati, dan manusia tdk ada yg bisa melihat hatinya sendiri.
    Dan banyak mereka yg dilahirkan dg keterbatasan fisik dan mental yg selamat ( bisa saja org yg kategori sehat fisik &mental dan selama hidupnya tdk pernah mengatakan bhw dia org percaya, ttp kalau Allah melihat hatinya dan disana ada pribadi Allah apakah kita bisa memprotesNya ).
  2. Dari Zmn PL pun ada yg selamat, dan semua itu juga lewat Anugerah spt Zmn PB,
    Kej3:21 Dan TUHAN Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka.( gambaran Anugerah ).Gby

Jadi apakah dengan demikian berarti walaupun kita tidak mengenal dengan Yesus Kristus (karena tidak tahu, bukan karena tidak mau) sudah ada aturan lain yang bisa membawa dalam Keselamatan itu? untuk jaman sekarang ini apakah berlaku hukum yang sama?

Apakah hal ini menyatakan bahwa Kekristenan tidak dilihat dari segi agama Kristennya tapi hati yang memiliki Kekristenan? jadi walaupun dia tidak beragama Kristiani tapi memiliki hati Kristen dari sudut pandang Tuhan bukan dari sudut pandang manusia maka dia akan mendapatkan Keselamatan itu?

Ya, tidak ada agama yg menyelamatkan manusia .
Haruslah Allah sendiri yg berkiprah, agar manusia selamat, dari Zmn dahulu kala ketika Allah mengenalkan firmanNya kpd manusia ( lewat nabiNya ), Allah tdk mengenalkan Agama.
Agama baru muncul setelah manusia berkebudayaan (shg manusia ingin menunjukkan bedanya mrk dr kelompok lain ), saya disini tdk bilang agama salah, ttp menjadi salah ketika manusia menganggap bhw dirinya selamat krn melakukan ritus agama.
Kalau Allah ingin agar agama hilang , tdk ada yg sulit buat Allah ttp ketika ternyata agama terus berkembang , adalah baik kalau kita berpikir positip bhw Allah menghendaki agar agama itu tetap ada spy manusia menjadi tidak liar tak terkendali.

jadi walaupun dia tidak beragama Kristiani tapi memiliki hati Kristen dari sudut pandang Tuhan bukan dari sudut pandang manusia maka dia akan mendapatkan Keselamatan itu?
Ya. Kita bisa bayangkan seorang yg cacat fisik dan mental, selama hidupnya tdk pernah dia bisa mengaku percaya, bahkan mengatakan sepatah kata dalam FirmanNya pun tidak, apalagi kalau org2 disekitarnyapun org yg tdk peduli dg FirmanNya, org2 ini ada juga yang menjadi milikNya.Gby

Bukan kah konsep seperti ini adalah konsep ke-Tuhan-an , sepertinya agak berbeda dengan konsep ke-Kristen-an … karena yang saya pahami mengenai konsep Ke-Tuhan-an itu adalah dimana tidak mengenal adanya agama (karena agama diibaratkan sebagai baju dalam suatu keyakinan terhadap sesuatu dan terdapat jalan didalamnya) yang membuat perbedaan tapi percaya terhadap Tuhan Yang Maha Esa, konsep yang secara global memahami tentang keyakinan… sedangkan ke-Kristen-an sendiri bersifat lebih khusus… Jadi apakah anda menjawab dalam konsep Ke-Tuhan-an atau Ke-Kristen-an?

Anda sendiri sudah tau jawabannya. jangan bo’ong ahh
(konsep, konsep…jgn dikonsepin ah ntar korslet lg

Ini yang merupakan hal yg baru buat saya bisa tolong nanti di tanggapi.
Konsep Ketuhanan:
Adakah dlm konsep ini : Yakub dan Esau?.
Adakah dlm konsep ini Jalan kebenaran dan hidup?

Konsep kekristenan:
Adakah dlm konsep ini ritual unt selamat?.Gby

Untuk mendapat pencerahan, anda harus bersedia untuk dicerahkan…

Untuk pertanyaan saya yang terakhir itu mengenai

“Jadi apakah dengan demikian berarti walaupun kita tidak mengenal dengan Yesus Kristus (karena tidak tahu, bukan karena tidak mau) sudah ada aturan lain yang bisa membawa dalam Keselamatan itu? untuk jaman sekarang ini apakah berlaku hukum yang sama?”

itu yang belum pernah saya dapat jawabannya secara jelas dalam konsep ke-Kristen-an… makanya saya tanyakan pada forum ini… apakah anda dapat membantu saya memberikan jawaban atas pertanyaan saya tersebut?

Salam damai…

saya selalu siap untuk dicerahkan… makanya saya tidak pernah membantah setiap jawaban dan masukan yang diberikan kepada saya… tapi saya hanya memberikan pertanyaan kelanjutan untuk memperdalam pengertian saya… anda bisa baca semua reply saya, tidak ada satupun yang saya bantah… mohon pencerahannya