Mujizat itu nyata

Shalom teman teman FKers…
Puji Tuhan saya memiliki keluarga yang cukup harmonis yang jarang sekali bertengkar satu sama lain. Suatu hari papa saya ada di surabaya karena sedang tugas dan saya,mama,kakak berada di semarang. Tiba2 saya dikabari teman papa saya kalau pembuluh darah otak papa saya pecah, saya sekeluarga shok dan kaget. Malam itu menjadi malam yang berat bagi saya dan keluarga, karena papa adalah tulang punggung keluarga bagaimana nanti kehidupan saya dan keluarga kedepan? Malam itu HP mama sering berbunyi karena dokter meminta kepastian untuk mengoprasi papa karena pembuluh darah yang pecah sangat banyak dan menekan fungsi pernapasan. Saya berdoa dengan mama dan kakak meminta kepada Tuhan untuk menyelamatkan papa karena kami masih butuh papa yang bisa menjadi imam dalam keluarga ini, karena papa saya sebelumnya tidak mau ke gereja sama sekali, papa orang yang percaya Tuhan tetapi tidak mau ke gereja dan papa adalah perokok berat serta sering minum2 alkohol dan mama serta saya selalu mendoakan papa agar papa mau kembali ke jalan Tuhan. Dan mungkin ini jalan Tuhan untuk menobatkan papa. Malam itu Saya dan keluarga berdoa sambil menangis dan menaruh harap pada Tuhan. Paginya mama dan tante segera flight ke Surabaya untuk mengecek bagaimana kondisi papa. Operasi berjalan dari jam 4-9 pagi kira2. Dan sangat Puji Tuhan doa saya dijawab oleh Tuhan. Papa selamat dari maut tersebut. Papa berada di ICU selama 2 minggu dengan tidak sadarkan diri dan setelah 2 minggu itu papa mulai membuka matanya tapi pandangan masih kosong,lalu menutup mata lagi, kira2 hanya berkisar 5 detik. 2 minggu mama tidak bekerja dan kakak serta saya bergantian membantu menjaga papa. Minggu ketiga papa mulai membuka mata dengan waktu yang lama dan mama serta saya menangis mengucap syukur kepada Tuhan. Lalu mama menanyakan kepada papa, “papa waktu tidur ketemu Tuhan?” papa menjawab dengan anggukan sambil menangis karena tubuhnya masih sangat lemah. Puji Tuhan minggu ke 4 papa dipindah di ruangan biasa dari ICU. Dan 2 minggu papa diruangan biasa dan mama berdoa agar natal papa bisa pulang ke rumah. Dan doa mama dijawab lagi sama Tuhan, tanggal 24 Desember 2013 papa pulang ke semarang. Beberapa Dokter maupun ahli terapis berkata “kalau tidak mujizat tidak bakal bisa hidup”. Saya selalu bersyukur sama Tuhan karena masih memberikan kesempatan papa untuk bertobat. Sampai sekarang papa masih dalam kondisi pasca stroke dan tangan serta kakinya belum bisa bergerak dengan lancar, hanya reflek kalau menguap dan BAB. Dan papa belum bisa berbicara tetapi sudah bisa manggil “mama mama” tapi belum bisa berbicara dengan lancar seperti orang biasa.
Saya masih bergumul untuk kesembuhan total papa karena saya percaya bahwa Tuhan selalu bersama saya dan semuanya akan indah pada waktuNya.
Dan masalah biaya rumah sakit sendiri mencapai biaya membeli 1 rumah. Dan puji Tuhan semua biaya ditanggung oleh perusahaan dimana papa saya bekerja, karena papa saya sudah bekerja cukup lama di perusahaan tersebut. Dan untuk kebutuhan setiap hari puji Tuhan mama bercerita bahwa setiap bulan pasti ada saja yang mengirim uang, entah dari teman papa atau dari orang orang sekitar.
Bila ada yang terbebani mohon dukungan dalam doa untuk kesembuhan papa saya :slight_smile:
Tuhan Yesus memberkati :angel:

Haleluya!! Terpujilah Tuhan Yesus. Simpan memori peristiwa ini sodariku… Jika kelak ada peristiwa yang hampir sama menimpa siapapun ingatlah akan peristiwa ini. Jika Yesus sanggup menyembuhkan papamu, kenapa kmu dan mereka tidak :afro: