Mungkinkah IBLIS vs ALLAH?

Banyak umat Kristiani dari dulu sampai sekarang beranggapan musuhnya Iblis itu Allah. Saat ini yang terjadi Iblis melawan Allah dan manusia adalah object penderita alias korbannya doang. Sial amat :’(

Dimulai dari gambaran Zeus vs Hades, pertikaian antara terang dan gelap, antara benar dan salah, maka tentu juga antara Allah dan Iblis. Allah bagaikan Zeus yang berkuasa di dunia atas ditentang dan dilawan oleh Iblis bagaikan Hades yang menguasai dunia bawah dalam mitologi Yunani.

Tetapi menurut saya, iblis bukan lawan dan tandingan Allah. Iblis diciptakan Allah bagaimana mungkin melawan Allah yang Maha Kuasa. Seluruh yang ada dan yang tiada ada didalam kekuasaan Allah, termasuk juga Iblis. Kapanpun dengan sangat mudah Iblis akan dihancurkan jika memang Iblis itu lawan Allah. Iblis tunduk dan taat kepada Allah, mendengar namaNya saja mereka gemetaran, bagaimana mau melawan?

Kejadian 3:15, “Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.”

Ini adalah Firman Allah yang ditetapkan oleh Allah antara Iblis dan Manusia. Permusuhan dimulai dari titik ini dan sejak saat itu Iblis selalu ingin membinasakan manusia dan manusia juga harus bertahan melawan Iblis. Allah adalah Allah, tidak setanding untuk dilawankan dengan ciptaanNya. Lagi pula waktu di taman Eden, Iblis bukan melawan Allah, tetapi melawan Adam dan Hawa, mendustai Adam dan Hawa agar mati (dijauhkan dari hadirat Allah untuk selamanya). Iblis adalah Bintang Timur (Lusifer) di taman Eden, penasihat Adam, diciptakan Allah sebagai mahluk yang sempurna, cerdas luar biasa, tetapi dia tetap dibawah Adam dan Hawa, mahluk yang diciptakan segambar dan serupa dengan Allah. Jika manusia tidak ada lagi, maka Iblislah yang paling mendekati seperti Allah, yang paling serupa dengan Allah dari segala ciptaan Allah. Berkuasa atas segala ciptaanNya. Itulah mimpi Iblis. Halangannya manusia… mahluk lemah dan bodoh, tetapi Tuhan sayang bagaikan anakNya.

Karena manusia telah jatuh dalam dosa, hukum Allah pasti jadi. Siapa yang akan menolongnya, yang melanggar-langgar sendiri ya manusia sendiri. Sebab itu maka Firman Allah ini turun dan menetapkan permusuhan antara manusia dan iblis, sebab kelak keturunannya (kata tunggal) yang meremukan kepala ular, Allah sendiri yang akan melawan Iblis tetapi bukan sebagai Allah sebab Allah itu Adil, yang besalah manusia dan Iblis tidak melanggar Firman Allah, Allah akan hadir sebagai manusia, yaitu Yesus, lewat Anak Manusia, yaitu Tuhan Yesus Kristus, iblis akan diremukan dan dihancurkan. Peperangan di akhir jaman antara Iblis mewalan Kristus adalah berserta orang-orang Kudus bukan berserta malaikat Allah. Sebab malaikat adalah hamba Allah bukan mansuai. Yesus yang adalah Anak Manusia, Raja diatas segala raja, memerintah 1000 tahun dan ditutup dengan perang antara Iblis dan pengikutnya sekali lagi, bukan juga dengan Allah tetapi dengan manusia. Anak Manusia yang ditinggikan beserta orang kudusNya, sampai pada penamatan segala sesuatu, saat penghakiman akhir barulah Iblis akan dilemparkan ke dalam Lautan Api.

Demikian yang dirancangkan oleh Allah, menurut anda bagaimana mohon tanggapannya?

@krispus

Suatu pandangan yang cukup berani. Karena kebetulan sayapun berpandangan seperti itu.

Allah adalah Sang Mahakuasa, segala sesuatu, termasuk malaikat, dan juga malaikat yang berontak (iblis) adalah ciptaanNya. Maka, adalah mustahil tokoh ciptaan sanggup melawan Sang Pencipta.

Begitu juga, tokoh antikris, adalah mustahil sanggup melawan kuasa Kristus, Sang Allah Putera.

Ajaran Kristen tidak menganut dualisme, atau dua kutub, dimana baik dan jahat bertarung. Tetapi Allah sebagai kekuatan Tunggal, Sang Sumber Kebaikan, bukanlah berhadapan dengan sumber kejahatan.

Kisah selanjutnya tetang 1000 tahun dan segala macamnya adalah kisah simbolis, tidak bisa diartikan secara langsung.

;D

Banyak umat Kristiani dari dulu sampai sekarang beranggapan musuhnya Iblis itu Allah. Saat ini yang terjadi Iblis melawan Allah dan manusia adalah object penderita alias korbannya doang. Sial amat

kalau bukan musuh Allah, kenapa iblis harus di usir dari sorga ??

Wahyu 12 : 7 Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya,
8 tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga.
9 Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya.

menjelang akhir zaman SORGA DIBERSIHKAN DARI SETERU SETERU ALLAH.

Iblis adalah musuh yang sudah kalah.

Iblis dilemparkan dari surga. Dalam pandangan umum, siapa itu iblis adalah malaikat yang berdosa, karena meninggikan diri hendak menyaingi Allah yang Maha Kuasa sehingga seperti kecoa hendak menjadi direktur menggantikan manusia, dilemparlah iblis ke bumi. Dibumi iblis membodohi Adam dan Hawa dan merusak dunia ini sehingga akhirnya sampai akhir jaman dia dihabiskan oleh Allah langsung.

Konsep ini diceritakan dari Sekolah Minggu dan dari generasi ke generasi. Sejak saya dari Sekolah Minggu saya tanyakan sampai hari ni konsep ini memiliki banyak kebingungan.

  1. Kapan Iblis itu sebenarnya di lemparkan ke bumi? Apa jaman lampau sehingga merusak bumi atau pada masa yang akan datang dimana disebutkan dalam nubuatan akhir jaman di kitab Wahyu?

  2. Jika keduanya benar, apakah Iblis begitu saktinya sehingga setelah dilempar ke bumi dapat kembali lagi ke Surga dan akhirnya harus sekali lagi dilempar ke bumi kembali untuk kedua kalinya. Dimana kuasa dan kebesaran Allah dalam hal ini?

  3. Dengan dasar apakah Iblis itu dilempar ke bumi? Apakah karena meninggikan diri hendak menyamai Allah? (saya rasa semua orang paham bedanya hendak mengantikan kedudukan Allah dengan hendak menyamai Allah, mitologi Yunani tentang kedudukan Zeus yang hendak digantikan oleh Hades sering kali dicurigai sebagai dasar pemikiran awal gereja abad pertengahan)

Pertanyaan diatas saya tidak mengharapkan dijawab, sebab sebenarnya saya bertanya untuk menyatakan sebaliknya, bahwa Iblis yaitu si Ular Tua hanya satu kali saja ia akan diusir dari Surga bukan berkali-kali karena system keamanan Surga yang buruk, tetapi sekali diusir (tidak lagi memiliki hak) untuk selamanya. Dasarnya adalah karena Kristus telah mati menebus dosa manusia dan telah bangkit sebagai Anak Manusia yang ditinggikan Allah memerintah sebagai Raja diatas segala raja, menjadi Tuhan diatas segela tuan. Yesuslah yang meremukan kepala Ular Tua dan melemparkan Iblis dari Surga.

Kalau Iblis musuh Allah ga perlu pakai lama… Hari itu juga pasti mati, detik itu juga ga pake besok akan dimusnahkan dalam alam yang ada dan yang tiada. Sebab sungguh sangat merendahkan Allah menyatakan Iblis adalah musuh Allah dan Allah seakan kewalahan menghadapi Iblis. Tidak demikian sebab musuh Iblis adalah manusia dan didalam keadilan Allah dan didalam kebenaranNya, Allah tidak segera menghukum Iblis tetapi lewat manusia, maka Iblis akan dihukumkan (diremukan) sesuai PERINTAH-Nya.

Jangan lupa Yesus itu adalah Anak Manusia juga, selain pribadi Allah. Sebagai manusia sampai saat ini didalam Surga, dan Yesus hanya Yesus yang ditetapkan Allah sejak dunia dijadikan, sejak kejatuhan manusia pertama kali dalam dosa, untuk meremukan Iblis (perhatikan sabda Allah tentang keturunannya, ditulis dalam kata tunggal dan sebelumnya jamak). Karena itu yang akan melawan Antikristus bukan pribadi Allah tetapi Anak Manusia yang ditingikan Allah Bapa Kisahnya memang tidak secara gamblang seperti alur yang jelas tetapi bukan berarti kisah perumpamaan, sebab memang tidak gamblang tetapi memuat unsur jasmani dan rohani dalam penggenapan nubuat tersebut.

Wahyu 1:13-18,
13 Dan di tengah-tengah kaki dian itu ada seorang serupa Anak Manusia, berpakaian jubah yang panjangnya sampai di kaki, dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas.
14 Kepala dan rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah, dan mata-Nya bagaikan nyala api.
15 Dan kaki-Nya mengkilap bagaikan tembaga membara di dalam perapian; suara-Nya bagaikan desau air bah.
16 Dan di tangan kanan-Nya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik.
17 Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: "Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir,
18 dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.

Juga dalam Wahyu 14:14-15,
14 Dan aku melihat: sesungguhnya, ada suatu awan putih, dan di atas awan itu duduk seorang seperti Anak Manusia dengan sebuah mahkota emas di atas kepala-Nya dan sebilah sabit tajam di tangan-Nya.
15 Maka keluarlah seorang malaikat lain dari Bait Suci; dan ia berseru dengan suara nyaring kepada Dia yang duduk di atas awan itu: “Ayunkanlah sabit-Mu itu dan tuailah, karena sudah tiba saatnya untuk menuai; sebab tuaian di bumi sudah masak.”

Juga dalam Wahyu 19 saat Yesus menghancurkan Iblis dan pengikutnya, ia beserta dengan pasukanNya, yaitu orang-orang kudus Allah, bukan malaikat Allah (Yudas 1:14).

bila anda suka membaca alkitab dengan teliti,
maka sampai sekarang iblis masih punya “tempat” di sorga.
menjelang akhir zaman, barulah dia diusir

tetapi ada juga iblis / malaikat yang brutal / yang melawan perintah ALLAH, mereka saat ini ditawan, bila mereka tidak di tawan, maka keadaan dunia makin hancur.
mereka inipun juga pada masa antikris memerintah, akan di lepaskan untuk beberapa saat lamanya.

silahkan baca dalam alkitab,

salam.

Ayub 1 : 6 ¶ Pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap TUHAN dan di antara mereka datanglah juga Iblis.

Pertanyaan diatas saya tidak mengharapkan dijawab, sebab sebenarnya saya bertanya untuk menyatakan sebaliknya, bahwa Iblis yaitu si Ular Tua hanya satu kali saja ia akan diusir dari Surga bukan berkali-kali karena system keamanan Surga yang buruk, tetapi sekali diusir (tidak lagi memiliki hak) untuk selamanya. Dasarnya adalah karena KRISTUS telah mati menebus dosa manusia dan telah bangkit sebagai Anak Manusia yang ditinggikan Allah memerintah sebagai Raja diatas segala raja, menjadi Tuhan diatas segela tuan. Yesuslah yang meremukan kepala Ular Tua dan melemparkan Iblis dari Surga
.

Wahyu 12 : 7 Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya, 8 tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga. 9 Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya.

Bukankah sudah saya katakan, Iblis hanya sekali saja diusir dari Surga dan itu terjadi setelah Mesias mengenapkan janjiNya. Jadi pada masa Adam sampai Yohanes Pembabtis Iblis masih ada di Surga. Mengapa Iblis ada di Surga? Sebagai apakah? Jika Iblis musuh Allah, apakah mungkin Iblis bisa seenaknya ke Surga menghadap Allah? Apakah Allah manusia sehingga permusuhan dengan Iblis bagai perang dingin???

Saya beri sebuah analogi kantoran…

Seorang pemilik perusahaan hendak mencari posisi Direktur, dan dia mengangkat ponakannya si A untuk menjabatnya, dan untuk membantunya maka dia merekurt si B sebagai asistennya. Pemilik perusahaan tersebut mengatakan bahwa Direktur boleh menjalankan perusahaan sesuai kehendaknya, kecuali satu hal yaitu tidak boleh menggunakan rekening pribadi untuk keluar masuknya uang. Pelanggaran seperti ini sanksinya di PHK langsung.

Alkisah fasilitas direktur tersebut luar biasa, semuanya beres atas bantuan asistennya. Tetapi asisten tetap asisten, gaji dan fasilitasnya berbeda walau kerjanya sudah mirip direktur. Karena rasa iri tersebut maka si B berencana menggeser si A agar dia yang akan diangkat jadi direktur, habis siapa lagi yang menguasai semuanya kecuali dirinya.

Mulailah terjadi sebuah transaksi besar, dihitung tidak masuk sebab pajak terlalu besar. Si B menganjurkan bagaiman akalau transaksi tersebut dilewatkan rekening pribadi agar tidak masuk pajak dan bisa menjual dengan harga bersaing. Setelah penjelasan masuk akal dan karena asistennya ini bukan orang lain, tetapi orang dalam yang sepenanggungan dengannya maka dicobalah cara agresif tersebut.

Begitu selesai transaksi si bos datang dan terkejut sebab ternyata si A menggunakan rekening pribadinya untuk transaksi perusahaan (walau tujuannya baik ne…). Demi nama hukum perusahaan, maka di-PHK lah si A dan si B walau dia yang mengusulkan tetapi tidak bersalah yang menyebabkan dia di-PHK.

Harapan si B ternyata melesat, sebab akhirnya si Bos bukannya mengangat si B jadi direkturnya, tetapi malah mengangkat anaknya si A untuk menjadi debuti Direktur sebut saja si C dengan masa percobaan 1 tahun untuk dilatih dan disiapkan menjadi direktur. Si B dipindahkan bukan lagi menjadi assisten direktur tetapi dipindahkan posisi audit. Sejak hari itu maka si B mendendam pada keluarga si A dan setiap saat dengan kepandaiannya si B mencari jalan menyalahkan pekerjaan si C dan melaporkan apa saja yang salah ke Big Bos sampai tiba saatnya si C benar-benar menguasai semuanya (juga berkat ulah si B tentunya) dan si B akan di depak oleh si C sebagai direkturnya yang mengevaluasi kerja si B.

Bagaiana menurutmu analogi diatas. Apakah si B hendak melawan Big Bos atau dia melawan keluarga si A? Musuh siapakah sebenarnya si B? Mengapa Big Bos tidak mendepaknya juga sekalian?

Sekali lagi buakn pertanyaan yang butuh jawaban, hanya membantu kita befikir saja. Bahwa Iblis bukan musuh Allah dan sejak semula Iblis adalah Pendusta dan Pembunuh manusia bukan Allah, sebab musuhnya manusia bukan Allah.

Bandingkan dengan "Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa! (Yesaya 14:12)

Apakah keduanya menceritakan sosok yang sama yaitu Iblis dan apakah terjadi di dua kejadian berbeda atau sama mengisahkan kejadian akhir jaman kelak?

Menurut saya ini adalah kisah yang sama dengan Wahyu, nubuat akhir jaman, bukan cerita masa yang lampau yang sampai hari ini dipercaya oleh gereja-gereja dalam doktrinya tentang Iblis.

Menurut anda bagaimana?

Michael dan para malaikat mengusir Iblis dari Surga sebab haknya atas manusia telah sirna, sejak Yesus mati dikayu salib menanggung dosa manusia dan membuka jalan lewat kebangkitanNya, maka Iblis tidak lagi memiliki hak untuk menuntut nyawa manusia, karena itu maka Iblis diusir dari Surga. Di bumi, Iblis akan diremukan oleh Raja diatas segala raja, berserta orang-orang kudusNya.

anda melupakan ayat ini ??

Wahyu 12 : 7 Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya,

8 tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga.

9 Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya.

bagaimana menurut anda,
wahyu 12 : 7 sudah terjadi atau belum terjadi ?

Bukankah harusnya jelas sudah saya jelaskan diatas? Saya copas disini lagi ya…

Malaikat tidak meremukan Iblis, tetapi mengusirnya sebab dia kehilangan hak untuk mendakwa manusia. Arti kata Iblis adalalah pendakwa. Karena itu disebut kehilangan tempatnya, sebab tempatnya sebagai pendakwa manusia sudah tidak ada lagi karena KRISTUS.

Kelak pada akhir masa, pada perang Harmagedon, Iblis akan dipenjarakan (sementara) dan pada perang Gog dan Magog maka untuk selamanya Ular Tua itu diremukan dalam Lautan Api. Siapa yang memerangi dan mengalahkannya? Semua itu terjadi dibumi. Jika anda baca kitab Wahyu maupun Daniel ada yang unik yaitu peran Allah Bapa dan para malaikat Allah. Pelaksananya adalah KRISTUS beserta orang-orang kudus, Allah Bapa dan para malaikat Allah, hanyalah penentu waktunya dan malaikat Allah membantu Bapa “membunyikan gongnya”.

Ini adalah kisah kita, dipimpin oleh Anak Manusia, menamatkan rencana Allah sejak permulaan penciptaan. Bukan kisah Allah vs Iblis dan kita dimanfaatkan “mereka”.

Sepertinya anda tidak benar-benar menyimak tulisan saya. Bukankah sudah saya tulis diatas bahwa keduanya itu adalah sama terjadinya bersamaan. Terjadi diakhir jaman, dan akhir jaman itu dimulai dari sejak Kristus bangkit sampai dengan perang Gog dan Magog dimana ditutup oleh penghakiman akhir atas orang bedosa.

Bukan satu terjadi di masa lampau sebelum kejadian di taman Eden dan satunya nanti waktu Antikristus datang, tetapi bersamaan saat tirai Bait Suci di Yerusalem (Herodes) terbelah menjadi dua, jalan pengampunan itu dibukanan bagi manusia dan Iblis diusir karena “tempatnya” sudah tidak ada lagi. Sejak saat itu sampai hari ini dan sampai waktunya tiba Iblis dalam geramnya yang dasyat menyesatkan dunia.

si;ahkan anda baca lebih lanjut mengenai wahyu 12

Why 12: 13 Dan ketika naga itu sadar, bahwa ia telah dilemparkan di atas bumi, ia memburu perempuan yang melahirkan Anak laki-laki itu.

sadar ternyata sdh berada di bumi.
marah dan mengejar perempuan yang melahirkan Anak laki laki
siapa perempuan itu ??
siapa anak lakilaki yang di “lahirkan” oleh perempuan itu ??

14 Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

Siapa yang menolong perempuan dan memberikan dua sayap burung nasar, sehingga perempuan dapat terbang ke padang gurun.

padang gurun yang jauh dari mata si naga yang di usir dari surga itu dimana ??

kenapa pere mpuan itu dipelihara hanya satu masa dan dua masa dan setengah masa??
setelah itu perempuan dibawa kemana ??

15 Lalu ular itu menyemburkan dari mulutnya air, sebesar sungai, ke arah perempuan itu, supaya ia dihanyutkan sungai itu. 16 Tetapi bumi datang menolong perempuan itu. Ia membuka mulutnya, dan menelan sungai yang disemburkan naga itu dari mulutnya.

17 Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus.

siapa keturunan perempuan yang menjadi target dari si naga ??

apakah kejadian kejadian ini sudah terjadi ??

silahkan baca dengan teliti,
jangan hanya wahyu 12 : 7 saja tetapi seterusnya karena ayat tersebut tidak berdiri sendiri tetapi kisahnya berlanjut sampai ayat 17

salam

Gobloknya iblis, meski gemetaran ketakutan baru hanya mendengar nama Tuhan, tetap saja berupaya menggagalkan rencana Tuhan. Coba kalau bertobat dan taat pada Tuhan, pasti manusia yang menurut Krispus korbannya doang, tidak lagi menjadi obyek penderita, ya? Hehhehheee…

Mungkinkah IBLIS vs ALLAH?

mungkin,

tetapi tidak bakal menang.

dalam perang harmagedon, hanya dengan napas saja, mereka semua diklahkan dan dihukum

dalam perang gog dan magog, mereka semua di lemparkan dalam lautan api. . . . . . .

Kejadian 3:15, menuliskan tentang perempuan dan keturunannya (kata tunggal) yang meremukan kepala ular. Keturunan perempuan itu adalah Anak laki-laki dalam kitab Wahyu 12 diatas, dan Dia adalah Yesus, Putra Allah. Perempuan yang melahirkan disini bukan yang dimaksudkan adalah Maria, tetapi Israel (menggambarkan Hawa). Bangsa Israel dihadapan Allah bagaikan seorang isteri Allah (Hosea 2:17-19). Dengan 12 bintang adalah 12 suku isreal (keturunan bagaikan bintang-bintang dilangit). Salah satu dari suku Israel tersebut melahirkan seorang Anak dan sejak lahir Iblis telah hendak membunuhnya sehingga seluruh bayi pada masa itu di tempat Yesus lahir dibunuh oleh Iblis. Tetapi ternyata kemudian Wahyu 12:5, Anak tersebut dirampas dari neraka setelah hari ketiga untuk ditinggikan di tahta Allah, menjadi Raja diatas segala raja, Tuhan diatas segala tuan. Selanjutnya sejak Yesus menamatkan pekerjaanNya di bumi, Iblis sudah tidak memiliki hak lagi dan dia diusir dari Surga.

Bersambung ke ayat yang anda copas, Israel diburu oleh Iblis, dianiaya dan dibunuh sejak Krisrtus bangkit, melewati peristiwa besar dan kecil, mulai dari dibantai Khafifah Islam sampai jamannya Hitler, bangsa Israel diburu dan dibunuh. Karena lewat Israel maka Juruselamat itu terlahirkan bagi Dunia. Karena lewat Israel maka janji keselamatan itu datang dan digenapkan. Karena lewat Israel maka semua orang karena iman menjadi keturunan Abraham.

14 Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

Siapa yang menolong perempuan dan memberikan dua sayap burung nasar, sehingga perempuan dapat terbang ke padang gurun.

padang gurun yang jauh dari mata si naga yang di usir dari surga itu dimana ??

kenapa pere mpuan itu dipelihara hanya satu masa dan dua masa dan setengah masa??
setelah itu perempuan dibawa kemana ??

Itu adalah masa di dunia ini. Masa dimana sekarang bangsa Israel terpelihara dari rongrongan walau dihimpit oleh negara-negara yang memusuhinya dan siap setiap saat menghabisinya. Tetapi ada kekuatan yang melindungi dan menahannya.

15 Lalu ular itu menyemburkan dari mulutnya air, sebesar sungai, ke arah perempuan itu, supaya ia dihanyutkan sungai itu. 16 Tetapi bumi datang menolong perempuan itu. Ia membuka mulutnya, dan menelan sungai yang disemburkan naga itu dari mulutnya.

Israel memang diterjang peperangan dan didaulat untuk dimusnahkan dari muka bumi ini, tetapi semua serbuan tersebut telah ditelan oleh dunia sehingga seperit air bah yang jatuh kedalam jurang, mengancam Israel tetapi tidak mengenainya. Sebab seluruh negara didunia lewat PBB telah melindungi Israel jasmani tersebut.

17 Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian YESUS.

siapa keturunan perempuan yang menjadi target dari si naga ??

apakah kejadian kejadian ini sudah terjadi ??

Keturunan yang lain adalah bangsa-bangsa lain yang oleh karena iman kepada Kristus maka diperhitungkan Allah sebagai anak-anak Abraham yang berhak mendapatkan janji Allah kepada Israel. Kitalah keturunan yang lain itu.

Saat iblis tidak berhasil dengan Israel, maka diseluruh dunia umat Kristiani dianiaya bahkan sampai dibunuh, bertambah tahun bertambah parah dan semakin berani dan semakin terang-terangan sampai tiba saatnya Antikristus menyatakan dirinya.

Demikian pejelasan singkatnya. Silahkan menanyakan yang kurang jelas.