musik n film di dunia uda byk yg sesat..

music n film (TV/film bioskop) uda byk yg sesat…
repot jg ya…soalnya generasi kita uda terbiasa byak nnton tv, dengerin musik n nonton di bioskop…kl gatau perkembangan musik n film dibilang cupu…
emg ga smua…tapi kl coba google about illuminati byk bgt artis2 film ataupun musik dunia bergabung sma illuminati…
baru seminggu ini jd agak takut denger musik dunia n nnton tv…
emg jln menuju surga sempit tp jalan menuju neraka lebar…
gmn pendapat tmn2 di FK soal ini…
haruskah kita ga dengerin musik dunia…
g lg coba ga dengerin musik dunia walopun honestly susah

Waktu luang biasanya digunakan untuk nonton & musik, untuk menghindari pengaruhnya, coba cari kesibukan lain sehingga waktu luangnya menjadi semakin sedikit dan kesempatan nontonnya pun semakin sempit.

Tidak usah takut untuk ini. Saya sendiri enjoy mendengarkan musik duniawi, tapi tidak sampai merasuk sampai ke hati. Selain itu, coba di imbangkan dgn denger musik gereja, terutama instrumental, yg malah bisa merasuk dan menyentuh ke dalam hati.

Mendengar musik dunia bukan berarti menjadi serupa dng dunia,kecuali bila kt mendengar aliran keras yg bernuansa METAL yg hentakanya karas Sy rasa itu tak pantas untk di dengar krn menyangkut jiwa.Tapi jika musiknya aliran slow atau pop n rock sy rasa itu sah2 aja,asal liriknya tdk menghina suatu ajaran agama.
Salah satu contoh sy bisa melayani di Jemaat menggunakan alat musik, itu krn sy sering mendengarkan sumber2 musik apa aja yg enak di dngr,yg bs menambah wawasan dlm brmusik. Petik yg positifnya aja sis…
Salam

MUSIC:
Jujur aja saya malah jarang banget denger “music rohani masa kini”… kecuali di gereja kadang2.

Kalau untuk lagu2 pujian, lebih milih yang klasik, Handle, mozart, dll…
Kalau denger music masa kini, malah pilihnya yang sekuler aja, Sting, Muse, dll… lebih keren lah, music dan lyricnya superb! :slight_smile:

Btw pernah denger Christmas albumnya Sting…? bagus banget, dia menyanyikan lagu2 abad 15, 16 zaman2nya dinasti Tudor.
liat di http://www.youtube.com/watch?v=ojelXkBUpMo

Apa sih bedanya “music rohani” dan “musik sekuler”?
Yang saya tahu sih ada kesamaannya… sama-sama komersil :cheesy:

FILM:
Film2 sekuler bagus2, tentu saja kita harus pandai2 milihnya.
Dalam hal ini saya juga banyakan nonton film2 sekuler :slight_smile:

coba deh buka link dibawah:

kebetulan g suka bgt sma r&b, hiphop n nu metal…
cm katanya dalam lagu barat (hollywood music) ampir smua artis masuk illuminati
atau bs dibilang lagu mereka adalah satanic music…
they praise lucifer…

byk buktinya si di internet…
bahkan tanpa sadar byk back masking *mudah2han ga salah tulis :ashamed0004: atau pesan tersembunyi di dalam lagu…jd kl lagunya diputar dr blakang ke depan jd penghujatan kpd Tuhan Yesus atau penyembahan Lucifer…
kaya lagu jay-z…g lupa di situs apa n lagunya apa…tp isi backmasking nya “murder, murder Jesus” cm syg bgt g lupa save link video nya

dan kbyakan emg isi music hiphop n r&b isinya kbnyakan seputar sex n hujatan for ex: eminem and dll
pdhal ank2 jaman sekarang demennya dengerin eminem, rihana, lady gaga, beyonce, jay-z, kanye west dll…
yg menurut kabarnya mereka smua anggota illuminati…
coba baca di situs mureo.com itu ada bahasannya

cm mau info aja…supaya ank2 FK berhati2 memilih musik…
krn musik jaman skrg byk yg sesat…
Gbu all…

ni ada link lg…tlg kl sempet dibuka…coz bgs bgt…spy tmn2 FK bs lebih hati2 dlm mendengarkan musik…

http://mureo.com/news/video-pengakuan-artis-menjual-jiwa-kepada-setan.html

Freemanson maksudnya? Emang sih kalau Jay-Z dan Beyonce sudah terang2an mengaku anggota freemanson… rihanna rasanya juga… Klo Kanye West sepertinya dari lagu2 barunya (Power) terlihat image setan… hahha…

yang penting hati kita terlindungi Roh Kudus dan memilih lagu mana yang dimasukan pikiran (film juga) :slight_smile:

walah… “BACKWARD MASKING MUSIC” disinggung lagi…
Cerita lucu tahun 70-an kok masih diomongin di era dimana orang-orang sudah mulai membicarakan teknologi 5G :slight_smile:

Semua lagu di rekaman yg menggunakan pita, kalau diputer dengan pemutaran balik hasilnya akan sama, nggak peduli lagu gereja ataupun sekuler, suaranya jadi terdengar sedikit mengerikan. Tentunya pasti begitu, karena data positif dan negatif dari pita magnetik yang tadinya beraturan (kacau) menjadi tidak beraturan karena proses pembalikan tadi. Tetapi suara yang dihasilkan itu bukan musik setan (suaranya jadi kacau aja).

Memang ada metode “Backward Masking” dalam “lagu-lagu tertentu” yang disusupi “pesan-pesan tersembunyi” pada suatu lirik lagu dengan cara pemutaran balik arah dari kaset. Walaupun ada metode Backward Masking yang sengaja diciptakan ini pernah memuat “pesan-pesan setan” dalam recording. Backward Masking adalah sebuah metode saja, yang bukan berarti selalu sesat. Hanya memang dahulunya pernah ada diciptakan untuk tujuan tersebut.

Tidak semua lagu sekuler bakal punya “pesan tertentu” seperti itu. Tetapi, tidaklah tepat jika semua lagu yang diputar balik bersuara menjadi “music setan” karena semua lagu jika diputer dengan cara pemutaran balik hasilnya akan sama, menghasilkan suara kacau yang terkesan mengerikan.

Btw, emangnya di toko-toko music masih ada recording dijual dalam pita Gelondang (rel terbuka) 8mm/ 16mm?
Trus sekarang ini ada brapa banyak yang masih denger kaset (pita) ?

Kalaupun anda masih denger kaset, apakah Anda punya “tape player” yang punya feature muter kaset backward? Kecuali pitanya dikeluarin dari kasetnya trus dibalik, kalau gini sih namanya, kerjaan orang yang kurang kerjaan .

BTW, jangan SOK TAKUT (PHOBIA) denger lagu2 sekuler, saya lebih banyak denger lagu sekuler daripada yang rohani …… dengan lagu sekuler pun saya bisa menghargai seni sekaligus mengagumi Sang Pencipta yang menciptakan makhluk musisi seperti Beethoven, John Williams, Pat Metheny, Peter Cincotti, atau Sting, Muse, misalnya.

Lagu rohani selalu bagus? enggak juga tuh, kadang juga sering sebel, denger lagu rohani, yang kemudian saya temukan aransemennya, atau komposisi accordnya ‘ternyata menjiplak’ lagu dunia…

Seperti saya bilang tadi…

Apa sih bedanya “music rohani” dan “musik sekuler”?
Yang saya tahu sih ada kesamaannya… sama-sama komersil :cheesy:

musik atau film sih menurut gw fine" ajah. yang sesat itu orangnya, bukan film ato musiknya. gw pikir yah diambil saja yang baek dan buang yang jelek.

mnrt gw sih kl utk musik kita emang harus hati2…krn itu bisa tanpa sadar ke rekam di otak kita…

kl gak salah ada lagu yg cukup menghebohkan namanya gloomy sunday, bisa bikin org bunuh diri atau engga bunuh org, gw lupa…gak dianjurkan bagi yg gak kuat imannya…

dan gw pernah dapet seminar ttg musik di gereja
diceritakan lagu2 dunia…

hati2 dengan namanya marrlyn manson, dia ada lagu yg judulnya sangat rohani “JESUS friend of mind” tp kl kita liat video klipnya itu, dia lakukan gerakan spt jam gt dan itu fungsinya hipnotisme…

bahkan lagu we are the champion itu gak dbuat utk sebuah event olahraga tp sebuah kemenangan atas pengakuan kaum GAY

masih bnyk yg laennya…

yah bukan berarti kita jadi takut utk denger lagu sekuler…masa org puterin lagu sekuler di mobil atau di mall2, kita minta paksa matiin…haha

puji Tuhan, skrg bnyk pemusik2 rohani yg kreatif membuat lagu berbagai aliran musik…yah tp gw yakin ada yg ga setuju jg dengan hal ini…haha

kyk toby mac, hillsong, Israel Hougton, planershaker, Michael W. Smith, Chris Tomlin, Don Moen, True Worshippers, dll…so daripada denger lagu dunia mendingan kita denger lagu2 rohani SESUAI DENGAN SELERA MASING2… :slight_smile:

“Gloomy Sunday” itu cerita fiksi di film, memang diceritakan di film itu tokohnya itu bunuh diri.

btw, di era 80an dulu juga pernah dihebohkan lagu “Forever Young” yang “katanya” di persekutuan2 dulu itu ngajak anak2 muda untuk “die young” dan “katanya” bisa bikin anak2 muda banyak yg bunuh diri, tapi ya… akhirnya cuma “katanya” saja…

hmm gloomy sunday itu lagu deh bukan film…ini linknya

oh yah utk soal film dunia sih, gw lumbisa bilang STOP ntn krn gw pun masih suka ntn film bioskop kecuali sinetron indonesia…haha

era 80an itu era nya MTV yah??mnrt gw, MTV salah satu perusak generasi

ohya, gw pernah liat film ttg kaum hippie, gw lupa judulnya apa…bener2 menyedihkan bgt deh…itu era dmn anak2 muda amerika mulai rusak dengan namanya free sex, mariyuana, gay, dkk…

yg gw khawatirkan itu iklan deh…
bnyk iklan yg menampilkan suasana dugem, sptny scr gak langsung mengajarkan ke semua org khususnya anak2 kecil kl “dugem itu asik loh dan wajarlah buat anak2 muda jaman skrg”

Saya nggak bilang kalo “gloomy sunday” bukan lagu, tapi juga ada film-nya, dan di film fiksi itu diceritakan tokohnya “bunuh diri”, link filmnya sebenarnya sudah saya kasih di atas: http://www.imdb.com/title/tt0155722/

oo…hehe…maap gak ngeh saya… :smiley:

Memang banyak film dan musik yang menyesatkan. Di pilah2 aja mana yang baik dan mana yang tidak perlu untuk disimak. Saya jadi mikir : Sebenarnya dasar apa yang ditetapkan sehingga sebuah film/musik bisa di anggap sesat ? selama ini saya belum menemukan pedoman untuk menetapkan suatu lagu/film menjadi sesat.

Dulu, pernah lagu asereje dianggap sesat
michael jackson dianggap sesat
lady gaga dianggap sesat
bahkan lagu ‘baby’ justin bieber dianggap sesat setelah diputar terbalik.

Banyak yg pro/kontra tapi tetap penilaian sesat atau tidak balik ke hati nurani masing2…

Salam damai.

ya… saya sependapat,…
kalo dilihat2 lagi semua film bisa bisa sesat…

  1. ada pembunuhan… (darah tercecer cecer)
  2. vulgar (seksi2)
  3. umpatan
  4. hedonis. (mewah2)
    dll dll
    lama2 kita ndak nonton apa2^^
    memang saya setuju ke saudara milkyway… semua kembali lagi ke “kedewasaan dan hati nurani kita masing2”

mgkn kl lagu sesat itu bisa dilihat dari

  1. lirik…lady gaga dengan lagu alejandro,dll
  2. kehidupan penyanyi itu
  3. cover atau gaya penyanyi itu
    cth: di cover Jay Z, tangannya membentuk primida dan matanya persis di atas piramida itu yg identik dengan lambang freemason

itu sih yg bisa dikategorikan…mgkn yg lain bisa koreksi dan nambahin

Ah… jelas film idonesia gak ada yg bermutu…menurut penilian gw sih…temanya gak jauh2 amat dari jatuh cintrong melulu…yang membuat paling gw gak sk. artis sama aktornya sering bermonolog sendiri…emangnya gw ini apaan…?bukanya menyesatkan sih tapi mendidik yg sudah terdidik.
klo film barat rata pada suka…dibidang editing efeknya yang wew…juga kadang bingung sendiri sama jalan cerita…klo gak diplototin dari awl cerita susah nangkep alurnya.

klow musik jaman skrang cuman kotak doang yang ngfans…perjuangan…
klo musik…kurang setuju dibilang banyak menyesatkan…klo film hem… kenyataan. faktanya dilapangan…hem

benar…
contoh marylin manson…
atau slipknot…
atau lagu drengan judul blacksabbath

Sepertinya ada salah pengertian deh, di film “Gloomy Sunday” itu berceritera ttg seorang pianis yang sering melantunkan lagu “Gloomy Sunday” dan ini cerita fiksi saja.
Pada akhirnya si pianis itu bunuh diri, tapi sebenarnya bukan (hanya) karena lagu itu (kalau lagu itu dijadikan kambing hitam), tetapi karena memang dia stress, hidupnya kacau, banyak problem, termasuk problem kejiwaan.

Jadi yang “heboh” itu filmnya, dan film-nya itu film fiksi bukan kejadian nyata.

Lagu “Gloomy Sunday” yang di film “Gloomy Sunday” ini dinyanyikan oleh Sarah Brightman di Albumnya LA LUNA tahun 2000 … dan dulu si Sarah fine-fine aja nyanyiin lagu itu…

Jadi, sebuah lagu nggak bisa di"judgement" sepihak sebagai penyebab bunuh diri, orang kalau sampai bunuh diri itu dikarenakan problem yang kompleks.