Need help .. Info tentang Teori evolusi Bumi ..

buat smua yang tau/anak STT dong, bantuin teori evolusi bumi kupasannya seperti apa menurut alkitabiah dan pemikiran umum …

Memang ada kendala dimana?

yang pasti alkitab itu bukan buku ilmu pengetahuan tentang evolusi… jadi ga usah dihubung2kan… dan yang pasti semua itu TUHAN yang mencipatakan walaupun dengan berbagai cara… TUHAN berkuasa melakukan perubahan2 terhadap semua ciptaanNYA termasuk manusia…

aku dapat tugas buat nyari perbedaan evolusi bumi menurut pandangan umum dan yang sesuai Alkitab .
ga maksud mau hubung"in kok :slight_smile: buat pengetahuan aja sih

Saya bukan anak STT, tapi punya pandangan di sini. Boleh jawab gak yah? :smiley:

Oke

Secara umum tidak perlu dibahas menurut saya, sebab anggapan peneliti usia bumi milyaran tahun dan versi lain puluhan juta tahun saja dan akan muncul lagi kelak penelitian yang baru lainnya dengan metode baru atau disempurnakan.

Secara Alkitab, tidak secara jelas disebutkan tentang waktu dalam hitungan berdasarkan perputaran benda-benda langit (hari, bulan, tahun). Tetapi disebutkan waktu penciptaan bumi dalam Kejadian 1 yaitu 6 hari.

Tentang Alkitab, kita tahu Allah berbicara dengan perumpamaan dan kiasan, terutama tentang Perjanjian Lama, ditulis bukan untuk kita ambil sebagai kebenaran hurufiah atau lahiriah, tetapi perlu disingkapkan kata 2 Korintus 3:14, “Tetapi pikiran mereka telah menjadi tumpul, sebab sampai pada hari ini selubung itu masih tetap menyelubungi mereka, jika mereka membaca perjanjian lama itu tanpa disingkapkan, karena hanya Kristus saja yang dapat menyingkapkannya.”

Kejadian 1 tentang penciptaan, adalah naskah yang tidak dengan gampang ditangkap sebagai sebuah alur proses fisika dan kimia terjadinya semesta seperti apa tertulis, sebab Alkitab bukan buku sains yang didalamnya memuat penciptaan versi sains, tidak melainkan versi rohani. Untuk memahaminya kita harus menafsirkannya, dan penafsiran dilakukan hanya didalam Kristus, bukan diluar Kristus.

Misalkan tentang Kejadian 1:3-5

Berfirmanlah Allah: “Jadilah terang.” Lalu terang itu jadi. Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap. Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama. (Kejadian 1:3-5 TB)

Sering umat Allah terjebak dengan penafsiran diluar Kristus, sehingga mengkaitkan terang dengan benda-benda langit dan mencocokan dengan ilmu fisika, seakan sebuah misteri ilmu sains. Sebenarnya terang yang dimaksud adalah tentang terang dan gelap secara rohani. Karena itu disebutkan bahwa terang itu baik, tetapi tentang gelap Allah tidak menyatakan apa-apa, sebab gelap lahir dari terang (situasi dimana tidak ada terang). Benar salah, baik buruk adalah bagian dari terang itu. Karena itu Kejadian 4:7 menuliskan, “Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.” Seperti pernyataan jika kita menjauh dari terang (tidak berbuat baik), artinya kita mendekat kepada gelap (dosa mengintip didepan pintu), sebab gelap itu ada karena tidak adanya terang. Inilah cara menyingkapkan Perjanjian Lama didalam Kristus yang sebenarnya.

Tentang terang disebut siang dan gelap disebut malam, secara rohani, Yesus pernah menyatakan, “Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorangpun yang dapat bekerja.” Dan lagi disebutkan tentang siang, “Hari sudah jauh malam, telah hampir siang. Sebab itu marilah kita menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang! Marilah kita hidup dengan sopan, seperti pada siang hari, jangan dalam pesta pora dan kemabukan, jangan dalam percabulan dan hawa nafsu, jangan dalam perselisihan dan iri hati.” (Roma 13:12, 13 TB)

Hari pertama Allah menetapkan hukum tentang terang dan gelap, baik dan jahat.

Apakah artinya dunia tidak diciptakan dalam enam hari? Sekali lagi Alkitab bukan misteri sains, tetapi memuat rencana Allah yang berpusat pada Kristus. Terkadang penyampaiannya menggunakan apa yang terjadi disekitar kita. Termasuk juga tentang penciptaan, kata hari atau yom dalam teks Ibrani, bukan saja berarti hari tetapi juga masa atau waktu. Walau tidak mendetil dapat ditelaah secara sains, bisa jadi 6 hari adalah gambaran 6 fase terciptanya alam semesta, seperti yang digambarkan para ilmuwan.

Lihat sambungan dibawah

Lihat diatasnya

Kata “Jadilah petang dan jadilah pagi” sering dipakai sebagai acuan tafsir hari 24 jam waktu bumi mengelilingi porosnya sehingga dipakai sebagai kunci tafsir fisika tentang waktu penciptaan yom dimaksudkan adalah 24 jam. Sebenarnya istilah “tafsir” untuk ilmu fisika atau sains tidak ada, tetapi dipaksakan untuk menjawab tentang misteri fisika penciptaan semesta yang dirasa gereja merupakan tanggung jawabnya untuk menjelaskan waktu tepatnya penciptaan semesta ini.

Taburkanlah benihmu pagi-pagi hari, dan janganlah memberi istirahat kepada tanganmu pada petang hari, karena engkau tidak mengetahui apakah ini atau itu yang akan berhasil, atau kedua-duanya sama baik. (Pengkotbah 11:6)

Juga dalam Mazmur 104:22-23, dikatakan, “Apabila matahari terbit, berkumpullah semuanya dan berbaring di tempat perteduhannya; manusia pun keluarlah ke pekerjaannya, dan ke usahanya sampai petang.”

Manusia bekerja 6 hari dan hari ketujuh beristirahat, demikain juga bekerja pagi hari dan selesai saat perang, sebab dimalam hari tidak bekerja. Sama seperti Allah bekerja selama enam hari dan hari ketujuh berhenti bekerja, demikian juga Allah bekerja pada siang hari, sementara dari petang menuju pagi, Allah lewati waktu itu. Setiap hari penciptaan selalu sama, diawali pernyataan Allah menciptakan ini dan itu, kemudian Allah melewati petang sampai pagi dengan Firman “jadilah petang dan jadilah pagi”.

Jika kita memahami hal ini, maka kita tidak terjebak kedalam penafsiran Alkitab secara sains dan menganggap waktu yang di pass oleh Allah karena bukan waktunya bekerja, sebagai pembenaran hari 24 jam. Ingat disana disebutkan dari petang ke pagi itu hanya 12 jam atau separuh hari diwaktu malam. sedangkan waktu Ibrani, dari petang menuju senja, itu baru 24 jam atau satu hari.

Artinya Alkitab tidak menulis tentang penciptaan secara sains tetapi tentang penciptaan yang bersifat rohani berpusat pada Kristus dan ditafsirkan didalam Kristus.

Jika dikaitkan dengan terciptanya semesta menurut ilmuwan, maka Alkitab hanya dapat dibenarkan secara rohani, tidak secara sains berdasarkan pengertian teks-teks hurufiah.

Teori evolusi bumi itu adanya cuma dari science,
kalau dari Alkitab gak ada teori evolusi, yg ada tt penciptaan bumi
GBU

Evolusi bisa juga menjadi bagian dari proses penciptaan, walaupun saya gak mendukung teori evolusi.

GBU

Baca aja kitab kejadian kalau mau akitabiah sih ,

GBU

ikutan ah…

saya sih bukan anak STT, jadi ilmu theologia saya pasti juga tidak tinggi…
cuma saya mau sharing hasil kemampuan pemahaman saya aja… boleh ya…

  1. Saya setuju bahwa Alkitab BUKAN referensi scientific, atau BUKAN ensiklopedia, atau BUKAN dokumen sejarah, sehingga kalo kita INGIN MENGETAHUI bagaimana ASAL USUL BUMI dengan cara baca Alkitab, ya sudah JELAS SALAH ALAMAT… ehehe… Ibarat mau makan pisang goreng tapi pergi ke toko material… ehehe…

  2. Biar gak membingungkan, saya perjelas, mungkin yg dimaksud TS adalah TEORI ASAL USUL ALAM SEMESTA kali ya… bukannya TEORI EVOLUSI MANUSIA… soalnya beda kan ya?

  3. Dan whatever teori itu TIDAKLAH dalam posisi DIAMETRAL atau DIKOTOMIS atau KONTRADIKTIF dengan teks di alktiab, dan gak perlu di pertentangkan… karena keduanya memiliki TUJUAN yang berbeda…

a. Semampu sy pahami, Tujuan Kisah penciptaan Bumi di Alkitab adalah sebagai TITIK AWAL CIVILISATION yang bisa memberi gambaran tentang TITIK NOL dimulainya kehidupan manusia yang berbudaya (bukan yang primitif… ehehe… alias Pithecantropus erectus dkk…).
b. Tujuan penelitian ilmiah shg memunculkan teori big bang dll… adalah dalam rangka mencari kejadian sesungguhnya yang meyebabkan terbentuknya bumi & makhluk di dalamnya, yang tentu masih AMAAAT JAUUUHH dari kesimpulan akhir yang komprehensif.

cheers,