ngak tau harus berbuat gmn

salam sejahtera buat kita semua…
saya binggung dan saya harus gmn…
saya ada kenalan sama cew,dia umat kristiani saya suka sama dia krena dia hidup w kembali seperti dulu,ngak ada terbeban yg w rasa yg dulu,w merasa ceria…
tapi dia ini dah pnya ank 2 sktar umur 3 thun n 1 thun…
ank itu bukan hasil dari perkawinan dia,tapi dari kesalahan dia yg menutup mata dengan TUHAN…
apa kah saya salah mencintai sama wanita itu…
orang tua saya lom tau keadaan tu cew,tapi orang tua saya suka sama dia,krna dia hidup w skrng dah fine n membaik selama w kenal dia…
apa yg harus saya lakukan…
tolong kasih tau pendapat kalian ya frnd…
tq.
GBu.

@lover

Terdapat perbedaan yang sanga besar antara cinta dan tanggung jawab, antara berpcaran dan berumah-tangga.
Saat berpacaran, kotoran kambingpun serasa coklat, sementara setelah berumah tangga, coklatpun dikatakan kotoran kambing.

Terlalu ekstrim mungkin ya bro, he he he.

Tetapi intinya, sebelum seseorang memutuskan untuk membina hubungan yang serius, pertimbangkanlah masak masak. Karena pernikahan bukanlah antara dua pribadi, tetapi dua keluarga, karena kita hidup di negara timur, bukan barat. Keluarga ini masih bertambah lagi dengan segala rentetannya, mulai dari kakek nenek, paman-bibi, sepupu dan keponakan. Semua itu memiliki pikiran sendiri, memiliki mulut yang bisa digunakan sesuai keinginan mereka, dan kadang bicara tanpa memikirkan siapa yang mendengar, apa akibatnya bagi yang mendengar.

Pernikahan itu sendiri sudah terlalu banyak menyimpan masalah. Karena dua pribadi yang sebelumnya tidak saling kenal, tidak saling mengetahui latar belakangnya, tidak mengetahui apa yang disuka dan apa yang dibenci, tidak mengetahui bagaimana jalan pikirannya. Secara tiba tiba hidup bersatu dalam satu rumah dan seranjang pula, bukan untuk waktu yang singkat, tetapi sepanjang hidup di dunia ini. Bayangkan itu.

Karenanya, untuk mengurangi beban yang akan dihadapi kelak setelah berumah tangga, orang dulu selalu menekankan pada bibit, bebet, bobot. Mungkin tidak relevan algi sekarang? Tetapi tetap ada nilai-nilai baik yang wajib kita perhatikan.

Paling tidak, cobalah sesuai dan sepadan dalam hal hal berikut ini, atau sebanyak mungkin sesuai :

  1. Agama
  2. Pendidikan
  3. Usia (jangan terpaut jauh)
  4. Strata sosial (sangat berhubungan dengan masalah keuangan kelak)
  5. Kegemaran
  6. Suku/etnis (karena faktor pernikahan antar keluarga di atas itu)
  7. Penampilan (walau tidak penting, tetapi berhubungan dengan keharmonisan dan kecemburuan kelak)
    dll

Semakin banyak persamaan, semakin mudah mengatasi masalah yang PASTI menghadang dalam pernikahan kelak.

Jadi, dengan pertimbangan yang matang itu, anda boleh memikirkan ulang, bagaimana anda sebagai seorang pria lajang, tiba tiba memiliki istri dengan dua anak? Bagaimana ucapan orang orang? Bagaimana kata ortu dan sanak keluarga? Bagaimana dengan pemenuhan kebutuhan hidup kelak? Bagaimana kesiapan anda mendidik anak yang tiba tiba hadir? Bagaimana jika anda kelak lebih mencintai anak anak anda sendiri? Bagaimana kalau istri merasa cinta anda berbeda kepada anak anda dan anak tiri anda?

Pertimbangkan itu semua, bawalah dalam doa, mohon Tuhan memberi petunjuk kepada anda, bro. Jika anda siap, go-on, jika anda tidak siap, rehatlah sejenak, jangan terlalu terbuai cinta, karena cinta eros usianya sigkat saja.

Syalom

trus salahnya dimana…??^^

..saya ada kenalan sama cew,dia umat kristiani saya suka sama dia krena dia hidup w kembali seperti dulu,ngak ada terbeban yg w rasa yg dulu,w merasa ceria..

Mohon tanya, bro ini masih perjaka atau sudah pernah menikah? Kalau sudah menikah, apakah bercerai atau ditinggalkan istri selamanya (meninggal)?

Salam

@bruce:tq kata" nya bruce,kata" itu bisa buat saya pertimbangkan kembali apa yg saya harus lakukan ke dpn nya… :happy0062:

@ibmagi:dari kata" saya ngak ngerti mksd nya bro… :mad0261:

@budiman777:di bilang perjaka si ngak :D,tapi saya lom pernah nikah sama sekali…

bro kan bertanya apakah salah mencintai wanita itu… dan bro menjawab sendiri bahwa dengan dia, bro menjadi lebih baik dan lebih bahagia… lalu saya tanya salahnya dimana…??? sebab bro sendiri sudah menjawab pertanyaan itu…

apa yg harus saya lakukan...... tolong kasih tau pendapat kalian ya frnd...

Pendapat saya, harap pertimbangkan baik-baik keputusan bro itu , sebab menikah hanya satu kali dalam seumur hidup sampai maut memisahkan. Benar sekarang wanita itu sedang menyenangkan, membahagiakan, menambah gairah hidup dsb tetapi dalam kondisi lain kelak bisa saja berubah 180 derajat apa bro sudah siap?

Kalau bro istilahnya “cinta mati” sama wanita itu, tentu bro tidak bertanya di forum ini ya toh? Dan jika posisi anda dalam dilema ya lebih baik menjadikan wanita itu sebagai teman/sahabat dan menjaga jarak dengan nya. Sebab yang kasihan wanita itu, barangkali dia menaruh harapan pada bro untuk dinikahi, sementara bro tidak punya keyakinan yang kokoh (masih ragu). Secara kenyataan wanita itu dalam posisi yang lemah, pertama masa lalunya suram (tidak pernah menikah tapi anaknya sudah dua), kedua, diliputi ketakutan dan butuh perlindungan baginya dan bagi ke dua anaknya dsb. Oleh sebab itu berlama-lama “menggantung” statusnya tidak baik. Jadi keputusan yang cepat dan tepat harus anda ambil, supaya jikapun anda tidak menerima, masih dapat baginya mencari pasangan hidup yang sepadan dan seimbang dan mau menerima dia apa adanya…

Salam

ini salah satu contoh yang perlu di curigai, ;D :char11:

@ibmagi:i see mksd nya…

@budiman777:tq saran nya bro,bisa w trma…

@dianatrie:kok di curigai,lah emank bener,buat apa munafik toh w ngak slama nya bener dlm jalanin ni hidup… ;D :tongue:

mantap bro loverr… yang penting kedepannya bagaimana yaa… ^^
Sekarang mulai pikirkan segala kemungkinan dan konsekuensinya… walau bagaimana pun keluarga harus mengetahui… dan bro harus bisa menyayangi anak2 itu walaupun bukan anak sendiri… hanya harus diingat… anak2 walau bagaimanapaun dan dengan cara apapun yang lahir ke dunia… itu bukan salah mereka… mereka tidak bersalah… juga harap diingat bahwa anak2 merupakan titipan dari TUHAN… jadi harus diingat tanggung jawab terhadap anak sama dengan tanggung jawab terhadap TUHAN…

Semoga bermanfaat yaaa…
TUHAN YESUS memberkati…

ya,ya,
Pembelaan bisa di terima, :smiley:

Penasaran, te es umur berapa? :slight_smile:

@ibmagi : thank’s saran nya bro,bisa saya trma dan renungkan kembali…

@dianatrie : :afro: :afro: ;D ;D

@fairytale: umur w baru 26 dia masuk 28 :slight_smile:

Ooooouuuw baru 26; cowok sih kalau baru 26 santai aja pelan" dl…

“Sayang” banget umur 26 dapet “janda” anak dua :o emang te es kerjaannya apa skrg? Kalau udah menikah mau tinggal dimana? Apa si janda ini kerja juga?

Biayain 2 anak itu gak murah lho te es :smiley: apalagi mereka blm masuk sekolah to? Yakinnn, si janda ini mau sama te es karena cinta bkn karena biar te es menanggung hidup dia dan anak"nya itu??

Hayo, dipikir lagi ya te es…

Iya,coba dech dipikir pake logika,
jangan cm pake cinta z…
:happy0025:

@fairy:tq saran nya…
dah aq pikir" kok permasalahan ini gmn jalan terbaik nya…
toh tu smua dah aq serahkan ke TUHAN YESUS dan terus berDOA meminta jalan terbaik buat aq…
ngomong ngomong arti “te es” apaan ya??? :smiley:

@dianatre:tq" dah aq pikir matang" kok…

TQ aLL berkat FK ini w sering dpt solusi dan saran yg baik menurut ajaran yg ada di alkitab…
:happy0062: :happy0158: :happy0062: :happy0158:

Te es : thread starter = yang bikin trit = Anda :slight_smile: