NON DEBATE-- Christianity dan Kabbalah

Christianity dan Kabbalah

Kabbalah (receiving) adalah ajaran kuno Yahudi sebagai interprestasi mistis dari Bible (PL). Kabbalah berisi set ajaran (esoteric) yg di maksudkan untuk menjelaskan secara mistis hubungan antara Ein Sof (God) dan ciptaanNya. Ajaran ini merupakan integral part dari Judaism yg secara umum di anut di kalangan Yahudi sebelum pada masa Yesus hingga saat ini.

Paulus sendiri sebagai pemuka Yahudi di yakini sebagai Kabbalist yang vocal, yang dalam surat-suratnya banyak bernuansa Kabbalah, begitu juga Yesuspun di masa itu secara tidak langsung dapat di pastikan memiliki pengetahuan Kabbalah, antara lain terlihat pada percakapanNya dengan Nikodemus (John 3:5-10) ataupun dari perkataan-perkataan mistis lainnya.

Di samping itu kitab Wahyu juga sangat bernuansa Kabbalah, yang bercirikan mistis dan misterius, sehingga kadang sulit di pahami dengan nalar rasional. Theolog yang tidak mengenal Kabbalah akan cenderung memaksakan pengertian bible secara rasional/manusiawi dan mengambang/mengada-ada, sehingga hasilnya akan berbeda-beda antara pemikiran yang satu dengan yang lainnya. Itu karena mereka tidak memiliki akar/root yang benar dalam memahami Alkitab.

Paulus dan Kabbalah, tentang Adam

Dalam kitab Zohar (literature kabbalah) di kenal istilah/sebutan “Adam Qadmon”, yg berarti “High Man, the Heavenly Adam, First Adam” yg adalah “Form” manusia dalam gambaran dari segala yg ada di atas (sorga) dan di bawah (bumi).

Adam Qadmon merupakan “struktur/template/design” umat manusia yang di jadikan/eksis sebagai refleksi dari GOD sebelum penciptaan manusia secara fisik terjadi . Dia adalah bagian dari GOD, Dialah yang menciptakan Adam dalam “Image”Nya sendiri. Dia itu bukanlah GOD, tapi refleksi cahaya dari GOD (God’s Garment of Light/image of God)

1Co 15:45 And so it is written, The first man Adam was made a living soul; the last Adam was made a quickening spirit.

1Co 15:47 The first man is of the earth, earthy: the second man is the Lord from heaven.

Menjadi jelas kenapa Paulus harus menggunakan term “First/Last Adam" dalam ayat di atas. Jelas itu bukan ide original/spontan dari Paulus, tapi merupakan “Kabbalah wisdom” yang merupakan latar belakang dari Paulus.

Paulus menggunakan term “the First/Last” adalah dari sisi waktu eksistensinya (Adam) di bumi (1st=earthy, 2nd= heavenly), sedang kabbalah menyatakan dari sisi waktu eksistensi yg sesungguhnya (1st= heavenly, 2nd= earthy).

Dari uraian diatas maka dapat di tangkap gambaran tentang siapa/apa sesungguhnya Kristus :

Dia adalah cahaya Allah, Image/gambar Allah yang tidak kelihatan (Col 1:15), “Refleksi” dari Allah yang tercipta sebagai pattern/template/design dalam menciptakan manusia.

Jika di umpamakan God itu matahari, maka Kristus adalah sinarnya. Matahari tanpa sinar bukanlah di sebut matahari, begitu juga sinar tidak bisa “bersinar” dengan sendirinya. Kristus exist adalah untuk kepentingan penciptaan.

Yohanes 1:3, TB. “Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada sesuatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.

Segala sesuatu dijadikan oleh “Kristus/Adam Qadmon/Heavenly Adam/ Mesias, yang bukan lain adalah gambar Allah itu sendiri.

Rom 8:29 Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.

Dari semula memang manusia telah di tentukan (di putuskan oleh Allah) untuk di jadikan segambar dengan “template/pattern/design” yg sudah di jadikan/disiapkan sebelumnya.

BERSAMBUNG

Efesus 1:4, TB. “Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.”

Sekali lagi Paulus mengatakan hal yang sama dengan Rom 8:29 di atas, yaitu bahwa sebelum dunia di jadikan (sebelum Gen 1:1), Allah telah memilih/memutuskan untuk menjadikan Adam/First Man dalam Kristus/gambar Allah. Ketika menciptakan binatang, Allah tidak menciptakannya segambar denganNya, hanya ketika mencipta manusia Dia menciptakan dalam gambarNya.

Dalam Kabbalah, Adam Qadmon sering di hubungkan dengan “pre-existing Soul of Messiah” yang merupakan wujud nyata dari eksistensi Kabbalah.

Lalu bagaimana nasib Adam (earthy), sebagaimana di katakan Paulus dalam Roma 5:14, Adam adalah gambar/figure/pattern Dia yang akan datang (Yesus Kristus), jika gambar itu di biarkan rusak (corrupt) dan binasa, maka begitu juga dengan nasib segala yang di hasilkan dari pattern tsb. Jadi adalah sangat mungkin jika Adam (gambar kristus) di restore dari akibat pelanggarannya, sehingga umat manusia menjadi di pulihkan kembali dari akibat dosa. Bagaimana memulihkannya? Tidak lain adalah dengan cara menjalani tuntutan/hukuman atas dosa itu sendiri, yaitu “MATI” dan menerima kutuk di kayu salib!( Gal 3:13)

Salam

Sungguh ulasan yang sangat bagus.

Shalom.

Saudara Simonsez.

Menarik juga. Namun tanpa maksud ingin berdebat, ada yang ingin saya tanyakan: Bagaimana mungkin Paulus mengadopsi pemikiran Zohar, jika Zohar baru ditulis sekitar abad 2 M?

Dan jika boleh memberi saran, kita hendaknya berhati-hati dalam mengaitkan Kabala dengan Kekristenan karena, seperti diketahui oleh mereka yang mempelajari sejarah Kabala, Kabala memiliki asal usul yang meragukan.

Terima kasih.

Zorah adalah sekumpulan tulisan yg merupakan komentari mistikal dari Pentateuch(five book of Moses). Mungkin saja itu baru di tulis sekitar abad 2, namun ini sudah merupakan “oral teaching” di kalangan yahudi sejak jauh sebelum Yesus lahir.

HISTORY

According to the ancient kabbalists, the Light of the Zohar has existed forever, albeit not in its present form as a book. Adam possessed the Zohar, as did the Patriarchs of the Bible. At Mount Sinai, Moses received the Bible as well as the secrets of the Bible—the Zohar, which is the “decoder” of the Bible. The Zohar was originally passed on as oral wisdom from one generation to the next, and it was not written down until the 2nd century C.E. when Rav Shimon bar Yochai was granted Divine permission to share its ancient secrets in written form. The Zohar was originally composed in Aramaic, a language once widely spoken in the ancient world but now largely forgotten. It was first written down approximately 2000 years ago, although the exact date is uncertain. But more than being written, the Zohar was revealed.

Ada yg bilang Kabbalah bertentangan dengan alkitab, tapi ada pula rabbi yahudi yg menjadi percaya bahwa Yesus adalah mesias karena menekuni kabbalah. Jadi semua tergantung bagaimana kita memandangnya.

Kabbalah memang sangat sulit untuk di pelajari, terutama bagi non yahudi, mungkin orang sekali mencoba langsung kabur…
Saya sendiri baru “memaksa diri” untuk mempelajarinya, itulah makanya saya tulis NON DEBAT, karena saya masih sangat pemula dalam hal ini.

Salam

Bro, ikutan ya?

Kalau menurut istilah saya, Adam Qadmon yang merupakan “struktur/template/design” manusia ini adalah “BLUEPRINT”-nya Manusia. :smiley:

Sesuai dengan kodrat-Nya Kristus, yaitu sebagai “BLUEPRINT”-nya Manusia, maka Ia tidak mungkin berasal dari Firman –yang adalah ALLAH; Yang oleh Firman-Nya itu langit dan bumi dengan segala isinya diciptakan–. Sebab, jika sekiranya KRISTUS berasal dari Firman –yang adalah ALLAH– yang kemudian berinkarnasi menjadi Manusia, maka Ia tidak akan mengatakan ini:

Yoh. 12:49 Sebab Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku untuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan.

Jadi yang benar –menurut pengertian saya– adalah bahwa oleh karena “BLUEPRINT” dan untuk “BLUEPRINT” itulah kemudian ALLAH menciptakan segala sesuatu.

Itulah pengenalan saya tentang Bapa dan Anak.

Salam,

Kabbalah BUKAN agama… Kabbalah adalah suatu aliran yg study tentang the way, the path, the understanding… cara untuk menafsirkan dunia sekitar dan tujuannya yaitu kesatuan dengan kekuatan ilahi.

Kabbalah technically mengajarkan “hidden” knowledge… asosiasinya ke arah mistis, magis.
Agak serem lho… kalo belajar Kabbalah tanpa guru.

Maksudnya tidak mungkin berasal dari firman gmn bro?

Dalam berhubungan dengan “creation world(Beriya)” yg limited (dlm ruang dan waktu), Bapa yg adalah “Supernal Light/yg tidak berakhir/infinite/Ein Sof” dan “yang paling tersembunyi dari yang segala yang tersembunyi”, harus melalui suatu “layer” yang tidak lain adalah "image"Nya . Jadi memang segala yg tergambar dlm “image” itu berasal dari Bapa dan merupakan wujud dari Bapa yg tidak kelihatan (Col 1:15).

Mungkin bisa saya analogikan sbb (analogi terbatas):

Kalau “supernal light” itu adalah proyektor film yg merupakan sumber cahaya, maka slide (film) adalah berisi “kehendak yg tergambar” dari si empunya sumber cahaya. Jadi yg kita lihat dalam kristus adalah gambar yg muncul karena slide yg tersinari cahaya. Namun ternyata “slide/film” ini sepertinya menjadi “person” tersendiri, tapi tetap selaras dengan sumbernya.

Kalau di katakan “Aku berkata2 bukan dari diriku sendiri” sepertinya itu bukan berarti di dikte, tapi lebih ke pengertian “se-ia-se-kata”. Begitu juga pengertian “mengutus”, sepertinya lebih berarti “penyaluran kehendakNya”.

Jadi selama kita berpikir hubungan Kristus dan Bapa seperti hubungan “manusiawi” anak bapak, maka akan sulit untuk memahami kesatuan Bapa dan anakNya(imageNya). Di situlah kabbalah memandang sesuatu yang non-being sebagai sesuatu yang non-being juga/melihat yg mistis secara mistis.

Salam

Benar, kabbalah bukan agama, begitu juga seharusnya kristen. Sampai saat ini saya belum menemui unsur2 magic (mungkin belom aja). Lagi pula ada juga beberapa aliran dalam kabbalah, mungkin aliran yg lain kali.
Boro2 guru, nyari literatur indonesia aja ga ada…

Banyak pengertian baru yg saya dapat, tapi belum berani nulis disini…nanti mungkin…(masih samar2)

Salam

Sebenarnya, bukan hanya ayat Yoh.12:49 saja yang menyatakan Anak bukan inkarnasi Bapa, sekalipun kesan pengertian ayat di Yoh.12:49 itu sangat dipaksakan oleh sodara. Banyak sekali ayat yang menyatakan demikian –yang tentunya bukan seperti hubungan “manusiawi” anak-bapa–

Salam,

apakah SANG PENCIPTA membutuhkan blueprint untuk menciptakan manusia ??

pikir pikir pikir,

terlalu merendahkan KEMAHAKUASAAN ALLAH

Menurut sodara, dengan cara yang bagaimana ALLAH ketika “menciptakan” manusia?
Apakah tanpa rencana dan maksud dalam merancangkan manusia? :coolsmiley:

Salam,

dengan perkataanNYA, jadi sesuai apa yang diinginkan.

apalagi manusia, gak perlu blueprint seperti kamu mau bangun rumah aja. . .

g ada konsep blueprint ALLAH dalam penciptaan manusia.

hanya pikiran kamu yang terbatas, yang mengatakan demikian.

jalan kamu bukan jalan ALLAH
pikiran kamu bukan pikiran ALLAH,

Mazmur Daud :
Mzm 139 : 17 ¶ Dan bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu, ya Allah! Betapa besar jumlahnya!

Tidak ada yg bicara inkarnasi, ataupun siapa inkarnasi dari siapa. Uraian saya di atas TIDAK mengatakan bahwa Kristus=Bapa, atau Adam Kadmon=Ein Sof, Tapi Kristus adalah “image” Bapa, yg berfungsi sebagai “layer yg hidup” dari Bapa dalam penciptaan ataupun dlm berhubungan dgn ciptaanNya.

Image di sini sepertinya bukan dalam arti “gambar/bentuk/lukisan”, tapi lebih dekat ke term image yg di gunakan dalam istilah komputer sbg “Disk image”, “containing the complete contents and structure representing a data.”==>fullness.

Dan seperti yang saya katakan di atas, bahwa Bapa dan imageNya adlah “se-Ia se-kata”. Jadi bukan Bapa yg langsung “berkata-kata”, tapi bukan pula Bapa mendiktekan “perkataanNya”. Bapa tetaplah Bapa, “yang paling tersembunyi di antara yang segala yang tersembunyi”, tetap di luar batasan2 alam semesta kita.

Salam

Baiklah kalau begitu bro…
Kiranya pengertian yang seperti itu dapat sodara pertahankan –dan kalau bisa– sekaligus sodara ajarkan kepada yang lain.

Salam,

Kabbalah tidak membahas Yesus, in fact most of yahudi tidak mengakui yesus sebagai mesias yg di tunggu2 mereka (tapi ada juga yg percaya). Kabbalah bersumber dari torah (mistical interpretation), bukan Injil.

Terus terang saya tidak sekali2 berani berkata2 mewakili kabbalah, hanya baru mulai sedikit belajar. :ashamed0002:

Tentang Matius 24:36, sebenarnya itu sudah jelas, karena milik kristus adalah “sebatas” yg di berikan Bapa kepadaNya. Jadi jika “sumbernya” belum mengeluarkan keputusan tentang hari kiamat, maka Yesus-pun, yang adalah “image” Bapa, juga tidak tahu tentang hal itu.

IMO : Tentang hari kiamat itu belum di tentukan, hanya Bapa yang tahu, karena hanya Dia yg berkuasa untuk itu.

Tentang Matius 26:39, Markus 5:30 , apa yg di tanyakan ya?

Salam

70 GODS FOR 70 NATIONS

Dalam Kabbalah di katakan bahwa ada 70 allah untuk 70 bangsa, yang masing2 allah di tugaskan untuk menjadi penguasa dari satu bangsa. Allah-allah ini sering di sebut sbg. “the son of god”/malaikat. Dalam Alkitab di katakan juga bahwa ada allah-allah lain di samping “Allah yang Maha Tinggi”.

Mzm 82:1 “Allah berdiri dalam sidang ilahi, di antara para allah Ia menghakimi:”

Namun bangsa israel di katakan berada langsung di bawah “The Most High God” (YHWH), bukan allah lainnya :

"YHWH is our ELOHIM, YHWH is one" (Dt 6:4).

Dalam Injil di katakan bahwa misi YESUS pertama adalah hanya kepada “domba2 yg hilang” dari umat Israel :

[b][u][i]Mat 15:24[/i][/u], Jawab YESUS: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel."[/b]

Ini sesuai dengan pernyataan di atas bahwa Israel berada di bawah “The Most High God” .
Dan ini sepertinya bisa menjelaskan perkataan keras dari YESUS kepada perempuan Kanaan dalam
Mrk 7:27,

Lalu YESUS berkata kepadanya: "Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang [b]disediakan bagi anak-anak[/b] dan melemparkannya[b] kepada anjing[/b].
"

dan juga pesanNya kepada murid2Nya dalam :

[b][i]Mat 10:5[/i][/b] Kedua belas murid itu diutus oleh YESUS dan Ia berpesan kepada mereka: "Janganlah kamu [b]menyimpang ke jalan bangsa lain[/b] atau[b] masuk ke dalam kota orang Samaria[/b], melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel."

Terlihat bahwa YESUS menahan diri untuk tidak menyalahi/berbenturan dengan “daerah kekuasaan” dari allah yang lain, sebelum waktuNya tiba.

Dan kalau kita melihat dalam perumpamaan kebun anggur (Mat 21:33), yang sebenarnya mengatakan sesuatu yang tersembunyi sejak semula, bahwa dunia ini “di sewakan” kepada para penggarap" kebun anggur".

"Dengarkanlah suatu perumpamaan yang lain. Adalah seorang tuan tanah membuka kebun anggur dan menanam pagar sekelilingnya. Ia menggali lobang tempat memeras anggur dan mendirikan menara jaga di dalam kebun itu. Kemudian ia [b]menyewakan kebun itu kepada penggarap-penggarap[/b] lalu berangkat ke negeri lain.” (Mat 21:33_TB)

Ingat bahwa dengan perumpamaan akan di katakan rahasia tersembunyi sejak dunia di jadikan (Mazmur 78:2), jadi jika perumpamaan2 hanya di artikan sebagai pesan moral saja, maka itu sebenarnya bukan arti tersembunyi yg di maksudkan.

PENGERTIAN APA YANG BISA KITA PETIK DARI URAIAN DI ATAS?

  • Allah yg kita sembah adlah Allah Israel (YHWH), bukan allah yg lain.
  • Kita sangat bersyukur karena YHWH berkehendak untuk mengikutsertakan kita sbg non-Yahudi untuk turut serta dalam KerajaanNya", kita yang tadinya bukan “anak2Nya”, telah di angkat menjadi anak2Nya dalam KRISTUS.

Pertanyaan yang tersisa : “APAKAH NON-Kristen MENYEMBAH ALLAH YANG BENAR (THE MOST HIGH GOD)?”

“Biarpun segala bangsa berjalan masing-masing demi nama allahnya, tetapi kita akan berjalan demi nama TUHAN Allah kita untuk selamanya dan seterusnya.” Mikha 4:5, TB.

Salam

Yup betul, bro… tapi mereka semua bawahan Allah… Bala Tentara Allah.
(Yes 45:12) Akulah yang menjadikan bumi dan yang menciptakan manusia di atasnya; tangan-Kulah yang membentangkan langit, dan Akulah yang memberi perintah kepada seluruh tentaranya.
(Ul 17:3) dan yang pergi beribadah kepada allah lain dan sujud menyembah kepadanya, atau kepada matahari atau bulan atau segenap tentara langit, hal yang telah Kularang itu;

[u][i]Mzm 82:1[/i][/u] “Allah berdiri dalam sidang ilahi, di antara[b] para allah[/b] Ia menghakimi:”

Mzr 82 kalimat kiasan… refer to manusia yg pegang otoritas hakim, raja, penguasa… bukan artinya dewa dewi.

Dalam Injil di katakan bahwa misi YESUS pertama adalah hanya kepada "domba2 yg hilang" dari umat Israel : Terlihat bahwa YESUS menahan diri untuk tidak menyalahi/berbenturan dengan "daerah kekuasaan" dari allah yang lain, sebelum waktuNya tiba.

Misi Tuhan Yesus pertama adalah menyelamatkan bangsa Israel, sebab kepada nenek moyang Israel… Allah mengadakan perjanjian… lalu misi keduanya yaitu: Keselamatan datang dari bangsa Yahudi… yg mewartakan Injil kepada segala bangsa. (12 apostle)
Bukan artinya Tuhan Yesus tidak mau berbenturan dgn “daerah kekuasaan” dewa lain…
Jika memang Yesus “tidak mau berbenturan”, otomatis tidak akan disuruh muridnya mengajarkan Injil kepada segala bangsa.

Ini sesuai dengan pernyataan di atas bahwa Israel berada di bawah "The Most High God" . Dan ini sepertinya bisa menjelaskan perkataan keras dari YESUS kepada perempuan Kanaan dalam Mrk 7:27,
Panggilan "anak anjing" kepada perempuan Kanaan, sebab memang istiadat Yahudi saat itu memanggil goyim(gentile penyembah berhala) sebagai anjing... itu Yesus sedang mengetest iman si perempuan kanaan kok.
Dan kalau kita melihat dalam perumpamaan kebun anggur (Mat 21:33), yang sebenarnya mengatakan sesuatu yang tersembunyi sejak semula, bahwa dunia ini[b] "di sewakan" kepada para penggarap" [/b]kebun anggur".
"Menyewakan kebun anggur" bisa ditafsirkan dua macam: 1. Tubuh, jasmani, jiwa, harta kita seluruhnya milik Allah.. kita hanya dipinjami untuk ditest gimana menjaga mentaati perintah2 Allah. 2. Berkat yg dahulu dijanjikan bangsa Israel, disewakan pada bangsa lain yg akan menghasilkan buah bagi kemuliaan Allah. Ga ada hubungannya dgn dewa dewi menurutku...

Klo mnrt kabbalah, ada 70 allah gimana ya bro ?
allah2 itu setara kekuatannya dgn Allah Israel ?
lalu perang2an gitu ?

:smiley: @simon ternyata disini ya… ikutan juga boleh kan :azn:
Masalah 70 Roh TUHAN, menurut saya itu adalah bagian dari 7 Roh TUHAN yang tidak lain adalah ROH KUDUS dan 7 Roh TUHAN ini adalah bagian dari Roh TUHAN yang ESA yang adalah ANAK dari TUHAN yang ROH,

:slight_smile: Yesaya 11 : 1-2

  1. Roh TUHAN
  2. Roh Hikmat
  3. Roh Pengertian
  4. Roh Nasihat
  5. Roh Keperkasaan
  6. Roh Pengenalan akan TUHAN
  7. Roh Takut akan TUHAN

Juga kita ingat suatu peristiwa di PL yaitu saat Roh TUHAN turun keatas 70 orang tua-tua selain Musa :happy0062:

Syalom

Sidang ilahi bukanlah sidang antara The Most High God dgn manusia/raja, tapi antara The Most High God dengan gods. Sebenarnya mudah untuk memahami bahwa memang ada allah2 lain di bawah The Most High God, mereka itu tidak lain adalah anak2 Allah yg memberontak, yg kemudian di kenal dengan sebutan “SETAN”.

Kata "SETAN’ sendiri berasak dari Hebrew, SATAN, yg artinya adalah “lawan”.

The son of god muncul berkali2 dlm PL, dan sepertinya tidak bisa di artikan sebagai sosok manusia.

Misi Tuhan YESUS pertama adalah menyelamatkan bangsa Israel, sebab kepada nenek moyang Israel.. Allah mengadakan perjanjian... lalu misi keduanya yaitu: Keselamatan datang dari bangsa Yahudi... yg mewartakan Injil kepada segala bangsa. (12 apostle) Bukan artinya Tuhan YESUS tidak mau berbenturan dgn "daerah kekuasaan" dewa lain... Jika memang YESUS "tidak mau berbenturan", otomatis tidak akan disuruh muridnya mengajarkan Injil kepada segala bangsa. Panggilan "anak anjing" kepada perempuan Kanaan, sebab memang istiadat Yahudi saat itu memanggil goyim(gentile penyembah berhala) sebagai anjing... itu YESUS sedang mengetest iman si perempuan kanaan kok.

Mr 7:27 Lalu Yesus berkata kepadanya: “Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.”

Menurut saya kok terlalu naif mengatakan bahwa Yesus sedang “ngetest” perempuan itu, toh Yesus tidak pernah mengetest yang lainnya sebelum Dia menyembuhkannya. Mr 7:27 di atas menjelaskan siapa itu anak-anak, dan siapa itu yg di sebut anjing.

"Menyewakan kebun anggur" bisa ditafsirkan dua macam: 1. Tubuh, jasmani, jiwa, harta kita seluruhnya milik Allah.. kita hanya dipinjami untuk ditest gimana menjaga mentaati perintah2 Allah. 2. Berkat yg dahulu dijanjikan bangsa Israel, disewakan pada bangsa lain yg akan menghasilkan buah bagi kemuliaan Allah. Ga ada hubungannya dgn dewa dewi menurutku...

Itulah penjelasan yg saya dapat dlm theology kristen, yang sayangnya tidak dapat memuaskan rasa keingintahuan saya.

Jelas individu manusia bukanlah kebun anggur yg di maksudkan, individu manusia adalah ranting dari pohon anggur. Manusia bukanlah yg di maksud sebagai penggarap2 itu, sebab manusia adalah ranting2 pohon anggur. Bagaimana bisa ranting pohon di sebut juga sebagai penggarap kebun?

Dan Allah Bapa tidak pernah “menge-test” manusia.

Jas 1:13 Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: “Pencobaan ini datang dari Allah!” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun.

Klo mnrt kabbalah, ada 70 allah gimana ya bro ? allah2 itu setara kekuatannya dgn Allah Israel ? lalu perang2an gitu ?

allah2 itu tidak lain adalah anak2 Allah, tidak tahu apakah sebagian ataukah semuanya menjadi SATAN/LAWAN dari The Most High God.

Salam