NUBUAT TANDA (KEAJAIBAN) YUNUS

Matius mengisahkan dalam injil yang dikarangnya tentang ahli Taurat dan orang Farisi yang datang kepada Yesus untuk meminta tanda itu. Mereka berkata, “Guru, kami ingin melihat suatu tanda dari pada-Mu.” (Matius 12:38)

Mereka menuntut ‘tanda’ (mukjizat) Yesus. Yang mereka minta bukan hanya suatu permainan “sulap” atau “kecepatan permainan tangan”, seperti mengeluarkan kelinci dari dalam topi, atau menginjak bara api. Mereka menganggap mukjizat seperti itu hanya semacam permainan sihir dari para peramal atau dukun pembuat jampi-jampi.

Namun Yesus menjawab permintaan orang Yahudi itu dengan keras dan kasar. Ia berucap, “Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus. Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam.” (Matius 12:339-40).

Dari perkataan di atas terlihat, Yesus tidak berusaha bersikap baik dan lemah lembut kepada orang Yahudi dengan menunjukkan bukti-bukti yang pernah diberikan selama itu, misalnya:

a. Mukjizat memulihkan penglihatan seorang pengemis buta yang bernama Bartimeus. (Markus 10:46-52) dan (Lukas 18:35-43)

b. Mukjizat menyembuhkan penyakit pendarahan wanita yang dideritanya selama dua belas tahun, sehingga sampai menghabiskan semua miliknya. Yesus melakukan itu hanya dengan menjamah jubahnya. (Markus 5:25-34)

c. Mukjizat mengeluarkan roh jahat ke dalam tubuh kawanan babi yang berjumlah lebih dari dua ribu ekor. (Markus 5:1-20) d. Mukjizat memberi makan kepada lima ribu orang yang mengikutinya. (b:l-15)

Namun sayang, terhadap orang Yahudi Yesus tidak mengingatkan mereka. Yesus tidak berusaha mengingatkan orang Yahudi agar tidak menuntut hal-hal baru dan mengajak mereka merenungi kembali tanda dan mukjizat yang sudah pernah ia berikan. Di sini Yesus malah menyatakan dengan keras dan kasar kepada mereka: “Tidak akan diberikan tanda, (kecuali satu tanda), seperti tanda nabi Yunus!”

Lantas apa sebenarnya tanda (mukjizat) Yunus itu?

Untuk menemukan jawabannya terlebih dulu kita harus membaca kitab Yunus dalam Perjanjian Lama. Menurut kitab itu, Allah telah memerintahkan kepada Yunus agar pergi ke kota Niniwe untuk memperingatkan penduduk kota itu agar segera bertobat dan insaf dari segala tingkah lakunya yang jahat. (Yunus 3:8)

Namun ternyata Yunus enggan pergi ke Niniwe. Ia malah melarikan diri ke Yafo. Di sana ketika ia melihat sebuah perahu yang akan berlayar, dengan cepat ia naik untuk melarikan diri dari perintah Allah.

Ketika perahu berada di tengah laut, tiba-tiba datang angin topan dan gelombang besar yang menakutkan. Melihat kejadian ini si nakhkoda berkeyakinan bahwa di antara penumpangnya pasti ada salah seorang yang telah berbuat durhaka. Si nakhkoda kemudian berembuk dengan para penumpangnya untuk mengatasi masalah ini. Kemudian mereka berkata, “Marilah kita undi, supaya kita mengetahui, karena siapa kita ditimpa oleh malapetaka ini.” (Yunus 1:7)

Meskipun Yunus merasa enggan memenuhi perintah Allah untuk pergi berdakwah, tapi setelah kalah dalam undian, dengan gagah berani ia menawarkan diri untuk melaksanakan hukuman itu. Katanya, “Angkatlah aku, campakkanlah aku ke dalam laut, maka laut akan menjadi reda dan tidak menyerang kamu lagi. Sebab aku tahu, bahwa karena akulah badai besar ini menyerang kamu.” (Yunus 1:12)

Hidup Atau Matikah, Yunus?

Dengan gagah berani Yunus menyerahkan dirinya untuk dijadikan tumbal dan korban. Dengan sendirinya, sebelum dilemparkan ke dalam laut, ia tidak usah dipenggal atau ditikam terlebih dahulu. Dengan sukarela ia sudah menyatakan kesiapannya untuk dilempar ke dalam laut. Seraya berkata, “Campakkanlah aku ke dalam laut! “

Kini timbul pertanyaan, “Apakah ketika dilemparkan ke dalam laut Yunus dalam keadaan mati atau hidup?”

Semua anak-anak Sekolah Minggu akan menjawab tanpa pikir panjang lagi: “Dalam keadaan hidup !
Setelah itu barulah gelombang laut dan angin ribut reda!”

Apakah hanya secara kebetulan saja ia ditelan ikan? Di dalam perut ikan itu, apakah Yunus dalam keadaan hidup atau mati?

Dengan serentak anak-anak Sekolah Minggu tsb, pasti akan menjawab, “Dalam keadaan hidup!”

Kalau begitu apa buktinya?

Mereka akan menjawab dengan serentak, “Yunus berdoa kepada Tuhan Allahnya di dalam perut ikan itu. Katanya, “Dalam kesusahan aku berdoa kepada Tuhan dan Ia menjawab aku.” (Yunus 2:1-2) Selanjutnya anak-anak itu akan menjawab lagi, “Yang jelas di dalam perut ikan itu Yunus hidup, karena orang mati tidak berseru dan berdoa!”

Lantas apakah selama tiga hari ikan itu membawanya mengarungi lautan, Yunus dalam keadaan mati atau hidup?

Jawaban mereka pasti tidak akan berubah: “Hidup!”

Apakah Yunus mati atau hidup, ketika ikan itu memuntahkannya ke pantai (setelah tiga hari)?

]awaban mereka tetap tidak berubah: “Hidup!”

Jawaban anak-anak Sekolah Minggu itu bisa diterima oleh semua golongan agama, baik Yahudi, Nasrani, maupun Islam.

Jika dikatakan Yunus hidup selama tiga hari tiga malam, maka seharusnya Yesus juga hidup di dalam kuburnya, seperti yang diramalkannya sendiri. Bagaimana saudara-saudara…??

yunus mengalami kematian didalam perut ikan (Yunus berteriak kpd Tuhan dari antara orang mati) – kayaknya hanya pinokio deh yg hidup selama dalam perut ikan

:smiley:

kirain apaan dari judulnya udah bikin penasaran rupanya gubrak…

but nice share bro

Salah alamat. Di sini tidak ada ketiganya, karena ini forum Kristen, dan kekristenan bukanlah agama :slight_smile:
Sebelum berasumsi yang aneh-aneh, sebaiknya Anda pelajari lagi tentang tipologi.
http://www.sarapanpagi.org/tipologi-vt1235.html

Tanda Nabi Yunus untuk menunjukkan kematian Yesus bukan berarti Yunus harus mati juga di dalam perut ikan. Saya tunjukkan contoh lain.
Ketika Abraham mengorbankan Ishak(bukan Ismael), itu merupakan tipologi Bapa yang mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal (Yoh 3:16). Tapi pada akhirnya Allah melihat kerelaan Abraham dan menyediakan domba sebagai ganti Ishak untuk disembelih. Apakah berarti Yesus batal disalib dan digantikan oleh orang lain? Tidak!
Ya, demikianlah tipologi, tidak bisa ditafsirkan sembarangan dari sudut pandang ajaran lain. :slight_smile:

Salam

Alasan ‘tipologi’ itu untuk mengindar saja dari fakta Yunus tidak mati saat ditelan, dalam perut dan dimuntahkan oleh ikan dalam keadaan hidup. Mestinya itulah tanda keajaiban nabi yunus itu. sebab orang dalam perut ikan selama 3 hari 3 malam masih dalam keadaan hidup, itulah ajaibnya (mukjizatnya). Dan itulah yang dimaksud Yesus dalam nubuatannya. Dengan demikian terdapat fakta pula bahwa Yesus saat disalib dan dibawa kekubur dan saat bertemu Maria Magdalena (Yohanes psl.20:17) masih dalam keadaan hidup dan itu terbukti Yesus mengatakan kepada Maria Magdalena sbb.: “Percayalah ini aku (Yesus), nggak usah kau pegang sebab aku belum pergi kehadirat bapa (Ilahi). sampaikan saja kepada para murid bahwa aku masih hidup…dst”.(terjemahan bebas -pen-)

@grubak

okelah seturut pengertian anda yah “tipologi” adalah trik utk menghindar dari fakta. jelas yah bro

skrg saia terjemahan bebas

elia yang akan datang dalam PL yg dikatakan akan membuka jalan TUHAN itu siapa???

nabi yg akan datang yg dikatakan MUSA seperti AKU siapakah gerangan???

coba hayo pake terjemahan bebas—jgn pake tipologi yah??

Jonah 2:2 katanya: "Dalam kesusahanku aku berseru kepada TUHAN, dan Ia menjawab aku, [b]dari tengah-tengah dunia orang mati aku berteriak[/b], dan Kaudengarkan suaraku.

Fokus saja pada nubuatan Yesus tentang tanda (kejaiban-mukjizat) Yunus, dimana mulai ditelan ikan sampai dimuntahkan oleh ikan dalam keadaan hidup. Sedangkan kristen berkeyakinan bahwa Yesus mati saat disalib dan dimasukkan kubur juga mati, cuma saat melihat Yesus masih hidup dikira itu dibangkitkan dari kematian, seperti yang dianggap pauLus dalam pengajarannya “seandainya Yesus tidak dibangkitkan maka sia-sialah imanmu”(1 Kor.15:17). Kematian Yesus ini pula yang diyakini pauLus, “Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati…dst" (1 Kor.15:3-4). Ternyata antara fakta Yunus tidak mati berbeda dengan keyakinan kristen bahwa Yesus mati saat disalib dan dikuburkan juga mati. Apa anda mau mengingkari nubuatan Yesus tersebut…?
Nah, bisakah anda fokus soal nubuatan Yesus tentang nabi Yunus tsb.? Saya bertanya anda belum menjawab, sekarang kok balik bertanya, gmana sih bro…

@gubrak

  1. saya sudah 2 kali meresponi bahwa Yunus benar2 meninggal – namun anda skip
  2. perhatikan yg saya bold – bila anda non-Kristen maka :

a. anda melanggar rules
b. thread akan saya pindah ke forum terbuka

Underlined :
Tidak ada bukti pendukung bahwa Yunus selama dalam tubuh ikan dalam keadaan hidup, sebaliknya Yunus berteriak dari dalam kubur – dari antara orang mati

Jonah 2:2 katanya: "Dalam kesusahanku aku berseru kepada TUHAN, dan Ia menjawab aku, [b]dari tengah-tengah dunia orang mati aku berteriak[/b], dan Kaudengarkan suaraku.

mengenai Yunus keluar dari mulut ikan dlm keadaan hidup, memang karena dibangkitkan (dihidupkan) lagi, bukan karena tidka pernah mati

Jonah 2:6 di dasar gunung-gunung. Aku tenggelam ke dasar bumi; pintunya terpalang di belakangku untuk selama-lamanya. [b]Ketika itulah Engkau naikkan nyawaku dari dalam liang kubur, ya TUHAN, Allahku[/b].

Namun biula anda tetap bersikera bahwa Yunus tidak lah mati – hanya untuk mencari pembenaran bahwa YESUS tidaklah mati, silakan itu hak anda, namun ami telah memberi jawab.

Salam

Mari kita kaji doa Yunus saat diperut ikan :

Yunus 2:1-10
Berdoalah Yunus kepada TUHAN, Allahnya, dari dalam perut ikan itu, katanya: “Dalam kesusahanku aku berseru kepada TUHAN, dan Ia menjawab aku, dari tengah-tengah dunia orang mati aku berteriak, dan Kaudengarkan suaraku. Telah Kaulemparkan aku ke tempat yang dalam, ke pusat lautan, lalu aku terangkum oleh arus air; segala gelora dan gelombang-Mu melingkupi aku.
Dan aku berkata: telah terusir aku dari hadapan mata-Mu. Mungkinkah aku memandang lagi bait-Mu yang kudus?
Segala air telah mengepung aku, mengancam nyawaku; samudera raya merangkum aku; lumut lautan membelit kepalaku di dasar gunung-gunung. Aku tenggelam ke dasar bumi; pintunya terpalang di belakangku untuk selama-lamanya. Ketika itulah Engkau naikkan nyawaku dari dalam liang kubur, ya TUHAN, Allahku. Ketika jiwaku letih lesu di dalam aku, teringatlah aku kepada TUHAN dan sampailah doaku kepada-Mu, ke dalam bait-Mu yang kudus. Mereka yang berpegang teguh pada berhala kesia-siaan, merekalah yang meninggalkan Dia, yang mengasihi mereka dengan setia. Tetapi aku, dengan ucapan syukur akan kupersembahkan korban kepada-Mu; apa yang kunazarkan akan kubayar. Keselamatan adalah dari TUHAN!”

Lalu berfirmanlah TUHAN kepada ikan itu, dan ikan itupun memuntahkan Yunus ke darat.

Doa diatas adalah diucapkan Yunus saat didalam perut ikan. Adakah doa yang dimohonkan oleh orang yang meninggal ?

Dalam Ayub 7: 9-10 " Sebagaimana awan lenyap dan melayang hilang, demikian juga orang yang turun ke dalam dunia orang mati tidak akan muncul kembali. Ia tidak lagi kembali ke rumahnya, dan tidak dikenal lagi oleh tempat tinggalnya."

Ayub menyatakan jika orang telah sungguh-sungguh mati maka tidak akan kembali hidup di dunia ini. Dengan demikian Yunus itu tidak mati saat diperut ikan.

Maaf saya tidak bersikeras menganggap Yunus saat ditelan sampai dimuntahkan oleh ikan dalam keadaan hidup itu karena saya mencari pembenaran, tapi benar-benar saya memahami teks ayat tsb.memang menyatakan demikian (Yunus tetap hidup).

@grubak

loh anda yg ngeyel @momod gibson sudah menjawab,anda dengan enteng nya mengatakan
klo tipologi itu hanya rekayasa utk melarikan diri dari fakta.
diberi jawaban kok tak terima yah sudah pahamin aja dlu klo kurang puas baru
tanya lagi donk jangan maen hakim sendiri bilang ga betul he7
makanya saia bilang ayuk utk memahami YUNUS jangan pake tipologi mari pake kacamata kuda/
terjemahan bebas,kebetulan itu sudah dipost ama @momod moe
klo anda kurang puas jg yah sebaiknya anda menahan dirilah bro:)

klo saia mengenai TANDA YUNUS dengan kebangkitan YESUS sama secara tafsiran bukan
sama secara fakta yaitu
YUNUS YESUS

dlm perut ikan 3 hari > dalam perut bumi 3 hari
keluar dari perut ikan > bangkit dari kubur

klo secara hurufiah yah ga bakalan sama lah bro…namun disini diperlukan
tafsiran/perbandingan yang pas alias tipologi seperti yg anda tolak.

saia aja klo sudah berdiskusi salah satu pihak sudah kokoh pendirian maka

dikusi itu sudah selesai…lg pl anehnya anda dalam kapasitab bertanya dan ingin mengetahui
berarti anda harus dalam kondisi siap utk memahami cara pikir dan pandangn orang lain klo
tidak bisa yah bagues tak usah diskusi.he7

Nah, perbandingan yang pas itulah artinya agar pas (cocok) padahal tidak cocok. Kalau melihat tiga hari diperut ikan lantas mati itu tidak ada ajaibnya (mukjizatnya).Apa ajaibnya tiga hari tiga malam ? Itu keterangan waktu, nggak berbicara tanda (ajaib). Begitu bro…

Justru itu kita bisa berdiskusi berpijak pada kebenaran teks bible anda, jangan menerawang (alasan tipologi) yang nggak jelas. Mari kita berkeyakinan (beragama) ini dengan landasan yang benar. Maaf saya hanya mengkritisi keyakinan anda, dan selanjutnya terserah anda. Begitoo…!

@grubak

simak donk kalimat saia

klo anda dalam posisi bertanya dan mengkritisi maka berikan pemikiran anda

utk mencoba memahami pandangan orang lain bukan mencari cari kesalahan tulisan

orang lain namun mksd yg ingin disampaikan.

klo saia berpijak dikacamata yg anda pakai utk mencari cari kesalahan dalam tulisan

wadohh…saia jg bisa melihat tulisan anda banyak yang salah wuakakakak

tp udah oot rgh…btt

makna yg ingin saia sampaikan begin bloh bro…saia kaseh contoh anak anak yak

anak saia : " papa,bagaimana tanda tanda ayam yang sudah mati???"

saia : " coba liat anjing kamu yg masih hidup,klo tanda tanda ny sama berarti belum mati??"

kesimpulan : bukan berarti ayam = anjing kan bro :stuck_out_tongue:

tp tanda tanda anjing hidup bisa menentukan ayam itu mati apa kagak??

Darimanakah Yunus berdoa (berteriak) ?

  1. dunia orang hidup?
  2. dunia orang mati?

Kalau jawaban pertama, jelas menyalahi statement yunus sendiri

...dari tengah-tengah dunia orang mati aku berteriak...

Bila pilihan jawaban kedua, maka Yunus berdoa (palal - pray) dari alam maut (Sheol - spiritual realm), bukan physical realm – sebab dia seorang diri didalam perut ikan tersebut — jadi disana scr fisik tdk ada orang hidup atau orang mati selain Yunus, sebab disana dikatakan :

…dari tengah-tengah dunia orang mati aku berteriak…

Dalam Ayub 7: 9-10 " Sebagaimana awan lenyap dan melayang hilang, demikian juga orang yang turun ke dalam dunia orang mati tidak akan muncul kembali. Ia tidak lagi kembali ke rumahnya, dan tidak dikenal lagi oleh tempat tinggalnya."

Ayub menyatakan jika orang telah sungguh-sungguh mati maka tidak akan kembali hidup di dunia ini. Dengan demikian Yunus itu tidak mati saat diperut ikan.


Apakah anda tidak bisa melihat/mengenali tubuh orang (kerabat/sahabat) mati sekalipun dia sudah dikubur dan digali ulang (dg catatan fisik masih utuh)?

Kalau tidak mengenali ya keterlaluan :slight_smile:

Namun , apakah anda bisa melihat/mengenali roh rang mati, sekalipun seandainya dia bisa bebas berjalan-jalan dan kembali ke kumpulan kerabatnya, ketempat tinggalnya?

Dalam konteks inilah Ayub berbicara.

Maaf saya tidak bersikeras menganggap Yunus saat ditelan sampai dimuntahkan oleh ikan dalam keadaan hidup itu karena saya mencari pembenaran, tapi benar-benar saya memahami teks ayat tsb.memang menyatakan demikian (Yunus tetap hidup).

Yunus hidup (lagi) karena memang Tuhan bangkitkan (wataal - alah - rise, ascend…)

Jonah 2:6 di dasar gunung-gunung. Aku tenggelam ke dasar bumi; pintunya terpalang di belakangku untuk selama-lamanya. Ketika itulah[b] Engkau naikkan nyawaku dari dalam liang kubur[/b], ya TUHAN, Allahku.

Salam

@moe

mantaph bro…emang klo yg beginian harus pake yg ilmiah dan literatur tata bahasa

yang jelas biar nyaho wuakakak

kALAU membaca cERITA yUNUS…pasti banyak sak wa-sangka yang nyeleneh. Karena semuanya berfokus pada Mukjizat. Sehingga tidak memikirkan kenapa mukjizat itu bisa terjadi pada Yunus. bukan pada yang lainnya. Mukjizat itu pada dasarnya untuk menunjukan Kemulyaan Tuhan yang tidak terbatas dan tak dapat dicerna oleh alam pikiran / nalar manusia, bagaimana itu prosesnya…hingga orang menjadi heran dan takjub. Semuanya dalam kebijaksanaan dan kedaulatan Tuhan karena KASIHnya yang begitu besar.
Setiap adanya Mukjizat, pasti ada kronologisnya…sehinga sampai pada pembuktian yang nyata dan faktualnya…??semua orang menjadi heran, tapi selalu menyisakan sebuah pertanyaan yang mendalam.

Pertanyaan yang mendalam inilah yang dimiliki semua orang YAHUDI yng tidak percaya kep TYK…mungkin dikalangan kita sekarang ini masih banyak seperti orang Yahudi TSB. kARENA APA BISA TERJADI SEPERTI ITU.? KARENA seperti yang sering TYK katakan bahwa :
-yang bertelinga tidak mendengar dan yang bermata tidak melihat dan yang punya mulut tidak berkata kata yang benar.baik.
Akibatnya melihat mukjizat yang di alami Yunus…sama sekali tidak dengan iman percaya tetapi dng logika manusianya saja. Maka hal hal aneh dan menakjubkan tsb tidak dipandang bahwa itu hasil kerja karya ALLAH.

Jadi Nabi Yunus saat dimakan ikan …ya masih tetep hidup di perut ikan tsb. Kan ikannya juga Tuhan yang kirim…bukan suruhan manusia siapapun didunia saat itu…Emang si ikan ngerti apa bahasa manusia…??
Saat ikan itu membawa Nabi Yunus…apakah ikan itu tau tujuannya harus kemana…?? Lagi lagi Tuhan yang berperan disini, sehingga Ikan tsb membawa Yunus ke NINIWE…Dan melepehkan Yunus di Pantai Daratan Niniwe. Jadi saat di dalam perut ikan Yunus tetep hidup dan berdoa dan menyadari kesalahannya melanggar perintah TuhanNYA.
Jika dikatakan Yunus mati saat ditelan masuk kedalam perut Ikan kiriman Tuhan tsb, maka pandangan itu tidak benar. Yang mati bukan fisik jasmaninya si Yunus , tapi yang mati adalah HAK KEMANUSIAANNYA, SAMA SEPERTI YESUS YANG MATI HAK KEMANUSIANNYA SAAT DISALB SAMPAI DIA BANGKIT. Sesuai perkataan Yesus pada orang Yahudi tsb.
Kita ingat : Bhwa Yesus juga 100% tubuh insaniNya ada dalam diriNYA.
jADI HAK KEMANUSIANNYA sperti layaknya kita ataupun Nabi Yunus , ya sudah tentu ada…tah…!!
Jangan semuanya dipandang sama dalam konteks “mati”…dan mati…!!!

Ya jelas kalau Yunus berdoa itu tandanya dia itu hidup dalam perut ikan.
Kalau Yunus masih hidup dalam perut ikan, bukannya nubuatan Yesus itu salah, tapi memang keyakinan bahwa Yesus mati disalib itu hanya doktrin dari pauLus doang, padahal ada bukti kalau Yesus itu tidak mati yakni saat Yesus bertemu Maria Magdalena dikuburan, Yesus mengatakan kepada Maria : "Nggak usah kau memegang diriku, percayalah ini aku (Yesus). Aku belum kembali kehadirat bapa (Ilahi)…dst. (terjemahan bebas -pen-).
Kalau kekristenan tetap bersikukuh pada keyakinan Yesus mati saat disalib, justru keyakinan itu yang menyalahi nubuatan Yesus tentang ‘tanda (mukijizat) Yunus’ dimaksud. Bisa dipahami bro…!

[quote author=moe link=topic=37092.msg463642#msg463642 date=1308111184]

...dari tengah-tengah dunia orang mati aku berteriak...

Bila pilihan jawaban kedua, maka Yunus berdoa (palal - pray) dari alam maut (Sheol - spiritual realm), bukan physical realm – sebab dia seorang diri didalam perut ikan tersebut — jadi disana scr fisik tdk ada orang hidup atau orang mati selain Yunus, sebab disana dikatakan :

…dari tengah-tengah dunia orang mati aku berteriak…

Itu sih perkataan bagian dari isi doa Yunus. Yunus berdoa itu bukti kalau Yunus masih hidup diperut ikan. Begitu bro…

Wow, padahal sangat jelas yang dikatakan Ayub : “…demikian juga orang yang turun ke dalam dunia orang mati tidak akan muncul kembali”. Artinya orang yang telah mati itu tidak akan hidup (muncul) kembali. Masih kurang jelas bro…?

Dimana dalam perikop (Yunus 2:1-10) ada penjelasan Yunus dibangkitkan Tuhan ? Nggak ada bro…!

[quote author=moe link=topic=37092.msg463642#msg463642 date=1308111184]

Jonah 2:6 di dasar gunung-gunung. Aku tenggelam ke dasar bumi; pintunya terpalang di belakangku untuk selama-lamanya. Ketika itulah[b] Engkau naikkan nyawaku dari dalam liang kubur[/b], ya TUHAN, Allahku.
Itu sih bagian kalimat doanya Yunus saat diperut ikan, bukan keterang Tuhan yang membangkitkan Yunus. Sorry bro anda berasumsi itu......!

Anda memahami secara benar informasi alkitab tentang kisah Yunus tsb.bahwa Yunus tetap hidup dalam perut ikan sampai ikan itu memuntahkannya. Cuma keterangan dibawah ini yang anda asumsikan bahwa Yunus mati ‘hak kemanusiaannya’.

Anda berusaha mem-pas-kan agar nubuatan Yesus sama dengan keyakinan bahwa Yesus mati disalib. Padahal anda diatas sudah menyatakan bahwa Yunus faktanya secara ajaib tidak mati dalam perut ikan. Kok lantas anda ngarang bahwa Yunus itu sebenarnya mati dengan makna ‘hak kemanusiaannya yang mati’.
Memang sangat sulit bagi anda untuk menerima nubutan Yesus tentang TANDA (KEAJAIBAN) YUNUS tsb.dari sudut keyakinan kekristenan yang telah meyakini bahwa Yesus mati ditiang kayu salib. Maka bermacam-macam argumen orang untuk mem-pas-kan (tidak kelihatan salah) nubuatan Yesus tsb. Begitoo bro…

@grubak

halo…bro perumpamaan saia di page one kok ga dibales bro.:slight_smile:

@Gubrag

Terimakasih atas apresiasi anda kepada post saya.

Sebagaimana yang anda katakan saya menge-pas-ngepas kan apa yang saya sebut "Hak kemanusiaan Yunus dng Hak Kemanusiaan Yesus…??heheh itu mungkin dari segi bahasa saja…dari kamunya terhadap pandangan saya…bukan asumsi lho menurut saya. Tapi anda malah menganggap itu asumsi ya…??

Coba deh resapi dan cermati lagi dng saksama lagi apa yang dikatakan Yesus dng apa yang di ALAMI Oleh Yunus di perut Ikan.

Pan sudah saya katakan, bahwa Yunus tidak mengalami kematian ( fisik dan rohani ) saat berada di perut Ikan kan…?? Nah dng saya mengatakan seperti itu…?? Apa yang menjadi sama antara perkataan Yesus dng Yunus.saat di perut ikan tsb…??
Ya sudah tentu disisi kematian hak kemanusiaannya, Karena Yunus akhirnya memeng tetep hidup didarat, tapi saat diperut ikan dia tidak bisa ngapa-ngapain…tetapi hanya bisa berdoa. Nah sama saja saat Yesus mulai dari permulaan ditangkap dan disiksa dan akhirnya di Salib kan…Yesus tidak menggunakan hak kemanusiaannya untuk menggerutu, memprotes dan mancaci maki para penyesahNya…Tapai yang bisa dilakukan TYK hanya memanjatkan doa dan memberi pengharapan bagi penjahat politik yang disalib disebelah kanan Nya. Sebagai tambahaan pemahaman lagi bahwa Yesus mati secara tubuh kemanusiaannya tapi tubuh keIllahiannya Masih hidup selama 3 hari tsb untuk masuk ke alam maut merebut kunci kerajaan alam maut sehingga Yesus yng menguasai Alam maut tsb, stelah itu bangkit di hari ke 3.

Jadi bukan masalah ngepas-ngepasan… tapi meng-korelasikan kontes badan fisik terkurung dalam suatau tempat ( terisolasi dari dunia luar ) vs /dengan badan fisik bebas tidak terkurung…tetapi terisolasi dalam harus tetap menjalankan/meneladani ketaan terhadap rencana Allah Bapa yang ada di Sorga…untuk tidak menggunakan freewill yang ada da dalam diri kemanusiaan TYK tsb kan…??
Jadi jangan juga kita malah mempersempit dan mengkerdilkan pemahaman kita dalam konteks apaya yang saya maksud tsb.

Apa anda juga memeng berpendapat bahwa Yunus menjadi mati ( fisik dan rohani ) saat dalam perut ikan tsb, sehingga dapat disamakan dengan mATInya TYK…?? SEHINGGA ga akan keluar kata ngepas-ngepasin yang anda anggap saya berasumsi…??

Atau anda malahnya yang berasumsi, karena semua itu adalah mukzizat maka yUNUS DIHIDUPKAN KEMBALI oleh Tuhan saat dimuntahkan dari mulut ikan tsb…?? kan mukzizat.tah…?? apapun dapat bisa terjadi sebagaimana pola pikir manusia tah…?? heheh
Kalau memang seperti ini asumsi ANDA…?? mAKA TIDAK ADA ASPEK VISI DAN MISI yang disampaikan OLEH FIRMAN TUHAN dalam konteks cerita Yunus dan Cerita Yesus…Akhirnya venomena ini sama dengan cerita dari tetangga sebelah…hanya melihat/menyampaikan…ohh yunus dimakan ikan dan ternyata hidup…?? itulah kulit cerita bukan makna cerita namanya…
Padahal Cerita Alkitab adalah lebih dalam maknanya…Karena itu Firman Tuhan…

Gimana menurut anda [email protected]…??

Salam GBU