Obama diacungi "Jari Tengah" oleh Penyiar berita Rusia

VIVAnews- Seorang penyiar berita di sebuah stasiun televisi Rusia kedapatan mengacungkan jari tengahnya ketika menyebut kata “Presiden Barack Obama.” Aksinya ini disiarkan secara lansung dan disaksilan oleh ratusan juta rakyat Rusia.

Dilansir dari Daily Mail Rabu, 23 November 2011, aksi ini dilakukan oleh Tatyana Limanova, seorang jurnalis peraih penghargaan yang bekerja di stasiun televisi swasta REN TV. Kala itu dia sedang membaca segmen mengenai Konferensi Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) di Hawaii.

Tatyana membacakan tentang kepemimpinan APEC 2012, dimana pemimpin Rusia Dmitry Medvedev menjadi ketuanya. Namun, pada saat membacakan ketua sebelumnya dijabat Barack Obama, Tatyana terlihat mengacungkan jari tengahnya.

Dalam kebudayaan Barat, pengacungan jari tengah dianngap suatu penghinaan. Biasanya jari tengah diacungkan oleh orang yang marah, sambil mengucapkan kata2 kasar.

Untuk lebih jelasnya, baca di: http://dunia.vivanews.com/news/read/266953-penyiar-rusia-beri--jari-tengah--untuk-obama

itu kan cuma kulitnya, bukan yg didalamnya. :slight_smile:

yg didalamnya itu Rusia, presiden Medvedev, pm Putin, sampai penyiar berita tidak akan berani terang terangan menantang US kok. :slight_smile:

source : analisapendapat seorang pakar.

Ini merupakan bukti bahwa baik pemimpin2 Rusia maupun rakyatnya sudah “muak” dgn USA. Kalau hari ini ada polling disana: “Apakah anda menyetujui kalau hari ini kita luncurkan 10 missile nuklir kita ke Amerika?”, saya yakin hasilnya pasti mayoritas rakyat Rusia menyetujuinya.
Rupanya benih2 permusuhan di jaman dulu antara 2 negara ini masih terpendam sampai hari ini. Ingat, Rusia berkali2 disebut di Alkitab. Jadi peran Rusia dalam Perang Terakhir nanti sangat besar. Rusia adalah “pelindung” negara2 Arab yg selama ini menjadi musuh USA: Iran, Suriah, Afghanistan.