Oknum "Gereja" K diindikasikan memiliki penerbitan porno

Gw baca majalah GATRA edisi 11-16 Nov 2011

ketemu berita yg bikin KAGET, selengkapnya inti2nya:


Gereja Katolik Jerman memiliki saham mayoritas di perusahaan penerbitan buku2 erotis WELTBILD.
Perusahaan itu menghasilkan jutaan dollar tiap tahun.

Komposisi kepemilikan saham di WELTBILD

  • Persatuan Uskup 34%
  • Keuskupan Agung Muenchen dan Freising 13%
  • Keuskupan Augsburg 13%
  • Dan 11 keuskupan lain dgn persentase kepemilikan 2-7%

WELTBILD adalah perusahaan online yg omsetnya terbesar kedua sesudah Amazon.com
dan menguasai 20% pangsa pasar Jerman.

Rilis terakhir, WELTBILD baru saja menerbitkan 2500 judul buku yg masuk kategori porno dan erotis

Krn penasaran, gw gugling en, memang udh jd headline berita everywhere, such as:
http://digitaljournal.com/article/313924

etc…silahkan gugling sendiri.

Koment ane:
Sedih bgt klo itu beneran verified…kok tega2nya oknum2 itu mencemarkan institusi Gereja dgn mencari uang melalui bisnis pornografi :’(

wah Iblis ga pandang bulu,
siapa saja bisa disisipin, sepertinya cobaan berat buat Gereja K.

Pendapat saya ini sial / kecolongan / apes saya yg tidak perlu terjadi.
Mudah-mudahan Gereja K bisa LEBIH KETAT LAGI di dalam segala hal dan setia pada Firman Tuhan agar jangan sampai disisipin lagi orang2 komunis maupun liberalis yg rame2 masuk sekolah theology untuk menghancurkan gereja dari dalam.

Kita dukung dalam doa.
GBU

Emangnya ada yang aneh ya sama berita di atas ? :rolleye0014:

Kok saya ga heran ya ? :azn:

Kayaknya udah rahasia umum tuh ;D

Tidak perlu sampai begitu tertawa mungkin Bro. :’(
Karena bagaimanapun juga gereja K adalah juga bagian dari tubuh Kristus. Jadi kalau ada yg sakit itu juga menjalar ke tubuh yg lain (gereja Kristen). Baiknya kita ajak saudara2 yg dari “K” untuk introspeksi diri lagi dan kita saling menguatkan.

Salam,

Udah berita lama, di Detik.com juga sudah ditulis, biasalah, tinggal dihubung-hubungkan saja, asal tujuan tercapai, segala cara dipakai, anehnya diikuti juga oleh penganut Kristen, weleh weleh.

Hal hal seperti ini menurutku bukan guyonan bro ya, terlepas dari benar tidaknya, gereja manapun harus mawas diri dengan hal ini, jangan memperolok tetapi saling menguatkan dan menasehati. Dan perlu diingat dan diwaspadai bahwa kita semua rentan akan hal hal ini, mungkin pornografi tidak, tapi bisa juga judi terselubung atau yang lain, yang secara sengaja atau tidak dimasuki. Jadi ini adalah sebuah contoh bahwa kita ini manusia sangat rentan terhadap yang namanya dosa, dan tidak bisa kita memandang diri kita sempurna dan mampu menahan segala godaan. Mari kita mawas diri dan waspada selain memperbaiki yang sudah terlanjur salah, saya kira itu jauh lebih penting dari pada sekedar saling menyalahkan dan saling menuduh atau saling menjelekan. Sudah bukan waktunya lagi untuk itu. Waktu Tuhan sudah sedikit, mari manfaatkan baik baik untuk mawas diri dan berusaha lebih baik kedepan. Masing2 kita punya dosa, yang terkadang kita sulit menghilangkannya karena berbagai alasan. Hal ini menyedihkan tapi bukan sesuatu yang patut disedihkan terus tapi harus diperbaiki.
Satu lagi, katholik juga membawa nama Kristus, jadi hal ini bukan merupakan hal yang bisa disepelekan. Semoga kita semua bisa menarik pelajaran dari hal ini, baik hal ini adalah benar atau sekedar fitnah, kedua nya memberikan pandangan yang harus kita cermati dan perhatikan tentang posisi dan pandangan dunia tentang Tuhan kita Yesus Kristus dan kita sebagai umatNya.

Shalom.

@jonathan

Bagi saya dan Katolik umumnya, hal hal seperti ini sudah biasa bro. Banyak tuduhan lebih kejam lagi dilontarkan, dan bagi kami, para penuduh itu hanyalah kelanjutan dari taktik iblis yang terus menerus mencoba mengguncang Gereja Tuhan sejak awal, dan masih terus akan berlanjut hingga nanti.

Dalam kasus di atas, sangat absurd jika hubungan kepemilikan saham diurut urut hingga sampai pada Vatican. Yaaah, tetapi taktik iblis memang seperti itu. Biarkan saja.

Syalom

syalom
Janganlah heran kalo itu terjadi dalam lembaga gereja karena di jaman sekarang ini gereja sedang diuji kekudusannya tinggal kita bisa gak menjaga standar kekudusan. :cheesy:

hum… !!! so provokasikah?

Cek → http://luxveritatis7.wordpress.com/2011/10/30/gereja-katolik-jerman-bisnis-majalah-porno-ini-adalah-fitnah/

Thanks bro Ladesman,

GBU

Kalau menurut aku masalah kebenarannya ya tunggu aja dat data dari institusi bursa efek jerman, dan pemegang data bursa efek. Kalau benar maka berita ini adalah kesempatan untuk melakukan perbaikan dan peringatan bagi yang lain. Kalau tidak benar, maka pelaku yang harus melakukan pertobatan. Dan kalau benar gereja manapun harus berani mengakui kesalahannya, karena menutupi kesalahan akan membuat jemaat semakin gerah dan menjadi batu sandungan bagi banyak jiwa. Karena dalam beberapa kasus juga dilakukan penutupan sampai akhirnya terkuak dan tidak dapat dapat menyangkal lagi, sehingga kalau mau diteliti aku yakin hal iitu sudah mengakhibatkan manusia manusia meninggalkan Tuhan. Jangan pertahankan egoisme golongan dengan mengorbankan Tuhan dan jiwa yang seharusnya selamat, karena siapapun yang melakukan itu tidak akan luput dari hukuman Tuhan.

Sumber di Internet… kaya orang udik aja ga tahu kalau tidak semua adalah benar.

Situs berita independen, atau berita dari anggota-anggota sebagai wartawan, semua adalah berita yang tidak dapat dipertanggung jawabkan isinya, hampir sebagian besar adalah fitnah, palsu, dibesar-besarkan dan hoax.

Bacalah situs berita yang kredibel dan memiliki kantor berita yang bertanggung jawab. Didalamnya juga perhatikan antara berita dari wartawannya dan berita atau tulisan dari blog pembaca atau anggotanya. Dua berita tersebut berbeda kwalitasnya.

Dari berita yang kredibel saja masih saja ada kadang informasi yang tidak benar, bahkan dari siaran televisi lokal saya pernah melihat sebuah ulasan yang jauh dari kebenaran dan condong diambil dari situs-situs “entah beranta” bukan dari informasi yang tepat seperti lembaga atau organisasi resmi baik dari pemerintah kita sendiri atau dari PBB atau organisasi kelas dunia lainnya seperti National Geograpic atau Discovery. Saya malu waktu melihat siaran itu…

Apalagi berita yang aneh-aneh seperti sisi gelap Gereja Katholik. Begitu gembiranya kelompok atau kaum tertentu mencari sisi gelapnya. Jangan mudah perncaya berita apalagi dari BBM atau Internet browsing.