orang Kristen pengutuk(hina julukan)/pendendam yang akan masuk ke Surga?

orang Kristen pengutuk/tukang julukin orang/katain orang dibelakang korban atau pendendam yang akan masuk ke Surga?

orang beriman/percaya tapi tidak mau berubah,dan selalu suka jatuhin orang lain,jelekin nama orang,julukin orang apakah ini orang kristen yang menjadi garam dan terang dunia?enak banget bisa selamat, kalau ya berarti banyak pengutuk(pengutuk/julukin orang sesamanya) di rumahNya… itu berarti Tuhan Yesus pilih kasih dan tidak adil,dan menentang perkataanNya sendiri yang mengatakan tidak ada pengolok/penghina,petenung,cacat,cela,penyihir,penzinah,pendusta,pembunuh(baik fisik maupun perkataan bunuh karakter orang lain),pencuri,dll yang masuk kedalam kerajaanKu.

orang percaya dengan iman dan katanya penuh kasih,tapi suka dan gemar memberi kutukan dan menjuluki orang, mana bukti kasihnya? hidupnya nyaman sekali kalau percaya Tuhan Yesus masuk surga,tapi sehari hari suka jelekin orang, berarti banyak orang jahat di surga kalau begitu?kalau tidak salah ada ayatnya yang masuk surga itu tidak bercacat dan tidak bercela,kudus itu artinya apa? ada di ayat FT apa ya bunyinya,yang tidak bisa masuk ke tempat kediamanKu yang Kudus ,orang yang kategorinya termasuk yang mana?bisa beri tahu ayat Firman Tuhannya?

ada ayatnya yang mengatakan tidak ada orang bercela yang akan masuk ke kerajaanKu, orang Kristen seperti ini apa mungkin bisa masuk ke surga kan dengan iman percaya saja akan selamat,tapi yang 1 suka kutukin orang/katain orang dari belakang atau dari depan atau dari dalam hatinya , dengan julukan yang menyakitkan, dan apa orang Kristen sakit hati dan pendendam juga masuk ke surga?

kalau Tuhan izinkan salah satunya masuk surga,termasuk pendeta /guru agama pembimbing rohani,dan orang lain juga yang percaya Yesus,tapi suka sekali memanggil orang dengan nama julukan/yang menjadi korban sehingga korban timbul dendam,kebencian,kedengkian berarti Tuhan Yesus itu tidak adil dan pilih kasih.

hidup seperti itu
lebih enak jadi orang cakep
mau dibilang jelek juga tetap aja cakep
tapi aku ga boleh gini
mengeluh dan bersungut, maafin aku TUhan
aku cuma manusia berdosa yang tidak beguna
dulu aku susah dilahirin kata ibu,kata dokter dibuang saja,kalau itu membahayakan ibu
kalau tahu begini,aku tidak lahir ke dunia ini, dan ketika itu mungkin aku sudah berada bersamaNya di surga
tapi akhirnya aku lahir juga,dan aku mau tanya berkali kali ke Tuhan
aku hidup di dunia ini untuk apa bagiMu Tuhan…
aku ga mengerti maksudMu
Engkau terlalu sempurna dan aku sulit mengerti maksud dan tujuanMu
Tuhan Yesus memang sulit dimengerti,cuma bicara di renungan saja,aku kadang butuh Dia,tapi aku ga merasa Dia bersamaku,dan disaat aku sedih aku butuh dihibur,tapi Dia seakan menjauh dariku,ketika aku tertekan aku butuhNya,untuk menolongku,tapi seakan Dia tidak segera menjawab teriakanku.

Bro Ardilin

Bro, banyak orang salah duga, menganggap percaya Jesus saja sudah selamat dan masuk surga.
Sejatinya tidaklah begitu, seperti sudah diibaratkan oleh Jesus, unta masuk lubang jarum, sulit…

Apakah Tuhan mempersulit manusia untuk masuk ke surga? Tentu tidak.
Dia penuh kasih, Dia menginginkan seluruh manusia masuk surga.
Seperti contoh yang Dia berikan, Raja mengundang semua orang masuk ke pesta.
Tetapi banyak yang tidak berpakaian layak, maka terpaksa mereka disingkirkan.

Begitu pula Surga, tempat dimana kita kelak bertemu dan berhadapan dengan Allah yang Mahasuci dan Mahakudus.
Maka di sorga kelak, karena sifat Mahakudus, tidak dapat mentolerir dosa sekecil apapun.
Bukan Sorga yang menolak manusia berdosa, tetapi dosa tidak akan mampu bertahan terhadap Kemahakudusan.

Karenanya, sejak masih hidup di dunia ini, tempat di mana kita diuji dan bertarung dengan dosa.
Kita harus bisa memenangkan pertarungan itu, kita harus mampu menolak dosa.
Dosa di sini termasuk dendam, termasuk benci, termasuk salig-kutuk.

Dari contoh doa Bapa Kami, dan perumpamaan tentang hamba yang berhutang, Jesus memberi contoh sikap kita seharusnya. Kita harus mengampuni sebelum kita minta ampun. Tapa mengampuni, kita tidak akan diampuni.

Jadi, demi kebaikan kita sendiri, bermurah hatilah kepada orang yang menyakiti (hati) kita,
Karena Jesus bahkan mengampuni dan mendoakan orang orang yang menghina Dia, Menyiksa Dia, dan membunuh Dia. Itulah contoh perbuatan seorang Kristen yang seharusnya kita lakukan.

Syalom

Amin Firman Tuhan Yesus Kristus.
kenapa orang jadi mikir masuk surga itu hanya dengan iman/ modal percaya saja bisa masuk ke rumahNya, buktinya dari kesaksian orang yg pernah ke surga dan neraka, itu banyak orang kristen yang berada di neraka, bahkan pendeta, mereka tidak hanya percaya saja,tapi sudah melayani di gereja,jadi guru rohani,dst.

kalau orang kristen menganggap,gue sudah beriman kq, pasti masuk surga, tapi kelakuan buruknya ,menyakiti orang lain dengan mulut,gila uang,sombong,angkuh,iri hati,pendengki,suka berseteru mereka anggap selamat??? enak sekali, kalau gitu orang percaya dengan iman, bisa bunuh orang dong secara fisik maupun perkataan, toh sudah selamat karena iman/percaya dan menerima Yesus didalam hatinya sebagai Tuhan??? masa Tuhan terima orang begini masuk ke kediamanNya? kalau ya,betapa banyaknya orang jahat di surga dan seperti yang dikutip bro brc, semua diundang,tapi tidak mungkin bisa tahan kedalam Ruang Maha KudusNya oleh karena dosa.

kalimat diatas bukan meragukan Firman Tuhan itu sendiri,kita diselamatkan karena iman,tetapi iman itu yang meneguhkan perbuatan. Tuhan Yesus berkata kamu harus mengasihi saudaramu, berarti mengasihi itu bukan sebatas tertentu saja,tapi harus menjaga mulut supaya mulut+lidah itu tidak menyakiti sesamanya,tidak mengeluarkan kutuk.

kalau bagi orang yang baca thread ini di FK,sebagai krisen tapi kelakuan kalian tidak beda dengan orang yang tidak percaya, itu kalian bukan orang beriman,termasuk kalau lidah dan mulut kalian memuji Tuhan di gereja,tapi mengeluarkan kutuk untuk sesamanya,kutuk disini tidak hanya mengutuk secara hal sosial,tapi secara pribadi ke orang tersebut,misal orang itu badannya bungkuk,dikatain/dipanggil si bungkuk,hingga orang yang jadi korban itu sakit hatinya.

betul yang selamatin itu iman,tapi iman itu menghasil perbuatan dari apa yang Yesus ajarkan di Alkitab. kalau kamu percaya tapi tidak melakukan apa yang Dia Firmankan itu berarti pendusta,menipu diri sendiri. katanya mengasihi,tapi kok sumpahin dan jatuhin orang lain???

di Firman Tuhan ada kalau tidak salah, memasuki kerajaan surga itu pintunya sempit, dan orang bercacat dan bercela tidak akan masuk kedalam kerajaanKu!!! ← ini Firman Tuhan sendiri yang bicara,bukan siapa-siapa. jadi kalau ada orang beriman percaya(sudah percaya dalam hati dan mengaku dengan mulut) terus sehari harinya berbuat jahat, itu sama dengan kristen ktp.

kalau Tuhan terima orang kristen pengutuk /tukang hina orang, tapi menolak pendendam ,Tuhan Yesus tidak adil.
kalau orang beriman mau selamat,karena modal percaya selamat, terus perbuatan tidak ada bedanya dengan orang berdosa, semua orang juga akan melakukan hal yang sama, mau enaknya aja, cukup percaya saja, sudah selamat,terus boleh merampok lagi,boleh menyembah berhala lagi,boleh lain lain yang jahat,semua orang bisa begini,kalau selamat, tapi apa kata Tuhan,yakinkah selamat??? sedangkan Tuhan tidak mungkin menentang perkataanNya sendiri yang sudah di Firmankan. gimana kalau ternyata ketika meninggal,tidak bersamaNya,tapi bersama iblis di neraka,alangkah kagetnya dan frustasi habis habisan.

(kalau sudah di neraka,mau nangis darah dan mohon ampun seperti apapun tidak akan bisa berbuat apa-apa lagi,mau minta kesempatan lagipun itu sudah tidak ada lagi,mau tobat aja,sudah tidak bisa karena pintu pertobatan ditutup.)

kalimat diatas bukan meragukan Firman Tuhan itu sendiri,kita diselamatkan karena iman,tetapi iman itu yang meneguhkan perbuatan. Tuhan Yesus berkata kamu harus mengasihi saudaramu, berarti mengasihi itu bukan sebatas tertentu saja,tapi harus menjaga mulut supaya mulut+lidah itu tidak menyakiti sesamanya,tidak mengeluarkan kutuk.

kalau bagi orang yang baca thread ini di FK,sebagai krisen tapi kelakuan kalian tidak beda dengan orang yang tidak percaya, itu kalian bukan orang beriman,termasuk kalau lidah dan mulut kalian memuji Tuhan di gereja,tapi mengeluarkan kutuk untuk sesamanya,kutuk disini tidak hanya mengutuk secara hal sosial,tapi secara pribadi ke orang tersebut,misal orang itu badannya bungkuk,dikatain/dipanggil si bungkuk,hingga orang yang jadi korban itu sakit hatinya.

Nah, tulisan anda ini sangat benar.

betul yang selamatin itu iman,tapi iman itu menghasil perbuatan dari apa yang Yesus ajarkan di Alkitab. kalau kamu percaya tapi tidak melakukan apa yang Dia Firmankan itu berarti pendusta,menipu diri sendiri. katanya mengasihi,tapi kok sumpahin dan jatuhin orang lain???

di Firman Tuhan ada kalau tidak salah, memasuki kerajaan surga itu pintunya sempit, dan orang bercacat dan bercela tidak akan masuk kedalam kerajaanKu!!! ← ini Firman Tuhan sendiri yang bicara,bukan siapa-siapa. jadi kalau ada orang beriman percaya(sudah percaya dalam hati dan mengaku dengan mulut) terus sehari harinya berbuat jahat, itu sama dengan Kristen ktp.

Ini benar lagi, sebagai tambahan lebih celaka lagi orang yang lengah, seperti diperumpamakan oleh Jesus dengan lima gadis bodoh. Karena merasa sudah selamat, tidak lagi menjaga pikiran ucapan dan perbuatannya. Jauh lebih baik orang yang merasa masih berdosa dan terus berusaha memperbaiki diri, dibanding orang yang merasa sudah tidak berdosa lagi dan tidak waspada.

kalau Tuhan terima orang Kristen pengutuk /tukang hina orang, tapi menolak pendendam ,Tuhan Yesus tidak adil. kalau orang beriman mau selamat,karena modal percaya selamat, terus perbuatan tidak ada bedanya dengan orang berdosa, semua orang juga akan melakukan hal yang sama, mau enaknya aja, cukup percaya saja, sudah selamat,terus boleh merampok lagi,boleh menyembah berhala lagi,boleh lain lain yang jahat,semua orang bisa begini,kalau selamat, tapi apa kata Tuhan,yakinkah selamat??? sedangkan Tuhan tidak mungkin menentang perkataanNya sendiri yang sudah di Firmankan. gimana kalau ternyata ketika meninggal,tidak bersamaNya,tapi bersama iblis di neraka,alangkah kagetnya dan frustasi habis habisan.

Pada akhirnya, jauh lebih baik menghindari ucapan yang buruk dan juga pikiran yang buruk. Karena itu yang dikehendaki Tuhan, untuk terus menerus kita lakukan.

Syalom

Yohanes 9:31
“Kita tahu, bahwa Allah tidak mendengarkan orang-orang berdosa, melainkan orang-orang yang saleh dan yang melakukan kehendak-Nya.”

Apakah anda masih dapat disebut saleh? Apakah anda masih melakukan kehendakNya? Jika dahulu doa anda didengarNya dan Ia selalu menjadi penolong anda disetiap kondisi, namun sekarang seakan menjauh dan anda dibiarkannya sendiri dengan keluhan-keluhan anda, mungkin anda sudah meninggalkan kesalehan anda, mungkin ada juga sudah tidak lagi melakukan kehendakNya.

Apa kehendakNya? Roma 12:2-3 menuliskan demikian;

Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing.

Banyak orang terpengaruh gemerlap dunia ini, pujian manusia yang sia-sia dan segala kemuliaan duniawi, akhirnya hatinya menjadi bengkok dan terbalik. Selanjutnya ia tidak dapat lagi melihat apa kehendak Allah dalam hidupnya, apa yang seharusnya dipikirkan, dilakukan dan diperjuangkan tetapi mulai melihat yang tinggi-tinggi di dunia ini dan bermimpikan hal-hal yang besar bagi dirinya sendiri. Selanjutnya tentu akan muncul gerutu, kemarahan dan bahkan mungkin mulai menyalahkan Tuhan tidak adil, memihak dan sebagainya.

Kita meninggalkan kesalahan kita saat kita melakukan semua itu, kita meninggalkan pengenalan akan Allah dan mulai menghakimi sesama kita, mulai melihat banyak selumbar menempel bagaikan jamur di mata mereka, dan mulailah kita tidak lagi mensyukuri bagian yang telah diberikan kepada kita. Apakah anda seorang yang tampan atau tidak, apakah itu penting? Apakah anda menjadi bahan tertawaan atau tidak, apakah itu berarti, saat anda mengenal kehendakNya dan mengenal karunia yang diberikan Allah kepada anda?

Jangan ada yang melencengkan mata hati anda dari Kristus, bahkan atas hal yang semu sekalipun tentang hinaan dan cacian, tentang apa yang manusia daging katakan buruk.

Yesaya 53:2-3
Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknyapun tidak ada sehingga kita memandang dia, dan rupapun tidak, sehingga kita menginginkannya. Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan.

Tetapi kita tahu ayat itu adalah bercerita tentang Yesus, Juruselamat kita, yang hari ini kita dapat berdiri tegak dan mengangkat kepala kita memandang keatas, kepada Allah yang memberikan pengharapan dan masa depan kepada kita. Ya, Yesus itu buruk rupa, jelek dan tidak diperhitungkan orang. Bukan itu saja Ia juga dihina dan direndahkan orang, tetapi Allah meninggikanNya jauh lebih tinggi dari segala sesuatu yang diciptakanNya.

aku menonton semua kesaksian, semua bilang banyak orang kristen di neraka, dan itu orang yang menurut kesaksian itu kata Tuhan,itu orang percaya(kalau Tuhan bicara kata percaya disini berarti orang yang mengakui diriNya itu sebagai Allah dan Juruselamat). tapi kenapa bisa pada ke neraka? ini titik masalahnya dalam dunia kekristenan.

karena mereka berpikir:

banyak orang kristen ,terutama ibu ibu pasar,sudah selamat percaya saja, tapi gosip terus berjalan. ga jamin itu ibu ibu akan selamat, kalau tidak tobat dan masih mengulangi terus,ya ditanggung akibatnya sendiri. semoga sadar dan tobat,untuk semua contoh kristen percaya saja tapi senang menentang Firman Tuhan dalam kehidupan sehari harinya.

Sudah diperingatkan dalam Firman Tuhan

Filipi 2
12. Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir,

Kenapa harus dengan takut dan gentar? Karena bisa hilang

itu di film gambar Yesus, tampan sekali…lihat tokohnya tampan semua. tapi kenapa dibuat beda dengan Alkitab didalam Yesaya 53:2-3 yang anda katakan.

kenapa Yesus tidak mengambil rupanya yang tampan,tapi dia jelek dan tidak terpandang? Dia itukan Tuhan,kedudukannya paling tertinggi,paling termulia,tapi kenapa Dia begitu humble??? tapi kenapa juga Dia tidak mengusir orang orang yang suka ejek disekelilingku dan balik mengutuk mereka dan menghukum orang yang menabur dan menuai yang buruk padaku? terus kenapa juga aku tiap hari dibuat kesal oleh perkataan mereka,aku cuek juga tetap mereka gemar menghina. maka itu aku mengadukan ke yang Empunya hidup yaitu Tuhan dan Allahku? memang aku akui ,aku tidak mengasihi para pengutuk,dan dengki mereka, juga tidak menjalankan apa yang FT ajarkan. kalau aku nuruti Firman Allah, aku harus korbanin perasaanku yang tidak enak dan tidak nyaman.

sampai pernah ada orang yang bilang ke aku,kq si itu dikatain bukan marah,tapi diam saja, bego benar. itu suaranya aku dengar, aku serba susah kalau aku tegurpun mereka tidak mengindahkan teguranku,dan semakin mengolok dan ditertawakan? aku seperti seorang diri sedangkan mereka seperti beramai ramai,semoga keadilan Tuhan ditegakan ditengah mereka.

biasa orang yang percaya pada Tuhan ,dan merasa iman percaya mereka menyelamatkan ,tetapi sikap dan perkataan mereka itu tidak mencerminkan orang percaya/orang beriman, apa orang seperti ini bisa dibilang beriman oleh Tuhan Yesus Kristus? karena mereka merasa yakin selamat,jadi ya mereka tidak takut pada Tuhan,karena cukup terima dan percaya Yesus,semua beres dan selesai,juga selamat,tapi anehnya kesaksian semua menunjukan orang kristen itu banyak sekali di neraka, kalau begitu berarti ini bukti yang tidak selamat.

Orang Yahudi pun maunya seperti itu, makanya banyak dari mereka yang ga bisa menerima kenapa Tuhan datang dalam bentuk manusia lahirnya di kandang hewan, bukan sebagai raja yang berkuasa

Itu sebabnya mereka menolak Yesus

Contoh konkrit memikul salib bro, kalau tak merasa seperti itu artinya belum memikul salib

Iman tanpa perbuatan adalah mati
Dan tak semua orang yang berseru Tuhan Tuhan akan selamat

Bukankah itu SESUAI dengan :
Yohanes 3 :
14 Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, 15 supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.

16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

tetapi sikap dan perkataan mereka itu [u][b]tidak mencerminkan[/b][/u] orang percaya/orang beriman, apa orang seperti ini bisa dibilang [b]beriman [s]oleh[/s] pada Tuhan Yesus Kristus[/b]?
Yg KURANG pada mereka adalah belum mampu menjadi MAKIN seperti Tuhan Yesus, hidupya masih menjadi [u][b]Batu Sandungan[/b][/u] untuk orang lain yg tadinya mau ikut dan percaya percaya pada Tuhan Yesus.
karena mereka merasa [u][b]yakin selamat[/b][/u],
HAL ITU juga harus dimiliki oleh [b]setiap Domba[/b], bukan ?
jadi ya mereka tidak takut pada Tuhan,karena cukup terima dan percaya Yesus,semua beres dan selesai,
Keadaan mereka sebenarnya : - Masih Doyan melakukan [u]Dosa Perbuatan[/u] yg tidak mendatangkan [b]MAUT di Neraka[/b] - Mereka tidak menyadari [u]Kelakuan, Perkataan dan Pikiran[/u] mereka se hari2 sedang [u][b]menyalibkan[/b][/u] Tuhan Yesus ber kali2. - Mereka tidak meyadari bahwa semua [u][b]dosa perbuatan[/b][/u] mereka [u]Kelakuan, Perkataan dan Pikiran[/u] TETAP akan mendapatkan [u][b]Hukuman[/b][/u] selama hidup mereka didunia, Apa yg mereka [u][b]Tebar & Tabur[/b][/u] cepat atau lambat akan mereka [u][b]TUAI dan makan HASILnya [/b][/u]!
juga [b]selamat[/b],
[b]YA dan AMIN,[/b] karena itu [u][b]Janji-Nya yg SETIA dan ABADI,[/b][/u] tak ada satupun Alasan yg dapat menggugurkan [u][b]KETETAPAN-Nya[/b][/u] itu !
tapi [b]anehnya[/b] [u][b]kesaksian semua[/b][/u] menunjukan [b]orang Kristen[/b] itu banyak sekali [b]di neraka[/b], kalau begitu berarti....... ini bukti yang tidak selamat.
Kalau [b]Kesaksian SESAT dan Tidak Alkitabiyah[/b] mah [b]PASTI ANEH [/b]! :coolsmiley: :happy0062: :mad0261: Kalau ada satu saja Domba di Neraka maka Neraka pasti iadi ADEM dan TIDAK PANAS lagi ! :angel: :coolsmiley: :happy0062: Bersambung.......

Sambungan …
Perhatikan ayat2 ini :

1 Tesalonika 4 : 16 - 17
"Sebab pada waktu TANDA diberi, yaitu pada waktu Penghulu Malaikat berseru dan Sangkakala berbunyi , maka Tuhan SENDIRI akan turun dari Surga dan mereka YANG MATI dalam Kristus akan LEBIH DAHULU BANGKIT, sesudah itu, kita (para Domba) yang masih hidup saat itu, dan tinggal dibumi, akan diangkat ber sama2 dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama lamanya bersama dengan Tuhan…Dan Tubuh kita LANGSUNG diubahkan dalam ujud TUBUH MULIA saat kita diangkat ke Angkasa ( 1 Korintus 15 : 51-52 dan Filipi 3 : 20 - 21 )

Yohanes 14 : 1- 3…Janganlah gelisah hatimu ( chawatir) , percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di Rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian , tentu akan mengatakannya kepadamu. Sebab sekarang Aku pergi kesitu untuk menyediakan tempat bagimu.
Dan apabila Aku telah pergi kesitu dan TELAH menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang KEMBALI dan membawa kamu ketempat-Ku, supaya ditempat dimana Aku berada, kamupun berada…)

Mudah,Jelas dan Sederhana Konsep dan Rancangan Allah itu bagi mereka2 yang akan DISELAMATKAN dan di Adopsi jadi anak2 Allah…cukup hanya menggunakan IMAN PERCAYA MUTLAK 100 % kepada Maha Karya Penebusan Allah
Hal itu menjadi SULIT,MUSKIL dan MENGGELIKAN bagi yang akan menjadi ARANG NERAKA menemani Iblis untuk DISIKSA secara KEKAL sebagai AIB dan CELAKA Kekal di Neraka yang BISA DISAKSIKAN para Penghuni Surga dari Jendela di Rumah Bapa…

tapi banyak orang lain yg beriman,hidup enak,dan bebannya yang standart aja,hingga santai aja jalani hidup. beda dengan orang lain yang lebih menanggung beban yang lebih berat,kenapa ada beda beban dalam memikul salib?

betul iman menyelamatkan,tapi iman yang gimana dulu? kalau namanya iman itu percaya apa katanya Tuhan, Tuhan bilang suruh mengasihi, tapi kenyataan orang iman itu suka julukin orang. (apa ini orang beriman???) kalau Tuhan bilang mengasihi itu tidak setengah setengah,sudah tahu orang itu tidak suka digituin ,tapi sengaja dibuat lucu-lucuan,apa ini kasih? orang kristen apa itu? mau yang enaknya aja didengar oleh telinga buat dirinya ,tapi merugikan sesamanya yang lain.

mau sampai kapan jadi batu sandungan?? mau sampai mereka meninggal? apa sudah tidak terlambat?

benar setiap domba harus percaya penuh iman yang menyelamatkan, tapi gimana dengan domba yang percaya diri tapi kelakuan buruk? apa bisa selamat??? klo ya berarti orang yang mengutuk dengan mulut dan orang yang tidak mengampunipun juga ,ikut selamat,dan mereka ada di surga.

ha? tidak mendatangkan maut, karena doyan melakukan dosa?? bertentangan sekali dengan Alkitab, upah dosa itu maut,tidak perduli itu dosa apapun juga,termasuk dosa lidah.
apa orang yang terus menerus salibkan Tuhan dan tidak mau bertobat ,yakin akan diterima di kediamanNya?
sampai sekarang mereka tidak menerima hasil tuaiannya,sepertinya hidup normal saja seperti biasa. mau sampai kapan,mereka mau sadar?
ada pepatah dunia, orang jahat hidup lebih lama,orang jahat hidup lebih makmur.
kalau tidak sadar sadar,sudah merugikan orang lain?

ya janji Tuhan itu setia dan adil ,bagi yang sungguh memiliki iman yang hidup, bukan iman yang semu( orang percaya banget pada Kristus tapi perkataan dan perbuatan itu tidak mencerminkannya tapi senang dengan keinginan dagingnya seperti menjuluki orang lain,karena itu kepuasan batinnya dan merasa terhibur),apalagi iman ktp disamakan dengan orang tak beriman.
ingat gak perumpamaan iman benih yang ditabur di pinggir jalan,batu,semak berduri dan di tanah yang gembur?apa hasilnya? yang mana yang Tuhan katakan iman yang bisa diterima oleh Tuhan?

memang ketetapan dan perkataan Tuhan Yesus itu benar sekali, hanya dengan IMAN,kita beroleh selamat. (tidak ada yang diragukan)

berarti bro octa menganggap kesaksian philip mantofa,gereja mawar sharon gbi ini tidak alkitabiah kesaksiannya? terus angelica zambrano,lala wanma dari papua,orang korea yang dibawa untuk memberitahu kepada yang masih hidup gambaran neraka seperti ini,dan seterusnya.(kesaksian mereka tidak ada yang menentang Alkitab, semua Alkitabiah dan ada didalam Firman Tuhan.ditambah lagi oleh mereka ,kalau mau percaya ya Puji Tuhan,kalau tidak percaya ya tidak apa-apa,disinipun Tuhan sendiri yang berkata kepada mereka yang bersaksi,supaya darah tidak tertanggung lagi keatas mereka)

menurut bro, orang yang sungguh-sungguh beiman itu ,orang yang gimana sih? (yang bisa dikatakan kategori beriman pada Kristus oleh Tuhan/menurut Alkitab)

menurut bro, orang beriman yang masuk kategori pilihan Tuhan itu yang gimana?

orang beriman,tapi hidup tidak sesuai Firman Allah,ini gimana? orang beriman ini dia sungguh sangat percaya Yesus itulah Juruselamat dan Tuhan menerima di hatinya dan mengaku dengan mulut, tapi hidup diluar apa yang Yesus ajarkan,dalam arti perbuatannya dan perkataannya.

kalau menurut bro ,orang iman semua masuk surga,pokoknya asal percaya Yesus dan terima Dia dengan sepnuh hati tetapi perkataannya suka jelekin orang dan perbuatannya juga suka berzinah,dll,kan semuanya selamatkan,pokoknya asal percaya/iman???
kalau begitu Allah kita itu capek capek ngajarin banyak hal kepada umat manusia,karena tidak diikutin,tapi cukup iman percaya saja,kamu sudah selamat.
jika demikian berarti Tuhan tidak perlu bilang pintu ke surga itu sempit. kenapa Tuhan bilang sempit??

konteks bicara disini adalah tentang iman, kita tahu perbuatan sebaik apapun tanpa iman itu tidak akan ada yang bisa selamat.

!
Masa engkau tidak melihat PERBEDAAN nya sih ? :coolsmiley: :mad0261:
Laut yg TENANG tidak pernah menghasilkan Pelaut yg TANGGUH !
Di Masa Kesukaran Besar, siapa yg lebih bisa BERTAHAN HIDUP:

  • orang lain yg beriman,hidup enak,dan bebannya yang standart aja

atau

  • orang lain yang lebih menanggung beban yang lebih berat ?

Sudah kau pahami KENA APA nya , nak?

Renungkan yg INI, ya nak :

Cuplikan Chating dengan TUHAN :

Aku:
Oke, sekarang beritahu saya mengapa hidup jadi begitu rumit?

TUHAN: Berhentilah menganalisa Hidup

Aku :
Tapi bagaimana mungkin kita tidak chawatir,
jika begitu banyak KETIDAKPASTIAN yg datang menerpa ?

TUHAN:
Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari.
Tapi kechawatiran adalah sebuah PILIHAN.

Aku :
Tapi, begitu banyak rasa sakit akibat Ketidak pastian.

TUHAN:
Rasa sakit tidak bisa dihindari, tetapi penderitaan
adalah sebuah PILIHAN.

Aku :
Jika penderiotaan itu sebuah pilihan,
mengapa orang baik selalu menderita?

TUHAN:
Intan tak dapat diasah tanpa gesekan.
Emas tidak dapat dimurnikan tanpa api.
Orang baik melewati rintangan, tanpa merasakan derita.
Dengan pengalaman itu, hidup mereka menjadi lebih baik.

Aku :
Maksudnya pengalaman pahit itu berguna ?

TUHAN:
Ya.
Dari segala sisi, pengalaman adalah guru yang keras.
Guru pengalaman memberi UJIAN dulu, baru pemahamannya.

Aku:
Tetapi mengapa kami harus melalui semua ujian itu ?
Mengapa kami tidak dapat hidup bebas dari masalah ?

TUHAN:
Masalah adalah sebuah rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan Mental.
Kekuatan dari dalam diri bisa keluar melalui perjuangan dan rintangan, bukan dari berleha-leha.

Aku :
Sejujurnya, ditengah segala persoalan ini, kami tidak tahu
kemana harus melangkah.

TUHAN:
Jika kamu melihat keluar, kamu tidak tahu akan kemana
melangkah.
Lihatlah kedalam .
KEPUASAN adalah ukuran yang dibuat olehmu sendiri.
Mengetahui TUJUAN perjalanan akan terasa lebih memuaskan,
daripada kamu mengetahui kamu sedang berjalan.
Bekerjalah dengan kompas, biarkan orang lain berkejaran
dengan waktu.

Aku :
Didalam saat saat sulit, bagaimana saya bisa tetap
termotivasi ?

TUHAN:
Selalulah melihat sudah berapa jauh saya berjalan,daripada masih berapa jauh saya harus berjalan .Selalu hitung yang harus kau syukuri karena kau peroleh,
jangan hitung apa yg tidak kau peroleh.

Aku:
Apa yang menarik dari manusia?

TUHAN:
Jika menderita, mereka bertanya,“Mengapa harus aku?”
Jika mereka bahagia, tidak ada yang pernah bertanya," Mengapa harus aku?"

Aku :
Kadangkala saya bertanya,“Siapa saya? Mengapa saya disini?”

TUHAN;
Jangan mencari siapa kamu, tetapi tentukanlah ingin menjadi APA kamu ini.
Berhentilah mencari mengapa saya ada disini.
Ciptakanlah TUJUAN itu.
Hidup bukanlah suatu Proses pencarian, tetapi sebuah Proses Penciptaan.

Aku :
Bagaimana saya mendapatkan yang terbaik dalam hidup ini ?

TUHAN:
Hadapi masa lalumu tanpa penyesalan.
Peganglah saat ini dengan keyakinan.
Siapkan masa depan tanpa rasa takut

wow kata katanya strong.
terima kasih Tuhan Yesus memberkati.

saat ini aku telah kembali penuh kepadaNya,dan proses yang kulalui ini,akan aku ikut sertakan Dia,untuk jadi garam dan terang dunia.
tetapi prosesnya sangat tidak enak dan tidak nyaman sekali,sakit dan perih.

kalau diatas itu renungannya berbicara tentang iman yang diuji sampai dibentuk karakternya yang murni.

tapi pertanyaannya kenapa belum dijawab?

Apa gak ada kesempatan kedua, seperti masuk api pencucian dulu gitu?