orang Kristen yang menyetir,terus ditilang akhirnya KKN/Sogok ke polisi?!

orang Kristen yang menyetir,terus ditilang akhirnya KKN/Sogok ke polisi?!

ditengah jalan saat terjadi pelanggaran,terus kita ga mau pusing,balik urus sim bolak balik,dari pada begitu repot ,lebih baik ambil jalan pintas yaitu kasih duit ke polisi/sogok dan masalah selesai,tindakan ini pasti tidak baik dimataNya bukan?

jujur,siapa disini yang suka begitu???lalu caranya gimana supaya kita menjadi anak2 Tuhan yang Jujur/tidak kkn selalu ikut aturan Tuhan?

lalu bila ada pikiran begini,ah udah de ga usah pusing2 ,nti klo udah melakukan kesalahan/Sogok duit bisa tobat ini sama Tuhan Yesus langsung(jelas ini dosa sengaja dan tidak mau ambil pusing)apakah ini pertobatannya benar??

Saya dimintai duit gak mau ngasih, saya bilang silahkan tilang aja.

Akhirnya dia marah-marah sambil bilang begini: "Anda tahu, saya kepanasan dari tadi berdiri di sini ! " :tongue:

Lalu malah dibebasin, polisi juga kadang gak mau repot ama orang geblek. Gak ada untungnya, kalau ngerepotin sih iya :ashamed0002:

GBU

gw mah selalu PASRAH !!! HAHAHA

Setiap saat kita dapat ditiliang, karena luas dan banyaknya UU lalulintas, maka saat dihentikan pasti kita dapat ditiling jika memang ia mau menilang kita, mulai dari cara mengemudikan kendaraan sampai dengan kelengkapan kendaraan.

Perintah tilang atau peringatan itu datang dari atasan, berapa jumlah tilang sehari dan apa yang boleh dan tidak boleh ditiliang itu juga datang dari atasannya. Di Bali dan Yogyakarta, tilang lebih jarang dilakukan dan hanya memberi peringatan dengan prioritas kelancaran lalulintas. Di kota besar seperti Jakarta atau Surabaya, pada jalur-jalur tertentu, diwajibkan langsung tilang dan dibeberapa titik mereka tidak mau terima atau meminta uang damai, sebab memang perintah atasan adalah menilang (surat tilang) semua dijalur itu. Sebaliknya juga ada yang tidak perlu ditilang jadi sepajang jalur itu harusnya memberi peringatan atau bisa diterima kalau diberi uang. Ha ha ha

Pada banyak kasus, saat dihentikan dan terjadi pelanggaran yang berakhir dengan uang persahabatan, dapat dibilang salah dan juga benar. Salah jika kita meminta berdamai dengannya dan melakukan kolusi untuk mengalihkan uang untuk negara agar dibagi berdua antara pelanggar dan petugas (maksudnya denda tilang 500.000, uang dibagi 200.000 buat petugas dan buat pelanggar save 300.000). Benar jika polisinya sendiri bilang sebenarnya tidak perlu tilang atau bagaimana ini… “ini pak buat ngopi, biar bisa terus segar mengatur lalulintas”

Saya pernah dihentikan dan dari beberapa kejadian, lebih sering saya memprotes dan akhirnya dilepaskan. Tetapi juga pernah memberi uang ngopi kepolisi saat mereka menunjukan gelagat untuk tidak menilang tetapi minta “ditraktir ngopi” atau saya lebih tepat menyebutnya pungli.

Mengapa saya memberi, sebab saat saya ngobrol dengan seorang kapten polisi jemaat gereja kami, ia menceritakan tentang hirarki uang beredar dan antara jatah menilang (surat tilang) dan sisanya jatah untuk atasannya.

Pernah sekali saya memberi cukup banyak, dan karena segan si polisi jalan itu akhirnya memberi kawalan (membukakan jalan) kepada saya sampai tempat tujuan.

Hidup kita didunia ini hendaknya cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati, sebab yang dikehendaki Allah adalah belas kasihan bukan sikap kaku mengikuti rule manusia.

ajak diskusi sedikit berdebat dg polisi…bebas ngga jadi ditilang :ashamed0004:
klo ditilang … mau repot silahkan minta surat tilang

kalo ngga mau repot … anggap kasih makan siang :smiley:

Kalau tidak mau repot, akui saja salah…
Dapat lembar biru untuk bayar denda.
Kalau mengaku tidak salah, dapat lembar merah untuk sidang pembelaan di pengadilan, bisa ga bayar tilang, bisa juga tetap bayar tilang.

Dulu lembar biru bisa titip bayar ke polisi, sekarang sudah tidak bisa, jadi bayar sendiri di loket BRI, atau di ATM BRI juga bisa kata kenalan.

makasih kawan kawan seiman,untuk komentarnya.maaf,saya baru ol lagi di FK.
yah, aku mengakui pribadi pernah melakukan kolusi dengan memberikan duit kepada polisi,tapi saya sejak mengetahui isi Alkitab dan mengenal FT,saya merasa hal ini gak baik.semoga saya tidak mengulangi lagi apa yg salah dimataNya,jadi klo mmg salah ya tilang,klo ga salah pun disuruh tilang ya terserah,mungkin saya coba bilang pak,klo saya tidak bersalah terus saya disuruh tilang,apa ini benar pak?mungkin saya coba bilang apa bapak tidak takut sama Tuhan??? hehe coba2 bantu sadarin apa yg bpk polisi lakukan,tapi klo dia maksa juga ya menyerah aja.

Kristen harus Cerdik seperti ular

Gbu