Orang Reformed bingun istilah Freewil " Barang siapa " & " Setiap orang " ?

Yoh3:15.
Supaya setiap orang kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.

Yoh3:
18.
Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum;
Barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak

  1. Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak;

  2. Tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah.’'percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.

  3. Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal,
    … tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.’’

Markus 16:16
Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatakan,
tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.

Wahyu3:5a
Barang siapa yang menang, ia akan dikenakan pakaian putih yang dengan demikian: AKU tidak akan menghapus namanya dari kitab kehidupan,

Yoh15:6
Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.

Rom9:33 seperti ada tertulis: ‘‘Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion sebuah batu sentuhan dan sebuah batu sandungan, dan siapa yang percaya kepada-Nya, tidak akan dipermalukan.’’

Pertanyaan yang mana benar untuk menunjukan Allah adalah maha kasih dan maha adil ?

a. Barangsiapa = Orang pilihan sebelum dunia dijadikan ?
b. Barangsiapa = Siapa aja manusia diberi Freewill untuk percaya atau menolak supaya menunjukan Allah adalah maha kasih dan maha adil ?

Jadi bingun ? :angel: :mad0261: :mad0261: :mad0261: Siapa yang bisa menjawab ?

Terimakasih.

GBU !

  • Barangsiapa = siapa saja yang memenuhi term and condition sesudah itu.
    Karena istilah barangsiapa, pasti memiliki term and condition.

  • Tetapi istilah ‘setiap orang’, tidak selalu diikuti term and condition.
    Setiap orang ( atau pun semua orang ), juga tidak selalu memiliki arti setiap orang (ataup semua orang) di seluruh jagad raya. Setiap kata punya domain, di mana domain itu bisa terbatas, tergantung konteks.

Contoh:
Tanya : “Kamu sudah makan ?”
Jawab : " Sudah, semua orang (setiap orang) sudah makan, mungkin sekarang kita bisa lanjut ke acara berikutnya"
kata : ‘semua orang’ di situ tentu saja dalam arti : ‘semua orang terbatas pada pesta yang dimaksud’, bukan semua orang diseluruh jagad raya.

GBU

Kok ribet jawabannya :

Tanya : " Kamu sudah makan ? "
tentu saya jawab : Saya sudah makan.

kan aneh dan gila kalau saya jawab :" Sudah, semua orang (setiap orang) sudah makan, mungkin sekarang kita bisa lanjut ke acara berikutnya"

Barang siapa = setiap orang = menunjukan pribadi masing masing = bukan rombongan sama sama naik " Bis Pariwisata " neng.

Belajar hikmat ya dalam hal ini.

Terimakasih.

GBU !

Gak gila, ia cuma memberikan informasi lebih. :happy0062:
( Manusia bukan robot, tanya A jawab persis A gak kurang gak lebih 1 titik pun. Itu sebabnya juga bahasa manusia adalah context sensitive ).

Contoh lain:
Tanya dari dosen A : tugasmu sudah dibikin ?
Jawab dari mahasiswa : Sudah semuanya pak . (maksud kata ‘semua’ adalah semua tugas terbatas dari dosen A saja. Jawaban itu tidak berkaitan dengan tugas-tugas yang diberikan dosen B, C, dsb.).

GBU

Apa hubungan dengan tema ditrit ini ?

Orang Reformed bingun istilah Freewil " Barang siapa " & " Setiap orang " ?

Mohon anda teliti dulu baru jawablah sesuai pertanyaan ! Jangan jawab semau sendiri kapan bisa selesai ?

Pertanyaan yang mana benar untuk menunjukan Allah adalah maha kasih dan maha adil ?

a. Barangsiapa = Orang pilihan sebelum dunia dijadikan ?
b. Barangsiapa = Siapa aja manusia diberi Freewill untuk percaya atau menolak supaya menunjukan Allah adalah maha kasih dan maha adil ?

GBU !

kalo kata pak pendetaku yang bener itu barangsiapa
lagian kalau siapa saja bearti kagak ada dunk freewiil freewill manusia =)

  1. Lho kok katanya pendeta ?
  2. Barang siapa yang percaya = Siapa aja yang percaya = Setiap orang yang percaya = Bagi orang yang percaya = Sama aja. hanya permainkan kata kata aja.

Terimakasih anda sudah berkomentar.

GBU !

Kalau gak ngerti hakikat dari kata: ‘Setiap orang’ dan ‘barangsiapa’, terus ribut-ribut kan repot.
Makanya tk bahas. :tongue:

GBU

Kata Setiap Orang adalah sama dengan kata Barang Siapa. Hal ini tidak perlu dipajang lebarkan sebab hanya masalah terjemahan bahasa saja.

ayat 18
Reformed memakai King James Version sebagai dasarnya sehingga penegasan kata He (that believeth) lebih bermakna dari pada terjemahan NIV (seperti juga Alkitab TB) dengan kata Whoever (believes). Keduanya menunjuk manusia yang percaya bukan yang tidak percaya. Kalau kita baca lepas NIV dan TB seakan barang siapa itu semua orang, sedangkan He lebih spesifik kepada orang percaya. Sebenarnya tidak demikian sebab keduanya sama menunjuk kepada orang percaya.

ayat15
NIV
that everyone who believes in him may have eternal life. Penekannya bukan everone tetapi who believes

KJV
That whosoever believeth in him should not perish, but have eternal life.

Penekannya sama adalah pada mereka yang percaya, semua orang akan diselamatkan tetapi bukan semua orang, melainkan semua orang yang percaya, karena tidak semua orang percaya dan mau menerima anugrahNya.

Jadi jika anda kata Barang Siapa itu menujuk kepada siapa?

Maka jawab saya, adalah menunjuk kepada semua orang, ya semua orang yang mau percaya.

Siapa yang mau percaya? Adalah mereka yang datang kepada Kristus, dan siapa yang datang kepada Kristus?

Yohanes 6:37 (TB)
Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang.

… tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman. (Yohanes 6:39)

Sama seperti yang ditulis dalam…

Yohanes 6:44 (TB)
Tidak ada seorang pun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.

Sebab sesungguhnya tidak ada seorangpun yang dapat percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan jika tidak oleh karena ROH KUDUS. Seperti yang ditulis dalam 1 Korintus 12:3 “dan tidak ada seorang pun, yang dapat mengaku: “Yesus adalah Tuhan”, selain oleh ROH KUDUS.”

Sehingga keselamatan seseorang itu adalah buah dari pekerjaan Allah dari awal sampai akhir, bukan usaha manusia atau kesalehan manusia. Semua adalah murni karena anugrahNya kita dapat percaya dan datang kepada Kristus.

Lalu dimana letak freewill >? ? ?

Manusia bebas menentukan hidupnya sendiri entah kekanan atau kekiri, entah mau menerima anugrah atau menolak anugrah. Saat Roh Allah bekerja dalam hidup manusia, melembutkan hatinya agar ia dapat menerima berita Injil dan ia menolak dan mengeraskan hatinya, itu adalah freewill manusia. Tetapi saat ia menerima pekerjaan Roh Allah dalam hidupNya, maka mereka akan menemukan Kristus dan selanjutnya mereka hidup dalam kehidupan baru didalam Terang.

Jadi karena semua itu adalah anugrah, maka jangan seorangpun menyombongkan diri dan merasa sudah selamat karena anda telah memutuskan sendiri atas kehendak bebas untuk selamat. Sombong sekali…

Sebaliknya jangan juga orang menyombongkan diri karena merasa atas kehendak bebasnya ia telah menentukan jalan hidupnya untuk selamat karena sejak dari lahir sudah ditentukan Bapa untuk selamat. Ini dua kali lebih sombong…

Filipi 2:12 (TB)
Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar.

Ingat tentang carang pohon zaitun yang dibuang dan kita dicangkokan… Ia tidak menyangkan carang yang asli apalagi cangkokannya… hiduplah takut akan TUHAN.

Kata Setiap Orang adalah sama dengan kata Barang Siapa. Hal ini tidak perlu dipajang lebarkan sebab hanya masalah terjemahan bahasa saja.

Terimakasih anda telah berkomentar dengan baik tentang " Setiap Orang [b] = Barang siapa "

===============================================================

Dan apakah He yang didepan dan dibelakang punya arti yang lain menurut anda ?
Nih kalau gak salah versi KJ :

Yoh3:18
He that believeth on him is not condemned:
but he that believeth not is condemned already, because he hath not believed in the name of the only begotten Son of God.

Mark 16:16 Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatakan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.
KJ: He that believeth and is baptized shall be saved; but he that believeth not shall be damned.

=============================================================

[b]Dia yang percaya = Barang siapa yang percaya, dialah yang diselamatkan !

Dia yang tidak percaya = Barang siapa yang tidak percaya, dialah yang dihukum ![/b]

Dia atau barang siapa adalah menunjukan individu !

Apakah itu juga permainan kata oleh sang terjemah ?

=================================================================
Keselamatan ditujukan individu yakni mau percaya atau tidak !
Yeh:20
Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya.

Terimakasih anda telah komentar !

GBU !

Betul :happy0025:
Semua yang diberikan Bapa pada Yesus, akan datang pada Yesus melalui free-willnya masing-masing. Gak ada satu pun yang gak datang.

GBU

  1. Gak ada satu pun yang gak datang. ? :mad0261: :mad0261: :mad0261: apa hubungan dengan komentar paling atas ?

GBU