Ormas Islam Berniat Duduki GKI Yasmin

Sekelompok Warga Berniat Duduki GKI Yasmin Imanuel More | Jimmy Hitipeuw | Minggu, 25 September 2011 | 03:57 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekelompok warga Bogor, Jawa Barat, dikabarkan berencana melancarkan aksi untuk menduduki Gereja Kristen Indonesia (GKI) Taman Yasmin Sabtu, ( 24/9/2011 ) . Massa yang mengusung bendera Ormas tertentu itu saat ini tengah berkumpul di sekitar Masjid Raya, Bogor.

“Mereka berencana berkonvoi menuju GKI Yasmin. Jumlahnya sekitar 200 -an orang,” kata San H, sumber yang berada di dekat lokasi melalui hubungan telepon kepada Kompas.com, Sabtu ( 24/9/2011 ) malam.

Ia juga menginformasikan, aparat kepolisian telah berada di sekitar lokasi untuk mengawal konvoi tersebut. Selain itu, San juga mengaku belum mendapat informasi apakah rencana tersebut sudah dikoordinasikan dengan pihak pemerintah setempat.

GKI Yasmin hingga saat ini masih disegel Pemkot Bogor walaupun Mahkamah Agung dalam putusannya telah menolak Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan Pemkot atas Izin Mendirikan Bangunan GKI Yasmin.

Putusan MA No. 127 /PK/TUN/ 2009 pada 9 Desember 2009 itu ditetapkan untuk mengatasi sengketa yang bermula dari pembekuan IMB yang telah diterbitkan pada 13 Juli 2006 oleh Pemkot Bogor. Namun, P emerintah setempat melalui Kepala Dinas Tata Kota dan Pertamanan membekukan IMB GKI Taman Yasmin pada 14 Februari 2008 .

Sayangnya, Putusan MA itu hingga saat ini tidak digubris oleh Pemkot Bogor. Alhasil, jemaat GKI Yasmin harus menjalankan Ibadat Mingguan di trotoar jalan di depan gereja tersebut.

nah yang selalu pake cara kekerasan ketahuan kan?? dan bapa mereka adalah?

Alasanya apa coba maen segel2 gitu
Paling biang2nya ya mereka2 itu

kita dukung terus GKI Yasmin

Tergelitik dengan bunyi spanduk mereka yang berbunyi “INI MURNI MASALAH HUKUM”

Lah, kalo emang karena masalah hukum, emangnya mereka siapa mau menegakkan hukum? Aparat hukum-kah? Dari bajunya aja jelas karena masalah sentimen agama kok…

Berarti mereka adalah warga yang main hakim sendiri ramai-ramai :smiley:

Salam

Berharap yang terbaik akan terjadi… :afro:

betapa ku kagum akan Kristus…dengan hal hal seperti ini makin menunjukkan bahwa siapa yang benar2 terang …benar2 Tuhan…
yang satu… hajar, kafir, bunuh , bakar,…hakimi…
yang satunya…ampuni, jangan menghakimi, jangan balas kejahatan dengan kejahatan,…
betapa ku bangga oleh Yesusku ^^

ahhh…ini kan namanya mau menutupi malu si walikota yang membuat masalah tsb jadi runyam. Wong itu semua adalah intrik dari si walikota supaya saja yng tidak mau kehilangan muka di kalangan publik saja.
Wong anaknya Abdurakhman Wahid saja menyalahkan si walikota bogor tsb dalam kewenangannya yang berbau sara dan diskriminatip terhadap umat beragama tertentu.
Kalau sudah demikian…misalnya nanti sampai terjadi klas lagi dilapangan sampai terjadi pertumpahan darah…?? siapa yang bertanggung jawab disini secara moril dan non moril…?? ya si waliotanya dan jajarannya serta komunitasnya.
Kalangan kita hendaklah berdoa saja seperti yang disampaikan oleh [email protected]…mengamuni dan tidak menghakimi secara brutal juga,( balas secara fisik )…

agama yang baik menghasilkan manusia baik yang berkarakter baik… :slight_smile:
semoga setiap umat beragama merenungkan ini…

Shalom,

Ya, dan mereka yg membenci TYK, tidak menyadari bahwa TYK mengasihi mereka dan menawarkan kasih karunia-Nya kepada Mereka, namun sebaliknya mereka membenci pengikut Kristus, mereka tidak tahu bahwa pekerjaan Roh Kudus tidak akan bisa digagalkan oleh kekuatan apapun. Mereka merasa senang dan merasa menang atas hal yang hanya tampaknya saja gagal.

Semakin teguhlah iman pengikut Yuhan Yesus Kristus; senantiasa bersukacitalah pengikut Kristus meski mendapat tantangan yg hebat dalam memberitakan Injil.

Demikian, semoga bermanfaat.
Salam, JBU, Jericho, J.

Pengunjuk rasa, Minggu (16/10/2011), minta agar bangunan GKI Yasmin di Kota Bogor, dibongkar.

Warga Akan Terus Mendesak GKI Yasmin
Riana Afifah | Laksono Hari W | Senin, 31 Oktober 2011 | 19:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Biro Opini Forum Komunikasi Muslim Indonesia (Forkami) Abdul Halim akan terus mendesak pembongkaran gedung Gereja Kristen Indonesia Taman Yasmin di Kota Bogor, Jawa Barat.

GKI Taman Yasmin sudah mengantongi putusan dari Mahkamah Agung (MA) dan rekomendasi Ombudsman RI yang bersifat wajib tentang sahnya pendirian gereja di Kompleks Perumahan Taman Yasmin. Namun, Wali Kota Bogor Diani Budiarto tak mengindahkan keputusan tersebut.

Warga sekitar gereja pun menuntut pembongkaran gedung gereja. Pada Minggu (30/10/2011) pagi, warga bersama Forkami mendesak agar jemaat GKI Taman Yasmin tidak beribadah di tempat tersebut.

“Kami tidak pernah bermain opini. Kami berdasarkan fakta yang ada. Jadi kami, warga, terus akan bergerak,” kata Abdul Halim ketika dihubungi Kompas.com, Senin (31/10/2011).

Mengenai putusan MA pada 9 Desember 2010, Abdul Halim menegaskan bahwa Wali Kota Bogor sudah mengeluarkan Surat Keputusan tentang pencabutan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) pada 11 Maret 2011. Wali Kota mengeluarkan SK ini lantaran IMB kembali berfungsi seperti semula.

“Waktu itu Menkopolhukam saja sudah pernah berkata bahwa semua dikembalikan ke Pemkot Bogor,” ujar Abdul Halim.

Rekomendasi Ombudsman RI yang diterbitkan pada 8 Juli 2011 pun dinilainya hanya sekadar masukan. Menurutnya, keputusan Ombudsman itu tersebut tidak terlalu mendesak untuk diikuti. “Ombudsman itu bukan lembaga. Itu hanya sekadar masukan saja. Sudah jelas kan IMB dicabut,” tutur Abdul Halim.

Dalam Pasal 38 Ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman Republik Indonesia, disebutkan bahwa setiap rekomendasi Ombudsman bersifat wajib untuk dijalankan oleh pihak pelapor maupun terlapor. Dalam hal ini, pihak terlapor adalah Wali Kota Bogor dan Gubernur Jawa Barat yang bertindak selaku atasan dari Wali Kota Bogor.

Inilah wujud nyata dari negara Pancasila yang katanya menjamin kebebasan beragama warga negaranya.
Bullshit !!!

benar kata Tuhan, dari pohon yang tidak baik tidak mungkin menghasilkan buah yang baik