Osama Akan Kembali Melakukan Pembunuhan

Sabtu, 22/01/2011 06:04 WIB Osama Bin Laden Kembali Ancam Bunuh Warga Prancis Laurencius Simanjuntak - detikNews

Jakarta - Pemimpin jaringan Al-Qaeda, Osama Bin Laden, kembali muncul ke permukaan. Lewat rekaman suara, buron nomor satu AS itu, kembali meminta Prancis untuk menarik tentaranya dari Afghanistan. Penarikan tentara akan ditukar dengan pelepasan tawanan warga negara Prancis.

Menurut seorang sandera warga negara Prancis yang ditangkap di Negeria, suara dalam rekaman yang mirip Bin Laden itu mengatakan, pelepasannya tergantung dari sikap pemerintahnya.

Bin Laden mengatakan, Prancis akan membayar mahal untuk kebijakannya di Afghanistan dan di tanah muslim lainnya.

“Penolakan President Nicolas Sarkozy untuk menarik pasukannya dari Afghanistan adalah tidak lebih dari lampu hijau untuk pembunuhan tawanan Prancis,” kata Bin Laden dalam rekaman yang disiarkan oleh Al-Jazeera, Jumat (21/1/2011).

“Kami ulangi pesan yang sama untukmu: pembebasan tawananmu dari tangan saudaraku adalah berhubungan dengan penarikan tentaramu dari negara kami,” kata Bin Laden lagi.

Rekaman suara ini adalah kali kedua bagi Bin Laden menyerang kebijakan Prancis, dengan menghubungkan kehadiran tentara Prancis di Afghanistan dengan penculikan warga negaranya di Nigeria. Bin Laden sendiri saat ini diyakini sedang bersembunyi di pegunungan, wilayah perbatasan Afghanistan dan Pakistan.

Tujuh warga negara asing, termasuk 5 dari Prancis, diculik di Negeria pada Semptember tahun lalu. Kelompok sayap Al-Qaeda di utara Afrika, Al-Qaeda in the Islamic Maghreb (AQIM), mengaku bertanggung jawab atas hilangnya mereka.

Sabtu, 08/01/2011 14:39 WIB Inggris Ingatkan Kemungkinan Serangan Al Qaeda Terhadap Penerbangan Rita Uli Hutapea - detikNews

London - Pemerintah Inggris mengingatkan kemungkinan serangan Al Qaeda pada industri penerbangan di negeri itu. Peringatan itu disampaikan oleh Departemen Trasportasi Inggris dalam pesan yang ditujukan untuk sektor transportasi udara di negara Eropa itu.

“Ada indikasi bahwa Al Qaeda mungkin tengah mempertimbangkan serangan terhadap bandara atau target sektor aviasi Inggris,” demikian bunyi pesan Departemen Transportasi Inggris seperti dilansir kantor berita BBC, Sabtu (8/1/2011).

Menurut sumber keamanan Inggris, ancaman serangan teror pada sektor transportasi tersebut telah diperbarui menjadi level “parah”, yang artinya serangan dianggap sangat mungkin terjadi.

Dikatakan pejabat yang tidak disebutkan namanya itu, otoritas Inggris telah menerima laporan intelijen belum lama ini yang mengindikasikan peningkatan ancaman terhadap target transportasi udara. Namun tidak diketahui mengenai waktu maupun taktik kemungkinan serangan tersebut.

“Pemerintah tidak merahasiakan fakta bahwa masih terus ada ancaman serangan ala Mumbai oleh Al Qaeda yang telah mengancam seluruh Eropa,” ujar sumber pemerintah Inggris.

“Para teroris terus berbicara mengenai aspirasi mereka untuk menyerang target-target penting dalam skenario ala Mumbai yang melibatkan tempat-tempat yang ramai seperti bandara dan terminal-terminal kereta,” imbuhnya.

Kota Mumbai, India diguncang serangan teror mengerikan pada November 2008 silam. Serangan itu menewaskan lebih dari 100 orang.
(ita/ita)

he2 buah jatuh tidak jauh dari pohonnya
ranting yang berasal dari pohon yang busuk juga akan menghasilkan buah yang busuk
apalagi jika buah tersebut dimakan ulat yang bernama dendam dan kebencian
yang berasal dari bapa segala dusta

Kalau teror di dunia penerbangan Sangat mungkin terjadi

Seperti yg terjadi di bandara di Rusia beberapa bulan lalu