Osama & penerapan Lukas 12:4

Lukas 12:4 Aku berkata kepadamu, hai
sahabat-sahabat-Ku, janganlah
kamu takut terhadap mereka
yang dapat membunuh tubuh
dan kemudian tidak dapat
berbuat apa-apa lagi.

Dmikian diataslah isi dari ayat Alkitab Lukas 12:4.

Ini masalah roh dan apa yg di imani seseorang untuk dinyatakan dalam hidup.
Meskipun USA telah membunuh osama, namun buah2 yg telah osama tabur dan juga telah tuai, tidak bisa dibunuh oleh siapapun.

Jika ada pribadi yg lain yg mampu dan mau mengimani kaidah Lukas 12:4 tsbt… Apalagi dari pihak muslim, tentu tidak bs dipungkiri osama2 yg lain akan muncul lagi.

Osama dibunuh, namun apa yg osama telah bangun, imani dan lakukan menjadi buah2 yg dapat orang lain liat, namun ideologi, cara berpikir dan apa yg diimaninya tsbt, tidak akan dibunuh…

Yg saya sayangkan kapan dari pihak Kristen, yg juga memiliki ayat2 Alkitab yg bila di imani dan dilakukan, akan menjadi buah2 yg dasyat, yg juga dapat dilihat dan dirasakan orang lain.

Apa yg osama lakukan sbg buah2nya, membangkitkan radikal2 dari pihak muslim bahkan di Indonesia, dan contohnya 10 thn terakhir ini, kalau pihak2 muslim mulai radikal cenderung membuat gerah…
Seperti contohnya yg kecil, yg mungkin bs lsg berbenturan dgn kita adalah arogansi MUI yg kalau arak2an dijalan, atau ormas2 islam lainnya, terutama gerakan2 teroris yg berbasis islam di Indonesia.

Sense, spirit2 seperti lah yg Osama tuai dari apa yg diyakininya.
Walau dia mati, namun apa yg diyakini itu tidak akan bisa dibunuh, atau malah akan bertumbuh subur ditanah yg subur…

Dmikian lah Apa yg osama lakukan adalah applikasi dari lukas 12 tsbt diatas.

Sebenarnya, timbul pertanyaan mengapa radikalisme dan terorisme bisa banyak bermunculan dari oknum-oknum yang beragama Islam.

Mengapa tidak timbul terorisme dari orang-orang Kristen ataupun agama lainnya ?

Sebenarnya ada apa ya dengan agama seberang ini ? Bukankah katanya agama ini membawa damai dan sejahtera ?

Kalau alasan kemiskinan dan tertindas, apakah orang orang Kristen tidak mengalami masalah itu juga, demikian juga orang yang beragama lainnya ?

Betul, sebuah pertanyaan besar. Dan jawaban yang sangat berani ada di sebuah forum yang pernah diblokir di Indonesia.

Tentang Luk 12:4 IMO tidak 100% sejalan dengan ajaran Osama, karena yang dijalankan Osama lebih proaktif sebagai tindakan “menggentarkan/terror” terhadap musuh, seperti yang ada di kitab sucinya Osama. Sedangkan Luk 12:4 lebih ke arah keberanian Martyrdom, seperti penganiayaan yang dialami gereja perdana.

Just pendapat

Shalom Aleikhem

dr buahnya … ketahuan pohonnya

Osama osami memang sudah meninggal, tapi apa yang di yakininya yaitu junjrungannya si iblis yang menyesatkan pengikutnya untuk melakukan teror dan pembunuhan masih ada, biarlah TUHAN kita YESUS KRISTUS yang akan membinasakannya untuk selama2nya. :slight_smile:

osama hanya produk yang kesekian saja!
sebelum sebelumnya sudah banyak tokoh-tokoh lainya mirip mirp dengan kelakuannya, yang memiliki pandangan, ideologi, kelakuan, prinsip dan cara yaitu egois, menciptakan teror, memanipulasi, mengganggap diri sendiri betul dll

itu sifat sifat dasar (dna) dari bapaknya yaitu siperusak!
sudah ada dari awal ketika ia masuk kedunia melalui dosa manusia.

tidak heran kalau
sampai bapaknya nanti dilemparkan ke danau berapi maka tidak akan pernah berhenti dia untuk menyetir anak anaknya yang lain untuk bertindak sama atau lebih parah lagi, dan akan terus timbul osama osama lainnya!
[/quote]

Penerapan Lukas 12:4 itu ditujukan oleh Tuhan Yesus buat murid-murid-Nya dan orang percaya saat ini. Intinya orang percaya tidak perlu takut kepada manusia yang bisa membunuh tubuh tapi setelah itu tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Dengan kata lain dia tidak berkuasa untuk membunuh atau membinasakan jiwa.

Justru orang percaya yang mati dibunuh jiwanya akan selamat. Lalu Tuhan Yesus selanjutnya mengatakan bahwa “Takutilah Dia, yang setelah membunuh, mempunyai kuasa untuk melemparkan orang ke dalam neraka.” (ayat 5).

Kedua ayat dia ats menunjukkan sekaligus pemeliharaan dan perlindungan Tuhan bagi jiwa orang percaya. Walaupun orang percaya akan menderita penganiayaan bahkan mati tetapi jiwanya aman dan selamat dalam perlindungan Tuhan. Yang harus ditakuti adalah penghukuman Allah yang berkuasa tidak hanya membunuh tubuh tetapi juga berkuasa melemparkan ke dalam neraka.

Matius 22
22:37 Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

Matius 22
22:39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

GBU