Panda Akui Tuhan Ingatkan Dirinya Untuk Baca Alkitab

Kehidupan politisi PDIP Panda Nababan yang terseret dalam kasus pemberian suap cek pelawat pemilihan Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia Miranda Goeltom, tak membuatnya lupa sudah berapa lama tinggal di sel. Kendati tinggal di sel sempit, Panda tak terpancing untuk emosi, stres dan frustasi.

“Tinggal berdiam dalam rumah biasa saja, tidak boleh kemana-mana, sangatlah membosankan. Apalagi dikurung dalam penjara. Bisa frustasi, stres, tertekan, gampang tersinggung, mudah marah, rendah diri,” ujar Panda mengawali pembelaannya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Rabu (15/6/) malam.

Panda dengan suaranya yang berat lantang menuturkan bagaimana kondisinya ditempatkan dalam sebuah kamar seluas 1,68 meter x 2,4 meter, dimana wc atau tempat membuang air besar dan bak mandi menjadi satu di dalamnya. “Pengap memang. Tapi siapa orang mau perduli dengan itu?,” sambung Panda membaca pembelaan setebal 149 halaman.

Namun kata dia, di saat sedang berkecamuk dalam pikirannya yang seolah mencibir bahwa dirinya sedang menapaki hari-hari yang kelam. Saat itu juga, Panda mengaku dirinya diingatkan oleh Tuhan. "Untunglah Tuhan mengingatkan saya, "Hei Panda, baca! Iqro! Baca Alkitab! Baca Mazmur 90 ayat 12: ‘Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, sehingga kami beroleh hati yang bijaksana’.” ujarnya dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Hakim Eka Budi itu.

Apapun hasil yang akan didapatkan nanti, politisi senior di partai berlogo banteng itu telah membuktikan diri bahwa dirinya dapat tenang dan kritis menghadapi cobaan hidup yang kian menimpanya. Bahkan menyerahkan segala sesuatunya kedalam Firman Tuhan.

Source : Berbagai Sumber/DPT