pantas atau tidak ??

saya punya mantan pacar yang beda agama… :char12:
saya sudah terlanjur sayang, lalu setiap kali saya berdoa, saya minta pada Tuhan…, suatu saat nanti dia akan kembali kepada saya dan mencintai saya setulus hatinnya…
saya berpegang teguh pada beberapa ayat alkitab, mengenai Yesus yg selalu mendengar doa umatnya bila didoakan dengan yakin dan bersungguh-sungguh…
menurut kamu-kamu semuanya, pantas tidak saya berdoa demikian?? :’(
apa saya tidak salah berdoa itu?
apa Tuhan mau mengabulkan doa saya, sementara saya meminta hal yang sebenarnya tidak boleh?? :’(
apa saya salah jika tetap menunggu pasangan yg berbeda keyakinan itu? :’(

Ingat dasarnya sis… mengasihi itu memberi… dan mencintai tidak berarti memiliki… TUHAN sudah menunjukan jalan bahwa kalian berdua tidak bisa bersama… sooo… relakanlah… itu adalah pelajaran hidup buat sis agar lebih dewasa…

mengenai doa boleh2 saja… hanya dikabulkan atau tidak itu wilayah TUHAN… ingin menunggu boleh2 saja… daripada menghabiskan waktu buat mikirin mantan lebih baik melayani TUHAN sis… dengan berbuat baik pada orang lain… ingatlah TUHAN sudah menyiapkan yang lebih baik lagi di depan sana… apakah sis akan tetap diam ditempat…???

pernikahan beda agama itu resikonya besar loh

anda siap menanggung derita dan tetesan air mata kelak ???

kalau mau cerai, hmmm alkitab melarang
kalau mau kawin lagi dengan cowok lain,setelah cerai, itu sudah termasuk zinah

sudah banyak kesaksian spt ini.

anda sudah siap menerima resikonya ???

kalau hanya diucapkan dimulut, apalagi kalau masih terbuai dgn bius cinta, sih gampang ngomong
tapi bila kelak (siapa tahu kalau kejadian) terjadi, hanya penyesalan seumur hidup

jadi renungkanlah dahulu sebelum bertindak

saya juga sempat mikir begitu…, tapi setiap saya ingat dia, saya seakan-akan sangat ingin semuanya kembali seperti semula…
banyak yg datang pada saya, bahkan teman-teman menyarankan move on…
tapi hati saya seperti nggak bisa terbuka buat orang lain…
lalu saya harus bersikap bagaimana? :onion-head27:

banyaklah bergaul… melakukan aktifitas… agar hati anda sembuh… dari banyak aktifitas yang anda lakukan dan bila anda sudah menemukan suatu aktifitas yang sangat menarik bagi anda… apalagi dilakukan dengan teman2… maka perhatian anda akan terfokus untuk mengembangkan aktifitas tersebut… dan seiring berjalannya waktu, ingatan masa lalu itu akan lebih bisa anda hadapi… anda akan lebih kuat sis…

saya pernah punya pacar yg bersedia mengorbankan apapun dari dirinya dan dia merasa mati kalau harus berpisah…
tp nyatanya dia kawin juga ama orang lain dan perasaanya hilang…

hidup ini uda terlalu banyak masalah jd jgn ditambahi dgn membuat-buat masalah, perasaan buat satu2nya penentu cinta, kebahagian dll.

ada banyak kasus bahwa perasaan membuat org terjerumus kedalam penderitaan SEUMUR HIDUP.

cepat2lah anda melupakanya dan percayalah semakin hari anda semakin mampu mengendalikanya.

nb.jangan dilakukan apapun untuk membuat anda mengenang dia lagi, termasuk mengingat-ingat kenangan manis.

gw sependapat sama lbmagi, bejobejo & erwin pay
belajarlah untuk berkorban, krn saat ini sis lia hutabarat sedang dikuasai oleh perasaan sayang yg berlebihan.

cobalah berdoa…biarlah kehendakMu yg jadi, bukan kehendak ku. Amen

cari gebetan baru… insya allah akan bisa melupakan yang lama… tapi carinya yang seimann ya biar gak ribet…

Banyak orang terlalu mengagungkan cinta dan percaya bahwa cinta itu tidak mungkin dihilangkan. Itu semua mitos. Di dunia ini tidak ada yang abadi, termasuk cinta manusia…(kecuali cinta kasih Tuhan). Sama seperti luka, sakit karena putus cinta juga bisa disembuhkan kok…waktu yang akan menyembuhkan, dan tentunya juga niat untuk melupakan.

Dulu saya juga pernah punya pacar beda keyakinan, saya mengira tidak bisa mencintai yang lain lagi. Saya juga berdoa agar Tuhan mau mengubah dia sehingga mau ikut dengan keyakinan saya. Ternyata Tuhan mempunyai rencana yang jauh lebih indah. Saya menemukan jodoh yang jauh lebih baik dalam segala hal di banding dia. Dan bukan hanya itu…dia juga seiman dengan saya. Sekarang saya berbahagia dengan pasangan saya.

Jadi, jangan terkungkung dengan perasaan cinta sis…berdoa sih boleh2 saja, tapi yakini dengan iman bahwa apapun yang terjadi Tuhan punya rencana yang jauh lebih indah bagi hidup sis lia.

Salam

Anda berdoa tanpa iman, meminta dengan bimbang… lihat kalimat yang saya bold

Anda bilang berdoa meminta, tetapi anda merasa permintaan anda salah, bukankah itu artinya anda tidak memiliki iman?

Beda agama tidak sebaiknya menikah demi masa depan rumah tangga dan demi keselamatan anda sendiri.

Tetapi jika anda benar-benar menginingkan keajaiban, anda mintalah pasangan yang sejodoh, bisa dirinya bisa juga orang lain yang akan datang menghampiri anda… Berdoalah dengan iman dan mintalah yang terbaik buat anda, bukan yang buruk untuk anda jalani sepanjang hidup dengan air mata.

Salam kenal buat lia, Wah senang banget nich kalau bicarain soal TRUE LOVE :smiley: kamu pasti udah cinta banget ya sama doi sampai beda agamapun gak masalah. Kalau menurut aku mungkin masa pacaran lagi induah…buanget , dunia cuma milik kamu berdua yang lain ngontrak :smiley: :smiley: :D. Emang kalau hati udah terlanjur cinta susah banget ya!!!. Cuma menurut aku coba dipikir lagi gak selamanya kamu ama doi pacarankan bila Tuhan mengijinkan kamu akan nikah, punya anak and cucu. Pasti saat itu semuanya gak seindah sekarang. Cobaan dan godaan buanyak banget. Nah untuk keluar dari masalah itu kan perlu satu kenyakinan , coba gimana caranya kamu menyelesaikan itu? itu aja sich saran aku, mudah2an kamu gak :’( lagi tapi jadi ;D. GBU

seiring dengan umur dan waktu…

sang wanita ini pasti lebih realistis :slight_smile:

i know you are in love dear :wink: