Papua - Dua Kubu Gereja Bentrok

Dua Kubu Gereja Bentrok
Tiga Luka, 3 Motor Dibakar, Ruang Kuliah dan 1 Rumah Dirusak Polisi Lepaskan Tembakan Untuk Tenangkan Massa

Dua kubu saling menyerang di jalan Jeruk Nipis Kota Raja Jayapura. Dalam bentrokan itu tiga korban terpaksa dilarikan ke rumah sakit.
JAYAPURA—Diduga dipicu perebutan kekuasaan Yayasan Sekolah Tinggi Teologia (STT) Baptis Papua di Jalan Jeruk Nipis Kotaraja, yang sudah menjadi persoalan lama, akhirnya pecah pada Jumat (19/3) pukul 14.00 WP kemarin.
Saling serang disertai bidikan anak panah terjadi antar dua kubu, sedikitnya tiga orang dilaporkan jadi korban dalam peristiwa itu. Sayangya hingga berita ini naik cetak indentitas korban tersebut belum diketahui.
Dua kubu saling berlawanan tersebut adalah kubu Pirinus Kogoya dan milik Socrates Sofyan Yoman. Tidak tanggung-tanggung tiga orang terluka parah, dari informasi yang diperoleh di lapangan, satu korban terkena tembakan anak panah tepat mengenai badannya, dan lainnya terkena hantaman benda keras, tepat di kepala bagian belakang. Selain korban luka-luka juga tiga unit motor yang di parkir di halaman kampuspun ikut ludes terbakar karena amukan massa, dan dua gedung kuliah, serta rumah milik salah satu dosen ikut dirusak massa.

Kejadian yang bermula hanya terjadi di dalam areal kampus itu pun meluas sampai ke luar, bahkan dari pantauan wartawan Harian Bintang Papua di lapangan, dua kubu ini saling berhadapan muka dan melempar batu ke arah masing-masing.
Peristiwa ini membuat warga menjadi panik, pasalnya kejar-kejaran antara dua kubu terjadi di sepanjang jalur jalan utama Abepura-Jayapura.
Beruntung polisi yang tiba di TKP 15 menit setelah aksi pecah, dapat mengusai ketegangan yang ada, tembakan untuk menghalau kedua kubu agar menghentikan aksinya pun tidak terhindar. Namun sayangnya polisi yang berhasil memenangkan massa, kembali harus melepaskan tembakan setelah 30 menit dapat mengusai TKP, pasalnya beberapa warga masyarakat dari salah satu kubu mencoba menyerang kubu lainnya yang berhasil ditenangkan aparat kepolisian.
Kapolresta Jayapura, AKBP Imam Setiayawan yang langsung turun ke lapangan kepada wartawan mengatakan, untuk sementara ini polisi melakukan pendekatan untuk menenangkan kedua kubu yang bertikai, dan sementara ini ada dua korban yang berhasil diindentifikasi.
“Ini masalah lama, masalah gereja, jadi kita masih selidiki lebih lanjut, sementara ada dua korban ” singkat Kapolres.
Sementara itu, dari pantauan Bintang Papua higga pukul 17.00 WP kemarin, lokasi TKP masih terlihat tegang, satu kubuh masih bertahan, melengkapi diri mereka dengan panah, tombak, parang serta benda-benda keras lainnya. Sementara itu salah satu kubu, berada di luar TKP dan terlihat berkumpul di jalan masuk kantor Dinas Otonom Kota Raja, polisi masih terus melakukan penjagaan di TKP guna mencegah terjadi serangan susulan dari kedua kubu ini. (hen)

sumber

tawuran antar gereja?? hmmm…

Sangat disayangkan :huh:

Wah… ini berarti gereja yang di bangun baru luarnya saja, seharusnya gereja merupakan tempat yang damai, air sumber kehidupan bagi komunitas, tapi tawuran??? or mungkin terlalu banyak teolog di dalamnya, sehingga lupa Mazmur 133:1-3…

gereja sama dengan dunia?

mudah2an ga sampe melebar ke greja2 lain… diselesaikan dengan duduk bersama… God bless

payah deh. :’(…dari pada perang dengan sesama gereja mending kita perangi aliran sesat~ :happy0025:

wah gereja kok bertengkar…

diperbodohi si iblis…

sangat di sayangkan???.. YESUS di permalukan lagi…


napa boleh bertengkar? Peminpin dan jemaatnya belum matang kali. Seharusnya jemaat Tuhan harus bersatu dalam satu KASIH…supaya menjadi berkat kepada orang yang belum mengenal Tuhan. Kalau kejadian ini kerap kali berlaku, apa yang akan berlaku nanti??? Harap mereka akan berdamai…

wah sayang sekali…seharusnya justru saling mengasihi…sebab demikianlah perintah Tuhan Yesus, justru jika sesama murid-Nya saling berantem maka Yesus tdk mengakui mereka sebagai murid2-Nya.
(Yohanes 13:35)
Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi."
(Galatia 5:15)
Tetapi jikalau kamu saling menggigit dan saling menelan, awaslah, supaya jangan kamu saling membinasakan.

Saya menghimbau kepada orang2 kristen di Papua supaya kalian saling mengasihi 1 dengan yang lain, bukankah kalian lebih suka disebut sebagai murid2 Tuhan Yesus? tunjukkalah dengan nyata dalam perkataanmu dan sikapmu…Tuhan memberkati orang2 Papua.

jangankan di papua, di jakarta aja banyak gereja yg menjelek-jelekkan gereja lain.

bingung gw gereja kok obsesinya kejar setoran buat dapetin jemaat