Pasca Kerusuhan, Umat Kristen Mesir Ajak Dunia Berdoa Bagi Mesir

Menanggapi tindakan brutal terhadap para demonstran Kristen Koptik di Tahrir Square, dua orang pejabat penting Mesir mengundurkan diri sebagai wujud protes mereka terhadap pemerintah. Kedua pejabat tersebut adalah menteri keuangan dan wakil perdana menteri. Dalam bentrokan antara demonstran dan militer tersebut, 26 orang tewas dan sebagian besar dari pihak demonsran.
Tindakan dua pejabat Mesir tersebut dilihat sebagai sebuah cahaya harapan oleh Carl Moeller, Presiden Open Doors USA, sebuah organisasi penginjilan dunia.
“Saya pikir ini adalah tanda yang bagus bahwa keseriusan isu ini berakar pada struktur politik dan realitas politik yang kelihatan,” demikian ungkap Carl. “Mesir tidak dapat memiliki masa depan jika memilih para ekstrimis yang menentukan masa depan bagi Mesir.”
Berdasarkan info dari seorang Kristen Koptik kepada Open Doors, tiga orang demonstran tewas karena peluru militer, sedangkan 24 orang tewas karena ditabrak kendaraan militer melewati mereka. Umat Kristen Mesir menyerukan malam doa pada hari Senin, mulai pukul 6 sore hingga 6 pagi. Mereka juga mengajak umat Kristen seluruh dunia untuk berdoa puasa mulai hari Rabu hingga Jumat.
Carl meminta umat percaya untuk berdoa agar rasa duka tidak berubah menjadi amarah sehingga tidak terbentuk menjadi lingkaran kekerasan yang dapat menimbulkan krisis. Jadi mari kita berdoa bagi kedamaian di Mesir.

Sumber : Charimanews.com