PASKAH DAN SOCIAL DISTANCING ?

Baru baru ini saya mendapat pesan berantai yang disebarkan melalui Whatsapp Group (WAG). Pesan tersebut mencoba mengaitkan tentang perayaan Paskah dengan kebijakan pemerintah tentang Social Distancing. Isi pesannya sbb

[i] Bapak/Ibu yang baik, maaf mengganggu waktunya sebentar, cuma mau bilang kalau boleh, mohon sempatkan baca Alkitab pada Kitab Keluaran 12 "TENTANG PERAYAAN PASKAH” 

Waktu mbaca ayat tentang Paskah yang diawali dengan kematian di seluruh negeri, dan orang Israel diperintahkan TUHAN untuk tidak keluar rumah, agar mereka tidak kena tulah itu.
Serasa seperti diingatkan ROH KUDUS dengan satu pertanyaan pemikiran: “kita sebentar lagi merayakan Paskah. Tetapi perayaan Paskah yang tidak boleh keluar rumah,” karena adanya kematian di- mana2.

Mari kita simak beberapa hal berikut ini:

  1. Pada saat membaca ayat yang ke enam, mata saya tertegun pada kalimat “kamu harus mengurungnya sampai hari yang ke empat belas”
    Terbersit pertanyaan, bukankah 14 hari itu merupakan jumlah hari ketetapan masa mengurung diri atau yang disebut Social Distancing?. Apakah ini angka kebetulan sama, atau ada maksud pesan tersembunyi dari ALLAH bagi kita berkaitan dengan Paskah tahun ini?
  2. Ayat 15 - 18 berbicara tentang membersihkan seisi rumah dari ragi, dan selama 14 hari itu digunakan untuk melakukan pertemuan kudus dan memakan roti tidak beragi. “Ini berbicara tentang mencari hadirat TUHAN serta beribadah dan pengudusan hidup”.
    TUHAN ingin di masa 14 hari ini umatNYA benar2 hidup kudus.
  3. Pada ayat 21-23 TUHAN berbicara tentang ketentuan menyembelih anak domba Paskah dan menyapukan darahnya pada ambang atas dan kedua tiang pintu, dan itu sebagai tanda bagi TUHAN untuk melewati pintu itu dan tidak akan membiarkan pemusnah masuk ke dalam rumah untuk menulahi.
    Mari kita tanya dalam setiap hati kita, “apakah setiap kita sudah menerima darah anak domba ALLAH, sebagai tanda keselamatan dari bahaya maut?” (Kel. 12:23, 27).
    Jika belum, ini waktunya bagi saudara untuk “menerima Darah Anak Domba ALLAH, yaitu YESUS KRISTUS sebagai darah korban keselamatan kekal bagi hidup kekal saudara.”
    Ijinkan saya mengajak setiap kita di dalam mempersiapkan hari raya Paskah tahun ini “merenungkan Keluaran 12 ini dengan apa yang terjadi di dunia saat ini”.
    Saya yakin, kejadian wabah Virus Covid-19 ini bukan kebetulan, karena pasti ada pesan tersembunyi berupa peringatan bagi setiap kita umat tebusanNYA.

"TUHAN, apakah yang akan TUHAN kerjakan bagi umatMU pada peristiwa momen Paskah tahun ini…?”
[/i]

Bagaimana pendapat Anda ? :wink:

Penyakit pandemi itu bukan hukuman Tuhan tetapi ulah manusia sendiri yang mau menciptakan perang kuman akhirnya senjata makan tuan !