Passion of the CHRIST adalah alat promosi Maria.

Dikatakan antara lain bahwa setelah Tuhan YESUS melihat ibunya, pada penderitaannya itu, dia menjadi kuat ketika YESUS melihat ibunya dia ingat buat apa dia mati.
Ibunya lambang gereja.

Komentar saya, Jadi sebelum melihat ibunya dia lupa untuk apa dia mati. Jadi film ini ingin promosi peranan maria dalam keselamatan secara samar2 tapi diakui oleh sutradaranya sendiri dibawah ini.

www.understandthetimes.org/commentary/c63.shtml
Father John Bartunek remarks:

And JESUS looks at Mary, who is his mother but also a symbol of the church, of every Christian, and he is going to suffer for us, so that we know that we are never alone. That he is never going to give up. So he gets that new burst of strength when he sees Mary. When he sees his mother he is reminded of what he is doing this for.

Gerry Matatics contributes the following:

You know, I did not understand when I was Protestant that Mary, as God’s masterpiece, as this first Christian—a Christian before CHRIST, as many of the church fathers called her—is herself the result of CHRIST’s saving work. You know, she wouldn’t be that if he had not done this for her. So when he looks at his mother, he is doing this for her.

Another commentator states:

Because of this bond between JESUS and Mary, not only is this his decision, but it is also her decision too. She gives that little slight, you know, inclination of the head. When he looks at her—just what we just saw about a minute ago. He looks at her, when the eyes lock and she nods, like, “Go ahead, let this be.” She is saying what she said when he first became incarnate in her womb— “Let it be to me according to your word.”

Mel Gibson clarifies:

So be it. Yes, she was cooperating with this, salvific work. I tried to make that obvious.

Bandingkan :

And JESUS looks at Mary, who is his mother but also a symbol of the church, of every Christian, and he is going to suffer for us, so that we know that we are never alone. That he is never going to give up. So he gets that new burst of strength when he sees Mary. When he sees his mother he is reminded of what he is doing this for.

Dengan ‘pengarahan terjemahan’ yang anda buat :

Dikatakan antara lain bahwa setelah Tuhan YESUS melihat ibunya, pada penderitaannya itu, dia menjadi kuat ketika YESUS melihat ibunya dia ingat buat apa dia mati. Ibunya lambang gereja.

Komentar saya, Jadi sebelum melihat ibunya dia lupa untuk apa dia mati. Jadi film ini ingin promosi peranan maria dalam keselamatan secara samar2 tapi diakui oleh sutradaranya sendiri dibawah ini.

Alangkah patut ‘dipuji’ perbuatan anda itu.
Semoga anda sadari apa yang sedang anda lakukan itu.

No more commnet dari saya.

Syalom

Yang saya merahi itu kalau disederhanakan:

Ketika Dia melihat ibunya, dia mendapat kekuatan baru, Ketika dia melihat ibunya, mengingatkan kembali untuk apa dia melakukan semua ini.

@ALL :
jika memposting komentar, harap komentari topik saja.
Tidak usah menyerang pribadi, baik pribadi Pembuat Topik atau Partisipan lainnya.

Ini Peringatan !

Setelah ini, semua komentar yang menyerang pribadi akan langsung dihapus !

Harap Perhatikan Peraturan Forum

Etika berposting:
Dilarang mamakai gaya bahasa yang kotor atau tidak pantas.
Dilarang memakai gaya bahasa/saling menyinggung , menyerang, memprovokasi, atau melakukan perdebatan yang diluar jalur dari topic yang dibicarakan (Out Of Topic atau OOT).
Perhatikan etika dan hormati orang - orang dan tulisan di forum ini.</blockquote>

Hmm, i think ga terlalu menonjolkan maria film tersebut. Yang disorot penyiksaan Kristus di kayu salib. Aku melihatnya begitu.

Ini komentar pembuat film itu sendiri saya copas

Mel Gibson clarifies:

So be it. Yes, she was cooperating with this, salvific work. I tried to make that obvious.

Terjamahan.

Memang begitu, ya, Dia(maria) bekerjasama dalam pekerjaan keselamatan ini. Saya mencoba membuat itu Jelas.

Komentar saya.

Mel Gibson mengklarifikasikan memang dia punya pesan dalam filmnya itu untuk membuat dengan jelas bahwa Maria punya andil dalam keselamatan atau dikenal dengan co redeemer.
Kalau kita membaca tentang mind control technic, memang ada pesan yang kelihatan ada pesan untuk diterima oleh alam bawah sadar kita. Barangkali ini pesan untuk alam bawah sadar.

Yang jelas apakah ini ditonjolkan atau tidak tapi sutradaranya sendiri mengakui dia membuat untuk itu.

Komentar saya.

Mel Gibson mengklarifikasikan memang dia punya pesan dalam filmnya itu untuk membuat dengan jelas bahwa Maria punya andil dalam keselamatan atau dikenal dengan co redeemer.
Kalau kita membaca tentang mind control technic, memang ada pesan yang kelihatan ada pesan untuk diterima oleh alam bawah sadar kita. Barangkali ini pesan untuk alam bawah sadar.

Yang jelas apakah ini ditonjolkan atau tidak tapi sutradaranya sendiri mengakui dia membuat untuk itu.

Komentar saya.

Mel Gibson memberi jawab atas pertanyaan seputar adegan Jesus memandang Maria, dan itulah jawabanya.

Sedangkan, filmnya sama sekali tidak menonjolkan peran Maria, seperti yang anda pikirkan. Penonton film bisa menyaksikan sendiri, bahwa film itu mengenai penderitaan seorang Manusia Jesus.

Tidak ada pesan ataupun adegan yang menyiratkan tuduhan anda. Persepsi anda tidak menjadi jaminan terhadap apa yang menjadi tujuan sutradara.

@ TS,
Memang latar belakang denom akan mempengaruhi karya seseorg, dlm hal ini MG
MG tdk mungkin dpt mengungkapkan semua apa yg sebenarnya terjadi pd film itu,
shg dia hanya dpt mengungkapan apa yg dia dpt tangkap dari pengajaran denom nya.
Kita harus memaklumi keterbatasan manusia spt halnya MG.
Terlepas dr kekurangan2nya, ada apresiasi yg harus diberikan kpd MG utk kemampuan dan keinginannya melukiskan bagian dr penderitaan & sengsara YESUS.
Pesan2 yg tdk Alkitabiah dpt kita abaikan, krn acuan tertinggi kita adalah Alkitab, dan bukan film itu.
GBU

Saya ulangi lagi statement Gibson.

Mel Gibson clarifies:

So be it. Yes, she was cooperating with this, salvific work. I tried to make that obvious.

Dalam kalimat I TRIED TO MAKE THAT OBVIOUS.

SAYA MENCUBA MEMBUAT ITU JELAS.

KATA ITU REFER TO APA BRO?

Tapi Gibson sendiri yang mengatakan bahwa dia merancang untuk menyampaikan pesan itu dengan jelas.

Pesan bahwa Maria punya andil dalam karya keselamatan.

Mel Gibson clarifies:

So be it. Yes, she was cooperating with this, salvific work. I tried to make that obvious.

Betul Bro,
itu hrs disadari bahwa MG menyampaikan dgn latar belakang denomnya
jadi gak usah diperdebatkan masalah doktrinnya MG itu,
tingal abaikan saja apa yg tdk Alkitabiah :slight_smile:
peace Bro, GBU

saya tidak habis pikir dgn pemikiran2 yang menolak maria berperan dalam karya penyelamatan…
Yohanes pembaptis, Yesaya, Musa dan Abraham saja berperan dalam mempersiapkan karya penyelamatan ke dunia… Apalagi maria…??
Coba deh tolong di pikir dengan akal sehat, pantas tidak logika asal bukan maria ini diterapkan dalam logika sehat…

:mad0261:

@ momod,
di lock aja trit2 fitnah sprti ini… demi kenyamanan bersama…!

Tuhan adalah penyelamat. Yang lain hanya dipakai sebagai alat saja. Kalau tidak ada Yohanes pembabtis,Maria dll tetap saja Tuhan bisa menjalankan proyek keselamtan.

Saya Ulangi lagi, kalau mau posting komentar harap Perhatikan Peraturan Forum berikut :

Etika berposting:
Dilarang mamakai gaya bahasa yang kotor atau tidak pantas.
Dilarang memakai gaya bahasa/saling menyinggung , menyerang, memprovokasi, atau melakukan perdebatan yang diluar jalur dari topic yang dibicarakan (Out Of Topic atau OOT).
Perhatikan etika dan hormati orang - orang dan tulisan di forum ini.</blockquote>

Loh, kok kagetnya baru sekarang. Ini udah hampir 10 tahun sejak filmx direlease.

Film ini memang sarat dengan ajaran dan teologi Katolik, dimana menggambarkan 12 jam terakhir hidup Yesus, ya mirip-miriplah kalau mengikuti doa jalan salib atau tablo kalau jumat agung.
Sumber untuk membuat naskah filmnya juga tidak hanya berasal dari keempat injil kanonik, tetapi juga dari beberapa tulisan-tulisan dari visioner dan mistikus gereja katolik, sebut saja V. Maria Agreda (buku Kota Allah/The City of God) dan B. Anna Emmerick yang kemudian dikonsultasikan secara ketat dengan teolog-teolog vatikan.
Jadi, tidak mengherankan jika ada adegan-adegan dalam film yang tidak kita temukan di Alkitab seperti adegan seorang wanita muda (St. Veronika) menyeka muka Yesus yang berdarah dengan sebuah kain pada saat Yesus dalam perjalanan memanggul salib-Nya, maupun makna-makna lain yang ditulis TS, seperti promosi ajaran Maria Co-redemptriss.

Sangat wajarlah jika memang ada indikasi ke sana, apalagi Mel Gibson, sang pembuat film, terkenal sebagai seorang devout Catholic.

Tapi, ada satu adegan yg menurut saya cukup “janggal”, yaitu adegan Yesus menginjak kepala ular di taman getsemani. Biasanya kan penggambaran di lukisan-lukisan maupun di patung-patung yang menginjak kepala ular itu Maria yah…
Mungkin ini salah satu “sisi” protestan film ini, hehehe…

gak janggal juga,
rupanya MG tahu apa yg dimaksud oleh Alkitab dlm Kejadian 3:15,
shg dia tdk salah dlm menafsirkan :slight_smile:
3:15 Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.

Yang meremukan kepala ular itu Yesus, bukan Maria
GBU all

Meluruskan saja, maksudnya adalah suster Anne Catherine Emmerich.
Semua “Penglihatan” sister Emmerich mengenai peristiwa Golgota, sesaat sebelum dan sesudahnya bisa dilihat di THE DOLOROUS PASSION OF OUR LORD JESUS CHRIST

hehehe…
disebut “janggal” karena berhubung ini “film katolik” (dalam tanda kutip :D), yang penggambaran Sang Penginjak kepala ular biasanya adalah Maria bukan Yesus.

ya betul sekali, saya salah nulis namanya, :smiley: namanya Anne Emmerich… beliau orang Jerman.

Hehe,
itulah letak salahnya penafsiran selama ini,
dan MG sdh meluruskannya sesuai dgn apa yg dimaksud oleh Alkitab.
Sebab yg mempunyai kuasa utk meremukan kepala ular/kuasa Iblis hanyalah Yesus, bukan Maria.
GBU