Patrick Greene, Atheis yang Mengaku Bertobat Kembali Berubah Pikiran

Patrick Greene seorang atheis yang sempat dikabarkan bertobat dan percaya kepada Kristus membuat sebuah pengakuan terbaru yang menyatakan bahwa dia kembali berubah pikiran dan kembali ke atheisme. Dalam sebuah email yang dimuat di sebuah blog atheis yaitu patheos.com terdapat pengakuan yang menyatakan bahwa sesungguhnya dia belum mengubah keyakinannya sebagai seorang atheis. :mad0261:

Email selengkapnya yang tidak diedit :

I am sorry to tell you , that I announced that I had become a Christian much too soon. It was out of the entire hype that surrounded all the loving, kindness, compassion and warmth of my relationship with Jessica Crye and Rev. Graham. After reading all the messages and emails from dozens of people, I realized that, after 50 years of being an atheist, I cannot continue this. I have examined my conscience thoroughly over this past weekend. I cannot go on thinking and feeling that I have changed my heart and mind. I haven’t. It goes against everything I have spent my life accomplishing. Especially since I cannot change my attitude toward gay rights and abortion. I spent many hours looking at the sight for the gay baptists and realized my error. Thank you very much for all your help.

Patrick Greene (63 tahun) adalah seorang aktifis atheis yang di akhir 2011 menuntut gambar kelahiran Kristus disingkirkan dari gedung pengadilan kota Henderson. Karena penglihatannya menurun dan terancam buta akhirnya dia mencabut tuntutannya dan dia juga terpaksa harus berhenti dari pekerjaannya sebagai sopir taksi.

Jessica Crye, seorang wanita Kristen dari Athens, meminta pendetanya, Erick Graham dari Gereja Sand Springs Baptist agar mereka menolong Greene. Hasil dari kebaikan hati wanita tersebut, ribuan dolar didonasikan untuk menolong Greene. Patrick Greene mengaku tersentuh dengan kebaikan hati orang Kristen yang sudah menolongnya dan dia menerima bantuan itu. Belakangan dia membuat pengakuan bahwa dia sudah menjadi Kristen bahkan dia mengutarakan untuk menjadi pendeta. Email konfirmasi tentang dia menjadi Kristen pun sudah dikirimnya kepada pendeta Erick Graham.

Berita pertobatannya jelas disambut gembira oleh banyak orang Kristen dan media baik rohani maupun sekuler rame-rame memberitakannya. Tetapi fakta menunjukkan lain kalau ternyata dia sudah berubah pikiran. Entah apa lagi berita yang akan muncul di kemudian hari dari si Mister Patrick ini. ;D