Patung Yesus Tertinggi di AS Tersambar Petir dan Terbakar

Patung Yesus Tertinggi di AS Tersambar Petir dan Terbakar

“Petir itu menyambar pada hari Senin, 14 Juni 2010, sekitar pukul 11.15 malam waktu setempat,” kata anggota polisi wilayah Monroe, Ohio.

Patung setengah badan setinggi sekitar 19 meter dengan lebar 12 meter itu dijuluki “Touchdown Jesus”. Julukan itu diberikan warga setempat karena posisi tangan Yesus yang menengadah mirip seorang wasit yang memberikan kode touchdown pada pertandingan football Amerika.

Rangka patung terbuat dari baja. Sedangkan bagian tubuhnya dibentuk dari busa plastik dan bahan fiberglass.

Dilaporkan, api berkobar dalam tempo yang singkat. Tapi nyaris saja api meludeskan gedung pertunjukan dan gereja yang lokasinya sangat berdekatan. Percikan api sempat membakar bagian atap gedung itu.

Itu sudah pasti lebih baik, karena “memberi kesempatan” kepada Yesus yang sesungguhnya, supaya makin leluasa menjadi Tuhan dan Raja di dalam baitNya, di hati saya dan saudara, bukannya di tempat lain atau melalui obyek lain.

yah kurasa begitu,Tuhan marah atas tindakan diatas!!jadi jangan main main dengan Tuhan Yesus Kristus.

betul! Dia memang pencemburu abiss! gak mau diduakan sama sekali,kalo masi nekad diduakan, hasilnya ya kayak begini, disambar-Nya abisss…masih untung cuman bangunan, di Perjanjian Lama manusia malah. Itu nasib para penyembah berhala yang suka menduakan Dia, yaitu dipanggang di lautan api / kematian kedua.

Rev_21:8 Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."

apa artinya orang orang penakut?jelasin dan beri contohnya?

Tidak ada hubungannya dgn berhala2an :slight_smile: utk lebih jelasnya silahkan baca ini :afro: : WorldPeace8281: Makna dari Patung Yesus Tersambar Petir

lalu menurutmu apa dari pembahasan di websitemu?tolong di pindahkan kemari.

Pertanyaan Anda sangatlah menarik. Berikut ini konteks ayat sebelumnya:

Rev 21:1 Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi.
Rev 21:2 Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.
Rev 21:3 Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: “Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka.
Rev 21:4 Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.”
Rev 21:5 Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: “Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!” Dan firman-Nya: “Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar.”
Rev 21:6 Firman-Nya lagi kepadaku: “Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan.
Rev 21:7 Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akan menjadi anak-Ku.
Rev 21:8 Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua.”

Yerusalem baru adalah gambaran gereja, yang menjadi mempelai wanita bagi Kristus, Sang Mempelai Laki-laki. Yesus Kristus akan menjadikan segala sesuatu baru, dimana gereja dan Sang Kepala menghabiskan kekekalan dalam hubungan kasih yang sempurna. Hmmm…tentu kita tidak membayangkan bahwa didalam pernikahan kedua mempelai tersebut akan terjadi hubungan seksual (yang dirohanikan) bukan !? Jelas ini adalah gambaran / figuratif dari betapa mesra dan manisnya persekutuan gereja dengan Kristus di alam kekal nanti, tak terpisahkan untuk selamanya. Keintiman dan kemesraan hubungan suami istri (di dalam Kristus) di dunia ini menjadi gambaran yang paling mendekati untuk menjelaskan hubungan kasih antara Kristus dan gerejaNya.

Frase dalam Wahyu 21:7 “Barangsiapa menang, akan memperoleh semuanya ini” menunjukkan syarat dan kondisi yang harus berlaku agar manusia dapat memasuki “langit dan bumi baru”. Akibatnya jika kita gagal untuk memenuhi syarat, yaitu “menang”, maka kita takkan dapat memasuki tempat idaman tersebut, melainkan mengalami kematian kedua di lautan api dan belerang, suatu keadaan keterpisahan total dari Allah yang hidup.

Apa artinya? Jelas ini tidak berbicara mengenai orang diluar Kristus, ini berbicara mengenai orang yang “gagal” dalam pengiringannya kepada Kristus.

Alkitab menjelaskan dengan sangat baik definisi dan kondisi orang Kristen yang gagal ini :

Mat_13:21 Tetapi ia tidak berakar dan tahan sebentar saja. Apabila datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, orang itupun segera murtad.

Mat_24:10 dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci.

Luk_8:13 Yang jatuh di tanah yang berbatu-batu itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menerimanya dengan gembira, tetapi mereka itu tidak berakar, mereka percaya sebentar saja dan dalam masa pencobaan mereka murtad.

Bersambung…

Sambungan…

2Th_2:3 Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa,

(menarik sekali bahwa Paulus mendefinisikan tanda utama menjelang hari kedatangan Yesus yang kedua kali adalah sebagai “kemurtadan” . Menarik pula keterkaitan ayat ini dengan nasehat Yesus kepada murid-murid untuk tidak jemu-jemu berdoa. Disini Yesus akhirnya mengaitkan dengan pada waktu menjelang kedatanganNya kedua nanti akan terjadi kemurtadan hebat : Luk_18:8 Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?")

1Ti_4:1 Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan

1Ti_5:8 Tetapi jika ada seorang yang tidak memeliharakan sanak saudaranya, apalagi seisi rumahnya, orang itu murtad dan lebih buruk dari orang yang tidak beriman.

Heb_3:12 Waspadalah, hai saudara-saudara, supaya di antara kamu jangan terdapat seorang yang hatinya jahat dan yang tidak percaya oleh karena ia murtad dari Allah yang hidup.

Heb_6:6 namun yang murtad lagi, tidak mungkin dibaharui sekali lagi sedemikian, hingga mereka bertobat, sebab mereka menyalibkan lagi Anak Allah bagi diri mereka dan menghina-Nya di muka umum.

Kesimpulan makna “orang penakut” dalam Wahyu 21:7 adalah orang-orang yang tidak memiliki iman / faithless. Kamus strong mendefinisikan kata aslinya sbb : (sementara LAI lebih mengaitkannya dengan fearful / orang yang penuh ketakutan)

G1169
δειλός
deilos
di-los’
From δέος deos (dread); timid, that is, (by implication) faithless: - fearful.

Kamus strong menyetarakan makna faithless dengan fearful (tanpa iman dengan penuh ketakutan/orang penakut).

Orang-orang tanpa iman i[/i] ini disebut Yesus dalam Wahyu 21:8 sebagai orang yang gagal dalam pertandingan iman. Bukankah wajar dalam suatu pertandingan selalu ada yang menang dan ada yang gagal/kalah. Ini yang Yesus sedang bicarakan. Jika kita menang, kita akan mendapatkan “itu semua” dan jika kita “gagal” atau kehilangan iman sejati / murtad, maka kita akan mendapatkan lautan api/kematian kedua.

tak kutip yg penting :afro:

kasus ini memiliki hal serupa yang terjadi dalam Alkitab yang menimpa tabir/tirai penutup Bait Suci saat Yesus mengalami sakratul maut diatas kayu salib seperti halnya yang dikatakan pada ayat-ayat yang berasal dari Injil dalam Alkitab berikut ini.

Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah (Matius 27:51)

Ketika itu tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah. (Markus 15:38)

sebab matahari tidak bersinar. Dan tabir Bait Suci terbelah dua. (Lukas 23:45)

Kasus ini bersamaan saat Yesus sedang menyerukan sesuatu diatas kayu salib sehingga tidak ada hubungannya dengan anggapan berhala ataupun ketidak-mampuan rohani. Justru sebaliknya, saat itu Tuhan bahkan sedang menunjukan kehebatannya dihadapan manusia.

btw, topik ini udh pernah dibahas disini: Tersambar Petir, Patung Yesus di Amerika Terbakar, laknat atau karunia? - Non-Kristen - ForumKristen.com

jd Mod, mending digabung aja drpd Double :slight_smile: