Paulus VS Yakobus?

Yakobus 2 2:24 Jadi kamu lihat, bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman.

VS

Roma 3
3:27 Jika demikian, apakah dasarnya untuk bermegah? Tidak ada! Berdasarkan apa? Berdasarkan perbuatan? Tidak, melainkan berdasarkan iman!
3:28 Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat.

Lihat pertentangan ayat ini…^0^

statement ini saya copas dari: Apakah yang diselamatkan hanya orang Katolik? - Ajaran Kristen - ForumKristen.com

apa kah mungkin ayat kitab suci bertentangan? sebagai umat kristiani yg percaya dengan iman bahwa kitab suci adalah inpirasi Illlahi, maka kita tidak mungkin memberi ruang pada kemungkinan adanya pertentangan kitab suci… karena Allah Tidak mungkin meng kontradiksi DiriNya sendriri…

ada beberapa pendapat, salah satunya adalah pendapat bahwa kedua kitab itu ditujukan untuk audiens yg berbeda… rasul paulus sedang berbicara pada orang kristen, dan yakobus berbicara mengenai iman yahudi. jadi tidak bertentangan.

namun pandangan demikian seharusnya membuat kita bertanya… kalau maksud yakobus itu ditujukan pada orang yahudi, apa gunanya surat yakobus itu dimasukkan dalam kitab suci orang kristen?

ada pendapat lain?

salam

ond32lumut :afro:


Tentu tidak bertentangan dong, lihat iman yang dibahas oleh surat Yakobus dan surat Paulus:

Yakobus 2
2:19 Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setanpun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar.

Surat Yakobus adalah iman kepada satu Allah (Iman Yahudi)…^-^

VS

Roma 3
3:22 yaitu kebenaran Allah karena iman dalam YESUS KRISTUS bagi semua orang yang percaya. Sebab tidak ada perbedaan.

Roma 6
6:8 Jadi jika kita telah mati dengan KRISTUS, kita percaya, bahwa kita akan hidup juga dengan Dia.

Roma 10
10:9 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa YESUS adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.
10:10 Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

Surat Paulus adalah iman kepada Kristus (Iman Kristen)…^0^

Salam

Ibr 11: 8 Karena iman Abraham taat,…
Read taat = bertindak

Iman dan perbuatan tidak bisa dipisahkan ,
ciri2 orang beriman … bertindak (melakukan)

ttp tidak menyandarkan kpd perbuatan melainkan kpd Kristus

jadi bukan VS melainkan saling melengkapi :slight_smile:

Sis Alice setuju dong pembenaran oleh perbuatan…^0^

Yakobus 2
2:24 Jadi kamu lihat, bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman.

Justru iman Yahudi adalah menuntut pembenaran melalui PERBUATAN…^0^

Yang dipermasalahkan adalah apakah keselamatan itu mensyaratkan pembenaran melalui perbuatan (yang ditekankan oleh Yakobus dengan konteks iman Yahudi=percaya Allah yang esa) atau pembenaran melalui iman saja (yang ditekankan oleh Paulus dengan konteks iman Kristen=percaya kepada Yesus)?

Tidak ada yang menyangkal bahwa iman melahirkan perbuatan yang sesuai dengan iman…^-^

Salam

nakal juga topik saudara ini hehehhe

Paulus sedang menceritakan tentang iman di dalam Kristus

sedang

Yakobus sedang menceritakan tentang iman di dalam Kristus yang harus dikerjakan…

salam
note:
itu pulalah artinya Alkitab menjawab dirinya sendiri, sebab kebingungan mengenai ayat tertentu masih bisa dijawab dan ditelusuri di Alkitab itu sendiri…(untuk beberapa orang ini disebut juga sola scriptura)

tepat sekali…

ketika kita mengaku percaya kepada TUHAN YESUS, maka IA menganugerahkan ROH KUDUSNYA, IA membuat roh kita baharu…

nah roh kita yang baharu itu sudah pasti selamat, tetapi roh yang selamat itu harus dibuktikan, dipancarkan, melalui perbuatan-perbuatan…

perbuatan-perbuatan itu adalah proses dari roh …
tubuh yang pekerjaannya mengikuti roh disebut berjiwa, berakarakter,…
dan karena karakter itu lahirnya dari roh dan roh kita lahirnya dari ROH KUDUS, dan ROH KUDUS adalah ESA dengan KRISTUS maka karakter kita yang dilihat adalah karakter Kristus itu sendiri…
jadi bukan kita lagi yang bertindak tetapi Kristus yang tinggal di dalam kita…itulah iman

kita tidak melihat Kristus tetapi kita yakin dan percaya IA ada…
kita tidak melihat sorga, tetapi pengharapan kita penuh dan kokoh, sorga Ada sebab ALLAH ADA…

salam

Jas 2:18 Tetapi mungkin ada orang berkata: “Padamu ada iman dan padaku ada perbuatan,” aku akan menjawab dia: “Tunjukkanlah kepadaku imanmu itu tanpa perbuatan, dan aku akan menunjukkan kepadamu imanku dari perbuatan-perbuatanku.”

jadi apakah buktinya kita beriman ?
apakah bukan dari perbuatan atau tingkah laku kita !

Jas 2:20 Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui sekarang, bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong?

contoh nyata juga pada keselamatan pada Roma 10:9-10
1.mengaku dengan mulut = perbuatan
2.percaya dalam hati = iman

jika salah satu dari kedua tersebut tidak ada ya kabur keselamatannya, jadi harus bersamaan

jadi kaenya antara Paulus dan Yakobus itu tidak bertentangan, tapi saling melengkapi

Tuhan memberkati… :slight_smile:

very good answer!!! jea bukan VS, melainkan saling melengkapi… Paulus berbicara iman, dan yakobus menegaskan bagaimana beriman itu…

jadi alice setuju kalau yakobus itu adalah kitab suci orang kristen, bukan untuk orang yahudi? karena pertanyaan saya adalah, kalau surat yakobus itu bicara iman yahudi, maka apa gunanya dimasukan dalam kitab suci orang kristen?

jika itu pendapat anda, maka…
pertanyaannya adalah : apa maksud surat yakobus itu dimasukkan dalam kitabsuci orang kristen?

siip! sepakat! jadi bagaimana dengan pendapat yg mengatakan bahwa tidak bertentangan KARENA, surat yakobus audiensnya adalah orang yahudi, sedangkan paulus audiensnya adalah orang kristen, maka yg jadi pertanyaan, untuk apa surat yakobus dimasukan dalam kitab suci orang kristen?

Yakobus 2
2:18 Tetapi mungkin ada orang berkata: “Padamu ada iman dan padaku ada perbuatan”, aku akan menjawab dia: “Tunjukkanlah kepadaku imanmu itu tanpa perbuatan, dan aku akan menunjukkan kepadamu imanku dari perbuatan-perbuatanku.”
2:19 Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setanpun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar.
2:20 Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui sekarang, bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong?
2:21 Bukankah Abraham, bapa kita, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, ketika ia mempersembahkan Ishak, anaknya, di atas mezbah?
2:22 Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.
2:23 Dengan jalan demikian genaplah nas yang mengatakan: “Lalu percayalah Abraham kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.” Karena itu Abraham disebut: “Sahabat Allah.”

Ada orang yang berkata, siapakah itu? Tentu tidak termasuk pembaca surat dimana Yakobus bermaksud menuliskan suratnya, yakni orang Kristen di 12 suku perantauan. Kemungkinan Yakobus menyertakan komentar2 miring dari orang2 Yahudi (ahli Farisi dan ahli Taurat) yang menuntut suatu pembenaran melalui perbuatan…^0^

Yakobus mengajarkan bukan pembenaran melalui perbuatan karena:

  1. Yakobus tidak menentang pembenaran melalui iman.
  2. Yakobus menerangkan prinsip yang sama dengan Paulus yakni “pilihan Allah” (predestinasi)

Yakobus
2:5 Dengarkanlah, hai saudara-saudara yang kukasihi! Bukankah Allah memilih orang-orang yang dianggap miskin oleh dunia ini untuk menjadi kaya dalam iman dan menjadi ahli waris Kerajaan yang telah dijanjikan-Nya kepada barangsiapa yang mengasihi Dia?

Namun Yakobus menegur praktek iman Kristen yang salah.

Yakobus
2:1. Saudara-saudaraku, sebagai orang yang beriman kepada YESUS KRISTUS, Tuhan kita yang mulia, janganlah iman itu kamu amalkan dengan memandang muka.

Dengan melampirkan dialog pengandaian antara orang Farisi dan ahli Taurat dengan Yakobus, Yakobus ingin mengajarkan agar orang Kristen melihat bahwa Allah membenarkan orang2 Yahudi melalui perbuatan2 juga bukan hanya iman.

Yakobus
2:24 Jadi kamu lihat, bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman.

TETAPI INGAT PERKATAAN DALAM SURAT YAKOBUS DALAM KONTEKS PRAKTEK IMAN YANG SALAH YANG DILAKUKAN OLEH ORANG Kristen.

TIDAK BERMAKNA KESELAMATAN MERUPAKAN HASIL PEMBENARAN DARI PERBUATAN.

Salam

Orang beriman memang pasti bisa berbuat baik demikian juga orang yg tidak beriman bisa juga berbuat baik, bahkan ada orang yg tidak beriman bisa sangat berbuat baik dan malahan lebih baik dari pada orang beriman, tapi kebaikan itu bukan berarti menandakan bahwa seseorang disebut beriman.

Kalau orang ber Iman lalu otomatis berbuat baik, aku kira didunia ini tidak akan ada orang orang menderita, banyaknya orang2 menderita itu salah satunya karena banyak orang yg mengaku beriman tapi tidak mau berbuat baik, terlebih lagi sangat banyak orang yg tidak beriman juga yg tidak berbuat baik.

saya ambil poin anda:

jadi bukan kita lagi yang bertindak tetapi KRISTUS yang tinggal di dalam kita...itulah iman

apa maksudnya? jika bukan kita tapi yesus yg bertindak, bisa beri saya contoh orang beriman yg tidak bisa berbuat dosa lagi? karena yesus yg bertindak?

yg anda kemukakan itu sebuah konsep atau semangat (moto) ? karena beda sekali substansinya…

Yakobus 1:1 Salam dari Yakobus, hamba Allah dan Tuhan Yesus Kristus, kepada kedua belas suku di perantauan.

orientasinya bukan Yahudi kok ( soalnya Yahudi kadang identik agama )
jelasnya Orientasinya kepada kedua belas suku di perantauan yang menganut Kristen dan berlatar belakang Ajaran Yahudi

Israel : ada tetap Yahudi, ada yang Kristen

jadi orientasinya disini adalah kepada orang Kristen juga bro :slight_smile:
maka dari itulah kitab Yakobus ini dimasukkan ke dalam Kitab Kristen

Tuhan Yesus memberkati… :slight_smile:

brubah bos? jadi beriman kristen yg salah itu bagaimana? beriman tanpa perbuatan ? sebab iman tanpa perbuatan adalah Mati?

ini jawaban untuk pernyataan santo.

thx sudah bantu “meluruskan”

solascripturis mungkin benar… tapi mungkin juga “liar” menginterpretasikan… (contoh SSY, dan bidat2 yg lain…) itulah guna ada magisterium. dan itulah yg dimaksud kelengkapan kitab suci… atau yg saya maksud : “apa solascriptura itu cukup?”

Bro itu betul gak baca konteks yah? Yakobus tidak pernah menuntut (mensyaratkan) pembenaran dari perbuatan. Konteks pernyataan tersebut dikeluarkan oleh Yakobus karena ada pelanggaran dalam pengamalan iman.

Yakobus
2:1. Saudara-saudaraku, sebagai orang yang beriman kepada Yesus Kristus, Tuhan kita yang mulia, janganlah iman itu kamu amalkan dengan memandang muka.

Jika orang Kristen di perantauan tersebut beriman benar dan tidak melakukan perbuatan yang salah, tentu pernyataan Yakobus tidak pernah akan dinyatakan.

Salam

Saya rasa Yakobus memang sedang menegur orang yang mengaku beriman tapi tidak ada kasih.
Orang yang beriman pada Kristus berarti orang yang mengundang Kristus dalam hatinya untuk menjadi Raja. Waktu Raja Kasih ini dalam hati kita tentu kita berbuah kasih juga.

Jadi Iman pada Kristus itu bukan sekedar percaya bahwa Yesus itu Tuhan. Kalau Percaya model begini dianggap iman, (ayat 19) Iblispun bisa dianggap beriman pada Kristus

Jadi sekali lagi yang disebut iman diatas adalah percaya Yesus Tuhan dan mengundang untuk bertahta dalam hati orang yang beriman itu.

Iblis sekedar percaya Yesus Tuhan, dan tidak mengundangNya sebagai Raja malah memberontak dan ingin merebut kekuasaanNya.

Jadi bukan berarti perbuatan itu yang menyelamatkan kita, namun Iman akan menghasilkan perbuatan kasih.

Sobat katolik mengartikan oleh sebab itu harus bayar penance.
Ini sudah lain konsep. Konsep yang diajarkan Yakobus itu adalah Iman dalam arti mengundang Kristus sebagai Raja, akan merubah hidup kita. Kalau kita mengatakan beriman tapi ternyata tidak ada perubahan hidup menuju Kristus berarti kita bohong.

Tunjukan iman kamu dengan perkataan dan saya akan tunjukan iman saya dengan perbuatan/perubahan sikap hidup menuju Kasih.

Inilah konsep yang saya percaya diajarkan oleh Yakobus. Yakobus mengeritik orang2 yang mengatakan beriman tapi tidak ada kasih sebagai pembohong

Saya kira bro Onde salah mengerti tentang audience yang berbeda, sudah dinyatakan bahwa iman yang dibahas adalah iman Yahudi.

Dan saya sudah meluruskan kekeliruan bro Onde:

Ada orang yang berkata, siapakah itu? Tentu tidak termasuk pembaca surat dimana Yakobus bermaksud menuliskan suratnya, yakni orang Kristen di 12 suku perantauan. Kemungkinan Yakobus menyertakan komentar2 miring dari orang2 Yahudi (ahli Farisi dan ahli Taurat) yang menuntut suatu pembenaran melalui perbuatan…^0^

Dengan melampirkan dialog pengandaian antara orang Farisi dan ahli Taurat dengan Yakobus, Yakobus ingin mengajarkan agar orang Kristen melihat bahwa Allah membenarkan orang2 Yahudi melalui perbuatan2 juga bukan hanya iman.

Yakobus
2:24 Jadi kamu lihat, bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman.

TETAPI INGAT PERKATAAN DALAM SURAT YAKOBUS DALAM KONTEKS PRAKTEK IMAN YANG SALAH YANG DILAKUKAN OLEH ORANG Kristen.

TIDAK BERMAKNA KESELAMATAN MERUPAKAN HASIL PEMBENARAN DARI PERBUATAN.

Salam

Tunjukan iman kamu dengan perkataan dan saya akan tunjukan iman saya dengan perbuatan/perubahan sikap hidup menuju Kasih.
setuju yg ini...