Paus Francis I, minta agar umatnya berdoa / berpuasa unk Syria, pada tgl.7 Sept.

Dua tahun yang lalu, setelah USA menghancurkan Libya, Obama sudah begitu bernafsu untuk menyerang Syria, akan tetapi tidak berhasil sebab di Veto sama Rusia dan China.
Sekarang dengan kejadian pada tgl.21 Agustus, dimana sebanyak 1429 orang, termasuk anak-anak sebanyak 400 lebih, mati karena senjata chemical, maka merupakan alasan USA menyerang Syria.
Rusia tidak setuju, Putin tidak percaya bahwa president Syria Assat yang diteropong oleh dunia mempergunakan Chemical.
Iran juga tidak setuju, sedangkan Inggris tidak mau ikut menyerbu.
Obama dengan bernafsu ingin bergerak sendiri, dan dia menunggu keputusan konggres sampai tgl 9 Sept.

Dua tahun terakhir hubungan antara USA dan Rusia mulai tidak baik, dan Iran menurut kata-kata yang diucapkan oleh Presiden Amadinejat, begitu bernafsu untuk menyerang Israel.

Kalau USA menyerang Syria, berarti ada dua blok, yang bisa terlipat, dan kesempatan didalam kesempitan ini bisa digunakan oleh Iran untuk menyerang Israel, yang akhirnya akan diikuti orang seluruh negara islam disekitar Israel.
Berarti: awal dari PERANG DUNIA III, pecah.

Disini maka Paus Francis I, yang mempunyai pandangan yang jauh, meminta kepada umatnya agar berdoa dan berpuasa, mungkin Allah berbelas kasihan dan menghindarkan dari semua kejadian yang mengerikan ini

Apa kata Alkitab.
[b]The Holy Douay-Rheims Bible.
A prayer against the enemies of God’s church.
Psalms 82: 5-9.

82:5. They (the Arab nation) have said: Come and let us destroy them (Israel), so that they be not a nation: and let the name of Israel be remembered no more.
82:6. For they have contrived with one consent: they have made a covenant together against thee,
82:7. The tabernacle of the Edomites (Palestinian Refugees and Southern Jordanians) , and the Ishmahelites (Saudi Arabians): Moab (Palestinian Refugees and Central Jordanians), and the Agarens (Egyptians),
82:8. Gebal (Northern Lebanese), and Ammon (Palestinian refugees and Northern Jordanians) and Amalec (Arabs South of Israel): the Philistines (Palestinian Refugees and Hamas of the Gaza Strip), with the inhabitants of Tyre (Hezbolla and Southern Lebanese).
82:9. Yea, and the Assyrian (Syria and perhaps Northern Iraqis) also is joined with them: they are come to the aid of the sons of Lot (Moab and Ammon abov)
[/b]

Saran

  1. Kalo ingin menyampaikan informasi, sebaiknya disertakan sumbernya :slight_smile:
  2. Kalo ada yg ingin di diskusikan, tolong diperjelas :ashamed0004: kalo hanya mau memberikan informasi lebih baik di board Berita Terbaru

Tanya :
apakah anda ingin mengatakan ini nubuatan ?

Salam

Obama benar, dan yang lainnya juga benar…yang salah adalah…syria sendiri…kenapa sudah tau di per-alat oleh negara barat kok masih kekeh dan nekat menjalankan demokrasinya yang sudah salah kaprah…tsb…??

Yang menjadi salahnya adalah rasa kesombongan di kalangan para agamawan/rohaniwannya…bukan dikalangan politisinya. Mkanya jika agama dimasukkan dlam logika politik praktis…?? ya pasthun jadinya…contol lah ade kan di indon ini juga…??? Jadi sifat munafik yang di umbar dipertontonkan…bukan sifat Tuhan YESUS kRISTUS yng di contoh…
ya…matilah awwak…?? heeemm…

Salam…PRIHATIN.

Berita tentang perang saudara di Suriah silahkan disimak disini http://en.wikipedia.org/wiki/Syrian_civil_war

Amerika tidak nafsu seperti yang anda gambarkan, keterlibatannya adalah sebagai bagian dari politik negaranya dan politik dunia. Tidak berkaitan dengan negara kita secara langsung. Dukungan Amerika selalu kepada pihak yang dianggap tidak melawannya dan lemah agar mereka berdua perang seimbang juga tentunya akan lama, saat salah satunya lemah akan didukung oleh Amerika. Tidak berkaitan dengan agama sama sekali, jadi topik yang aneh dibahas di Diskusi Umum Kristen.

Amerika tidak mendukung oposisi pemerintah karena opisisi bersikap plural atau lebih berpihak pada Kristen dan Israel, tidak sama sekali, sebab ia mendukung kelopok Sunni yang keras juga. Pasukan oposisi berasal dari golongan Walabi/Salafiyah, yang di Indonesia gambarannya dapat anda lihat pada diri FPI (Front Pembela Islam). Juga kelompok yang terlahir dari Ikhwanul Muslimin di Mesir, yang di Indonesia jaman lampau itu Partai Masyumi dan sekarang ganti nama menjadi PKS (Partai Keadilan Sejahtera) dan PBB (Partai Bulan Bintang), sebagian melebur di PPP (Partai Persatuan Pembanguna). Dua kelompok itu yang menyebabkan perang saudara sejak Maret 2011 sampai sekarang tidak henti-hentinya dan sudah ratusan ribu orang meninggal dalam konlik politik berdarah itu.

Apakah Indonesia juga akan mengalami seperti yang dialami Mesir dan Suriah? Indonesia sudah memiliki FPI yang tinggal dipersenjatai dan sudah ada wadah partainya PPP dan PKS. Kondisinya sudah sama seperti pra perang saudara di Mesir dan Suriah.

Jadi dukungan Amerika tidak berkaitan dengan agama Kristen sama sekali, apalagi anda kaitkan dengan Israel. Sebab walaupun sama-sama garis keras Islam, masing-masing golongan saling berseberangan politik. Mereka tidak bekerja sama dengan Al-Qaidah dan juga dengan Hizbullah dan juga Iran yang menjadi musuh politik Amerika.

Paus menganjurkan berpuasa karena sebagai seorang panutan dan pemimpin umat, Ia tergerak oleh belas kasihan, sebab serangan militer apapun akan berdampak panjang dan merugikan umat manusia, karena itu jika memang dapat lalu, lebih baik lalu. Karena kongres dan banyak negara lainnya sepakat, maka peluang serangan militer sangat besar dan sekiranya hanya doa puasa yang dapat membatalkannya.

Pemikiran yang menarik bro. Mungkin anda bisa bikin thread terpisah.
Namun, menurut pendapat saya, susah bagi Indonesia untuk mengalami perang saudara seperti di Mesir dan Suriah. Perang antar suku masih mungkin, seperti kejadian di Sampit, Papua, Sulawesi, maupun di Ambon. Tapi kalo di Jawa? Paling pemicunya seputar etnis dan agama. Kalo sesama etnis agak susah terjadi, sekalipun ada kasus Ahmadiyah. Namun sifatnya lokal dan tidak gampang menyebar.

Bagaimana menurut anda?

Selama pemerintah berkuasa tidak memusuhi Amerika, mereka tidak akan dipersenjatai.

Pergolakan di Syria antara Syria Government lawan Syria Opposition terjadi sejak 15 Maret 2011.
Syria Opposition menghendaki agar President Bashar al Assad turun, yang berkuasa sejak 1971.
Opposition dibantu oleh Qatar dan Saudi Arabia, sedangkan Assad dibantu oleh Iran dan Rusia.
Sejak itu demontrasi selalu terjadi dan sampai sekarang sudah memakan korban sebanyak lebih dari 100 000 korban manusia.
Pada tgl. 21 Agustus terjadi pembunuhan dengan memakai gas sarin, jatuh korban sebanyak 1429 orang, termasuk anak-anak sebanyak 421 orang.
Dengan dipakainya chemical gas ini, maka President Obama yang dari dulu ingin menyerang Syria, akan tetapi di veto oleh Rusia dan China, sekarang mempunyai alasan yang kuat untuk merealisir keinginannya.

Dari langkah yang Obama lakukan, tidak diragukan lagi bahwa Obama adalah orang yang mendukung Muslim Brotherhood.

  1. Tindakan dia, mengambil alih wewenang gubernur New York, mengizinkan Muslim Brotherhood mendirikan Islamic Centre di Ground Zero, yaitu dekat reruntuhan World Trade Centre, gedung kembar tertinggi di Manhatten New York.
  2. Husni Mubarak, president Mesir jatuh, yang akhirnya pemerintahan dikuasai oleh Muslim Brotherhood, juga karena Obama yang memberi angin, dimana sekarang President Mosre di coup oleh militer, dan dari Muslim Brotherhood mulai demontrasi-demontrasi lagi, dan gereja-gereja, sekolahan dihancurkan dan nun dibunuh di Mesir.
  3. Libya diserbu oleh USA dan Muamar Kadafi jatuh, juga atas kehendak Obama,
    Yang akhirnya kedutaan USA, tiba-tiba diserbu dan duta besarnya termasuk 3 orang lagi mati dibunuh oleh Al Qaida dimana pemerintahan yang baru tidak berbuat apa-apa.
  4. Sekarang Obama sangat berambisi menyerang Syria, pada hal dia tahu bahwa dibelakang opposisi itu ada sebanyak 15-25 % anggota Al Qaida.

In September 2013, US Secretary of State John Kerry stated that extremist groups make up 15–25 percent of rebel forces. Foreign fighters have joined the conflict in opposition to Assad. While most of them are jihadists, some individuals, such as Mahdi al-Harati, have joined to support the Syrian opposition.

Seperti halnya di Mesir, demikian juga nanti kalau sampai terjadi di Syria, dimana pemerintah Assad jatuh, maka Kekristenan di negara tersebut akan banyak menderita dan mungkin tidak diberi kesempatan bernapas.

Lihat berita: Vatican Confirms Syrian Rebels Behead Bishop Francois Murad.
Dimana 3 orang lehernya digorok sambil menyerukan Allahu Akbar.
Link: blacklistednews.com/Vatican_Confirms_Syrian_

Dianjurkan: Wanita dan anak dibawah 18 th. sebaiknya tidak melihat Video tsb. diatas.

Kyrie eleison, Christe eleison…

Marilah umat Tuhan berdoa, “Kyrie eleison, Christe eleison…Amin.”