Paus pertama larang perang, next Paus pimpin perang Salib-bukti kepalsuan?

1 Petrus
3:9 dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat. Sebab:
3:10 "Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu.
3:11 Ia harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik, ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya.

Apakah ajaran Petrus sbg “Paus pertama” masih diikuti gereja selanjutnya ? Kalau mereka ternyata sebaliknya berarti bukan gereja “pals*” ?

Gereja perdana dengan ajaran rasul Petrus mengajarkan untuk tidak membalas kejahatan dgn kejahatan. Orang perangi kita kita serahkan kepada Tuhan. Kita berusaha damai.

Gereja yang dengan bangganya mengiklankan pada penganutnya dengan mengaku sbg gereja “asli” justru memimpin untuk melakukan peperangan. Membalas kejahatan pasukan Ottoman dengan kejahatan juga. Bahkan para reformator Protestan yang tidak bersenjata pun dicincang, dibakar hidup-hidup…apakah gereja ini tidak bisa disebut sebagai gereja gangste* atau prem** ???

Sayang sekali, umatnya bukannya mengkritik tetapi mendukungnya…Ada juga yang buta sejarah dan bahkan gak pernah baca tulisan2 “Paus pertama” yang asli ajarannya dari Yesus…!!

Damai bagimu bro n sist dari gereja “asli”…

Paus sebagai penerus petrus meneruskan segala ajaran yang diajarkan petrus dan para rasul (apostolik)
maka sampai saat ini tidak ada ajaran GK yang mengajarkan perang.

baru tau kalau petrus itu paus pertama…

maklum nubie…
tx dah nambah ilmu ane bro ts!

apakah kamu percaya atau tidak ??

Sayang sekali ajaran petrus tidak di ikuti para paus ini:

  • Paus Honorius III
  • Paus Inosensius III
  • Paus Innosensius IV
  • Paus Gregorius IX

Bro Nikolaus,
Tolong dong referensi2nya yg mengatakan bahwa GK memimpin peperangan!

Beberapa kali aku membaca postingan2 Anda yg berkaitan dgn GK, semuanya “seolah2” menuturkan sejarah (yg negatif pula) TAPI tanpa memberikan referensi.
Kalo Anda tidak mau disebut sebagai penyebar fitnah, silakan diberikan referensi2nya, contoh2 perang apa saja (dan di mana) yg dpimpin oleh GK!!

Kalo Anda hanya mengacu pada “perang salib”, silakan dipelajari dahulu sejarah ttg perang salib, sebelum membuat statement provocative yg mengatakan GK memimpin perang!!

Sepertinya permintaan ini juga pernah berkali kali saya tanyakan kepada nikolaus. Tetapi beliau hanya mnyatakan bahwa di rumahnya buku sejarah ada segudang, tetapi mungkin tidak dibaca. Sehingga kesulitan memberikan referensinya.

Saya sih menerapkan aturan sendiri, tanpa referensi, pernyataan itu adalah khayalan ybs, orang berkhayal tidak perlu ditanggapi.

Syalom

Yang parahnya menggunakan Firman untuk mendeskriditkan seseorang atau komunitas tertentu. sungguh sangat disayangkan.
kurangnya referensi menjadikan kurang berbobotnya sebuah postingan dan terkesan memfitnah…saya setuju bro bruce… :happy0025:

Utk bro Jenova, Bruce dan Kasihsukacitaku…

Dengan jelas sy sdh sebutkan perang Salib. Gak usah banyak2 disbtkan. 1 saja. Kan bro Bruce sdh akui bhw itu memang ada. Nah, kenapa bisa itu terjadi (versi bro sndri), sy mohon pnjelasan… Toh, percuma menyebutkan referensi. Pasti dianggap referensi yg gak benar. Kalaupun pengarangnya Doktor, pasti dianggap doktor kok bodoh, kalaupun pengarangnya Katolik pasti dicap bhw dia gak tau yg sebenarnya…jadi, lebih baik sejarah versi bro Bruce sy mau baca…silahkan…Bro…

bukannya mau membela, tapi perang salib itu karena muslim mengganggu dulu, namanya juga membela diri diserang pasukan muslim…

masa sih? :slight_smile:

kalau bicara perang salib,… kita harus mengacu pada sejarah… kita harus memahami kondisi perpolitikan waktu itu…
dan tentunya kita harus melihat banyak bukti dan referensi…

anda JELAS ngga tau apa2 tentang perang salib! saya yakin 1000%! :smiley:

namun apapun itu, yang pasti perang salib tidak ada hubungannya dengan ajaran katolik! anda harus mampu memahami itu brother…

Lha ya itu… silakan diberikan referensinya kalo perang salib itu dipimpin oleh Paus, atau perang salib itu utk membalas kejahatan dengan kejahatan!!

Silakan Anda pertanggung-jawabkan statement2 Anda ini, karena ini adalah statement yg provocative, apalagi dengan judul “bukti kepalsuan paus”!!
Jangan hanya mengatakan ada perang salib, asal ambil ayat, bereisegesis, lalu menjerat GK dan paus dengan tuduhan2 palsu.

Ini salah satu referensi yg bisa dimulai utk membuktikan bahwa GK maupun paus TIDAK PERNAH memimpin perang ataupun membalas kejahatan dengan kejahatan!!

Kalau yang dimaksud Paus I itu adalah Rasul Petrus, bukannya ada contoh dari beliau mengenai “berperang” yah.
Ingat gak peristiwa penangkapan Yesus, itu petrus udah angkat pedang.

Yohanes 18:10 Lalu Simon Petrus, yang membawa pedang, menghunus pedang itu, menetakkannya kepada hamba Imam Besar dan memutuskan telinga kanannya. Nama hamba itu Malkhus.
Yohanes 18:11 Kata Yesus kepada Petrus: “Sarungkan pedangmu itu; bukankah Aku harus minum cawan yang diberikan Bapa kepada-Ku?”

yaaa… walaupun mungkin “perang” nya tipe tawuran anak SMA, tapi suasanax udah dapet lah.

syalom.

@ bro ond32lumut dan bro Jenova…

Referensi yang dapat dipercayai itu menurut bro berdua, apa indikatornya… Harus orang Katolikkah penulisnya ? Kalau bro jawab: iya, prtanyaannya kmdian adalah: apakah anda yakin ada orang Katolik yang mau menulis sejarah tentang tindakan Paus yang dianggap perbuatan kejahatan?

Silahkan jawab bro…Syallom GBU.

tidak juga… dari siapa saja… itu perihal sejarah… namun yg pasti bukan dari kaum anti katolik yg setiap tulisannya mengandung tendensi untuk menggiring anti katolik2 berikutnya… :slight_smile:

ajaran katolik itu disebut DOGMA, sepanjang sejarah tidak pernah ada DOGMA untuk berperang.

Terimakasih bro,
Jadi gak harus orang Katolik pengarangnya, tetapi gak anti Katolik…Pertanyaan selanjutnya adalah : Bagaimana caranya kita menilai bahwa sang penulis tidak anti Katolik ? Bro meminta sesuatu yang mustahil…

Kalau saya bercerita tentang Fakta bahwa Anas Urb melakukan KKN dalam kasus Hambalang. Kan susah dinilai apakah saya anti Anas dengan tidak. Kecuali bro tau bahwa sebelumnya saya pernah berselisih secara pribadi dgn Anas…Bagaimana caranya saya harus meneliti si pengarang sejarah tsb menulis hanya fakta ataupun karena dia berselisih dgn Paus, Katolik atau dgn org Katolik sehgga dia mungkin anti Katolik ?

Syallomm, GBU…

Yang mau anda diskusikan itu apa, bro?
Jika mau bicara tentang perang salib, silahkan sampaikan saja literatur yang sahih, mau dari sumber manapun, silahkan, sampaikan, asal pengarangnya punya kompetensi, bisa diterima. Tetapi kalau pengarangnya cuma dari hasil dengar dengar, atau dari kotbah pendeta advent, ya sorry aja dong bro, masa dianggap.

Maka, sampaikan saja bukti referensinya. Anda kuliah atau pernah kuliah kan? Sampaikan saja seperti referensi saat bikin skripsi. Kira kira bisa diterima ngga. Kalau referensinya dari tulisan anda sendiri, itu jelas tidak bisa dipergunakan. Gampang toh.

Jadi mari diskusi dengan cerdas, tanpa bawa bawa kebencian, supaya kita sama sama makin cerdas. Oke?

Silahkan, saya tunggu

Syalom

Kalau Anas kan jelas, dia Figur Ketua Umum partai politik. semua orang pengen posisi itu…

Nah yang saya bingung sama bro Nikolaus,
emang Katolik Roma itu seberapa HEBAT-nya sih bro,
sampai harus diserang bertubi-tubi & sampai dikuliti kalimat-demi-kalimat gitu?

Mereka itu kayaknya biasa aja kok, gak hebat-hebat banget seperti yg bro bayangkan.

Jadi, kalau memang Rome Catholic itu memang payah gitu, biarin aja bro… entar kan ambruk sendiri.
Rakyat, alias masyarakat awam, itu pinter-pinter lho sekarang. Mereka bisa menilai kok.
Jadi, tidak perlu di-bangun opini ke arah tertentu terus.
Jangan menganggap masyarakat awam ini TIDAK CERDAS lho… itu kata Tukul: Under-Istimit…
Itu kan jaman dulu alias paradigma jadul… hehe…

Persis lah, spt Denom-denom sempalan baru yang niatnya cuman cari tambahan omzet perpuluhan.
Coba, sebagian besar rontok sendiri juga kan? tanpa perlu diserang terus-terusan.
Malah biasanya, denom-denom gurem ini yang kotbah-nya offensif banget thd denom induknya, ya maklum, kan mau nambah omzet, kejar setoran bro… hehe…

Salam,