Paus pertama tak menginginkan pimpinan dalam gerejanya "memerintah"....

1 Petrus 5:2-3 : Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri. Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau MEMERINTAH atas mereka yang dipercayakan kepadamu, tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi kawanan domba itu.

Artinya bahwa Petrus gak ingin gerejanya menjadi sebuah “pemerintahan” …Nah, gereja yang mengangkat Petrus sebagai “Paus” justru memilih gak ikut kata2 sang “Paus pertama” itu dengan menjadikan “pengganti2” nya sebagai KEPALA PEMERINTAHAN VATIKAN. Artinya dia memimpin pekerjaan urusan memerintah-merintah orang yang dipercayakan kepadanya…

Kesimpulannya bahwa gereja ini telah melawan kata-kata " Sri Paus pertama"…!

Mohon jawab ya atau tidak, apa alasan anda ?

Yang merasa umatnya para “pengganti” Petrus, silahkan berkomentar…

G perlu di kometari bro, anda sudah salah memahami sejarah Gereja Katolik.

Salam Kasih

Syallom bro…damai bagimu…

Lha kalau salah paham, mohon berikan pemahaman yang sesuai kata Alkitab bro…

GBU.

“Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau MEMERINTAH”

Gembala adalah penuntun domba, yang berjalan didepan dombanya membawa dan menggiring mereka ke rumput yang hijau dan air yang tentang, menjaganya dari binatang buas yang hendak menerkamnya, membalut luka dan merawat domba sehingga tidak bercacat cela sampai tiba waktunya pengguntingan bulunya atau disembelih atau dijual, tergantung maunya pemilik ternak tesebut.

Gambaran seorang gembala seperti itu mewakili tugas yang diberikan Yesus kepada Petrus yang kemudian diteruskan kepada banyak orang untuk mengembalakan jemaat Kristus.

Sebagai gembala bukan berarti menjadi kaisar yang memerintah semena-mena kepada jemaatnya. Nasihat Petrus tersebut bukan berupa perintah larangan memerintah, tetapi larangan berbuat semena-mena terhadap jemaat yang dipercayakan kepadanya.

Jika domba tidak diperintah oleh gembala, binatang itu tidak dapat bergerak sendiri dan mengatur barisannya dan jalannya sendiri. Demikian gembala sidang juga memiliki tugas untuk memimpin jemaat yang mana didalam kepemimpinannya ada perintah, larangan dan anjuran.

Nasihat saya buat anda:
Hiduplah normal sobat… injaklah bumi ini agar anda tidak terbang hilang ditiup angin.

Terimakasih bro nasehatnya…

Apa yang bro pahami dengan ayat yang Petrus sebutkan adalah benar sekali, tetapi kenyataannya pemerintahan kepausan sampai harus menggunakan kekerasan ! Kan sangat berbeda dengan penggembalaan yg dilakukan Yesus ataupun Petrus…

Demikian bro…Syallom, GBU

Salam Damai.

Saya masih belum paham maksud postingan Bro diatas ??

Kalau menurut Bro Nikolaus sendiri yang benar bagaimana ?

Berikan contoh-contoh dan penjelasan yang menurut Bro benar. TQ

GBU
:slight_smile:

Terimakasih bro, Damai bagimu bro…

Seharusnya seperti nasehat Petrus. Organisasi gereja perlu untuk sistematisasi pekerjaan penginjilan. Tetapi tidak dalam bentuk pemerintahan duniawi yang akhirnya merangsang “rajanya” menjadi tidak rohani. Bro lihat dgn pemerintahan Israel dulu yg lgsg dipimpin Tuhan, tetapi bgs Israel tertarik ciptakan sistim Kerjaan duniawi kayak bangsa2 sekitar mrk…akhirnya walaupun dipilih atas persetujuan Tuhan, namun raja2 tsb menjadi sewenang-wenang pada umat Israel…mengenakan pajak, raja semaunya berbinikan org yg dia mau walupun hrs rampas bini org, ingin melakukan perang walaupun bkn khendak Tuhan, dsb. Nah, ini yg Petrus tidak inginkan. Kenyataannya kan terjadilah bhw Paus dapat memecat raja, melaksanakan perang, mendapatkan penghormatan yg tdk semestinya, membunuh org yang melawan(inquisisi). Banyak keputusan2 dalam konsili yg akhirnya memvonis sekelompok orang sbg bidat, juga disertai dgn kutukan dll…

Bro lihat bagaimana sistim yg diterapkan oleh Kristen mula-mula pimpinan para rasul…Itulah seharusnya yang dilakukan…

GBU.

Akhir-akhir ini bro Nikolaus sering membuat topik yang anti-Katolik :frowning:

Maaf bro, bukannya anti, tapi mempertanyakan hal2 tertentu dari segi Alkitabiah yg bertentangan dgn ajaran mereka. sekarang. Apalagi mereka mengaku Petrus sbg “Paus pertama” dan gereja mereka sbg gereja yg asli. Tentu saja sy mempertanyakan keaslian yg mrk maksudkan berdasarkan ajaran Petrus sendiri. Sy tidak mengarang-ngarang karena dasar ayatnya kan sy sebutkan bro…Ini kan gak berbeda dengan yang mereka lakukan. Akhir2 ini juga sy dpt kesan bhw mereka ramai2 banyak fokus “menyerang” kepada ajaran Protestan…kesannya juga, dengan dalih bhw mereka adalah gereja yang asli. Tentu saja kita harus membuat mereka introspeksi…

Tapi klo gak salah sy sdh kirim messge di personal msgge nya bro, kok blum ditanggapi yah…

Demikian bro, syallom…GBU,

Sy udah baca Interpretasi ayat tsb Menurut Bro…

Skrg kalau Interpretasi menurut saya ya mas…:

  1. Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah:
    a Jangan merasa benar sendiri & nyalah-nyalahin orang, apalagi memaksa agar orang lain akhirnya dengan sungkan terpaksa mengakui kebenaran interpretasi orang lain.
    b. Biarlah orang secara sukarela sesuai dengan kehendak Sang Pencipta dengan keyakinan-nya sendiri, yang penting secara KONSISTEN dan KONSEKUEN serta RENDAH hati meng-implementasikannya.

  2. dan jangan karena mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri.
    a. “Keuntungan” baik material (harta) maupun immateral (kepuasan diri, ke-bangga-an) adalah sisi Manusiawi kita, yg membedakan kita dgn Tuhan.
    b. Shg, sering kita Subconsciously seolah-olah meng"atas-nama"kan pihak lain (Tuhan), padahal sesungguhnya demi kepuasan manusiawi / duniawi belaka.
    c. Pengabdian diri: Non-Selfishness, artinya: FOKUS-nya pada yang KITA GEMBALAkan, bukan di SAYA-nya.
    Jadi, JANGAN ada EMBEL-EMBEL pamrih, apalagi di doakan biar orang itu mau pindah ikut agama saya…

  3. Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau MEMERINTAH atas mereka yang dipercayakan kepadamu, tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi kawanan domba itu.
    a. LEAD by EXAMPLES: kalau kita mengajarkan CINTA KASIH → Kelakuan dan Pola Pikir kita haruslah berlandaskan Cinta dan Kasih kepada Sesama, bukan yang lain.
    b. Artinya juga: JANGAN Omong Doang → tetapi hasilkan KARYA NYATA yang BERMANFAAT bagi objek (mereka), jangan cuman sbg Kamuflase aja yang ada Pamrih di belakangnya (spt di atas).

Gitu kali kalau mnrt saya…
Jadi betapa Alkitab kita telah begitu Advanced-nya dalam melaksanakan & menyebarluaskan Pluralitas sebagai suatu keniscayaan realita.
Hebat ya Alkitab itu…

Salam,

Wah… gak perlu sejauh itu dulu lah bro… hehe… kesannya agak gimanaaaa gitu pilihan katanya…

Kalau saya mengistilahkannya: Marketing Gimmick, yg berfungsi Customer Retention, hehe…

Lha iya to bro… kalau gak menggunakan strategi marketing yang jitu & didukung para marketer yang handal, gimana mungkin bisa ekspansi ke seluruh Eropa & sampai ke koloni-koloni nya sekalian. walaupun pake maksa-maksa juga awal-awal mulai banyak massa-nya itu, termasuk pakai model ngancur-ngancur-in patung Romawi yang indah-indah & sgt historis itu…
(lho kok mirip ya dgn metode marketing yg sekarang?)

Marketing kan gak harus identik dengan pemasaran produk & duit kan?
ini termasuk marketing ideologi to bro…? hehe…

Betul bro… saya satuju banget bahwa Siapa-Pun tidak ada yg PASTI PALING BENAR termasuk diri saya sendiri.
Makanya paliiiiiing Takuuuuuuuuuuuut deh ngomong-ngomong sok pasti interpretasi saya lah yang paling benar.

Tapi saya tidak takut lho bro… untuk mengakui bahwa posting di-atas adalah HASIL INTERPRETASI SAYA (walaupun belum pasti yang paling 100% benar polll).
Saya gak mau BUANG BODI… padahal yg mengartikan saya, eh ngomong dibisikin sama Tuhan … hiiii takuuutt
hehe…
Salam,

Pernah liat film AGORA, tentang seorang Scientist cewe di Mesir (era Romawi) di saat-saat mulai ekspansi Christianism ke luar timur tengah, yang menolak convert-paksa jadi Katolik, dan akhirnya mati dibunuh.
Not bad cinematografi-nya dll kok. cukup ok…

sumber lain:

Tapi, gak perlu heran ah bro…
Masa-masa ekspansi suatu aliran pasti ada lah tindak kekerasannya…
Kalau gak ada sama sekali, pasti susah grow-nya… kan mereka di posisi yang lebih kecil, baru mau naik.

Buddha, KatolikRoma, Islam, Protestantism, Revolusi Bastille, Nazi, Kemerdekaan Indonesia, dll… semua pasti ada kok…

salam.

Mungkin ada yang lupa dengan Davidian Branch berikut David Koresh nya dari Masehi Advent Hari Ketujuh?
Dan bagaimana mereka melakukan kekerasan bak terorist?

;D ;D ;D