PBB Akhirnya Akui Hak-hak Kaum Homo!

WEDNESDAY, 13 JULY 2011

Sungguh mengejutkan berita yang menyatakan bahwa Dewan HAM PBB pada akhirnya meloloskan resolusi yang berkaitan dengan hak bagi semua orang tanpa memandang orientasi seksual yang berhubungan dengan penegakan hak-hak kaum LGBT (Lesbian Gay Biseksual dan Transgender).

Berdasarkan berita yang dirilis oleh Detik.com, keputusan ini diambil dengan cara voting setelah sebelumnya menjalani perdebatan yang sengit. Dari voting tersebut 23 negara setuju meloloskan resolusi tersebut sedangkan 19 negara menolak dan 3 negara abstain. Mereka yang menolak mayoritas adalah negara-negara kawasan Afrika dan Arab.

“Kami sangat prihatin terhadap gagasan-gagasan seperti ini kepada PBB yang tidak memiliki dasar hukum dalan instrumen internasional HAM. Kami bahkan merasa terganggu dengan upaya-upaya untuk memfokuskan seseorang pada perilaku dan orientasi seksual mereka,” demikian ungkap wakil dari Pakistan yang mewakili Organisasi Konferensi Islam (OKI).

Bahkan Afrika Selatan dituduh oleh negara-negara kawasan Afrika sebagai pembelot karena berpihak kepada negara barat yang mendukung resolusi ini.

Dengan adanya resolusi ini, maka pelanggaran terhadap hak-hak kaum LGBT dianggap sebagai pelanggaran HAM tingkat tinggi. Padahal hingga saat ini berdasarkan data Amnesti International, homoseksualitas sendiri masih illegal di 76 negara.

Bicara tentang moralitas dan HAM memang sesuatu yang sulit apalagi jika berkaitan dengan norma agama. Memang sebagai manusia siapapun baik kaum LGBT berhak dilindungi hak asasinya, namun bukan berarti menerimanya dan membiarkannya. Karena Tuhan hanya menciptakan manusia sebagai pria dan wanita, dan diluar itu kitab suci menyatakannya sebagai dosa karena telah menyalahi kodrat yang Tuhan tetapkan.

Source : Detik.com

PBB memang didirikan sebagai persiapan New world order, jadi memang pelaksana agena Lucifer, walaupun kelihatannya baik maka cepat atau lambat akan terlihat belangnya.

ck ck ck… udah waktunya kayanya ni :slight_smile: semua di buka kan dan di singkap kan