[Pdt Gay] Rev R. Guy Erwin Terpilih Sebagai Bishop Gereja Lutheran Injili Amerik

Copas dari http://luar-negeri.kompasiana.com/2013/06/04/pdt-gay-rev-r-guy-erwin-terpilih-sebagai-bishop-gereja-lutheran-injili-amerika-565742.html

[Pdt Gay] Rev R. Guy Erwin Terpilih Sebagai Bishop Gereja Lutheran Injili Amerika

Tahun 2009, Evangelical Lutheran Church of America atau Gereja Lutheran Injili Amerika, merubah Tata Gereja mereka (kira-kira sama dengan Anggaran Dasar pada organisasi sipil), sehingga memungkinkan Kaum Gay dan Lesby (setelah mengikuti pendidikan teologi dan menjalani syarat tertentu) bisa/dapat ditahbiskan menjadi Pelayan Firman dan Sakramen atau umumnya dikenal sebagai Pendeta.

Penerimaan itu didasari bahwa semua manusia, mempunyai kesetaraan di hadapan Tuhan; serta mempunyai hak dan kewajiban yang sama, ataupun terpanggil/mendapat panggilan khusus untuk menjadi abdi-Nya, sebagai seorang Pendeta.

Oleh sebab itu, tak ada halangan untuk kaun gay dan lesbi (jika ingin) menjadi seorang pendeta di ELC Amerika Serikat. Mereka (pada pendeta yang gay atau lesbi) tersebut, mempunyai hak, kewajiban, dan tugas pelayanan lainnya sama seperti pendeta Laki-laki dan Perempuan

Dengan demikian Rev R Guy Erwin, warga USA keturunan Indian (kini lebih sering disebut sebagai Pure American, orang Amerika Asli, sebagai ganti kata ejekan Keturunan Indian), seorang ProfesorTeologi dan Pendeta di Evangelical Lutheran Church Canoga Park, California.

Dalam kedudukan, kapasitas, pelayanan sebagai Pendeta serta guru besar itu, Rev R Guy Erwin, mempunyai peluang serta berpotensi untuk menjadi Bishop, Kepala (organisasi) Gereja tingkat Nasional, dhi. Evangelical Lutheran Church of America atau Gereja Lutheran Injili Amerika, .

Peluang tersebut terbukti pada waktu Persidangan Sinode Tahunan (Church Annual Assembly), akhir Mei kemarin Rev R Guy Erwin terpilih sebagai Bishop Evangelical Lutheran Church of America.

Terpilihnya Rev R Guy Erwin, agaknya (akan) berdampak penerimaan atau pun penolakan terhadap dirinya dari/dan oleh para Bishop dari Evangelical Lutheran Church lainnya atau negara-negara lain; misalnya China, Hongkong, Afsel, termasuk Gereja-gereja (aliran) Lutheran di Indonesia, dan lainnya, yang menolak Gay dan Lesbi menjadi pendeta, apalagi menjadi Bishop.