Peccator Justus (pendosa yang dibenarkan) - Karl Barth

Peccator Justus! Thoughts from the Final Words of Karl Barth

Melihat ke belakang dalam kehidupan saya, saya tidak memiliki keluhan yang serius tentang siapa pun atau tentang apa pun: kecuali mengenai kegagalan saya sendiri pada hari ini, kemarin, kemarin lusa dan hari-hari sebelumnya – saya memaknai kegagalan saya dengan penuh ucapan syukur. Mungkin saya akan memiliki hari-hari yang penuh kegetiran di depan nanti, dan tentu saja kematian saya akan datang dengan cepat atau lambat. Satu hal yang akan tetap saya ingat dan camkan pada diri saya adalah… ‘’Jangan lupakan segala kebaikan yang telah Dia lakukan!’’

…Bagaimana saya bisa tahu apakah saya akan mati dengan gampang atau mati dengan susah? Yang saya tahu bahwa kematian saya juga adalah bagian dari kehidupan saya…Dan kemudian – ini adalah destinasi, batas dan tujuan dari semua kita – saya tidak lagi “ada”, tapi saya harus menghadap takhta pengadilan Kristus, dengan segala “keberadaan” saya, dengan semua kebaikan dan kejahatan yang telah saya pikirkan, katakan dan lakukan, dengan semua kepahitan yang telah saya derita dan dengan semua keindahan yang telah saya nikmati. Di sana saya hanya akan mampu berdiri sebagai orang yang gagal, yang saya yakini saya gagal dalam segala hal, tapi …berdasarkan janji-Nya, saya sebagai seorang peccator justus (pendosa yang dibenarkan), saya akan mampu untuk berdiri. Lalu…dalam terang kasih karunia, semua yang sekarang gelap akan menjadi sangat bersih…

…tetap semangat! tenang saja! Dia akan memerintah!