Pelajar Chile Datang Pada Tuhan Untuk Perbaikan Sistem Sekolah

Selama dua bulan terakhir, para pelajar dan mahasiswa di Chile bersatu melakukan protes di jalanan untuk menuntut perbaikan dalam bidang pendidikan. Para pelajar dan mahasiswa ini memprotes kurangnya sumber daya sekolah, terutama bagi kaum marginal di negara ini.

Saat pemerintahan Chile berjuang untuk menemukan solusi atas masalah ini, para demonstran sudah harus berhadapan dengan meriam air dan gas air mata. Presiden Sebastian Pinera, yang dalam masa pemerintahannya menerapkan sistem pendidikan yang diberlakukan saat ini, telah melihat bahwa popularitas dirinya menurun secara drastis.

“Setiap kita menginginkan pendidikan, layanan kesehatan dan banyak hal lainnnya secara gratis,” ujar Pinera minggu kemarin. “Namun saya ingin mengingatkan bahwa tidak ada yang gratis dalam hidup ini. Harus ada orang yang membayarnya.”

Saat para pelajar dan mahasiswa lainnya mengadakan protes, beberapa kaum muda Kristen melakukan beberapa pendekatan yang berbeda. Mereka berpaling ke doa sebagai alat untuk mengubah negeri mereka.

“Tuhan, Engkau adalah Tuhan atas segalanya, pemimpin atas negeri ini,” doa salah seorang pelajar. “Dan itulah sebabnya kami berpaling kepada-Mu saat ini, sehingga Engkau akan mengendalikan situasi ini, sehingga tercipta kedamaian, harmoni dan kasih di negeri ini.”

Wartawan Dewan Misi Internasional. Wilson Hunter, menyelenggarakan pertemuan doa ini. “Mereka berdoa untuk kampus mereka dan para pemimpin pemerintahan,” ujarnya kepada majalah Charisma. “Mereka berdoa agar protes yang disertai kekerasan segera berakhir. Dan di atas semuanya, mereka berdoa agar teman-teman mereka datang kepada Kristus.”

“Doa sangat berkuasa,” tambahnya. “Doa adalah cara untuk menemukan solusi atas masalah ini.”

Sungguh suatu teladan iman yang sangat baik ditunjukkan oleh para pelajar dan mahasiswa Chile ini. Mereka melakukan suatu hal yang tidak biasa, membawa permasalahan bangsa secara serius kepada Tuhan dengan satu keyakinan bahwa Tuhan sanggup mengubahkan kondisi bangsa mereka dan memulihkan kekacauan yang sedang terjadi atas bangsa mereka. Sebuah teladan yang patut dicontoh oleh setiap kita.

Source : cbn.com