pembahasan body out eperience/near death experience....

saya ingin membahas ttg teori mati suri yang disebut juga body out eperience…
kisah2 yang saya cantumkan …memiliki catatan2 yang mendukung kesaksian2 ini…
kisah 1…testimony ian mc cormack…

Pada 1980 saat usiaku 24 tahun saya keluar berpengalaman untuk suatu perubahan. Saya lahir dan
dibesarkan di New Zealand. Orang tua- ku baik, dan stabil. Keduanya guru, dan karenanya kami sering
berpindah-pindah kota, direlokasi ke beberapa daerah. Saya mempunyai dua kesempatan dan bersamabersama
kami menikmati banyak hal yang dipergunakan anak-anak di New Zealand sebagai kesempatan,
seperti liburan panas di pantai. Dari usia mudah saya senang akan laut.
Saya menyelesaikan gelar universitas di bidang agrikultur pada Lincoln Universitas dan bekerja dua tahu
sebagai konsultan pada New Zealand Dairy Board. Saya suka beternak. Seorang pencinta alam, dan berhasil
dalam pekerjaan alami. Kebanyakan akhir pekan dihabiskan dengan menyelam, selancar, berkemah, dan ber
aneka…(saya potong)


Kami terus berangkat ke Bali di Indonesia, kami berselancar di Kuta Reef, dan di Uluwatu, reef-nya sangat
mengagumkan. Kami juga mengunjungi beberapa kuil Hindu & Budda sebelum berlanjut ke daerah Jawa.
Sementara berkeliling orang-orang disana bertanya jikalau kami orang Kristen, karena berkulit putih.
Pertanyaan mereka menerpaku karena saya dibesarkan dalam keluarga Kristen, tetapi tak yakin jika
menyebut diri ku Kristen.
Usia 14 tahun sidi di Gereja Anglican. saya pernah berdoa sewaktu kecil di Sekolah Minggu dan kumpulan
pemuda, Namun belum pernah mempunyai pengalaman hubungan pribadi dengan Allah.
Saya teringat saat keluar Gereja selesai sidi seperti illusi. Tak ada yang baru. Maka saya bertanya pada ibuku
jika Allah pernah berbicara dengannya secara pribadi. Ibu menoleh padaku dan menjawab, “Allah benar
berbicara dan Dia nyata”. Ibu bercerita bagaimana dia menangis pada Allah saat tragedi dan Allah menjawabnya. Saya bertanya mengapa Allah tidak berbicara denganku. Dia membalas, “Kadang tragedi
membuat kita merendahkan diri. Manusia pada dasarnya suka akan kebanggaan”. Saya menimpal “saya
bukan orang semacam itu, saya tidak bangga”. Tetapi ada rasa bangga, saat saya me-refleksikan.
Ibu berkata, “Saya tak akan memaksa mu ke Gereja. Tetapi ingat satu hal. Apapun yang kau lakukan dalam
hidup, kemanapun kau pergi, berapa jauhnya kau pikir telah jauh dari Allah, Ingat hal ini; jika engkau dalam
kesulitan dan menemui persoalan, menangislah dengan hatimu pada Allah, dan Dia akan mendengar mu
Dia sungguh akan mendengar mu dan mengampuni- mu.”Saya ingat kata-kata itu. Perkataan itu terjerat
dalam ingatan-ku. Tetapi saya putuskan daripada menjadi seorang hipokrat saya tak akan kembali ke Gereja
karena sungguh tak pernah berpengalaman dengan Allah.Hal itu bagiku hanyalah Agama…
…(saya potong)
Kami menyelam kedalam. Saya naik kearah Reef dan kedua temanku turun melalui reef. Biasanya kami
bersama namun karena alasan lain kami terpisah. Saya mencari udang laut saat melihat hal aneh dalam laut
terlihat seperti cumi-cumi. Karena tertarik, Saya berenang mendekatinya dan menyentuh dengan tanganku
dan memegangnya. Saya memakai sarung tangan dan benda itu melebur dalam tanganku seperti ubur-ubur.
Kulihat terapung lalu pergi, sangat menarik, ubur-ubur aneh. Muncul dengan kepala seperti cumi-cumi
tetapi itu bentuk kotaknya dan seperti mempunyai jari-jari. transparan. tak pernah kulihat seperti
demikian sebelumnya, tetapi saya berbalik dan melanjutkan mencari udang laut.
Dengan senter di reef, saya mencari udang, dan sesuatu menyengatku. Saya berputar melihat apakah itu.
Saya memakai baju selam lengan pendek, dan bagian lengan itulah yang tak tertutup dengan baju
penyelamku. Sesuatu telah lewat dan menyengatku dan meninggalkan shock padaku. Seperti berdiri di
kandang sapi yang basah lantainya dengan tak bersepatu, telanjang kaki, dan mengangkat tangan kearah
kotak listrik. Ketegangan Luarbiasa. Saya menarik darinya, dan mencoba mencari tahu apa dan dimana
dengan lampu senter anti air, tetapi tak dapat melihat apa yang menerpaku.
Mungkin sesuatu telah menggigitku, atau saya mencederaiku sendiri pada reef. Kupastikan lenganku jika
berdarah, tetapi tidak. hanya kesakitan yang sangat. Saya mengusapnya, yang seharusnya tak boleh
kulakukan. Sekarang sakitnya berkurang sehingga tak kuperdulikan dan berpikir, “Saya akan mendapat
udang dan kembali menanyakan pada lelaki yang di perahu apa yang menyengatku”. Saya tidak marah
Sebagai penyelam, Seharusnya tidak pernah marah.
Saya pergi mencari udang. Menyelam lagi dan melihat ubur-ubur yang telah kulihat beberapa menit lalu.
Keduanya sedang menuju kearahku. Dengan samping mataku dapat kulihat menempel pada lenganku. Saat
menyengatku, pengalaman sama seperti arus listrik menerpaku. seperti memukulku dengan pentung dalam
air. Tiba-tiba kusadari apa yang menyengatku!
Saya tahu dari pengalamanku bahwa beberapa ubur-ubur laut beracun. Sewaktu kanak-kanak sering saya
merasa demam karena reaksi allergi jika disengat lebah maka kaki akan membengkak seperti balon.
sekarang Saya merasa sangat kuatir karena disengat ubur-ubur pada dua tempat yang berbeda. Saya
berenang kepermukaan air dan mencari perahu. Saya Hanya bisa berenang kearah reef. Kutaruh lengan
dibelakangku dan membawahnya keluar dari air. Tak mau disengat lagi. Saat berenang saya merasa sesuatu tergelincir dibelakangku dan merasa shock berikutnya pada lenganku. Dan melihat ubur-ubur ini
terlepas. Saya di sengat yang ketiga kalinya…saya potong…
Saat itu temanku Simon berjalan di reef kearahku. Masih dalam segala perlengkapan dan bahkan tidak
disentuh oleh ubur-ubur laut. Dia melihat lenganku, kemudian memandangku. Dia bertanya, “Berapa
banyak? Berapa kali kau disengat?” saya menjawab, “Empat kali.” Dia berkata, “tak bisa dilihat? Seperti
transparan?”saya menjawab,“Ya, tak terlihat .” Simon menundukkan kepala dan mengumpat. Dia berkata
“satu sengatan dan kau musnah, hanya satu!” Dia menyoroti wajahku dengan lampu senter dan dapat
melihat keseriusan yang tertulis diwajahku. Saya katakan “Jadi, apa yang harus kuperbuat dengan empat
sengatan pada lenganku…saya potong…
Saya dapat merasa racun itu melalui aliran darah dan menekan pada sesuatu dibawah lenganku. Urat utama
pada tubuh terkena racun tersebut. Kesakitan menanjak dan membuatku sulit bernapas. Sebelah kanan paruparu

tertekan oleh baju selam jadi dengan lengan kiri harus kubuka bajuku, merobek dan kemudian memakai
celanaku sementara masih dapat bergerak. Lalu terduduk dengan Mulut yang mengering. Dapat kurasakan
racun itu bergerak dalam tubuhku. kurasakan sakit pada bagian belakang seperti seseorang memukul
lambungku. Kucoba untuk tidak bergerak, dan menjadi panik. Saat tengah dalam perjalanan kearah pantai
kurasakan racun itu beredar bersama aliran darahku.
Tak tahu arah mana aliran darahku bergerak hingga malam itu, tapi aku mau katakan, saya sangat tertarik
kearah mana sirkulasi darahku mengalir! Racun itu telah mematihkan kaki kananku, dan saya tahu bahwa
…saya potong…
Kami dalam perjalanan ke RS dan mobil mulai menanjak. kakiku terangkat keatas Karena posisiku dalam
mobil dan kurasakan racun yang berada dalam aliran darah sedang menuju kearah otak. Saya melihat
gambaran anak kecil disalju, kemudian melihat seorang remaja laki-laki dengan berambut putih seperti salju.
kulihat gambar itu dan berpikir, “Wah anak itu berambut putih,” tetapi tiba-tiba kulihat diriku sendiri pada
anak itu, saya telah melihat hidupku. Pengalaman yang menakutkan, melihat hidupku sendiri seperti
menonton video, semua ini terjadi jelas dihadapan mataku. saya berpikir, “telah kudengar tentang hal ini,
dan telah kubaca tentang hal ini. Kehidupan orang sebelum ia mati diperlihatkan sebelum ajalnya.”
kukatakan pada diriku, “Saya terlalu muda untuk mati, mengapa pergi menyelam? Sangat bodoh, seharusnya
tinggal dirumah.”Pikiranku menerawang. Saya sedang bergelut dengan kematian. Kudengar detak jantung
dan menunggu apa yang terjadi denganku jika mati? Apakah ada sesuatu disana setelah kematian?
Kemanakah saya akan pergi saat mati?
Lalu kulihat ibuku. Mengatakan pesan yang ia sampaikan dahulu; “Ian, tak perduli berapa jauhnya engkau
dari Allah, atau kesalahan apapun yang telah kau perbuat, jika kau menangis pada Allah dari dalam hatimu,
Maka Ia akan mendengarmu dan akan mengampuni-mu.”

Dalam hatiku berpikir, “Apakah kupercaya bahwa Allah ada? Apakah saya akan berdoa?” Saya hampir
menjadi ateis. Tak percaya siapapun. Namun, Diperhadapkan pada ibuku. Saat kembali di New Zealand
saya berbicara dengan ibuku. Dia katakan tak bisa tidur dan bangun beberapa kali pada pagi saat kecelakaan.
Allah telah menunjukannya sebagai bagian hidupku dan berkata,”Anakmu tertua Ian hampir mati. Berdoalah
baginya sekarang.” Maka ibuku mulai berdoa bagiku pagi itu.
Tentu doanya tak akan menyelamatkanku, atau membawahku ke Surga, Tetapi saya tahu bahwa saya perlu
berdoa. Tak tahu bagaimana berdoa dan pada siapa. allah yang mana harus kupohon? Buddha, Kali, Shiva?
Ada ribuan diantaranya. Namun tak pernah kulihat Buddha, Krishna, beberapa allah lain atau yang
kelihatan, yang kulihat ibuku, dan ibuku mengikuti YESUS KRISTUS. Kupikir, “Sudah bertahun-tahun tak
pernah berdoa, Apa yang akan kudoakan? Bagaimanakah mengucapkannya sekarang? Doa yang
bagaimanakah yang disebut sebelum mati?”
Kemudian saya teringat sewaktu kecil ibu mengajariku ‘Doa Agung’. “Bapa kami yang di Surga,
Dikuduskan-lah kiranya Nama-Mu, datang-lah Kerajaan-Mu, Jadi-lah Kehendak-Mu dibumi seperti di
Surga…” Itulah yang akan kusebutkan, hanya itulah yang kuketahui. Saya mulai mengucapkannya, tetapi
tak dapat mengingatnya. Rasanya seperti racun itu telah sampai dikepalaku dan menyetopku untuk berdoa.
Menutup semua jalan pikiranku. Sangat menakutkan. Saya selalu berharap pada akal pikiranku dan
intektualku tiba-tiba sekarang mati dalam diriku. Kekosongan mental. Kosong
Sambil berbaring saya teringat pesan ibu,jangan berdoa dari kepalamu, berdoa-lah dari dalam hatimu.
Sebab itu,saya berdoa “Ya Allah saya tak tahu dimana Doa Agung, Saya mau mengucapkannya, tolong-lah
saya”. Sewaktu saya katakan, Doa Agung ini muncul dari dalam hatiku, dari Rohku. Dan ku-ucapkan,
“Ampunilah dosa kami.” kulanjutkan “Ya Allah, Kumohon Ampuni dosa-dosaku, Namun banyak
kesalahanku. sangat banyak,naluriku mengatakan mereka salah. Jika Engkau sanggup, tak tahu bagaimana
Engkau melakukan-nya-saya tak tahu-Tolong-lah ampunkan dosa-dosaku”.Dan saya bersungguh-sungguh.

Saya mau kesalahanku dihapus,dan memulai lagi.“Ya Allah ampunilah saya…Sewaktu berdoa, kudapati bagian doa lain. “Ampunilah mereka yang telah berdosa kepadamu.” Saya
mengerti bahwa saya harus mengampuni mereka yang telah menyakitiku. kupikir, “Saya tak menahan
amarah. Ada banyak orang yang telah bersalah padaku dan mengkhianatiku dan mengatakan banyak hal
jahat bagiku dan melakukan yang buruk padaku Kuampuni mereka.” Lalu terdengar suara Allah, “Apakah
kau akan mengampuni orang yang mendorongmu keluar dari mobil dan orang cina yang tak mau
membawahmu ke RS?” Saya terhenti, “Hmm,ada rencana lain, jika saya sembuh dari semua ini.” Tetapi
saya berpikir, “Baiklah,Saya akan mengampuni mereka.Jika Engkau mengampuniku,Bagian doa berikut muncul, “Jadi-lah Kehendak-Mu.” Telah banyak melakukan kemauanku selama 20
Tahun. Ku-katakan, “Ya Allah, jika sembuh dari semua ini, Saya tak tahu apa Kehendak-Mu-Tak Kuketahui
apa Kehendak-Mu-Yang kuketahui adalah tidak melakukan yang jahat, Tetapi sama sekali tak tahu dengan
Kehendak-Mu. Jika selamat dari semua ini, akan kucari kehendak-Mu dan akan kulakukan. jika sembuh
Saya akan mengikuti-Mu dengan segenap jiwaku ”.
Waktu itu saya tidak mengerti, tetapi itulah doa bagi keselamatan ku. Bukan dari kepalaku, tetapi dari
hatiku, memohon “Allah mengampuni kejahatanku dan dosa-dosaku. Allah menyucikanku. Saya dapat
ampuni mereka yang telah menyakitiku. YESUS KRISTUS, Akan kulakukan Kehendak-Mu, jadilah Kehendak-
Mu. Saya akan mengikuti-Mu.” Saya Telah mengucapkan doa seorang berdosa, Doa pertobatan pada Allah
Suatu damai yang luar biasa menyelubungi hatiku sewaktu berdoa. Ketakutan telah lenyap, ketakutan pada
apa yang akan terjadi. Saya tahu, Walaupun masih sekarat, tetapi damai meliputiku. Saya telah berdamai
dengan Penciptaku. Saya tahu, dari awal bahwa akan dijamah bahkan mendengar-Nya. Tak pernah kudengar
Suara Allah sebelumnya. Tetapi sekarang dapat Kudengar Tidak ada seorang pun yang dapat menolongku
menyebutkan Doa Agung saat itu kecuali Dia.

…saya potong…

“Kujaga mataku agar tetap terbuka.”Dan berbicara padaku. Kuharap Dokter segera kembali dan menghapus
keringat ini namun ia tidak kembali. kucoba berbicara, “Dokter kembalilah ” Tetapi bibirku tak bisa
digerakkan. Kucoba kepalaku tetapi tak bisa digerakkan. kupejap mataku.Dan berhasil mengeluarkan
sebagian tetapi pandanganku masih kabur. Kukejap mataku. Dan sedikit yang berhasil dikeluarkan, Tibatiba
saya menghela napas, seperti terlepas dan kutahu sesuatu telah terjadi.
Saya tahu ada kelepasan, perlawanan untuk kehidupan ini telah berakhir. Tak ada yang memberitahu apa
yang telah terjadi, Tak ada yang berkata, “Anakku engkau baru saja mati.” Saya tak tahu. Semua yang
kuketahui ialah bahwa perlawanan agar mataku tetap terbuka dan hidup berakhir.
Saya tahu telah berpindah kesuatu tempat, dan bukan seperti menutup mata dan tidur, saya tahu berada
ditempat lain. saya telah mengalami perasaan mengambang selama 20 menit yang lalu sewaktu di RS
sebelum mati. Dan telah bertahan pada tubuhku dengan tidak bersandar pada apapun. Dan sewaktu saya
menutup mata, saya tidak mengambang, Saya mati.
Alkitab mengatakan di Pengkhotbah, bahwa ketika manusia mati Rohnya kembali pada Allah yang
memberikannya dan tubuhnya kembali ke tanah darimana ia datang. Ya,Kutahu bahwa Rohku telah pergi,
Telah pergi kesuatu tempat, dan tak tahu bahwa sebenarnya saya telah mati. Saya tiba disuatu jalan yang
besar, suatu tempat yang diselimuti kegelapan. Saya merasa saya berdiri.Seolah-olah terbangun dari mimpi
buruk dirumah orang lain, dan menerka-nerka dimana orang-orang ini.kulihat berkeliling dan mencoba
berorientasi dengan sekelilingku.
Pernakah anda bangun pada tengah malam dan mencari kontak lampu? Demikianlah, saya mencoba
mencari kontak lampu, dan tak menemukannya. Saya mencoba menjamah sesuatu, dan saya bergerak
berkeliling namun tak menemukan sesuatu. Bahkan tidak terbentur pada apapun. Saya tak bisa melihat
tanganku dihadapan wajahku. Kuangkat tanganku dan mencoba melihatnya. Kuangkat kearah wajahku
tetapi menembus wajahku. Pengalaman yang menakutkan. Saya tahu disaat itu, saya adalah saya sendiri, Ian
McCormack, berdiri disana, Namun tanpa tubuh. Saya bersensasi dan merasakan bahwa saya memiliki
tubuh, tetapi tak ada fisikku yang dapat terjamah. Saya dalam bentuk Roh, dan tubuh fisikku telah mati,
tetapi saya hidup, dan sangat peka bahwa saya mempunyai lengan dan kaki dan sebuah kepala, tetapi tak
dapat menjamahnya. Allah itu Roh, suatu keberadaan yang tak terlihat, dan kita dibentuk menurut
gambarannya.
Muncul pertanyaan, “Dibumi manakah saya berada?” Berdiri dalam kegelapan, kurasakan hawa dingin dan
ketakutan menghantuiku.Mungkin seperti anda berjalan di jalan yang sunyi pada malam hari, atau anda
masuk kerumah sendirian dan merasa ada yang sedang mengawasi anda. Pernah merasakannya? Naluri anda mengatakan bahwa seseorang sedang memperhatikan anda dari kegelapan tetapi anda tak dapat melihatnya.
Saya mulai peka dengan iblis dikegelapan. Gelap yang bukan hanya fisik tetapi juga Rohani. Saya merasa
sedang diawasi. Kedinginan merangkak dan diisi iblis mendatangiku. Saya tahu ada ada sesuatu di
sekelilingku. Perlahan-lahan aku mulai peka dengan orang-orang yang datang dari segalah arah kepadaku,
23

sepertiku. Walaupun tidak berbicara mereka dapat menjawab pikiranku. Di kegelapan kudengar suara
teriakan keras berkata padaku: “Diam!” “Kau layak di tempat ini!” kupikir, “Saya di Neraka, ini kenyataan,
Tetapi bagaimana saya berakhir disini?” Saya ketakutan–takut bergerak atau bernapas atau berbicara. Dan
berpendapat, “Ya, Saya layak ditempat ini.Orang melukiskan Neraka sebagai, Tempat berpesta pora dan bersenang-senang. Sayapun pernah
berpendapat demikian.Kupikir dapat melakukan apa saja disini yang tak bisa dilakukan di dunia.Dan itu
sampah. Tempatku berada saat itu adalah tempat yang menakutkan yang pernah kutemui. Orang-orang
disana tak dapat melakukan apa yang diinginkan oleh hati mereka yang jahat, mereka tak dapat melakukan
apa-apa. Dan tak ada kebanggaan. Siapa yang dapat dibanggakan disini?“Oh ya,memperkosa, membunuh,
mencuri, merampok.” Bersuka hati! Tak ada seperti itu,Tak ada.Mereka tahu bahwa pengadilan itu semakin
dekat.
Tak ada hubungan waktu di tempat tersebut. Orang-orang disana tak dapat mengatakan jam berapa. Mereka
tak dapat mengatakan apakah mereka telah berada selama sepuluh menit, sepuluh tahun atau 10,000 tahun.
Mereka tidak berhubungan dengan waktu. Tempat yang sangat menakutkan. Alkitab berkata ada dua
Kerajaan, Kerajaan Gelap,yang dipimpin oleh setan, dan Kerajaan Terang. Dalam Kitab Yehuda dikatakan
bahwa Kerajaan Gelap ini dipersiapkan bagi malaikat yang tidak mentaati Allah. Bukan untuk manusia, tak
pernah untuk manusia. Tempat menakutkan dan menjijikkan yang pernah kualami. Dan tidak ingin atau
mengharapkan musuhku yang terburukpun berada di Neraka.
Tak tahu bagaimana keluar dari tempat ini. Bagaimanakah anda dapat keluar dari Neraka? Tetapi saya telah
berdoa, Tetapi bagaimana mungkin saya berada disini, Saya berdoa sebelum mati, dan memohon Allah
mengampuni dosaku. Saya menangis pada Allah, “Mengapa saya disini, Saya telah memintah
pengampunan-Mu, mengapa saya disini? Saya telah berbalik dengan hatiku kepada-Mu, Mengapa saya
disini?”
Jalan keluar adalah saya telah bertobat sebelumnya. Sangat terlambat jika bertobat setelah di Neraka.
Anda dapat bertobat sebelum mati. Anda tak bisa berdoa diNeraka memohon keluar dan Tak ada seorangpun
didunia dapat berdoa supaya anda dikeluarkan,Tak ada. Harus berdoa sendiri. Alkitab berkata Tidak
seorangpun dapat berdoa untuk kematian, jiwa tak bisa keluar dari Neraka. Mereka harus bertobat sebelum
terlambat.
Kemudian Cahaya terang menyinariku dan membawahku keluar dari kegelapan.Alkitab berkata bahwa
Terang telah bersinar dalam kegelapan, mereka yang berjalan dalam bayang-bayang kematian dan
kegelapan, dan telah menuntun kaki mereka kejalan kebenaran dan Damai. Saya berdiri terpaku pada cahaya
yang menembus kekelaman di atasku dan menyinari wajahku. Cahaya ini mulai membungkusku dan
kurasakan tubuhku sangat ringan. Lalu tubuhku terangkat kedalam Cahaya yang menyinariku ini.
Sewaktu kulihat keatas dan kurasakan bahwa sedang dihentar kesebuah bundaran terbuka diatasku. Saya tak
mau menoleh kebelakang tak mau jatuh kedalam kegelapan itu. Saya bersukacita keluar darinya. sewaktu
memasuki Terowongan kusaksikan Sinar terang benderang menantikan di ujung terowongan. Sinarnya
menyilaukan, seperti pusat seluruh alam raya ini. Terlihat seperti Sinar yang memiliki seluruh pilar
kekuatan, Seluruh Terang. Lebih Terang dari terang matahari, lebih berkilau daripada segala jenis

perhiasan, permata, benderang lebih dari Sinar Laser. Walaupun demikian anda dapat memandang kedalam
sinar-Nya.
Saat terbawah ke arah sinar ini , seperti Laron kearah Lampu. Saya merasakan diriku terbawah diudara
dalam kekuatan yang dasyat kearah ujung dari terowongan ini. Disaat yang sama dapat kulihat gumpalan
gelombang-gelombang Sinar yang datang kearahku. Gelombang sinar pertama memberikan kehangatan dan
kesejukan. Seolah-olah bukan hanya Sinar biasa tetapi “ Sinar Kehidupan” yang mengirim suatu pesan
perasaan belas kasih. Kemudian disusul oleh sinar yang kedua padaku.
Sinar ini memberikanku suatu kedamaian yang utuh. Telah kucari “suatu kedamaian” bertahun-tahun dan
semuanya hanya sementara. Disekolah saya pelajari Keats dan Shakespeare ( Buku ) mencoba mendapati
kedamaian. Telah kucoba Alkohol, telah kucoba pengetahuan, telah kucoba beolahraga, telah kucoba
berhubungan dengan wanita, telah kucoba obat-obatan, telah kucoba segalah sesuatu untuk mendapati
kedamaian dan kepuasaan dalam hidupku, dan tak pernah kutemui. Sekarang dari ujung rambutku sampai
pada ujung kakiku kudapati diriku dalam suatu kedamaian yang sejati.
Pikiranku muncul “Bagaimana rupa tubuhku?” Dalam kegelapan saya tak dapat melihat tanganku didepan
wajahku. Kupikir “Saya pasti dapat melihatnya sekarang dalam terang.” Saat kulihat Pandanganku dapat
menembus lengan dan tanganku. Tubuhku transparansi seperti Roh, hanya tubuhku dipenuhi dengan sinar
yang memenuhiku sejak berada dalam terowongan. Seolah-olah saya dipenuhi dengan terang. Gelombang
sinar yang ketiga di akhir terowongan memberiku Sukacita yang utuh. Saya sangat bersukacita dan
menantikan pengalaman indah yang akan terjadi dalam seluruh kehidupanku.
Pikiranku tak dapat katakan kemana tujuanku, kata-kataku tak dapat berkomunikasi dengan apa yang
kulihat. Saat keluar terowongan diriku berdiri dihadapan Pilar seluruh Terang dan Kuasa.Penglihatanku terarah
pada Cahaya menakjubkan ini.Kupikir tentang Aurora.Kemudian tentang Cahaya Kemuliaan. Pernah
kulihat Gambar Tuhan YESUS dengan sebias sinar diwajahNya. YESUS KRISTUS mati, Bangkit dari kematian
dan Naik ke Surga, duduk disebelah kanan Allah Bapa, dan Dimuliaakan, dipenuhi dengan Sinar Kemuliaan
dan Tak ada kegelapan. Dia-lah Raja Kemuliaan, Pangeran Damai, Tuhan diatas segala tuhan dan Raja
diatas segala raja.Yang kulihat itulah yang ku percaya ini-lah Sinar Kemuliaan Tuhan. Dalam Perjanjian
Lama, Musa naik kegunung Sinai selama 30 hari dan melihat Cahaya Kemuliaan Tuhan.Saat turun wajahnya
diliputi Cahaya Kemuliaan Allah. Wajahnya menyinarkan Kemuliaan Tuhan, dan Musa harus menutupinya
dengan selubung, agar orang-orang tidak ketakutan. Dia telah melihat Cahaya Allah, Kemuliaan Allah.
Paulus dibutahkan oleh Cahaya dalam perjalanan ke Damaskus, Kemuliaan YESUS. Saat ini saya berdiri
dalam Cahaya dan Kemuliaan.
Saat itu, Timbul pertanyaan dalam hatiku; “Inikah suatu, kepercayaan Budha, atau karma, atau yin dan
yang? Inikah suatu energi kuasa alami yang menyerupai seseorang yang sedang berdiri disana?”masih
bertanya-tanya. Dan terdengar-lah suara dari dalam Cahaya. berkata“Ian, Apakah engkau berharap
kembali?” Saya bergetar saat mengetahui bahwa ada SeseOrang dalam Terang tersebut dan siapapun Orang
Nya dia mengetahui namaku.Bahkan jalan pikiranku. Kurenungkan apa yang dikatakannya “ Kembali,-
kembali-kemana? Dimanakah saya?” Segera kuarahkan pandangan ke belakangku, Kulihat terowongan yang
menuju kedalam kegelapan. Saya menduga sedang berada di tempat tidur RS dan bermimpi, kututup
mataku.” Inikah suatu kenyataan? Benarkah saya sedang berdiri disini, saya, Ian, berdiri dalam suatu
kehidupan disini, suatu kenyataan?” Tuhan berbicara lagi. “ Apakah engkau berharap kembali?” Saya
membalas “ Jika telah keluar dari tubuhku saya tak tahu dimana keberadaanku, saya berharap kembali
Jawab Nya “ Jika engkau berharap kembali Ian engkau harus melihat dalam Terang yang baru.”
Saat kudengar “Melihat dalam Terang yang Baru,” pikiranku terbuka. Saya teringat diberikan Kartu Natal
yang tertulis, “YESUS adalah Terang Dunia” dan “Allah itu terang dan tak ada kegelapan didalamNya.” Saya
bahkan bermeditasi dengan Firman tersebut pada waktu itu. Saya Sadar baru saja datang dari kegelapan, dan
sudah jelas tak ada kegelapan disini.

Dan dapat mengenal Kasih itu,
Sekalipun ia melampaui segala pengetahuan.
Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi
Didalam seluruh kepenuhan Allah.
Efesus 3:19
(Alkitab Terjemahan Baru)
Inilah ALLAH! Dia-lah Terang. Dia mengenal namaku dan mengetahui segala rahasiaku akal,pikiran dan
hatiku. Saya berpikir, “Jika ini Allah tentu dapat melihat semua yang telah kulakukan dalam hidupku.”

kurasa hina dan transparansi dihadapanNya. Malu dan berpikir “Mereka pasti melakukan kesalahan
membawah orang yang salah. Tidak seharusnya disini. Saya bukan seorang baik.Saya harus berjingkrakjingkrak
diantara bebatuan dan kembali ke kegelapan.” Saya berjalan mundur kearah terowongan sebuah
gelombang Sinar dari Allah datang kearahku. Awal nya saya mengira Pancaran Sinar ini akan membuangku
kedalam jurang. Tetapi dugaan ku salah gelombang pancaran sinar ini membawah Cinta Kasih yang murni
kepadaku. Itulah hal terakhir yang kudambahkan.Yang seharusnya diadili malah dibersihkan dengan Kasih
yang tulus.
Tulus, Murni, Suci, Tak terhalang, Tak mengharapkan balas, Kasih. itu mengisiku dari dalam hingga keluar.
Kuberpikir, “Mungkin Allah tak mengetahui semua kesalahanku,” sebab itu hendak kusampaikan semua
kebejatanku yang telah kulakukan dalam kegelapan. Namun Dia telah mengampuniku dan hanya
memberikanku KasihNya dan Kasih itu mulai bertambah dalam diriku. Ternyata,kemudian Allah
menunjukanku bahwa sewaktu kumohon pengampunan di mobil Ambulans, Dia telah mengampuniku dan
membersihkan Rohku dari segalah yang jahat.

Saya menangis tak terkendali disaat Kasih itu semakin mengalir kuat dalam diriku. Sangat indah
dan murni, tak terikat. Tak pernah kurasakan dikasihi bertahun-tahun. Yang kurasakan terakhir kalinya
adalah dikasihi ibuku sewaktu kami tinggal bersama, tetapi saya telah keluar kedunia dan tak ada kasih yang
kudapati dalam dunia ini. Telah kulihat dan mengira dikasihi. Seks bukan Kasih, hanya melelahkanmu. Dan
hanya keinginan yang bernyala-nyala dan yang tak terkendali yang keluar dari dalam dirimu.
Saat itu, Gelombang pancaran kasih ini berhenti dan saya terbungkus dalam Terang yang ber-isikan kasih.
Terpaku diam. Saya berpikir, “Saya sangat dekat,mungkinkah dapat melangkah masuk kedalam Cahaya
yang mengelilingi Allah dan melihat wajahNya. Jika dapat kulihat wajahNya maka saya akan mengetahui
kebenaran.”Saya lelah mendengar penipuan dan ketidak jujuran.Kuingin mengetahui kebenaran. Telah
kucari dimana -mana, tak seorangpun dapat memberitahukannya. Saya mau bertanya pada siapapun yang
dapat memberitahukan arti hidup ini,kebenaran yang terjadi,sesuatu yang benar. Saya berpikir jika masuk
bertemu muka dan muka dengan Allah akan kuketahui kebenaran itu dan arti kehidupan.Tak perlu
menanyakan orang, wanita atau anak-anak. Saya akan mengetahui.

Dapatkah kulangkah masuk?Tak ada suara yang mengatakan Tidak. Sebab itu, Saya masuk, Kulangkakan
kakiku kedalam cahaya itu. Seperti masuk kedalam selimut terang itu sendiri, seperti bintang bersegi yang
memberikan cahaya yang bersinar. Sinar itu terus menerus menyembuh kan bagian terdalam diriku, seolaholah
menyembuhkan bagian - bagian yang telah hancur dalam diriku, menyembuhkan kehancuran hatiku.
Kumasuk kedalam titik Cahaya tersebut. Dalam pusat terang itu berdiri seSeorang dengan jubahNya turun
hingga kepergelangan kakiNya. JubahNya bukan buatan manusia tetapi Jubah yang bersinar. Saat kuangkat
wajahku dapat kulihat bagian dadaNya dengan tangan yang terbuka menyambutku. Kupandang wajahNya.
Sangat berkilau; terlihat seperti sepuluh kali lebih terang dari terang yang kulihat. Dan membuat sinar
matahari berubah kuning dan pucat dalam perbandingannya. Sangat berkilau sehingga saya tak dapat
menggambarkanNya, saya terpaku memandangNya dan mulai menyadari bahwa Terang ini menyatakan
kesucian,Kekudusan. Saya berdiri dihadirat Allah Yang Maha Kuasa–tak ada seorangpun hanya Allah saja
lah yang terlihat demikian. Kesucian dan Kekudusan terpancar dari wajahNya dan masuk kedalam diriku.
Ingin kudekati dan melihat wajahNya. Tak ada ketakutan hanya kemenangan yang membuatku mendekat.
Sekarang saya berdiri dihadapanNya, mencoba mengamati pancaran wajahNya saat kupandang Ia bergerak
kearah samping dan semua Cahaya itu mengikutiNya.

Akulah (YESUS) pintu.
Barangsiapa masuk melalui aku, ia akan selamat;
Dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.
Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh
dan membinasakan. Aku datang, supaya
mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.
Akulah gembala yang baik.
Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya.
Yohanes 10:9-11
(NASB)
Tepat dibelakang YESUS ada sebuah terowongan bundar yang baru saja kulewati. Saya memandang
kearahnya, dapat kulihat sebuah dunia baru yang terbuka dihadapanku. Saya merasakan seolah-olah sedang
berdiri ditepi Firdaus, memandang kedalam sekelumit suatu kekekalan.
Tak terjamah.Didepanku terbentang padang rumput hijau.Rerumputan ini memancarkan sinar dan kehidupan
sebagaimana berada dihadapan hadirat Allah. Tak kulihat pepohonan yang layu. Jika berjalan di rerumputan
maka mereka akan hidup kembali seperti tak pernah terinjak. Air bening mengalir diantara padang rumput
dan pepohonan di sekelilingnya. Dikananku gunung-gunung pada kejauhan dan langit biru cerah terbentang
diangkasa. Dikiriku bukit-bukit yang biru dan bunga-bunga, yang berkemilauan. ‘Firdaus’. kutahu saya
kepunyaannya, Saya telah berkeliling dunia mencari Firdaus, sekarang saya menemukannya. Kurasakan
kelahiran baru dalam hidupku. Setiap bagian hidupku tahu bahwa saya telah tiba dirumah. Dihadapanku
terbentang suatu kekekalan, hanya selangkah didepanku.
Saya hendak masuk kedunia baru YESUS melangkah dan berdiri di pintu. Alkitab katakan Yesuslah pintu jika
masuk melaluiNya,anda akan masuk dan keluar menemukan padang rumput.YESUS-lah Jalan, Kebenaran dan
Hidup. Tak seorangpun datang kepada Bapa Kalau tidak melaluiNya. Dia-lah jalan satu-satuNya. Hanya ada
jalan yang sempit yang menuju pada KerajaanNya. Sedikit orang yang mendapatiNya. Banyak orang
menemukan jalan yang lebar yaitu Jalan raya kedalam Neraka.
YESUS menanyakanku “Ian, sekarang kau telah melihat apa kau berharap kembali?” kupikir "kembali, tentu
tidak. Kenapa mau kembali? Kenapa ingin kembali pada kekelaman dan kebencian? Tidak, Saya tak
memiliki apapun.Tak ber-isteri tak ada anak, tak seorangpun yang mengasihiku. Saya ingin masuk.” Namun
YESUS tidak berpindah maka saya menoleh kebelakangku dan berkata, “Selamat tinggal dunia keji saya
keluar!”
Sewaktu menoleh, didepan terowongan, berdiri ibuku. Saat kulihat Saya tahu telah menipu; ada yang
mencintaiku – ibuku terkasih. Bukan saja mencintaiku, tetapi kutahu dia berdoa setiap hari bagi hidup ku,
dia telah mencoba membawahku pada Allah. Dalam kebanggan dan kesombongan saya mencemoohkan
kepercayaan-nya. Namun dia benar, Allah ada Surga dan Neraka. Kusadari betapa hanya kuingat diriku
masuk ke Firdaus dan tinggalkan ibuku yang percaya bahwa saya di Neraka. Dia tak akan tahu bahwa telah
Ku-ucapkan Doa orang berdosa dan bertobat dari dosa-dosaku dan menerimah YESUS sebagai Tuhan dan
Juruselamat-ku. Dia mungkin hanya menerimah jenasah terkirim dari pulau Mauritius.
Saya berkata, “Ya Allah,Sungguh hanya ada satu orang yang membuatku ingin kembali dan dia-lah ibuku.
Kuingin katakan padanya bahwa yang di Imani-nya benar, Allah yang Hidup ada, bahkan Surga dan Neraka,
dan YESUS KRISTUS adalah pintu kita harus melaluiNya”. Kemudian, dibelakang ibuku kulihat Ayahku

saudara lelaki-ku dan saudari perempuan-ku, teman- temanku dan ribuan orang. Allah menunjukanku
bahwa banyak orang tidak mengetahui kebenaran, dan tak akan tahu jikalau saya tidak membagikan-nya
dengan mereka. Saya bertanya, “Siapakah orang lain yang banyak itu?” Allah katakan, “Jika engkau tak
kembali, orang banyak itu tak akan mendapat kesempatan mendengar tentang Aku karena banyak yang tidak
melangkah kedalam Gereja-Ku”.
Saya berkata, “Allah saya mau kembali dan menceritakan. Saya telah berada sekali disini,tak tahu
bagaimana,tetapi tentu dapat mengetahui nya.Jika sekali datang, kutahu akan kembali. Ingin kupastikan akan
kembali ”kukatakan,“Allah, bagaimanakah kembali? melalui terowongan gelap, dan kembali ke tubuhku?
Bagaimana saya kembali? Saya bahkan tak tahu bagaimana dapat tiba disini.” Tuhan katakan, "Jikalau
kembali kau harus melihat segala sesuatu dalam Terang baru.” Kupahami bahwa melalui mata Allah, Mata
penuh Kasih dan pengampunan. Saya harus melihat dunia sebagaimana Allah melihatnya – melalui mata
kekekalan.
Kukatakan “Allah,bagaimanakah saya kembali? Saya tak tahu bagaimana berbalik”.Dia katakan, "Ian
balikan kepala-mu…sekarang rasalah cairan itu mengering dari mata-mu…sekarang bukalah matamu dan
melihat-lah.”
BAGIAN SEPULUH – KEMBALI
Sebab Engkau telah meluputkan aku daripada maut;
Bahkan menjaga kakiku,sehingga tidak tersandung.
Maka aku boleh berjalan dihadapan, Allah,
Dalam cahaya Kehidupan.
Masmur 56:14
(Alkitab)

Segera saya kembali pada tubuhku. Kepalaku di balikan kekanan dan satu mataku masih terbuka. Saya
memandang kearah Dokter pribumi muda yang mengangkat kaki kananku dan menghantam kakiku dengan
bendah tajam. Dia mencari tanda jika ada kehidupan. Sedikitpun dia tak menyadari bahwa sekarang saya
hidup dan sedang melihat padanya. Saya heran apa yang sedang ia lakukan, kemudian; “Dia mengira saya
telah mati!” pada saat yang sama Dokter itu berhenti dan memandang wajahku. Saat melihatku, terror
menyapuh wajah tersebut, seolah-olah ia melihat hantu. Darah telah mengering diwajahnya dan dia pucat
pasi . kakinya hampir terangkat dari lantai.
Bergetar saya memohon pada Allah agar dapat membalikkan kepalaku kekiri dan melihat kearah lain. Saat
saya membalikkan kepala kekiri kulihat perawat-perawat yang menatap dengan terror kekaguman pada
wajahku saya merasakan kelemahan dan menutup mataku lagi,tetapi segera kubuka dan memastikan bahwa
masih berada dalam tubuhku. Saya tak pasti akan menghilang lagi. Sangat lelah. Saya menutup mata lagi
dan tertidur…saya potong…

bagaimana pendapat teman2…?
saya sendiri pertama membaca meragukan …lalu saya ada teman di sabda.space yang meyakinkan bahwa kesaksian ini bukan bohong…karena dia sendiri mengenal dan menjamin ttg orang yang memberi ksaksian ini…
walau begitu saya tdk bisa meyakini 100%…
ya hanya 50% lah…
setidaknya memang ada laporan medis yang mendukung kesaksian itu…
dan memang lebih baik dari kesaksian zaman sekarang…yang aneh2…
saya minta pendapat teman2…

kisah ke dua…

saya ingin menambahkan kisah out body experience…
kisah nya dari orang indonesia yang bernama…Ahmad Andryansah bin Abdul Jali yang ikut dalam kerusuhan mei 98…
cuma bila kesaksian ini menyerempet sepupu kita…dan pengajarannya… dan tidak diizinkan…mohon moderator hapus saja…

sumber:http://www.salib.net/index.php?name=News&file=article&sid=1189

Awalnya saya mengenal Isa Almasih berawal dari kejadian yang hampir tidak masuk akal.

Bermula dari kerusuhan mei 1998 pada waktu itu.

Sebelum saya mengenal Isa Almasih , saya di didik oleh orang tua saya maupun para ulama baik di bangku sekolah , musholla , maupun masjid bahwa orang di luar penganut Islam adalah kafir dan Islam merupakan ajaran yang paling benar dari segala kitab yang ada di muka bumi ini , dan yang paling utama apabila ada di antara kami yang dapat mengenyahkan penganut di luar Islam , adalah merupakan suatu pahala yang besar , sebab menurut apa yang telah mereka ajarkan kepada saya intinya adalah penganut di luar Islam merupakan jamaah syaithon yang harus segera di musnahkan dari muka bumi ini , dan bahaya yang paling besar pada saat itu adalah kaum nashara (Nasrani) yang selalu berkembang di Indonesia secara perlahan lahan , yang mana pada saat itu saya selalu di cekoki pelajaran yang terdapat di dalam quran maupun hadist , begitulah bagaimana sikap saya yang bagaikan iblis semula sebelum mengenal Isa Almasih yang mulia di bumi maupun akhirat dengan kasihNya .

Dan pada suatu waktu tepatnya awal kerusuhan mei 1998 , saya bersama kawan-kawan saya (penganut Islam) mengendarai sepeda motor beramai – ramai dengan tujuan untuk menjarah toko-toko milik non muslim , sebelum kami berangkat melakukan hal tersebut , sebenarnya saya enggan mengikuti mereka karena keluarga kami pun orang yang hidup di atas rata-rata dan hal tersebut sepertinya merupakan sesuatu yang memalukan , dan pada saat itu saya telah menyelesaikan study di perguruan tinggi dan saya masih dalam status penggaguran dan hal inilah yang membuat saya mengikuti ajakan teman saya, terutama apalagi bila ada salah satu dari mereka berteriak mari kita hancurkan para kafir, hal inilah yang membuat semangat saya menggebu gebu.

Sampai pada suatu saat kami telah sampai di depan toko yang bernama El – Shadai , dan kami yakin bahwa toko itu adalah toko milik kafir Nasrani , dan akhirnya kamipun melempari toko tsb sambil meneriakan Allahuakbar bersama-sama , dan meneriakan kafir keluar lu dari dalam toko lu , dan pada waktu itu ada beberapa orang yang berhamburan keluar , dan salah satu dari mereka mengendarai motor untuk melarikan diri dari kami , dan pada saat itu lah kami melihat pria itu mengenakan kalung salib di lehernya , lalu teman saya yang bernama sultan (nama samaran) berseru kepada saya ndry mari kita kejar dia, saya pun bergegas untuk membonceng teman saya , sebelum saya membonceng motor kawan saya, saya mengambil sepotong besi .

Dan akhirnya kami pun mengejar pria itu , dan yang mana pada waktu itu keadaan di jalan sangat carut marut , tetapi pria itu tetap menancap gas , mungkin saking takutnya berusaha menyelamatkan diri dari kejaran kami , dan kawan saya pun mempercepat laju motornya , berhubung motor yang kami tuggangi adalah motor king sedangkan pria tsb menggunakan motor bebek , maka perlahan-lahan kami dapat menyusulnya.

Dan pada suatu saat pria itu membelokkan motornya pada persimpangan dengan cepatnya, dan pada saat itulah kami tidak tahu darimana mobil tersebut datang, seingat saya kamipun akhirnya menabrak mobil tersebut dan saya serasa terbang di udara dan sesudah itu saya tidak dapat memahami lagi .

Pada waktu saya sadar, saya melihat banyak kerumunan di sekitar saya, dan dengan reflek saya mencari teman saya, untuk melihat kondisinya, lalu saya pun memisahkan diri untuk mencari teman saya dari kerumunan orang tersebut, tetapi saya tidak tahu mengapa orang tersebut masih berkerumun di tempat saya berada tadi .

Lalu saya pun melangkah ke jalan , dan saya mendapati kerumunan di sisi jalan yang lain , dan saya pun berpikir itu pasti teman saya, lalu saya pun melangkah mendekatinya, tiba tiba saya berhenti sontak di tengah jalan, karena saya melihat di beberapa kerumunan teman saya, saya melihat teman saya jadi dua dan ada banyak orang yang berwajah bengis dan hewan kurus seperti anjing yang hendak memperebutkannya, lalu saya mengucek mata saya sebab saya pikir saya masih belum sadar, setelah itu saya melihat teman saya yang ada dua tersebut , salah satunya di seret-seret oleh mereka untuk keluar dari kerumunan tersebut dan teman saya itu berteriak ndry, ndry tolong saya, saya pun tak berani melangkah karena saya takut dan saya tetap diam terpaku di tengah jalan raya tersebut .

Dan pada waktu itu ada sinar datang dari sebelah kanan saya dan waktu saya menoleh ternyata mobil ambulance pas di samping kanan saya dan menabrak saya dan saya pun tersontak dan menyebut Masyaallah sambil memejamkan mata, tetapi mobil itu serasa melintasi tubuh saya , lalu sayapun membuka mata saya dan dengan reflek saya memegang tangan saya sendiri , lalu saya pun melihat mobil ambulance tersebut berhenti pas di tempat saya jatuh tadi .

Dan yang membuat saya terdiam seribu bahasa, ketika saya melihat tubuh saya di masukkan ke dalam ambulance tersebut , hal ini yang membuat saya seperti gila, sayapun akhirnya berlari tanpa tujuan dan saya tidak berani mendatangi kerumunan di mana saya jatuh sebelumnya, karena saya takut setelah melihat kejadian teman saya.

Tidak jelas kemana saya berlari tiba tiba saya sampai di sebuah taman, dan saya duduk dan menangis, apakah saya sudah mati, saya terus mencubit cubit tangan saya, tapi saya tidak merasakan apapun, lalu saya menangis lebih keras , dan sayapun tersungkur menangis di atas tanah, dan pada saat saya tersungkur saya melihat sepasang kaki di depan mata saya dan saya pun sontak mundur kebelakang, karena saya teringat langsung apa yang di alami teman saya, tapi pada saat saya mau bangun dan melarikan diri saya seperti lumpuh tidak bisa bergerak, dan saya pun memberanikan diri untuk menatap siapakah yang di depan saya, tapi saya tidak bisa melihat wajahnya karena sangat silau dan hal itu membuat saya pasrah dan menundukkan muka.

Lalu orang yang berpakaian putih di depan saya itu pun bertanya kepada saya “Nak mengapa engkau menganiaya AKU“ lalu saya pun menjawabnya “Setan pergi kau jangan ganggu saya “ sayapun akhirnya mengucapkan ayat-ayat kursi untuk mengusirnya .

Lalu Dia pun berkata lagi “Nak mengapa engkau menganiaya Aku “ sayapun masih melapatkan ayat kursi di bibir saya dan saya mengucapkan ya allah usirlah setan itu dari hadapanku .

Lalu Dia berkata lagi “Nak apakah kesalahanKu hingga kau menganiaya Aku “ Lalu setelah saya sadar ayat kursi tidak ampuh untuk menghadapiNya akupun tersungkur di bawah kakiNya dan menangis tersedu sedu dan akhirnya akupun menjawabnya “Saya tidak tahu kenapa saya melakukannya , maafkanlah saya “ dan saya pun meraung-raung di bawah kakinya. Dan diapun berkata “Bangunlah , jangan takut , peganglah tanganKu.”

Dan sayapun berdiri di depanNya sambil menundukkan muka saya (dan pada waktu itu sayapun masih berpikir bagaimana cara melarikan diri dariNya), sepertinya Dia tahu pikiran saya , dan Dia berkata lagi “Jangan takut akan Aku, karena Aku lembut dan murah hati”. Dan akhirnya saya pun memberanikan diri untuk menatapNya, saya merasakan kesedihan yang ada di hati saya menjadi sirna seketika, dan saya pun memberanikan diri untuk bertanya kepadaNya “Siapakah kamu sesungguhnya“ lalu Dia menjawab “Akulah yang selalu di perdebatkan oleh banyak anak manusia , Akulah jalan yang lurus , Akulah yang telah membangkitkan orang dari kematian“ , setelah saya mendengar Dia berkata “Akulah yang telah membangkitkan orang dari kematian“ sayapun langsung tersadar bahwa Dialah Isa Almasih atau YESUS KRISTUS yang banyak sekali di puja puja oleh kaum Nasrani sebagai TuhanNya , lalu sayapun tersungkur di di bawah kakinya kembali dan pada saat itu secara tak sadar saya memperhatikan kakiNya yang mempunyai tanda berlobang bekas luka, dan saya pun berkata “Ya Nabi Isa , ampunilah segala sesuatu yang pernah saya perbuat terhadap pengikutMu, ampunilah saya” , dan sayapun menangis kembali karena merasa berdosa terhadapNya , lalu dia pun berkata “Mengapa kamu menganiaya mereka“ sayapun menjawabNya “saya tidak tahu , atau mungkin karena mereka menganggapmu Allah , dan menduakan Allah “ lalu Dia pun berkata “Segala apa yang ada padaKu adalah milik BapaKu yang di Sorga , dan segala apa yang ada pada BapaKu di Sorga adalah MilikKu juga , karena olehNya segala kekuasaan baik di bumi maupun di sorga telah di serahkanNya kepadaKu , karena Aku dan Bapa adalah satu

begitu juga kau , kau sekarang adalah milikKu.”

Sayapun masih menangis di bawah kakiNya pada saat Dia menerangkan tentang siapa diriNya sebenarNya , yaitu Dia adalah Allah itu sendiri , lalu sayapun berkata “Ya Isa Allahku ampunilah segala sesuatu yang pernah saya lakukan “ di sinilah saya pertama kali menyatakan Isa adalah Allah saya , lalu Isa Almasih berkata, “Pulanglah dan beritakanlah tentang Aku , apa yang pernah kau lihat ‘Aku akan menyertai kalian semua hingga zaman akhir’“

Dan pada saat itu pula sontak saya terbangun , ternyata saya sudah berada di Rumah Sakit tepatnya ruang ICU kurang lebih selama 2 minggu dalam keadaan koma , pada saat saya terbangun saya langsung menangis dan menyebut ya Isa ya Tuhanku ampunilah saya , pada saat itu ibu dan saudara-saudara saya sedang menunggu di luar dan bergegas masuk saat mendengar suara saya , tetapi kebanyakan dari mereka heran mengapa saya menyebut Isa sebagai Tuhan saya, dan banyak di antara mereka yang menganggap saya kerasukan iblis dengan jalan membaca ayat kursi bersama sama, hal inilah yang membuat saya tertawa terpingkal-pingkal pada saat ini ketika mengingat mereka melakukan hal tersebut .

Akhirnya sayapun di bawa pulang ke rumah setelah kondisi saya membaik , dan pada saat itu merupakan kegoncangan iman yang terbesar dalam hidup saya tentang apa yang pernah saya percayai sebelumnya yang selalu penuh dengan kekerasan , iri, dan dengki , dan saya mengingat tentang pertemuan saya dengan Tuhan kita YESUS KRISTUS betapa baiknya dia terhadap saya , Dia tahu saya telah menganiaya pengikutNya seharusnya Dia memenggal kepala saya tetapi Dia malah mengampuni saya dan mengembalikan Roh saya menyatu kembali dengan jiwa dan tubuh saya. Padahal ibu saya pernah berkata bahwa pada saat saya di rumah sakit dokter telah mengatakan bahwa saya telah mengalami pendarahan otak dan mustahil bisa di sembuhkan , dan sekalipun saya sembuh saya akan mengalami kelumpuhan total , banyak para dokter yang merasa aneh pada kejadian saya yang ajaib , dan apabila mereka bertanya saya hanya menjawab Isa / YESUS KRISTUS lah yang menyembuhkan saya , kadang-kadang hal ini membuat mereka yang belum menerima YESUS di dalam hatinya menganggap saya kerasukan iblis , begitu juga saudara-saudara saya maupun bapak saya sendiri , sehingga sering bapak saya mengundang para kiai maupun dai untuk mengotbahi saya , lalu saya bertanya kepada mereka sudahkah kalian pernah merasakan kematian , merekapun jawab belum, lalu sayapun bilang kepada mereka , percayalah kepada Isa , karena Isa lah yang menyelamatkan saya dari kematian , akhirnya banyak dari antara mereka yang pergi dengan hati yang dongkol . Untungnya bapak saya merupakan Muslim yang liberal , dan akhirnya sayapun menceritakan tentang semua kejadian yang pernah saya alami pada waktu itu (mungkin bapak saya mendengarkannya dengan cara masuk kuping kiri , keluar kuping kanan) dan akhirnya bapak saya berkata seandainya apa yang saya alami itu memang benar maka saya (bapak saya) akan mengucap sukur kepada nabi Isa yang telah menyelamatkan saya, dan sayapun selalu berdebat dengan bapak saya , sampai akhirnya saya berkata kepada bapak saya “ sungguh apa yang semua saya alami adalah benar karena saya melihatnya dengan kepala dan mata saya sendiri “ dan bapak sayapun bilang bagaimana mungkin kamu melihatNya , orang pada saat itu bapak bersama ibumu selalu menunggui kamu di rumah sakit , kapan kamu keluar dan bertemu denganNya tahukah kamu ndry semua itu karena ridho allah titik , pada waktu itu saya pun bingung menjawab pertanyaan yang di lontarkan bapak saya kepada saya , ibu saya pun menangis dan memeluk saya ketika melihat kami berdebat dengan keras , dan menyuruh saya diam dan meninggalkannya , dan tanpa sebab saya berkata kepada bapak saya “Ya benar Isa Almasih adalah Tuhan saya sekarang ini , pelangi adalah saksi apa yang pernah saya katakan “ Lalu bapak saya tertawa menyindir kepada saya , di musim kemarau begini mana mungkin ada pelangi , dan sayapun akhirnya pergi meninggalkan tempat saya berdebat dengan ayah saya itu dan menuju pintu rumah untuk pergi keluar.

Pada saat saya di luar rumah sayapun menangis dan berbicara sendiri “Ya Isa Tuhanku mengapa begitu keraskah hati bapak saya seperti batu “ lalu saya pun mendongak ke atas langit , dan aneh nya saya melihat pelangi , lalu saya menangis dengan penuh suka cita, lalu sayapun lari kembali ke dalam rumah untuk menemui bapak saya , dan saya memanggilnya untuk menunjukkannya , setelah bapak saya melihat pelangi tersebut diapun diam seribu bahasa dan setelah kejadian itu bapakku seperti mengalami kegoncangan iman, seperti yang pernah saya alami sebelumnya .

Sayapun mulai mencari lebih dalam tentang siapa Isa Almasih sebenarnya melalui Al-Quran maupun hadist dan saya menemukan hal-hal yang membuat saya terharu:

Misalnya ayat surat-surat di bawah ini : (Maryam, 19:19) Hanya Isa Anak Maryam yang langsung masuk Syurga kerana Dia suci. (Al Imran, 3:45) Bahkan Dia (Isa Almasih) terkemuka di dunia dan di akhirat

(Al Fatihah, 1:6) “Indinash shiraathal mustaqiim” Artinya: Tunjukilah kami jalan yang lurus

(Az Zukhruf, 43:61) “Wa innahu la’ilmu lis saa’ati fa laa tamtarunna bihaa wa tabi’unni haadzaa shiraathum mustaqiim…” Artinya: Dan sesungguhnya Isa itu benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat kerana itu janganlah kamu ragu tentang hari kiamat itu dan ikutlah Aku. Inilah jalan yang lurus …

(Az Zukhruf, 43:63) “Wa lammaa jaa-a 'Isa bil bayyinaati qaala qad ji’tukum bil hikmati wa li ubayina lakum ba’dhal ladzii tathtalifuuna fiihi fat taqullaaha wa athii’u…” Artinya: Dan tatkala Isa datang membawa keterangan. Dia berkata sesungguhnya Aku datang membawa hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian yang apa kamu perselisihkan tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaKu…

(An Nisa, 4:171) “Inamal Masihu 'isabnu Maryama rasullahi wa kalimatuhu …”
Artinya: Sesungguhnya Isa Al Masih putra Maryam itu utusan Allah dan FirmanNya…

(Hadis Anas bin Malik hal.72) “Isa faa innahu Rohullah wa kalimatuhu…” Artinya: Isa itu sesungguhNya Roh Allah dan FirmanNya

(Maryam, 19:17) “… arsalnaa ilaihaa ruuhanaa fa tamatstsala lahaa basyaran sawiyya.”
Artinya: …Kami mengutus Roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya menjadi Manusia yang sempurna…

(Hadis Ibnu Majah) “Laa mahdia illa isabnu Maryama…” Artinya: Tidak ada Imam MAHDI selain Isa putra Maryam…

(Al Anbiyaa, 21:91) “Wallatii ahshanat farjahaa fa nafakhnaa fiihaa mir ruuhinaa Wa ja’alnaahaa wabnahaa ayatal lil 'aalamiin” Artinya: Ingatlah kisah seorang perempuan yang memelihara kehormatannya (Maryam) lalu Kami tiupkan kepadanya Roh Kami (Roh Allah) dan Kami jadikan dia dan Anaknya tanda (kuasa Allah) bagi semesta alam.

(Maryam, 19:33) “Wa salaamu 'alayya yauma wulittu, wa yauma amuutu, wa yauma ub’atsu hayaa.”

Artinya: Dan sejahtera atasNya pada hari Dia dilahirkan, pada hari Dia wafat, dan pada hari Dia dibangkitkan hidup kembali."

(Al Imran, 3:55) “Idz qaalallahu yaa Isa, innii mutawafiika, wa raafi’uka ilayya, wa muthahhiruka minal ladzinaa kafaruu, wa jaa’ilul ladzina tabauka fauqal ladzina kafaruu ilaa yaumil qiyamati.” Artinya: Ingatlah tatkala Allah berfirman; Hai Isa, sesungguhnya Aku akan mewafatkanMu, dan mengangkatMu kepadaKu, dan akan menyucikan Engkau dari orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikutiMu diatas mereka yang kafir hingga hari kiamat."

(Al Baqarah, 2:253) “Wa aatainaa 'isabna Maryam bayyinaati wa ayyadnaahu bi ruuhil qudusi.” Artinya: Dan Kami berikan kepada Isa putra Maryam, beberapa mujizat serta Kami perkuat Dia dengan ROH KUDUS.

(An Nisa, 4:156) “Wa bi kufrihim wa qaulihim 'alaa Maryama buhtaanan 'azhiimaa.”
Artinya: Dan kerana kekafiran mereka (terhadap Isa) dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar (zinah).

(Al Imran, 3:45) “Idz qalatil malaikatu yaa Maryama innallaaha yubasyiruki bi kalimatim minhus muhul masihu 'isabnu Maryama wajihan fiddun-yaa wal akhirati wa minal muqarrabiin.” Artinya: Ketika malaikat berkata, hai Maryam sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan Kalimah daripadaNya namannya Al Masih putra Maryam, terkemuka di dunia dan di akhirat dan orang yang paling dekat pada Allah.

Dan sayapun akhirnya menelusuri dan mencari segala hal tentang Isa Almasih Tuhan kita , dan akhirnya sayapun berpikir bahwa saya harus mendapatkan Injil itu sendiri untuk memahami siapa Isa Almasih itu sesungguhNya , ada keinginan yang sangat kuat di hati saya untuk mendapatkannya (Injil) , lalu saya pun teringat akan toko yang pernah kami (saya bersama kawan saya dulu ) rusakkan yaitu toko buku El – Shadai , lalu sayapun pergi kesana .

Pada saat saya sampai di toko tersebut , toko itu masih kelihatan rapi, baik kaca-kacanya yang dulu kamu lempari dengan batu hingga pecah , telah rapi terenovasi kembali, lalu sayapun menghampiri toko tersebut dan akhirnya saya berbicara dengan salah satu penjaganya “mbak apakah anda menjual Injil “ ya jawabnya , lalu penjaga itu pun mencarikan Injil tersebut , lalu dia pun menyerahkan kepada saya Kitab Perjanjian Baru , lalu saya bertanya lagi kepadanya , apakah ini Injil Isa Almasih punya? , mbak penjaga itupun berkata sambil tertawa kecil ,’iya Perjanjian Baru itu adalah Injil , lalu mbak itu pun berkata kepada saya “Apakah kamu non Kristen?” , sayapun bingung menjawabnya , karena agak takut oleh sebab sebelumnya , seandainya mbak itu tahu apabila saya muslim mungkin dia akan benci kepada saya , pikir saya dalam hati , akhirnya dengan berat hati sayapun menjawabnya “ Ya saya muslim “ sambil saya menundukkan muka , lalu mbak itu pun berkata ah itu tak masalah bagi kami sambil tersenyum, hal ini yang membuat saya heran kenapa mereka yang begitu ramah bisa kami benci tanpa sebab sebelumnya?

Lalu sayapun bertanya kepada dia, mbak adakah buku-buku tentang kisah nabi-nabi menurut Kristen, lalu mbak itupun mencarikannya , sesudah itu sayapun mananyakan harga totalnya untuk membayar buku-buku tersebut dan sebelumnya saya pun bertanya kepadanya “Mbak apakah ada di antara pegawai toko ini yang celaka pada saat kerusuhan sebelumnya” mbak itupun menjawab saya “Pada waktu kejadian tersebut toko ini telah kami tutup lebih awal kira-kira jam sepuluh pagi “ lalu saya bertanya lagi “Apakah ada yang menempati toko ini sebagai tempat tinggal ?“ ah tidak mas jawabnya , hanya satpam yang menjaga toko-toko di sekitar kami , itupun juga mereka hanya menjaga di luaran saja untuk keamanan sekitarnya. Hal ini yang membuat saya sangat bingung dalam hati , seingat saya waktu kami merusak dan menjebol toko ini pada waktu petang hari masih ada beberapa orang yang di dalamnya, sedangkan mbak itu bilang toko telah tutup sejak jam 10 pagi dan tidak ada satupun penghuni yang menempatinya, lalu siapakah di antara mereka yang kami kejar pada waktu itu? Hal ini yang membuat saya heran hingga sekarang, seandainya apabila saya menemui pria yang kami kejar-kejar dulu , mungkin saya akan berlutut untuk meminta maaf kepadanya.

Dan akhirnya sayapun kembali kerumah , dan sayapun mulai membaca Injil satu persatu di kamar saya , saya sangat terenyuh ,sedih ,dan bangga pada saat saya membaca kisah Injil , betapa mulianya segala sesuatu yang pernah di perbuat oleh Isa Almasih / YESUS KRISTUS, begitu pun juga ucapan-ucapan nya yang bagaikan pisau belati langsung menusuk hati mengajarkan tentang kasih yang tulus, kerendahan hati , maupun keselamatan, hal ini yang belum pernah saya peroleh sebelumnya semenjak saya hidup di muka bumi, yang mana sebelumnya saya menganggap diri kami sebagai muslim adalah yang tertinggi dari golongan lain kafir yang mana para golongan kafir itu harus tunduk kepada kami yaitu para penganut Islam, sebab ada di quran yang mengatakan “Hanya penganut Islam lah yang masuk Sorga” dan hal ini sangat tidak masuk akal , bagaimana mungkin nabi-nabi sebelum Muhammad bisa di sebut Islam, karena mereka pun tidak pernah sekalipun mengucapkan kalimat

Jika ingin mengetahui kisah pertama selengkapnya bisa dibaca disini :

http://spiritlessons.com/Documents/ian_mccormack/Indonesian_Ian_McCormack_Glimps_of_Eternity.htm

syahadat , dan juga pada saat saya mengalami kejadian yang aneh di mana roh saya berpisah dengan tubuh saya pada waktu kecelakaan dan mengalami koma , kenapa yang menemui saya justeru Isa Almasih / YESUS KRISTUS , kemanakah muhammad yang dulu selalu kami junjung-junjung namanya? dan siapakah mereka yang menyeret jiwa teman saya dan memperebutkannya seperti makanan? sekali lagi Muhammad tidak menolong kami (padahal teman saya sultan itu pemahaman tentang Islam lebih hebat dari saya). Sekali lagi yang ingin saya sampaikan kepada anda semua bahwa Muhammad sekalipun tidak dapat menyelamatkan jiwa anda , karena Muhammad itu penipu , pendusta yang selalu mengotori hati kita dengan penuh kebencian dan munafik. Dan akhirnya sayapun menyerahkan diri saya sepenuhnya untuk menerima YESUS KRISTUS sebagai Tuhan saya dan Juruselamat saya , dan pada tanggal 27 oct 2000 saya pun di baptis dalam nama Anak, Bapa dan ROH KUDUS, Halleluya saya telah menerima kasih karunianya, baik susah maupun senang Tuhan YESUS selalu menyertai saya.

Amin

Bandingkanlah dengan apa yang pernah di katakan YESUS KRISTUS Juruselamat kita: Matius 5 : 5 – 6: “Berbahagialah orang yang lemah-lembut, Kerana mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, Kerana mereka makan dipuaskan”

YESUS mengajarkan kasih dengan lemah lembut , bandingkan dengan Muhammad yang mengajarkan kasih dengan Teror dan dendam

Yohanes 3 : 12 - 13
“3:12 Kamu tidak percaya, waktu Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal duniawi, bagaimana kamu akan percaya, kalau Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal sorgawi?
3:13 Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia. “

YESUS datang langsung dari sorga hanya Dia yang sebenarnya tahu akan keadaan Sorga , bandingkan dengan Muhammad yang telah menipu anda bahwa dia pergi ke sorga hayalan dia sendiri , dan menipu anda semua , bahwa sorganya Muhammad tak lain adalah sorga duniawi .

Lukas 5:20
“5:20 Ketika YESUS melihat iman mereka, berkatalah Ia: “Hai saudara, dosamu sudah diampuni.” “

Hanya Tuhan YESUS yang bisa mengampuni dosa manusia , bandingkan dengan Muhammad yang hanya bisa berkata insyaallah (mudah2x an ) hal ini mirip seperti orang bermain judi , bagaimana mungkin dia (muhammad) bisa berkata hanya orang Islam yang bisa masuk ke sorga, padahal Muhammad sendiri tidak tahu dia masuk sorga apa neraka , sekali lagi insyaallah , masalahnya maukah anda mempertaruhkan Roh dan Jiwa anda dengan kata insyaallah agar masuk Sorga?

Yohanes 17:6 – 26 Doa YESUS KRISTUS Tuhan kita di taman Getsemani untuk mendoakan kita semua yang percaya kepadanya
“17:6. Aku sudah memperkenalkan Bapa kepada orang-orang dari dunia ini yang sudah Bapa berikan kepada-Ku. Mereka adalah kepunyaan Bapa, dan Bapa sudah memberikan mereka kepada-Ku. Mereka sudah menuruti perkataan Bapa.
17:7 Sekarang mereka tahu bahwa semua yang Bapa berikan kepada-Ku berasal dari Bapa.
17:8 Sudah Kusampaikan kepada mereka perkataan yang Bapa berikan kepada-Ku; dan mereka sudah menerimanya. Mereka tahu bahwa Aku benar-benar datang dari Bapa dan mereka percaya bahwa Bapalah yang mengutus Aku.
17:9 Aku berdoa untuk mereka. Aku tidak berdoa untuk dunia melainkan untuk orang-orang yang sudah Bapa berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah kepunyaan Bapa.
17:10 Semua milik-Ku adalah milik Bapa juga; dan semua milik Bapa adalah milik-Ku juga. Aku diagungkan di antara mereka.
17:11. Sekarang Aku datang kepada Bapa. Aku tidak tinggal lagi di dunia; tetapi mereka ada di dunia. Bapa yang suci! Jagalah mereka dengan kekuasaan nama Bapa, yaitu nama yang sudah Bapa berikan kepada-Ku–supaya mereka menjadi satu, sama seperti Bapa dan Aku juga satu.
17:12 Sewaktu Aku masih bersama mereka, Aku sudah menjaga mereka dengan kekuasaan nama Bapa–nama yang Bapa berikan kepada-Ku. Aku sudah menjaga mereka dan tak seorang pun dari mereka hilang, kecuali dia yang memang sudah seharusnya hilang; supaya dengan itu terjadilah apa yang tertulis dalam Alkitab.
17:13 Sekarang Aku datang kepada Bapa. Semuanya ini Kukatakan sementara Aku masih di dunia; supaya mereka dengan sepenuhnya merasakan kegembiraan-Ku.
17:14 Aku sudah menyampaikan kepada mereka perkataan Bapa, dan dunia membenci mereka, sebab mereka bukan milik dunia, sama seperti Aku juga bukan milik dunia.
17:15 Aku tidak minta supaya Bapa mengambil mereka dari dunia ini, tetapi Aku minta supaya Bapa menjaga mereka dari si Jahat.
17:16 Sama halnya seperti Aku bukan milik dunia, mereka pun bukan milik dunia.
17:17. Jadikanlah mereka milik khusus Bapa melalui kebenaran; perkataan Bapa itulah kebenaran.
17:18 Seperti Bapa sudah mengutus Aku ke dunia, begitu juga Aku mengutus mereka ke dunia.
17:19 Untuk kepentingan mereka, Aku menyerahkan diri sebagai milik khusus Bapa, supaya mereka pun menjadi milik khusus Bapa melalui kebenaran.
17:20. Bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa. Aku juga berdoa untuk orang-orang yang akan percaya kepada-Ku oleh kesaksian mereka ini.
17:21 Aku mohon, Bapa, supaya mereka semua menjadi satu, seperti Bapa bersatu dengan Aku, dan Aku dengan Bapa. Semoga mereka menjadi satu dengan Kita supaya dunia percaya bahwa Bapa yang mengutus Aku.
17:22 Aku sudah memberikan mereka keagungan yang Bapa berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita juga satu;
17:23 Aku dengan mereka, dan Bapa dengan Aku; supaya mereka benar-benar satu. Maka dunia akan tahu bahwa Bapalah yang mengutus Aku, dan bahwa Bapa mengasihi mereka seperti Bapa mengasihi Aku.
17:24. Bapa, Aku ingin supaya mereka, yang Bapa berikan kepada-Ku, ada bersama-Ku di tempat Aku berada, supaya mereka melihat keagungan-Ku; yaitu keagungan yang Bapa berikan kepada-Ku, karena Bapa mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan.
17:25 Bapa yang adil! Dunia tidak mengenal Bapa, tetapi Aku mengenal Bapa; dan orang-orang ini tahu bahwa Bapa mengutus Aku.
17:26 Aku sudah menyatakan nama Bapa kepada mereka; dan Aku akan terus berbuat begitu, supaya kasih Bapa kepada-Ku tetap di dalam hati mereka dan Aku bersatu dengan mereka."”

Kita yang percaya kepadaNya Tuhan kita YESUS KRISTUS , begitupun juga kita adalah milikNya , bandingkan dengan Muhammad , dia memperlakukan pengikutnya hanya sebagai alat kekuasaan untuk melaksanakan nafsu duniawinya. Melalui jalan kekerasan dan perbudakan , dan dusta .

Yohanes 10 :7 -18 Hanya YESUS KRISTUS Tuhan kita yang dapat menyelamatkan kita
“10:7 Maka YESUS berkata sekali lagi, “Sungguh benar kata-Ku ini: Akulah pintu untuk domba.
10:8 Semua yang datang sebelum Aku adalah pencuri dan perampok, tetapi domba-domba tidak mendengarkan suara mereka.
10:9 Akulah pintu. Siapa masuk melalui Aku akan selamat; ia keluar masuk dan mendapat makanan.
10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri, untuk membunuh dan untuk merusak. Tetapi Aku datang supaya manusia mendapat hidup–hidup berlimpah-limpah.
10:11 Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya untuk domba-dombanya.
10:12 Orang upahan yang bukan gembala dan bukan juga pemilik domba-domba itu, akan lari meninggalkan domba-domba kalau ia melihat serigala datang. Maka domba-domba itu akan diterkam dan diceraiberaikan serigala.
10:13 Orang upahan itu lari, sebab ia bekerja untuk upah. Ia tidak mempedulikan domba-domba itu.
10:14 Akulah gembala yang baik. Sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, begitu juga Aku mengenal domba-domba-Ku dan mereka pun mengenal Aku. Aku menyerahkan nyawa-Ku untuk mereka.
10:15 (10:14)
10:16 Masih ada domba-domba lain yang juga milik-Ku, tetapi tidak tergolong dalam kawanan domba ini. Mereka juga harus Kubawa dan mereka akan mendengarkan suara-Ku. Mereka semuanya akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.
10:17 Bapa mengasihi Aku sebab Aku menyerahkan nyawa-Ku, untuk menerimanya kembali.
10:18 Tidak seorang pun dapat mengambilnya daripada-Ku. Aku menyerahkannya atas kemauan sendiri. Aku berkuasa untuk menyerahkannya, dan berkuasa mengambilnya kembali. Itulah tugas yang Aku terima dari Bapa-Ku.” “

Begitu cintanya Tuhan kita YESUS KRISTUS demi menyelamatkan kita semua yang percaya kepadaNya , sehingga Dia rela mengorbankan nyawanya demi menebus dosa-dosa kita semua , bandingkan dengan Muhammad , dia rela mengorbangkan berjuta-juta nyawa pengikutnya demi melindungi Muhammad itu sendiri , apakah dia benar-benar mencintai para pengikutnya sehingga dia bertindak seperti itu , atau dia mencintai dirinya sendiri ? Ya muhammad adalah gembala serigala yang haus darah .

Matius 7 : 15-20 YESUS memperingatkan kita agar berhati-hati terhadap nabi-nabi palsu

“7:15. “Hati-hatilah terhadap nabi-nabi palsu. Mereka datang kepada kalian berkedok domba, tetapi mereka sebenarnya seperti serigala yang buas.
7:16 Kalian akan mengenal mereka dari hasil perbuatannya. Belukar berduri tidak mengeluarkan buah anggur, dan semak berduri tidak menghasilkan buah ara.
7:17 Dari pohon yang subur diperoleh buah yang baik, dan dari pohon yang tidak subur buah yang buruk.
7:18 Pohon yang subur tidak dapat menghasilkan buah yang buruk, dan pohon yang tidak subur tidak dapat menghasilkan buah yang baik.
7:19 Setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, ditebang dan dibakar.
7:20 Begitu pula dengan nabi-nabi palsu. Kalian akan mengenal mereka dari hasil perbuatannya.” “

Matius 24:24-26
“24:24 Sebab akan muncul penyelamat-penyelamat palsu dan nabi-nabi palsu. Mereka akan mengerjakan perbuatan-perbuatan yang luar biasa, dan keajaiban-keajaiban untuk menipu, kalau mungkin, umat Allah juga.
24:25 Jadi, ingatlah! Aku sudah memberitahukannya kepada kalian lebih dahulu sebelum hal itu terjadi.
24:26 Kalau orang berkata kepadamu, ‘Lihat, Dia ada di sana di padang gurun!’ --jangan kalian ke sana. Atau kalau mereka berkata, ‘Lihat, Ia bersembunyi dalam kamar di sini!’ --jangan percaya. “

Bukan hanya muhammad saja nabi palsu di dunia ini masih banyak nabi-nabi palsu di masa ini , lihatlah buahnya , apabila mereka melakukan hal yang baik di mata Allah itu adalah datang dari Allah , apabila mereka melakukan hal yang tidak baik dari Allah itulah dari sang penyesat sendiri , karena sang penyesat itu congkak dan sombong yang selalu menimbulkan keresahan di sekelilingnya baik dalam bentuk , terror , dusta maupun percabulan , dari buahnyalah kalian dapat menilainya , karena buah dari Allah adalah kasih dan lemah lembut yang tidak mengenal pamrih.

Markus 14 :38
26:41 Berjaga-jagalah, dan berdoalah supaya kalian jangan mengalami cobaan. Memang rohmu mau melakukan yang benar tetapi kalian tidak sanggup, karena tabiat manusia itu lemah."

Mari kita mempersenjatai iman kita dengan senjata Allah , senjata Allah adalah Firman Allah itu sendiri melalui kasihNya , janganlah kita takut terhadap apa yang menganiaya tubuh kita , melainkan takutlah terhadap apa yang dapat memusnahkan tubuh maupun jiwa dan roh kita , oleh sebab itu takutlah akan YESUS KRISTUS Tuhan kita yang mempunyai kuasa itu baik di bumi maupun di sorga .

Matius 5:3-12
“5:3. “Berbahagialah orang yang merasa tidak berdaya dan hanya bergantung pada Tuhan saja; mereka adalah anggota umat Allah!
5:4 Berbahagialah orang yang bersedih hati; Allah akan menghibur mereka!
5:5 Berbahagialah orang yang rendah hati; Allah akan memenuhi janji-Nya kepada mereka!
5:6 Berbahagialah orang yang rindu melakukan kehendak Allah; Allah akan memuaskan mereka!
5:7 Berbahagialah orang yang mengasihani orang lain; Allah akan mengasihani mereka juga!
5:8 Berbahagialah orang yang murni hatinya; mereka akan mengenal Allah.
5:9 Berbahagialah orang yang membawa damai di antara manusia; Allah akan mengaku mereka sebagai anak-anak-Nya!
5:10 Berbahagialah orang yang menderita penganiayaan karena melakukan kehendak Allah; mereka adalah anggota umat Allah!
5:11 Berbahagialah kalian kalau dicela, dianiaya, dan difitnah demi Aku.
5:12 Nabi-nabi yang hidup sebelum kalian pun sudah dianiaya seperti itu. Bersukacitalah dan bergembiralah, sebab besarlah upah di surga yang disediakan Tuhan untuk kalian.” “
Marilah kita semua bersuka cita akan namaNya , karena Dialah yang selalu menyertai kita semua , janganlah takut bila dunia membenci anda , karena kita bukan lagi milik dunia ini , melainkan kita adalah milikNya , yaitu Tuhan kita YESUS KRISTUS yang telah mengorbankan diriNya di atas kayu salib demi membebaskan kita semua dari kutukan maut. Amin .

Saya adalah saksi yang telah di selamatkan oleh kasihNya , semua yang telah saya alami adalah hal yang benar benar terjadi , yang dimana saya dulu penuh dengan kebencian , iri , dengki , dan dusta , ternyata Tuhan kita YESUS KRISTUS telah menyelamatkan jiwa saya dan membuat saya lahir kembali dengan penuh rasa suka cita , rendah hati dan kasih.

Shallom

Solo , Indonesia , 3 mei 2006

Nama asli saya Ahmad Andryansah bin Abdul Jalil dan saya akhirnya mengganti nama saya menjadi Christian Andryansah , dan saya menghapus nama Ahmad karena nama tersebut selalu mengingatkan saya akan kekejian

Apakah ada kelanjutan dari pelayanannyaaa…??? lihatlah buahnya maka kita akan tahu… ^^

yang saya tahu dari kisah ke dua…saat ini orang tsb dihujat oleh keluarga,teman2,saudaramya…
saya rasa bila ini hanya hoax belaka…si pembuat kesaksian tidak akan mau mengambil resiko sebesar ini…

utk kisah pertama…ian mc cormack saat ini menjadi full timer yang melayani ke berbagai negara…

saat ini terlalu banyak kesaksian yang tidak sesuai dengan alkitab…saya tdk sreg dgn kesaksian lain dari philip,angelina dll
entah apa tujuannya menyebarkan berita yang kemungkinan besar menurut saya/penafsiran saya adalah hoax…

logikanya saja sesudah seseorang meninggal…bukankah yang tersisa adalah roh…dan bukan bentuk tubuh jasmani…bagaimana siksaan itu spert konsep yang ada pada islam…ckckck…
setelah penghakiman terakhir barulah sseorang diberikan tubuh kemuliaan kekal atau tubuh kehinaan kekal…

kita bisa mengasihi Tuhan karena bukan takut mati atau takut neraka…tapi takut Tuhan…dan karena Dia lebih dahulu mengasihi kita…

dari bemacam2 kesaksian ttg orang yang pernah mengalami dibawa melihat alam maut…mungkin kesaksian yang paling mendekati dan lebih saya bisa percaya …adalah kesaksian sadhu sundar singh walaupun hanya 50% yg saya percaya dan kesaksian ian mc cormack di atas ini…

saya sendiri pertama membaca meragukan …lalu saya ada teman di sabda.space yang meyakinkan bahwa kesaksian ini bukan bohong…karena dia sendiri mengenal dan menjamin ttg orang yang memberi ksaksian ini…
walau begitu saya tdk bisa meyakini 100%…
ya hanya 50% lah…
setidaknya memang ada laporan medis yang mendukung kesaksian itu…
dan memang lebih baik dari kesaksian zaman sekarang…yang aneh2…
saya minta pendapat teman2…

saya menginginkan dan merindukan buat semua tulisan yang saya cantumkan mendatangkan kasih akan Tuhan dan pengharapan…dan bukan roh ketakutan…

yg saya tahu pasti setelah saya membaca testimony dari ian mccormack…
betapa saya rindu bertemu penebusku…
tidak ada rasa takut…
yg ada gelora utk makin mengasihi Dia…

dan saya rasa inilah yang terpenting…bukan roh ketakutan…
tapi kerinduan akan kebenaran…

hmmmm… bila itu yang terjadi berarti peristiwa itu benar… cerita kedua sih sudah pernah saya baca… tapi untuk yang pertama baru saya dapat disini … terima kasih ya bro sudah membaginya disini… sangat bermanfaat… TUHAN YESUS memberkati…^^

thx bgt bro…udah mau berbagi :afro:

bicara tentang asli atau palsu saya kurang paham…soalnya belum mengalami langsung :char11:
menurut pendapat gw, setiap org pasti mengalami cara yg berbeda bertemu dengan Yesus
mengalami pada saat ada penganiayaan,kecelakaan,sakit,saat tidur,waktu berdoa, dll…

yg pasti bila itu memuliakan TUHAN dan telah teruji (sesuai Alkitab) berarti itu benar adanya