Pemulihan kepekaan terhadap suara Tuhan

Ada sebuah tulisan yg ditempelkan di dinding sebuah pabrik kapas. Tulisan itu berbunyi, “Jika benang anda ruwet, datanglah kepada mandor”. Hari itu ada seorg pegawai baru yg mengalami masalah dng benangnya. Ia mencoba mengurai benang itu sendiri, ttp malah semakin ruwet.
Akhirnya ia datang kepada mandor sambil membawa benangnya yg kusut. Kamu pasti telah mencoba mengurainya sendiri, kata mandor. Betul pak, jawab pegawai baru itu. Apakah kamu tidak melihat tulisan itu, jka benang anda ruwet datanglah kepada mandor?. Sy mencoba sendiri melakukan yg terbaik, jawab pegawai tsb. Tdk, engkau tdk melakukan yg terbaik, sebab yg terbaik yg hrs kamu lakukan ialah datang kpd sy, kata mandor.

Banyak keadan sulit yg selalu datang dlm kehidupan ini, dmn kita selalu mencoba mengatasinya sendiri dg cara yg terbaik menurut kita. Kadang kala kehendak kitalah yang mengaburkan suara Tuhan dlm hati kita. Krn seringkali terjd bhw apa yg kita mau belum tentu disukai Tuhan atau apa yg disukai Tuhan belum tentu kita sukai.
Ttp kita hrs tahu bhw pengetahuan kita terbatas ttg masa depan. Kalau Tuhan yg menentukan, hasilnya tdk akan pernah salah. Kalau kita sdh mendoakan sesuatu mk percayakan Tuhan menyelesaikan bagi kita.

Diambil dari Renungan Warta jemaat Gekisia Depok

Renungan yang baik,senang membacanya.Gbu :afro:

Firman Tuhan = Suara Tuhan.
Jadi klo ingin tambah peka kita mesti sering2 baca Firman Tuhan,
krn saat tertentu, saat kita ada pergumulan mk melalui Roh Kudus kita diingat akan firman yg telah kita baca tsb…

sekedar tmbahan aja…

shaloom…
mendengarkan suara Tuhan ditambahkan dgn renungan nya d alkitab=firman Tuhan…Kerna roh kudus yg bekerja melalui kita itula suara Tuhan.Amen.
judy jg ingin menambah… :happy0025:
setuju dgn @Mariannovika :afro:

Semakin intin hubungan pribadi kita bersama Tuhan Yesus, maka kita akan smkn dipeka kan utk mendgr suara Tuhan :smiley: