pendekatan dengan God dalam suasana 'ALAM'

http://img834.imageshack.us/img834/5185/heinvandenheuvelforestp.jpg

Menemukan God itu dimana saja, benar ? sepertinya ada beberapa orang yang ‘suka’ menemukan / pendekatan dengan God dalam suasana ALAM seperti contoh illustrasi gambar di atas. seperti kita sering mengadakan KEBAKTIAN PADANG saja… sepertinya sangat menyenangkan, istimewa, dan juga berharap ada sesuatu yang didapat dari alam.

kebanyakan juga kita tidak tinggal di pegunungan, yang setiap harinya melihat pepohonan dengan burung burung yang berterbangan. kicauan burung juga. karena sebagian besar kita tinggal di balik dinding dan ditengah keramaian kota. tidak ada suasana alam yang menemani kehidupan kita di hari senin,selasa,sampai kembali senin esoknya.

saya tergelitik dengan pembahasan di kitab keluaran

keluaran 3:3 : "Musa berkata: "Baiklah aku menyimpang ke sana untuk memeriksa penglihatan yang hebat itu. Mengapakah tidak terbakar semak duri itu?"

mungkin seperti Musa, kita dapat menemukan “misteri” didalam alam yang Tuhan Tunjukan. mungkin suatu tanda / insiden yang terjadi di alam. atau mungkin langit akan terbuka dan melihat semua sifat Allah dan menunjukan keagungan Nya. karena seperti apa yang Musa lihat, kita juga bisa lihat.

in this case, Tuhan ada dimana mana. dan Dia bisa menunjukan ‘Petunjuk’ kasih KuasaNya dalam berbagai cara dan dimana saja. asal kita bersungguh untuk dekat dan mencari ‘wajahNya’.

apakah temen temen pernah merasakannya ? atau lebih suka kebaktian di “alam” dibandingkan di “ruangan” … ;D :cheesy:

kl kebaktian sih enakan di dalam ntar ga misbar, gerimis bubar…tp kl waktu memuji dan menyembah Tuhan, konek ama Dia secara pribadi sih bs dimana aja.

bahahaha… pas gerimis kita kan sekalian memberkati orang penyewa tenda … wkwkwk…

yang pasti klo gag berhikmat kebaktian di padang, ntar di timpukin ‘sesuatu’ sama yang ‘iseng’ wkwkk

Allah itu kasih adanya
oleh karena itu suasana Allah adalah suasana kasih
untuk mencapai SUASANA KASIH lakukanlah :

Matius 22
22:37 Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

Matius 22
22:39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

GBU