Penderita psikotik apakah bisa sukses?

Saya mau tanya, apakah penderita psikotik seperti skizofrenia bisa menyelesaikan pendidikan sarjana dan jadi orang yang berhasil?

kerabat ane ada yg mengidap skizofrenia tapi bisa aja dapet gelar sarjana tuh,bener2 murni kuliah sampe selesai ya alias bukan beli gelar(entah deh apa krn univnya kasihan ato gimana).klo masalah jadi orang berhasil ya tergantung standar keberhasilan masing2 orang gimana.

bukan masalah sukses ga sukses
cuma apakah ada jemaat yang mau digembalakan kalau sudah mendengar pendetanya psikotik?

Level psikosis kan ada yg ringan, sedang, berat.
Jika sudah berat, maka ia putus hubungan dg realita.
Sangat kecil kmungkinannya utk bisa adjust dg tuntutan sosial.

Jika masih ringan, maka ia masih bisa mengikuti adaptasi sosial tetapi tidak dalam jangka panjang/hubungan intens.

Jangankan sarjana, memenangkan Nobel saja bisa
http://en.wikipedia.org/wiki/John_Forbes_Nash,_Jr.

Salam

Apakah penderita psikotik bisa bekerja seperti orang normal dan sukses?

Orang psikotik BISA bekerja seperti orang normal dan sukses.
Yang tidak bisa sukses ialah orang-orang psikotik yang terus-menerus menghakimi diri mereka dengan istilah-istilah dunia, sampai mereka lupa bahwa Tuhan Yesus telah memberikan definisi yang baru sebagai umat tebusan yang bebas dari segala jenis kutuk.

Salam

milnalev, saya tidak tau apa yang akan dikatakan para psikolog, yang saya tau seperti dikatakan Kahlil diatas, dia bisa sukses jika percaya Yesus dan mengandalkan pada apa yang dapat dilakukan-Nya.

Ceritanya akan lain jika ia hanya berpusat pada diri sendiri dan mengandalkan kekuatan sendiri.
“Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri dan yang hatinya menjauh dari Tuhan” Yeremia 17:5

Psikotik itu apa?

Psikotik itu adalah gangguan jiwa berat di mana penderita gangguan tersebut kehilangan kontak dengan dunia nyata dan tidak bisa hidup di dunia nyata karena terganggu dengan halusinasi atau sejenisnya.

John Nash adalah contih psikotik yang sukses, meraih hadiah Nobel
http://mr-gadget.hubpages.com/hub/A-BEAUTIFUL-MIND-JOHN-NASH-AND-SCHIZOPHRENIA

Salam

Psikotik atau tidak, semua orang bisa sukses kok. Cuma bedanya orang dengan skizofrenia perlu pengobatan hingga kondisinya stabil dan kalau sudah stabil nanti bisa kerja lagi dan sukses. Saudara kami ada yang seperti itu. Sempet ngamuk2 di rumah sampai kacau sekali dan berhenti kerja segala, waktu itu sampai kami sebagai keluarga cukup khawatir karena dia sebetulnya tulang punggung keluarganya.

Tapi kemudian diterapi di psikiater di klinik jiwa di daerah serpong. Untung dokternya baik sekali dan telaten sekali edukasi soal penyakit ini ke keluarga maupun saudara kami. Sekarang saudara kami sudah balik kerja lagi, dan bahkan jadi pengusaha asinan yang cukup sukses. Walau ya tentu masih minum obat dan kontrol teratur.

Tapi ya gapapa yang penting sudah balik mandiri dan sukses :). Jadi untuk milnalev jangan putus asa ya. Kuncinya diterapi sih dan doa juga kalau kami lihat.

TS penderita psikotik skizofrenia kah?

Saya bukan penderita skizofrenia, tapi borderline personality disorder, yaitu seringkali tidak bisa menjadi diri sendiri. Saya berobat ke psikiater sejak tahun 2008 sampai sekarang dan sudah ganti psikiater sekali. Oleh psikiater pertama diberi obat Olandoz dan Remeron dengan dosis kecil, lalu ketika psikiater pertama meninggal pergi ke psikiater lain dan diberi Olandoz dan Cymbalta sampai sekarang dengan dosis kecil.

Kalo orang tanya saya ini orang apa, saya selalu jawab orang Sunda dan suka menyanyi lagu-lagu Sunda walaupun darah Sunda tinggal 3-10% saja dari garis nenek. Ini karena pengaruh pendidikan nenek yang menggunakan tata cara Belanda dan Sunda. Jadi saya sering dianggap aneh oleh teman2, kulit putih, wajah masih termasuk oriental tapi kepribadian ala ras Melayu atau kebarat2an.

Borderline ya?
Btw, saya ada mampir ke forum tetangga (sekuler), disitu ada juga yg idnya kl ga salah milnalev yg mpertanyakan mngapa greja non-karismatik tidak mnerima jemaat ttentu, apakah itu Milnalev?

Ya

Personality disorders :

Cluster A (odd disorders)

Cluster B (dramatic, emotional or erratic disorders)

Cluster C (anxious or fearful disorders)

Other personality disorders

  • Personality change due to another medical condition – is a personality disturbance due to the direct effects of a medical condition
  • Other specified personality disorder – symptoms characteristic of a personality disorder but fails to meet the criteria for a specific disorder, with the reason given
  • Personality disorder not otherwise specified

skizoprenia berbeda jauh dg penyakit kejiwaan lainnya.
kalo yg ditanya skizoprenia sendiri, bisa koq berhasil sekolah dan bekerja, dengan berbagai macam level penyakitnya.
penderita skizoprenia, ada berbagai macam level (pengertian saya), dr mulai yg hidup ‘normal’ tanpa obat, dg obat, sampai dg yg terus menerus dirawat di RSJ.
penderita skizoprenia ini secara sederhana sy beri contoh org2 gila di jalan, tidak lebih dan tidak kurang.
hal lain kalau membaca berita penjahat yg kelainan jiwa, mereka itu bukan skizoprenia, melainkan psikopat, kelainan jiwa/ moral/ mental.
mengenai gangguan kejiwaan lain sy tidak tahu.