Pengadilan Orang Percaya ?

PENGADILAN BAGI “ORANG PERCAYA”
Setiap Orang setelah meninggal akan menghadap ke Pengadilan dimana Tuhan yg PENCIPTA itu akan bertindak sebagai HAKIM AGUNG, untuk menentukan TEMPAT dan KEBERADAANNYA nanti di dalam Kehidupan Kedua yang KEKAL di Achirat.
Menurut Alkitab ternyata ada perbedaan TEMPAT dan MACAM Pengadilan yg akan dihadapi setiap orang berdasarkan SIKAP dan PENERIMAAN nya terhadap Karya Penebusan yg Tuhan telah sediakan.

A.Pengadilan “Orang Percaya”
B.Pengadilan “Orang Tidak Percaya”

Timbul PERTANYAAN dalam hati kita semua, sbb :
1.Mengapa masih ada PENGADILAN bagi “Orang Percaya”?
2.KAPAN Pengadilan itu akan dilakukan?
3.DIMANA Pengadilan itu akan dilakukan ?
4.APA VONIS yang akan dijatuhkan/diterima “Orang Percaya” ?

SEMUA JAWABAN atas pertanyaan2 itu ADA TERTULIS dalam Alkitab yg berisi FIRMAN TUHAN itu !

Mari kita selidiki dan KUPAS ber sama2 tentang JAWABAN atas pertanyaan2 diatas itu………
Pengadilan Orang Percaya bukanlah bersifat penghukuman tetapi untuk menunjukkan KEADILAN ALLAHdimana Allah menganugerahkan Mahkota2 bagi mereka yg menjalankan apa yg dikatakan dalam Firman Tuhan dalam Filipi 2 : 12

Filipi 2 : 12 sbb :
Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir,

Orang Percaya yg telah PASTI menerima KESELAMATAN diminta untuk tidak bersantai dan mempunyai SIKAP TAK PEDULI.
Ayat ini meminta kita mempunyai suatu KARAKTER MULIA (Uang MINA/Emas= Logam Mulia) yg nanti akan “dipertanggungjawabkan” didalam Pengadilan Kristus di Angkasa saat setelah semua Orang Percaya DIANGKAT (REUNI/RAPTURE)

KARAKTER MULIA yang dimaksud adalah mempunyai SIKAP HIDUP yg memancarkan rasa tanggung jawab MULIA yg dibangun atas DASAR KASIH ALLAH selama hidupnya di Bumi sekarang ini.
1 Korintus 13 :
13:8 Kasih tidak berkesudahan = KEKAL ; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.
13:9 Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak sempurna.
13:10 Tetapi jika yang sempurna tiba, maka yang tidak sempurna itu akan lenyap.
13:12 Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal.
13:13 Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.

Dan KARAKTER Sikap Hidupnya HARUS dipertanggungjawabkan dalam Pengadilan KRISTUS di ANGKASA setelah RAPTURE / Pengangkatan Orang Percaya.
Setelah itu akan ada PENILAIAN untuk menerima MAHKOTA2 / Tanggungjawab yg LEBIH BESAR sesuai APA yg dilakukan selama hidupnya sekarang ini.

Bersambung…

Sambungan…
Perhatikan Perumpamaan tentang HAMBA yg DIPERCAYA memegang Uang Mina (uang Emas) suatu Tanggung Jawab Mulia dalam perumpamaan Lukas 19 :

Lukas 19 : 11 – 27
19:11 Untuk mereka yang mendengarkan Dia di situ, Yesus melanjutkan perkataan-Nya dengan suatu perumpamaan, sebab Ia sudah dekat Yerusalem dan mereka menyangka, bahwa Kerajaan Allah akan segera kelihatan.
19:12 Maka Ia berkata: “Ada seorang bangsawan berangkat ke sebuah negeri yang jauh untuk dinobatkan menjadi raja di situ dan setelah itu baru kembali.
19:13 Ia memanggil sepuluh orang hambanya dan memberikan sepuluh mina kepada mereka, katanya: Pakailah ini untuk berdagang sampai aku datang kembali.
19:14 Akan tetapi orang-orang sebangsanya membenci dia, lalu mengirimkan utusan menyusul dia untuk mengatakan: Kami tidak mau orang ini menjadi raja atas kami.
19:15 Dan terjadilah, ketika ia kembali, setelah ia dinobatkan menjadi raja, ia menyuruh memanggil hamba-hambanya, yang telah diberinya uang itu, untuk mengetahui berapa hasil dagang mereka masing-masing.
19:16 Orang yang pertama datang dan berkata: Tuan, mina tuan yang satu itu telah menghasilkan sepuluh mina.
19:17 Katanya kepada orang itu: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hamba yang baik; engkau telah setia dalam perkara kecil, karena itu terimalah kekuasaan atas sepuluh kota.
19:18 Datanglah yang kedua dan berkata: Tuan, mina tuan telah menghasilkan lima mina.
19:19 Katanya kepada orang itu: Dan engkau, kuasailah lima kota.
19:20 Dan hamba yang ketiga datang dan berkata: Tuan, inilah mina tuan, aku telah menyimpannya dalam sapu tangan.
19:21 Sebab aku takut akan tuan, karena tuan adalah manusia yang keras; tuan mengambil apa yang tidak pernah tuan taruh dan tuan menuai apa yang tidak tuan tabur.
19:22 Katanya kepada orang itu: Hai hamba yang jahat, aku akan menghakimi engkau menurut perkataanmu sendiri. Engkau sudah tahu bahwa aku adalah orang yang keras, yang mengambil apa yang tidak pernah aku taruh dan menuai apa yang tidak aku tabur.
19:23 Jika demikian, mengapa uangku itu tidak kauberikan kepada orang yang menjalankan uang? Maka sekembaliku aku dapat mengambilnya serta dengan bunganya.
19:24 Lalu katanya kepada orang-orang yang berdiri di situ: Ambillah mina yang satu itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh mina itu…ia hanya menjadi “rakyat biasa dalam Kerajaan Seribu Tahun”…MALAS sih !!!
19:25 Kata mereka kepadanya: Tuan, ia sudah mempunyai sepuluh mina.
19:26 Jawabnya: Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ada padanya.19:27 Akan tetapi semua seteruku ini, yang tidak suka aku menjadi rajanya, bawalah mereka ke mari dan bunuhlah mereka di depan mataku.”

Beberapa ayat Firman Tuhan yg terkait dalam pembahasan ini adalah :
2 Korintus 5 : 10
Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.

Wahyu 19 : 6 – 10
19:6 Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: “Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.
19:7 Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.
19:8 Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!” (Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.)
19:9 Lalu ia berkata kepadaku: “Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba.” Katanya lagi kepadaku: “Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah.”
19:10 Maka tersungkurlah aku di depan kakinya (malaikat pembawa berita ini) untuk menyembah dia, tetapi ia berkata kepadaku: “Janganlah berbuat demikian! Aku adalah hamba, sama dengan engkau dan saudara-saudaramu, yang memiliki kesaksian Yesus. Sembahlah Allah! Karena kesaksian Yesus adalah roh nubuat.”

Bersambung…

Sambungan…

1 Tesalonika 4 : 13 – 18
4:13 Selanjutnya kami tidak mau, saudara-saudara, bahwa kamu tidak mengetahui tentang mereka yang meninggal, supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan.
4:14 Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia.
4:15 Ini kami katakan kepadamu dengan firman Tuhan: kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal.
4:16 Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit;
4:17 sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.
4:18 Karena itu hiburkanlah seorang akan yang lain dengan perkataan-perkataan ini.

INI lah 5 Jenis Mahkota yg Tuhan telah sediakan bagi Para Pemenang Lomba Iman :
Banyak dari Umat Kristen yg SALAH MENAFSIRKAN beberapa Firman Tuhan dalam Alkitab sehingga MENGIRA “Keselamatan Pasti” yg akan diterima oleh semua Umat Tebusan-Nya bisa hilang oleh dosa2 perbuatan/perkataan/pikiran kita selama kita hidup didunia menggunakan Tubuih Terkutuk warisan Adam dan Hawa.
MAKA saya menganggap perlu untuk MELURUSKAN kesalahan Tafsir dan Interpretasi yg dibuat beberapa Rekan Seiman dalam Forum Kristen ini .

Sambil berjalan DISKUSI tentang INI, akan saya selipkan bagaimana CARA kita mendapatkannya serta HAL2 APA yg harus kita lakukan untuk mendapatkannya !

A. Mahkota KEHIDUPAN :
1 Korintus 9 : 25
9:25 Tiap-tiap orang (hanya Umat Tebusan-Nya yg BERHAK ikut dalam pertandingan ini) yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka (orang dunia) berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana (FANA = Kehidupan Sementara didunia), tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi.

B. Mahkota KEMEGAHAN :
1 Tesalonika 2 : 19
2:19 Sebab siapakah pengharapan kami atau sukacita kami atau mahkota kemegahan kami di hadapan Yesus, Tuhan kita, pada waktu kedatangan-Nya, kalau bukan kamu?
2:2 Tetapi sungguhpun kami sebelumnya, seperti kamu tahu, telah dianiaya dan dihina di Filipi, namun dengan pertolongan Allah kita, kami beroleh keberanian untuk memberitakan Injil Allah kepada kamu dalam perjuangan yang berat.
2:8 Demikianlah kami, dalam kasih sayang yang besar akan kamu, bukan saja rela membagi Injil Allah dengan kamu, tetapi juga hidup kami sendiri dengan kamu, karena kamu telah kami kasihi.

C. Mahkota ABADI
Yakobus 1 : 12
1:12 Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.

D. Mahkota KEBENARAN
2 Timotius 4 : 8
4:8 Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya (MARANATHA); tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.

E. Mahkota KEMULIAAN
1 Petrus 5 : 4
5:4 Maka kamu, apabila Gembala Agung datang, kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu.

Silahkan kita saling SHARING dan BELAJAR BERSAMA tentang HAL INI

Salam damai sejahtera bagimu.

Setiap orang yang adalah anak-anak Allah; memiliki kuasa manusia atas manusia, pasti akan memerintah bersama-sama dengan Kristus Yesus di surga untuk kemuliaan Allah.

Tetapi sahabat-sahabat Allah dan hamba-hamba Allah; yaitu setiap orang yang menerima bahwa Dua Kasih Terutama adalah jalan dan kebenaran dan hidup, walaupun mereka tidak hidup dalam Dua Kasih Terutama; tidak memiliki kuasa manusia atas manusia, bagi mereka akan dihadapkan ke pengadilan Allah.

Bagi mereka tidak ada jaminan kepastian memiliki tempat di surga.
Karena setiap orang yang dihadapkan ke pengadilan Allah memiliki kemungkinan untuk dikembalikan ke dunia sekali lagi.

Setiap orang yang dikembalikan ke dunia sekali lagi adalah mereka yang memiliki Mengasihi Allah, dan mereka memperoleh jaminan memiliki tubuh manusia.

Tetapi tentang mereka yang tidak percaya, bagi mereka pasti dikembalikan ke dunia tanpa tubuh manusia.

Di Surga mah gak ada Kerajaan Allah deh…cuma di dunia lama, sebelum KIAMAT dan namanya Kerajaan 1000 Tahun. Di Surga cuma ada Allah dengan anak anak Allah dan Malaikat …disebutnya juga Rumah Bapa!

Tetapi [b]sahabat-sahabat Allah dan hamba-hamba Allah[/b]; yaitu setiap orang yang menerima bahwa [b]Dua Kasih Terutama[/b] adalah jalan dan kebenaran dan hidup, walaupun mereka tidak hidup dalam Dua Kasih Terutama; tidak memiliki kuasa manusia atas manusia, bagi mereka akan dihadapkan ke pengadilan Allah.
Wah KACAU nih bikin kalimatnya........aye' gak ngarti....siapa lagi yg dimaksud dengan sahabat dan hamba Allah disitu....yg bakalan dihadapkan ke Pengadilan Allah ?
Bagi mereka tidak ada jaminan kepastian memiliki tempat di surga. Karena setiap orang yang dihadapkan ke pengadilan Allah memiliki [b]kemungkinan untuk dikembalikan ke dunia sekali lagi[/b].
WOW, ada aliran baru yg kecampur Reinkarnasinya Ajaran Non Kristen.......
Setiap orang yang dikembalikan ke dunia sekali lagi adalah mereka yang memiliki Mengasihi Allah, dan mereka memperoleh jaminan memiliki tubuh manusia.
Haik.....arigato......ini mah bukan dialognya Orang Kristen ....Kawabaki San !!!
Tetapi tentang mereka yang tidak percaya, bagi mereka pasti dikembalikan ke dunia [b]tanpa tubuh manusia[/b].
Bisa jadi KODOK BUDUK, jadi Ular Kadut, jadi Kecoak Maringgih......kali ya Kawabaki San ???? :cheesy: Puyeng gua bacanya !!!!!

Di “DONGKRAK” ke ATAS lagi deh ini TOPIK PENTING buat seluruh Umat Tebusan-Nya agar HIDUP setelah DIBAPTIS adalah mengejar “Mahkota2” yg ADA dan TERSEDIA bagi kita !!

bro liliput… mohon tanya ye…

kan orang percaya itu selamat…
trus pengadilan orang percaya itu tidak mengukum namun wujud keadilan Allah…

nah, jika ada kasus orang yg pegitu percaya yesus sang juru selamat, namun tentunya orang percaya ini pun masih berbuat dosa. kira2 bagaimana bentuk pengadilan Allah itu bro…?

Keselamatan itu adalah anugrah, maksudnya kita menerima pembenaran didalam Kristus sebagai gift bukan atas perbuatan kita. Jadi walau kita masih berbuat dosa, adalah anugrah menerima pengampunan dan pembenaran.

Jika keselamatan itu adalah anugrah, maka bagaimana yang menolak anugrah? Mereka yang menolak anugrah akan dihakimi menurut perbuatannya, jika perbuatan kebenaran lebih dari kejahatannya, maka ia diselamatkan karena perbuatannya itu. Dalam hal ini penghakiman Allah melihat sampai dalam hati, memisahkan keputusan hati dan pertimbangan hati.

Jadi, jika seseorang tidak menerima anugrah, sebab anugrah itu artinya pemberian yang mana diberikan bukan menurut penerima tetapi sekehendak hati pemberi, maka mereka yang tidak menerima angurah pengampunan gratis tersebut harus menanggung sendiri dosa dan kesalahannya, maka setiap perbuatan dosanya harus dipertanggung jawabkan di pengadilan Allah.

Bagi orang percaya yang menerima anugrah Allah, maka baginya pengadilan Allah seperti halnya pemberian hadiah. Sebab semua dakwaan atas dosa-dosanya telah ditanggung oleh Kristus dan ia tampil sebagai manusia yang dinyatakan benar oleh Allah (karena Kristus) dan layak menerima segala janji-janji Allah akan kehidupan setelah kematian.

Demikian bedanya… semoga mencerahkan dan tidak lagi bertanya bagaimana jika kita berdosa?

1 Yohanes 1:8-9
8 Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. 9 Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.

Karena itu pula dalam Ibrani 7:25 ada kata “senantiasa” untuk menjelaskan bahwa Yesus menjadi perantara bagi kita kepada Allah, sanggup menyelamatkan kita dengan sempurna.

Husss JANGAN KIRA2 ach ama KETENTUAN Allah yg PASTI2 itu…perhatikan ya Bro Hukumnya pada dosa perbuatan bagi setiap orang yg masih DOYAN dan GETOL melakukannya…Barangsiapa yg menanam maka dia yg akan memetik dan makan GEGARES itu buahnya !

Dari Kalimat Hukum Pasti dari Allah kita itu ada HIKMAH yg Tersembunyi, a.l :

  1. Kalau yg ditanam Pohon Kebaikan tentunya yg bakalan dipetik dan dimakannya adalah Buah Kebaikan…begitu juga sebaliknya…Kalau yg ditanam Pohon Kejahatan/Kepahitan tentunya yg bakalan dipetik dan dimakannya adalah Buah Kejahatan/Kepahitan
  2. Kalau orang itu masih bisa me METIK dan me MAKAN nya itu Buah…artinya ia MASIH HIDUP, bukan? ITU sebabnya apa yg dilakukan/dibuat olehnya maka ia akan menerima BUAH perbuatan dan Kelakuannya selama ia masih HIDUP DIDUNIA , bukankah kalau Mayat alias BANGKE mana bisa ia memetik dan makan Buah lagi, OK ?! Gampang dipahami dan dicerna, bukan ?

Nah soal Pengadilan Orang Percaya itu adalah Wujud Keadilan Allah maksudnya adalah hanya bagi yg GIAT BEKERJA mengumpulkan dan Mencari Jiwa2 Baru untuk diselamatkan dan dipersembahkan kepada Allah sebagai Persembahan yg Hidup dan Harum bagi-Nya…dalam kalimat lainnya…"Pemenang Lomba Iman dalam hidupnya didunia…yg BERHAK mendapatkan salah satu JENIS dari 5 Mahkota yg TERSEDIA itu lho !!!
ITU lah makna dari Ke ADIL an Allah di Perjamuan Kawin Anak Domba, yg Berhak menerima Mahkota itu akan dipanggil naik ke Panggung menerima AWARDdan REWARD dari Allah berupa Mahkota2 yg akan dipakai dalam Kerajaan Seribu Tahun saat Tuhan kita sebagai Raja diatas segala raja MEMERINTAH dan dibantu para raja yg menerima Kuasa atas 5 kota atau atas 10 kota…seperti Perumpamaan dalam Lukas 19…Lomayan juga lho Bro selama 1000 Tahun memerintah ber sama-Nya !

Wahyu 20 :
4 Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi (memerintah).
Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; dan mereka (Para Martir di Masa Anti Kristus ini) hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun.

Nah SEMUA apa yg Bro tanyakan ITU yg sering SALAH TEMPAT dan SALAH TAFSIR main ditaruh sembarangan karena ia TIDAK MENGERTI Kitab Suci dan Kuasa Allah didalam Forum Kristen ini, makanya aye’ sering Nge JITAK in ama nge JEWER in itu Kuping2 Bandel agar jangan keterusan SESAT ama NYELEWENG dari Maksud Firman Tuhan yg SEBENARNYA !!
Semua aye’ lakukan untuk Membangun Rohani sodare ama sodari aye di FK tercinta ini !!! :happy0062: :happy0062:

Hati2 aja sedikit ya Bro…semua Dosa Perbuatan akan diterima HUKUM dan AKIBAT nya selama ia HIDUP didunia…baik dia Orang Percaya / Umat Tebusan-Nya atau Bukan Umat Tebusan-Nya ! Sebagai BUKTI kita DIBENARKAN dan DILAYAKKAN Allah maka semua Orang Percaya yg RAPTURE (karena sudah ada Roh Kudus dalam hatinya sebagai Meterai Legalisasi SAH di Adopsi menjadi anak anak Allah dan Pewaris Kerajaan Allah) akan menerima Tubuh Baru Tubuh Mulia yg tak bisa SAKIT/TUA/MATI lagi baru deh LAYAK masuk Perjamuan Kawin Anak Domba menjumpai Mempelai Pria kita semua yg TAMPIL dalam Hakiki dan Hakekat yg Sebenarnya , Yang Maha Kudus “Tak Terhampiri oleh orang Berdosa”.

Jika keselamatan itu adalah anugrah, maka bagaimana mereka2 yang menolak anugrah? Mereka yang menolak anugrah akan dihakimi menurut perbuatannya, jika perbuatan kebenaran lebih dari kejahatannya, maka ia diselamatkan karena perbuatannya itu. Dalam hal ini penghakiman Allah melihat sampai dalam hati, memisahkan keputusan hati dan pertimbangan hati.
Yang INI juga KUDU HATI2 dan BEDAKAN antara yang Menolak itu : 1. Bila telah pernah mendengar dan mengetahui ada Jalan Keselamatan melalui Maha Karya Penebusan Allah........dan ia MENOLAK nya ....maka ia PASTI Masuk ke Neraka......tempat dimana Kasih Allah tidak Hadir disana ! 2. Bila ia adalah Suku Terasing dan tak pernah ada orang yg menyampaikan Jalan Keselamatan itu kepadanya, maka Hatinya lah yg akan mengadilinya.....itu MAKNA Allah melihat ke HATI nya....ada satu kalimat dari Tuhan Yesus bahwa bila Berita Injil Keselamatan belum disampaikan kepada semua orang maka KIAMAT atau Kesudahan Dunia tidak akan terjadi.... Matius 24 : 14 Dan [u][b]Injil (Berita Keselamatan)[/b] [/u] Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh [u][b]dunia[/b][/u] menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahan[u][b]nya (Dunia ini)[/b][/u]......alias [u][b]KIAMAT[/b][/u]"
Ada misteri terkandung didalam Firman Tuhan tsb !!!! Jadi, jika seseorang tidak menerima anugrah, sebab anugrah itu artinya pemberian yang mana diberikan bukan menurut penerima tetapi sekehendak hati pemberi, maka mereka yang tidak menerima angurah pengampunan gratis tersebut harus menanggung sendiri dosa dan kesalahannya, maka setiap perbuatan dosanya harus dipertanggung jawabkan di pengadilan Allah.
Yang TERANG sih STATUS nya masih [u][b]NAJIS[/b][/u] karena memuat Kutuk Dosa Asal yg akan membawanya kedalam MAUT di [b]Neraka[/b]. Murka Allah akan menimpanya !!
Bagi orang percaya yang menerima anugrah Allah, maka baginya pengadilan Allah seperti halnya pemberian hadiah. Sebab semua dakwaan atas dosa-dosanya telah ditanggung oleh Kristus dan ia tampil sebagai manusia yang dinyatakan benar oleh Allah (karena Kristus) dan layak menerima segala janji-janji Allah akan kehidupan setelah kematian.
HATI2 Bro.....hanya Dosa ASAL nya yg ditebusnya....kalau dosa2 perbuatannya , ia TETAP ditunggu oleh KUTUK dalam Ulangan 28 mulai ayat 15 - 68......tak bisa LOLOS......dari Buah atas pohon yg ditanamnya sendiri itu ! Hanya pada Waktu RAPTURE semua Dosa Perbuatannya tidak diperhitungkannya lagi, lha udehan diadili didunia kok !!
Demikian bedanya.... semoga mencerahkan dan tidak lagi bertanya bagaimana jika kita berdosa? 1 Yohanes 1:8-9 8 Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. 9 Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan........[b]pada waktu kita [u]RAPTURE[/u] ![/b] sejalan dengan Yeremia 31 : 33 - 34..... Karena itu pula dalam Ibrani 7:25 ada kata "senantiasa" untuk menjelaskan bahwa Yesus menjadi perantara bagi kita kepada Allah, sanggup menyelamatkan kita dengan sempurna.

Jadi SO PASTI semua Umat Tebusan-Nya masuk Sorga dan sempat menikmati Kerajaan Seribu Tahun didunia sebelum tinggal KEKAL di Rumah Bapa di Sorga !! :afro: :happy0025: :happy0062:

@ liliput124

1 Korintus 11:32 (TB)
Tetapi kalau kita menerima hukuman dari Tuhan, kita dididik, supaya kita tidak akan dihukum bersama-sama dengan dunia.

Akibat dosa telah ditanggung oleh Yesus dan apa yang ditanggung olehNya bukan sesuatu yang sederhana seperti bos besar membayarkan hutang seratus ribu pegawainya sebagai penangung hutang. Yesus datang kedunia bukan sesederhana itu. Ia menunjukan kasihNya dengan cara yang dasyat. Terima kasih yang dapat kita ucapkan tidak cukup dengan kata-kata dan bahkan dengan pengabdian kita, terlalu besar anugrahNya.

Jika darahNya begitu mulia, mengapa kita masih juga merasa darahNya belum cukup berkuasa menghapus seluruh dosa-dosa kita dan kita masih harus menanggung akibat dosa??? Apakah menurut kamu akibat dosa itu adalah mendapat masalah di pekerjaan, menderita sakit atau kehilangan uang??? Anda menyebut bahwa Yesus HANYA menanggung dosa asal, seakan kasih dan anugrah yang diberikan Allah kepada kita setengah-setengah, tidak terlalu dasyat dan hanya menutupi kesalahan lama saja. Seperti cuman bayar uang muka dan lue sisanya nyicil sendiri. Tahukah kamu apa akibat dosa sesungguhnya? Maut itu bukan mati jasmani, tetapi kematian kedua yang mengerikan, sebagai hukuman atas dosa. Jika kita menganggap darah Yesus tidak berlaku bagi dosa kita kemudian, lantas maut seperti apa yang membedakan dengan dosa Adam?

Sebagai Ayah, Allah mendidik anak-anakNya didalam kebenaran, dengan rotan, agar kita tidak binasa bersama dengan orang-orang berdosa yang tidak menerima anugrah. Kita bukan menanggung akibat dosa tetapi dihukum selayaknya ayah menghukum anaknya, bukan seperti hakim menjatuhkan hukuman terhadap terpidana.

Tentang suku terasing, apa bedanya dengan penjelasan saya? Bukankah mereka akan dihakimi menurut perbuatannya dan penghakiman Allah melihat sampai dalam hatinya??? Masing-masing orang menanggung dosanya sendiri-sendiri diluar anugrah Kristus.

Akhir kata, jangan menanggungkan beban yang anda sendiri tidak dapat menanggungnya, sedangkan Allah tidak menanggungkan kuk itu kepada kita. Telah sucikah anda sehingga tanpa darah Yesus anda sudah merasa dapat disebut benar tanpa cacat cela dan dosa sama sekali, sejak pertama kali menerima pengampunan (atas dosa asal menurut anda) sampai hari ini?

jadi semacam hukum alam didunia ini saja ya bro?
berarti setelah mati hukum sebab akibat itu tidak berlaku ya?
trus kalau yg mati ninggalin hutang gimana critanye bro?
atau kalau ada seorang penjahat (yg kebetulan mengimani kristus) mati, maka kelak di akhirat ngga ada masalah lagi? ngga masuk neraka atau apa gitu?

jadi boleh ngga ne simpulin begini bro:

orang percaya itu pasti masuk surga (kelas ekonomi sampai kelas eksekutip), namun yg dapat mahkota atau yg eksekutip itu orang yg semasa hidupnya bekerja bagi Allah. dan itulah keadilan Allah yg dimaksud. bener bergitu bro?

pengadilan orang percaya, adalah untuk menerima mahkota.

tempatnya berbeda dengan pengadilan orang tidak percaya.

Khusus bagi orang percaya :

2 kor. 5 : 10 Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.

Mal. 3 : 16 Beginilah berbicara satu sama lain orang-orang yang takut akan TUHAN: “TUHAN memperhatikan dan mendengarnya; sebuah kitab peringatan ditulis di hadapan-Nya bagi orang-orang yang takut akan TUHAN dan bagi orang-orang yang menghormati nama-Nya.”

Roma 2 : 16 Hal itu akan nampak pada hari, bilamana Allah, sesuai dengan Injil yang kuberitakan, akan menghakimi segala sesuatu yang tersembunyi dalam hati manusia, oleh Kristus Yesus.

14 : 12 Demikianlah setiap orang di antara kita akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri kepada Allah.

Sudah pernah meninjau lokasinya ya mbak?
Kok bisa tau sih?
Beda tempatnya itu maksudnya gimana? beda alamat, atau beda pakai ac & tidak? atau gimana ya?

apa cuma berdasar interpretasi membaca kutipan aja? atau berdasar “percaya… & pasrah…” hehe…

Salam,

klo anda suka membaca alkitab, pasti anda akan tahu,
tapi sayang, makanya anda perlu meninjau sendiri ha ha ha :cheesy: :cheesy:

pengadilan orang percaya : di sorga.

bagi orang dosa :

wahyu 20 : 11 Lalu aku melihat suatu takhta putih yang besar dan Dia, yang duduk di atasnya. Dari hadapan-Nya lenyaplah bumi dan langit dan tidak ditemukan lagi tempatnya.

12 Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu.

13 Maka laut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan maut dan kerajaan maut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan mereka dihakimi masing-masing menurut perbuatannya.

14 Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api.

15 Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu.

salam

tuh kan… betul dugaan saya…
mbak janet bisa seolah-olah tahu karena berdasarkan interpretasi hasil membaca kutipan2 gitu deh…

yang sekali lagi belum ada yang bisa memverifikasi kebenaran / ketidakbenarannya…
hehe…

salam,

terserah kamu,
mau percaya apa yang tertulis dalam alkitab atau kamu mau survey terlebih dahulu ??
silahkan.
Tuhan Yesus mengatakan Berbahagialah orang yang percaya walau belum melihat.

Yoh. 20 29 Kata Yesus kepadanya: “Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.”

Hukuman dari Tuhan untuk dosa2 perbuatan kita saat masih HIDUP di dunia(bukan Dosa Asal lho)…sesuai MAKNA ayat diatas…kita sedang di AJAR dan di DIDIK supaya kita SADAR jangan lagi melakukan dosa perbuatan2 kita…agar kita menjadi anak anak Allah yg patut dijadikan TELADAN bukan menjadi Batu Sandungan bagi orang lain !

Akibat dosa telah ditanggung oleh Yesus dan apa yang ditanggung olehNya bukan sesuatu yang sederhana seperti bos besar membayarkan hutang seratus ribu pegawainya sebagai penangung hutang. Yesus datang kedunia bukan sesederhana itu. Ia menunjukan kasihNya dengan cara yang dasyat. Terima kasih yang dapat kita ucapkan tidak cukup dengan kata-kata dan bahkan dengan pengabdian kita, terlalu besar anugrahNya.
Ocehan yg begini mah gak perlu diceritain, kek ama anak2 SM aja deh ! :mad0261:
Jika darahNya begitu mulia, mengapa kita masih juga merasa darahNya belum cukup berkuasa menghapus seluruh dosa-dosa kita dan kita masih harus menanggung akibat dosa??? Apakah menurut kamu akibat dosa itu adalah mendapat masalah di pekerjaan, menderita sakit atau kehilangan uang??? Anda menyebut bahwa Yesus HANYA menanggung dosa asal, seakan kasih dan anugrah yang diberikan Allah kepada kita setengah-setengah, tidak terlalu dasyat dan hanya menutupi kesalahan lama saja. Seperti cuman bayar uang muka dan lalu sisanya nyicil sendiri.
He he he he DODOL nya keluar deh !!! Kalau begitu enak dong jadi Orang Kristen.....bikin aja terus2an Dosa2 Perbuatan se banyak2nya di Dunia ini....Muke' Gile' kalau begitu Pemahaman elo, Bro ! Lalu elo NGARTI apa kagak bahwa ...."Apa yg kau tanam, ITU pulalah yang kau PETIK dan GEGARES Buahnya!" Makanya elo KUDU pahami dalam2 , yg ditebus HANYA lah Dosa Asal yg membawa seluruh Bani Adam pada kematian didunia dan MAUT di Neraka nantinya.......Kalau dosa perbuatan mah....udeh jelas2 Alkitab mencatat......anak2 mah gak nanggung dosa perbuatan orang tuanya begitu juga sebaliknya....siapa yg berbuat, ya dia sendirian yg nanggung hukuman dosa perbuatannya....elo mah dudut banget2 deh kalau setiap kejahatan gak ada hukumannya .... :ashamed0004: :'( :coolsmiley: :happy0062:
Tahukah kamu apa akibat dosa sesungguhnya? Maut itu bukan mati jasmani, tetapi kematian kedua yang mengerikan, sebagai hukuman atas dosa. Jika kita menganggap darah Yesus tidak berlaku bagi dosa kita kemudian, lantas maut seperti apa yang membedakan dengan dosa Adam?
Ha ha ha ha dia NGOTOT gak karu2an.......Yg menyebabkan MAUT mah hanya Dosa ASAL atuh !!!! Kalau dosa elo nyowel2 bini orang......ya entar juga bini elo di cowel2 orang lain juga kok......elo nipu2 sama orang, entar elo juga ditipu sama orang lain juga kok....yg beginian mah udeh disediain hukumannya di Dunia.......makanya Allah kan bilang bahwa Pemerintahan dunia itu, juga dipilih oleh-Nya buat membuat kitab KUHP...Kitab Undang2Hukum Pidana ama Perdata.......... Elo hidup aja deh didunia elo sendiri di Alam Fantasi elo kek Orang2 PARNO.....dimana disana gak ada hukuman bagi para Penjahat, Pezinah, Pencuri, Penganiaya cuma karena dia itu orang Kristen !!! Ha ha ha ha anak Bangor kalau elo berpikir kek begitu !!!! :coolsmiley: :happy0062:
Sebagai Ayah, Allah mendidik anak-anakNya didalam kebenaran, dengan rotan, agar kita tidak binasa bersama dengan orang-orang berdosa yang tidak menerima anugrah. Kita bukan menanggung akibat dosa tetapi dihukum selayaknya ayah menghukum anaknya, bukan seperti hakim menjatuhkan hukuman terhadap terpidana.
Elo kira yg elo sebut ROTAN....dan kalimat SONGONG elo yg ini.......tetapi dihukum selayaknya ayah menghukum anaknya,.......apakah itu juga bukan namanya [b][u]ada HUKUMAN [/u] atas dosa2 kita [/b] ? Elo mah makinan LUCU ama CULUN nya deh....ngomongnya BELEPOTAN , gitu lho !!! Bersambung........