Pengakuan yang bertolak belakang dengan perbuatannya

Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu – seperti yang telah kubuat dahulu – bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. (Galatia 5:19-24 TB)

Bagaimana tanggapan anda tentang ayat diatas?

Sebagai pengunjung, atau hero di forum ini, bagaimana anda mengungkapkan segala yang kita lihat dalam percakapan dalam ForumKristen.com yang tidak dapat dibilang bagus, malah di gereja dikenal sebagai rimba liar bukan tempat untuk mencari kebenaran. Apa respon anda?

Saya tahu ini bukan topik favorit, tidak akan lama dan mungkin hanya satu dua orang saja yang berani berpendapat walau di topik lain begitu lantang berkata-kata. Tetapi tidak salahnya diposting.

Kalau menurut saya ini cuma forum maya jangan diambil di hati :tongue:

GBU

Kita menjalani hidup baik di dunia maya maupun sebenarnya adalah sama dihadapan Tuhan, tidakkah anda berfikir demikian?

Apakah Allah akan meng-ignore tindak tanduk kita didunia maya karena ini dunia maya?

maya atau tidak, apa yang dilakukan di forum ini menggambarkan orangnya.
Tapi kalau “nyata” nya tidak sama, maka berarti orangnya sedang menjalani hidup yang mendua. dan itu berbahaya :slight_smile:

Ya memang ada yang cepat tersungging, naik darah , dll.
Jadi orang tuh harus tough gak boleh lebay, apalagi cowoq.

Namanya masuk diskusi harus siap dengan segala konsekuensinya termasuk dikatai orang lain salah. Karena banyak kali jika kita membenarkan sesuatu maka otomatis menyalahkan yang lain (walaupun tanpa kita katakan bahwa dia salah). Itu tidak terhindarkan.

Nah, kejujuran berpendapat dalam satu hal, bisa otomatis menjadi tuduhan terhadap orang lain. Kalau tidak mau dibilang salah, ya jangan ikut diskusi. Gak ada yang maksa. Namanya masuk ring tinju kena pukulan adalah hal biasa, skali-skali K.O. Namanya ikut jet sky basah kuyup bahkan tenggelam di air itu biasa. Makanya saya bilang : jangan diambil di hati, ini cuma forum maya tempat diskusi doang. :slight_smile:

GBU

Berarti kalau sering dibanned terus tidak jera, di kehidupan nyatanya bagaimana tuh bro? Kata anda yang dilakukan di forum gambaran orang tersebut?

Salam… :smiley:

Suka-suka yang baned dong, koq mas yang jadi sewot :tongue:

Di dunia nyata saya gak butuh pembuktian. Biasalah, orang yang cuma exist di dunia maya suka berkhayal tentang dunia nyata whatever dia mau. :slight_smile:

GBU

Jadilah pribadi yang memiliki integritas

Siapa yang suruh anda melakukan pembuktian? Saya tanya kepada bro oliver. Memangnya anda sering dibanned? Kok sepertinya tersinggung? Saya tidak pernah merasa bertanya kepada anda dalam hal ini? Anda kok “nyelonong” masuk bro?

Atau anda merasa sering dibanned?

Salam banned kalau begitu… :smiley:

[email protected]

DNG ayat diatas. …walaupun sebagian diri kita nyemplung hidup bergumul di dunia maya maka:

  • kita lebih kentara / transparan lagi untuk diteropong lantas ditelanjangi luar dan dalamnya diri pribadi kita sebagai
    manusia yang katanya sudah mengaku sebagai umat kritiani. ( umat perjanjian baru )…

  • apakah kita siap juga menjadi saksi kristus dalam dunia maya ini…??

  • apakah berani mengatakan “ya” jika benar dan “Tidak” jika salah…?? walaupun tidak populer dan dimusuhi semua
    orang disini…?? Sehingga pencitraan diri anda menjadi terpuruk…jatuh…??

Pada dasrnya hidup di dunia maya maupun dunia realita…sama saja…!! tidak ada bedanya…karena kita menggunakan semua komponen -komponen yang ada dalam tubuh kita yang diciptakan oleh Tuhan, J

Jika pun ada yang berkata bijaksana, bahwa seseorang tidak akan menjadi terpengaruh dan tidak mengambil hati dalam masalah-maslah yang di gumulinya/diresponinya dan kemudian ada feed back dalam konteks berdiskusi…tsb ( bagi dirinya maupun diluar dirinya)…?? Disitulah timbu maslah besarnya bukan…?? sebagai mana 3 poin diatas ( tanda * )…

Artinya akhirnya kita bertanya pada diri kita sendiri…?? apakah kita menyadari bahwa kita sebagi pembohong di mata Tuhan.di FK ini…?? dan apakah kita sudah berperan sebagai srigala berbulu domba di FK ini…?? hehehe…

Pasti seseorang menjadi gelisah jika sudi merenungkan apa yang saya tanyakan tsb…!!

Tapi saya sendiri merasa senang/ happy / enjoy…dan ada damai sejahtera Tuhan …saat saya bergumul masuk berpartisipasi dalam FK ini…Dan hasil yang lainnya SAYA YAKIN DAN PASTI…YAITU TUHAN PASTI TAMBAHKAN…KARENA DIALAH YANG MAHA MENGETAHUI KEBUTUHAN KITA…

Salam GBU…

  • Hukum, Peraturan, Tali Kekang, Torah hurufiah musa adalah untuk orang2 yang belum menjadi milik Tuhan (belum menyalibkan/mengalahkan Ego, Emosi, Nafsu dengan pertolongan ROH KUDUS) sebab TIDAK PEKA (Listening-Believing-Obeying) pada SUARA ROH KUDUS… ataupun menganggap Suara ROH KUDUS (FIRMAN ALLAH) tersebut angin lalu, tiada bukti, tidak audible, perasaan sendiri karena itu TIDAK PERLU DIGUBRIS…
    Sehingga Allah memberikan TALI KEKANG, PERATURAN, HUKUM HURUFIAH agar dengan melakukan hal2 yang tertulis tersebut, diharapkan manusia dengan sendirinya dapat memahami HAKIKATNYA, dapat mengerti INTISARINYA (GOLDEN RULE)…
    *Sebab itulah Torah musa bukan hakikat keselamatan yang sesungguhnya, hanya merupakan bayangan dari KESELAMATAN yang merupakan WEWENANG/OTORITAS Tuhan YEsus memberikan BUAH ROH pada siapa DIA kehendaki.
  • Adapun Tuhan YEsus hakikatnya adalah ALLAH, FIRMAN ALLAH yang kekal… yang senantiasa HIDUP alfa omega.
  • Dengan demikian, barangsiapa telah menjadi milik Kristus, tanda2 ciri2 otentik berdasar FirTu adalah “BUAH ROH”
  • Dan orang2 yang telah menjadi milik Kristus dan diberi BUAH ROH tersebut, TIDAK ADA HUKUM, PERATURAN, TALI KEKANG YANG MENGIKATNYA LAGI…

MEREKA TELAH DIKUDUSKAN, BUAH KEHIDUPAN MEREKA BAIK, BENAR, FONDASINYA KOKOH DIBAWAH PIMPINAN ROH KUDUS… APAKAH DENGAN HIDUP SESUAI BUAH ROH YANG DIBERI ALLAH ADALAH SUATU KESALAHAN ?
LALU HUKUM/TALI KEKANG/PERATURAN APA YANG PANTAS DIBERLAKUKAN BAGI MEREKA ?
TIDAK ADA PERATURAN YANG MENYALAHKAN “BUAH ROH”!
THAT’S WHY… ORANG2 DEMIKIAN YANG DIBAWAH PIMPINAN ROH, TIDAK LAGI BERADA DIBAWAH HUKUM TORAH, PERATURAN, TALI KEKANG.

saya suka dengan Kristus…
dan saya jatuh cinta dan mencintai kepadaNya…

Bagi saya Kristus adalah PENCURI HATIKU… (maaf saya menggunakan bahasa sehari2)

Dia mencuri hatiku dengan kelemah lembutan, keteguhan hati, ke brillian an (dlm pribadi), pahlawan dan Otoritas penuh dalam KebenaranNya…

saya suka setiap perkataan Kristus dalam Alkitab… Dia mengambil hatiku, melalui perbuatan dan PerkataanNya…

sperti post zayna, peraturan peraturan memaksa, sperti TOrah tertulis itu bukan bentuk keselamatan itu sendiri…

kadang kita suka memaksakan kehendak kita untuk perubahan orang lain, walau sementara dalam diri kita orang lain juga melihat kekurangan kita, sehingga tidak respect akan paksaan kita yang scara tidak langsung…

baiklah kita sperti Kristus, sebab kita murid2 Kristus, yang berbuat, bukan memaksa, yang mengharapkan perubahan orang lain dengan kesabaran dan ke iklasan kearah mana orang tersebut akan bawa dirinya…

seolah olah kita marah, dan tidak terima kalau orang tersebut tidak sesuai dengan keinginan kita…

bersabarlah sperti para rasul juga dalam pengharapan…

sperti gambaran kiamat sudah dekat, namun mereka bersabar pabilapun kiamat itu belum juga datang hingga tubuh mereka malah duluan berlalu…

jadilah pencuri pencuri hati sperti KRistus, BUKAN PEMIMPIN YANG MEMIMPIN DENGAN CAMBUK…

yang memaksakan kehendak, dengan tangan besi , seharusnya dengan kelemah lembutan dan kesabaran…

jika seandainya Kita sendiri adalah Tuhan dan berkemampuan sperti Tuhan…

tentu setiap hari, pasti menyaksikan perilaku perilaku manusia, yang begitu menyayat hati, mungkin demikian juga dengan Tuhan yang tau akan setiap gerak gerik kita dan bahkan tau isi hati kita…

namun tetap bersabar sperti yang digambarkan ayat yang dibawah ini…

Mat 5:45
Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.

sebab Hukum kasih tidak ada hukum yang menantang itu,

betul sekali kita kadang lebih suka melihat selumbar dimata orang lain daripada yang ada di matakita, ntah kenapa sperti itu?, kita lebih suka menelanjangi orang lain akan kesalahan kesalahan yang mungkin benar terjadi, dan kita sangat menyukai itu, tanpa kita memiliki kesabaran dan pengendalian diri untuk menganggap kesalahan itu bukanlah hal yang perlu ditertawakan dan dipermalukan.

kita mungkin menganggap diri kita orang benar dan orang paling benar menurut penilaian pribadi dan lingkungan yang sama, sehingga kita langsung terus marah melihat segala sesuatu yang mungkin menurut kita berbeda dari apa yang kita dan lingkungan kita biasa tahu itu sebagai kebenaran.

sperti halnya perempuan berzinah itu yang dihadapkan terhadap Kristus oleh orang farisi, bukankah benar bahwa lingkungan farisi juga berkata: “kalau orang yang kedapatan berzinah, harus dilempari batu, sbab itu telah turun temurun”

tapi adakah yang sperti KRistus??

yang tidak menempatkan peraturan itu secara keras?? dan langsung menghukum perempuan itu juga??

tidak bukan? melainkan DIa juga tidak menghukum perempuan itu,

malah Yesus sperti pembela bagi perempuan penzinah itu agar tidak dilempari batu, pelindung bagi perempuan itu,

adakah kita pernah menjadi pelindung bagi mereka yang mungkin salah menurut pemikiran kita?, atau paling dikit tidak terlalu over reaktif untuk menyalahinya.

demikian juga Kristus mengharapkan perubahan orang, termasuk perempuan berzinah itu, dengan berkata: “agar tidak melakukan nya lagi”

adakah kita pernah menjadi pelindung bagi mereka yang mungkin salah menurut pemikiran kita?
tidak bukan? jarang yang ada sperti itu, yang ada kita ikut berang, kita begitu marah, dan begitu tidak terima,
kadar amarah kita terlalu berlebihan, kecurigaan berlebihan, seolah kita adalah Tuhan, Yaitu Tuhan yang memerintah dan menetapkan peraturan dengan tangan besi dan kekerasan.

marilah kita berpribadi sperti Kristus , yang mencuri hati orang lain dan mengharapkan perubahan orang lain dengan kesabaran , kelemah lembutan dan kasih…

karena kita adalah carang, yang melekat pada pohon anggur, dimana Pohon anggurnya adalah Tuhan kita Yesus KRistus, dan Bapa pengusahanya, dan buah yang dihasilkan carang adalah buah dari anggur tersebut yaitu buah buah sperti Kristus perbuat dan katakan.

salam…