Penghianatan kasih Allah karena korupsi persepuluhan.

Bidat-bidat dan imam palsu hanya tertarik kepada uang. Mereka adalah orang-orang yang tamak. “Berapa banyak uang yang bisa dipersembahkan orang ini kalau ia datang ke gereja saya?” Mereka berpikir tentang perpuluhan yang akan ia berikan. Ini sama saja seperti menyembah anak lembu emas. “Tolong jadikan saya menjadi orang yang berhasil, jadikan saya orang yang memiliki banyak uang, Tuhan.” Imam palsu mengajar orang untuk berdoa seperti itu.

Mereka mengatakan, “Kalau anda percaya kepada Jahshua, anda akan memiliki banyak uang, anda akan mendapatkan anak seandainya anda mandul, anda akan berhasil di dalam bisnis anda.”

Begitu banyak orang yang tertipu oleh imam-imam palsu ini dan masuk neraka karena masalah mereka. Betapa tidak adilnya! Kalau seseorang yang sudah terpesona oleh perkataan bidat sadar kembali, ia akan terkejut melihat betapa banyak uang yang sudah disumbangkan kepada pendusta itu. Ia akan mnyesali diri karena kebodohannya sendiri dalam mengikut dan bekerja sangat keras untuk mereka.

Bidat-bidat secara khusus sangat setia di dalam melakukan apa yang mereka anggap sebagai agama yang sah. Pengikut mereka dengan tekun melakukan doa pagi, doa di gunung, memberi sumbangan khusus, perpuluhan, persembahan mingguan. Begitu banyak alasan untuk mendapatkan uang dari para pengikutnya.

Pengikut mereka bekerja keras, tetapi mereka masih memiliki dosa di dalam hati mereka karena tidak ada seorangpun yang mengajarkan kepada mereka tentang Injil air dan Roh. Ada yang menanyakan hal itu, tetapi mereka tidak mendapatkan jawaban. Siapa saja yang tidak dilahirkan kembali dari air dan Roh adalah bidat.

http://www.bjnewlife.org/indonesian/bstudy/sermons_51.php